Dialog Khusus JTV, Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja

Surabaya, Berdampak.net – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), JTV menggelar Dialog Khusus dengan tema Kolaborasi Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja. Kegiatan ini menghadirkan pemangku kepentingan di bidang ketenagakerjaan dari berbagai unsur, sebagai upaya memperkuat sinergi dalam ekosistem industri di Jawa Timur.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Bapak Sigit Prayetno, serta Wakil Ketua Serikat Pekerja (KSPSI) Jawa Timur, Bapak Dendi dan Wakil Ketua DPP Apindo Jawa Timur Jhonson M Simanjuntak. Melalui forum diskusi tersebut, kedua pihak menyampaikan pandangan terkait pentingnya kolaborasi yang seimbang antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha dalam menjaga keberlangsungan industri sekaligus memastikan hak-hak pekerja terpenuhi.

Dialog khusus ini bertujuan untuk mendorong terciptanya kerja sama yang lebih solid dalam mendukung kemajuan sektor industri di Jawa Timur. Selain itu, kegiatan juga menekankan upaya peningkatan kesejahteraan pekerja, agar iklim ketenagakerjaan dapat berjalan lebih kondusif dan berkeadilan.

Dengan semangat May Day sebagai momentum apresiasi terhadap kontribusi pekerja, dialog ini diharapkan menjadi ruang pertukaran gagasan serta penguatan komitmen bersama untuk menghadirkan solusi nyata di bidang ketenagakerjaan ke depan. (rh)

Layanan Commuter Line Supas Rute Probolinggo–Surabaya dengan Tarif Rp8.000 Menjadi Pilihan Utama Masyarakat

PROBOLINGGO – KAI Commuter resmi mengoperasikan layanan Commuter Line Supas (Surabaya Kota–Pasuruan) dengan perpanjangan rute hingga Stasiun Probolinggo. Layanan ini menggunakan tarif flat sebesar Rp8.000 untuk sekali perjalanan.

Kereta ini melayani penumpang dengan rute melintasi Stasiun Probolinggo, Pasuruan, Bangil, Sidoarjo, hingga Surabaya Kota. Kehadiran rute ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas transportasi publik antarwilayah di Jawa Timur.

Pemesanan tiket dilakukan secara daring melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 sebelum keberangkatan. Penumpang juga dapat membeli tiket di loket stasiun mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan selama persediaan masih ada.

Fasilitas yang tersedia dalam rangkaian kereta mencakup gerbong dengan pendingin ruangan (AC) dan penataan kursi ekonomi. Jadwal keberangkatan telah diatur secara tetap untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat pada pagi dan sore hari.

Tarif rendah Rp8.000 ini terlaksana melalui skema subsidi Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah. Hal ini dimaksudkan agar layanan transportasi berbasis rel tetap terjangkau bagi masyarakat yang melakukan perjalanan rutin antar-kota.

Talkshow Penutupan Bulan K3 Dorong Penguatan Budaya Keselamatan Kerja di Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Upaya membangun kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam kegiatan Talkshow Penutupan Bulan K3 yang digelar pada Kamis (12/2/2026) di Ruang PRIC Mall Pelayanan Publik Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Mengusung tema “Membangun Budaya K3 melalui Pencegahan Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja di Tempat Kerja”, kegiatan ini menjadi ruang dialog antara pemerintah, lembaga jaminan sosial, praktisi kesehatan kerja, dan masyarakat untuk memperkuat pemahaman bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari budaya organisasi.

Acara menghadirkan tiga narasumber dengan perspektif yang saling melengkapi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo, Saniwar, S.Sos., M.Si, menegaskan pentingnya komitmen perusahaan dalam menerapkan standar K3 sebagai fondasi produktivitas tenaga kerja. Menurutnya, perlindungan pekerja harus dilihat sebagai investasi jangka panjang, bukan beban operasional.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo, Nurhadi Wijayanto, SE, MM, menyoroti peran jaminan sosial ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan terhadap risiko kerja. Ia mengajak para pelaku usaha dan pekerja untuk memastikan kepesertaan aktif sebagai bentuk mitigasi risiko yang nyata.

