
Probolinggo, Berdampak.net —
Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa pagi, 16 Desember 2025. Jasad korban ditemukan di sekitar depan PT Satoria, Dusun Kauman, Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo. Belakangan diketahui, korban merupakan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang.
Menanggapi kejadian tersebut, HMI Cabang Probolinggo menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut secara serius.
HMI Cabang Probolinggo meminta pihak kepolisian, khususnya Polres Kabupaten Probolinggo, agar segera mengungkap pelaku dan menuntaskan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Imam Suyuti selaku ketua umum HMI Cabang Probolinggo, menyampaikan bahwa kasus ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan.
“Sebagai mahasiswa sangat prihatin terhadap adanya kasus ini dan saya berharap aparat kepolisian bisa bekerja secara maksimal dan profesional untuk mengungkap pelaku pembunuhan secara transparan, insyaallah dalam dua hari kedepan surat dari kami akan masuk” Ujar imam.
Imam juga menyoroti adanya dugaan bahwa pelaku merupakan aparat kepolisian kabupaten Probolinggo. Menurutnya, hal tersebut menjadi alarm serius bagi kondisi sosial di daerah tersebut.
“Adanya dugaan pelaku merupakan aparat kepolisian Kabupaten Probolinggo menunjukkan bahwa daerah kita ini sedang mengalami krisis moral. Yang seharusnya menjadi tombak utama keamanan malah sebaliknya lebih membahayakan. Kejadian ini memperjelas bahwa persoalan ini tidak bisa dianggap sepele dan harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, HMI Cabang Probolinggo akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi proses penegakan hukum.