Dari sisi kesehatan kerja, Dr. dr. Lubna Anwar Sadat, MKK., Sp.Ok, HIMA, AIFO-K, dokter okupasi Rumah Sakit Wonolangan, mengulas pentingnya pencegahan penyakit akibat kerja melalui pendekatan promotif dan preventif. Beliau menekankan bahwa deteksi dini serta pengelolaan lingkungan kerja yang sehat dapat menekan dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup pekerja.

Kegiatan yang dipandu oleh Master of Ceremony Izzah Afkarina ini berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang melibatkan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari perwakilan perusahaan, tenaga kerja, hingga masyarakat umum.

Melalui talkshow ini, penyelenggara berharap semangat Bulan K3 tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan berlanjut menjadi praktik nyata di lingkungan kerja masing-masing. Budaya K3 diharapkan tumbuh sebagai kesadaran kolektif bahwa keselamatan kerja adalah tanggung jawab bersama untuk menciptakan dunia kerja yang produktif, aman, dan berkelanjutan. (and)

Yang Berbeda dari Peringatan Hari Buruh (May Day) 2025, Kompak Semangat Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi

Probolinggo. Berdampak.net – Ada yang berbeda dari peringatan Hari Buruh (May Day) yang di lakukan oleh lintas stake holder baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) , Apindo dan dukungan beberapa perusahaan perusahaan di kabupaten Probolinggo dengan menggelar di menggelar acara di pendopo Prasaja Ngerti Wibawa, Kamis (1/5/2025).

Dengan membawa tema “Merajut Kebersamaan Untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional” Day Is Kolaborasi Day” acara ini di laksanakan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para pekerja dalam memperjuangkan hak-hak ketenagakerjaan dan bentuk program nyata dari lintas sektor untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pengusaha , pemerintah dan serikat buruh.

Acara dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana, Komandan Kodim 0820 Probolinggo yang diwakili oleh Danramil Maron Kapten Cba Dandung, pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Probolinggo, para perusahaan dan para serikat pekerja di Kabupaten Probolinggo.

Dalam acara tersebur juga diserahkan tali asih kepada 6 (enam) orang perwakilan dari DPC serikat pekerja di Kabupaten Probolinggo yaitu 2 (dua) orang dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), 2 (dua) orang dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), dan 2 (dua) orang dari Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI).

Secara umum semua pihak sepaham bahwa Hubungan baik sebagai mitra sangat di perlukan antara perusahaan dan pekerja untuk saling bahu-membahu dalam memajukan perusahaan dan dalam lebih meluas nya bagaimana membantu pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi para investor di Probolinggo sesuai dengan visi misi pemerintahan gus haris dan Ra Fahmi . (rh)

Wabup Ra Fahmi Serahkan Penghargaan K3 dari Dinasker Jatim untuk 6 Perusahaan di Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo menyerahkan piagam penghargaan untuk enam perusahaan swasta dan BUMN yaitu penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Disnaker Provinsi Jawa Timur yang diserahkan oleh Ibu Gubernur Jawa Timur di Grahadi Surabaya pada saat penutupan Bulan K3 Nasional.

Di kesempatan ini, penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diserahkan oleh Wabup Fahmi kepada 6 (enam) perusahaan terdiri yaitu PT. H.M. Sampoerna, PT. Maritim Batubara, PT. Paiton Operation and Maintenance Indonesia (POMI), PT. Secco Nusantara, PT. Catur Karsa Inkrisuba dan PT. SGN PG Wonolangan. Kamis (17/4/2025) di Aula Disnaker Kabupaten Probolinggo.

Pada sambutannya Wabup Ra Fahmi menjelaskan, kesejahteraan adalah hak yang harus dimiliki oleh seluruh masyarakat, bukan hanya pekerja formal baik pemerintah maupun swasta.

“Para pekerja informal seperti buruh tani, buruh nelayan, buruh bangunan dan lainnya juga perlu dipastikan perlindungannya, terlebih berkaitan dengan resiko keselamatan dan resiko lainnya yang mungkin terjadi,” jelas beliau.

Beliau mengapresiasi terhadap perusahaan-perusahaan yang telah berusaha mempertahkan dan menjamin perlindungan dan keselamatan para pekerjanya. (fiq)