Danbrigif 2 Marinir Uji Langsung Thermal Weapon Sight Buatan Ceko

Bangkalan, Berdampak.net – Dispen Kormar, TNI AL (Madura). Komandan Brigade Infanteri 2 Marinir Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro mengikuti Uji Fungsi Pengadaan Thermal Meotherm Sarf 01 DF-V2 Weapon Sight buatan Republik Ceko di Lorong Tembak Laboratorium Induk Senjata (LABINSEN) Jl. Sukolilo Barat No.147 Desa Sukolilo Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan, Madura, Selasa (29/09/2026).

Uji fungsi tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kemampuan dan kinerja perangkat weapon sight berbasis termal buatan Republik Ceko dalam mendukung kemampuan pengamatan dan pembidikan.

Dalam kegiatan itu, Danbrigif 2 Marinir turut mengikuti rangkaian pengujian untuk memastikan perangkat dapat berfungsi sesuai spesifikasi dan kebutuhan operasional Satuan.

“Uji fungsi ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan dan kemampuan Thermal Meotherm SARF 01 DF-V2 Weapon Sight dalam mendukung tugas operasional prajurit. Melalui pengujian secara langsung, kita dapat mengetahui kemampuan perangkat sekaligus memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan prajurit Korps Marinir,” ujar Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro.

Komandan Brigif 2 Marinir juga menegaskan, bahwa pemanfaatan teknologi dan peralatan modern perlu diimbangi dengan kemampuan personel dalam mengoperasikan serta memanfaatkan peralatan secara optimal.

“Yang tidak kalah penting adalah kesiapan prajurit dalam mengoperasikan peralatan ini. Teknologi harus diikuti dengan peningkatan kemampuan dan profesionalisme personel sehingga dapat memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan tugas,” tegas Danbrigif 2 Marinir.

Menhan RI Resmikan AAV M-35 untuk Marinir, 35 Ranpur Amfibi Masuk 2026 dan 70 Unit tahun 2027

Jakarta, Berdampak.net – Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Jakarta). Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, memimpin acara penerimaan dan penyerahan kendaraan tempur amfibi AAV M-35 untuk Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL). Kegiatan digelar di Lapangan Apel Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, (28 / 09 / 2026).

Sejumlah pejabat tinggi TNI turut hadir, di antaranya Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, S.E., M.M. serta Direktur International Narcotics and Law Enforcement (INL) sekaligus Penjabat Wakil Duta Besar AS di Jakarta, Aqueelah T. Johnson

Sebanyak 12 unit AAV M-35 telah tiba di Indonesia pada Selasa, 22 September 2026. Kedatangan tahap pertama ini merupakan bagian dari pemenuhan 35 unit AAV M-35 pada 2026, dengan 23 unit lainnya akan dipenuhi secara bertahap hingga akhir tahun 2026. Kendaraan tempur amfibi tersebut akan memperkuat kemampuan mobilitas pasukan, daya angkut, perlindungan, serta manuver pasukan Korps Marinir dari laut menuju pantai pendaratan hingga sasaran di darat.

AAV M-35 merupakan varian AAV-7A1 RAM/RS asal Amerika Serikat yang menggunakan sistem penggerak roda rantai. Ranpur ini dirancang mampu beroperasi di wilayah perairan maupun daratan dan dapat membawa hingga 21 prajurit beserta perlengkapannya, dengan tiga awak kendaraan yang terdiri atas komandan kendaraan, pengemudi, dan penembak.

Dari sisi kemampuan, AAV M-35 menggunakan mesin Cummins V903 berkekuatan 525 horsepower. Kendaraan ini mampu mencapai kecepatan sekitar 15 kilometer per jam di air dan sekitar 75 kilometer per jam di darat. AAV M-35 juga memiliki kemampuan operasi perairan hingga Sea State 5, serta dilengkapi persenjataan berupa senapan mesin 12,7 mm dan pelontar granat otomatis 40 mm untuk mendukung pelaksanaan tugas operasi.

Nama AAV M-35 memiliki makna tersendiri bagi Korps Marinir. Huruf “M” merepresentasikan Marinir, angka “3” menggambarkan tiga awak kendaraan, sedangkan angka “5” merepresentasikan kemampuan menghadapi kondisi laut hingga Sea State 5. Kehadiran AAV M-35 melanjutkan penguatan kemampuan kendaraan pendarat amfibi Korps Marinir yang sebelumnya diperkuat 15 unit LVT-7A1 dari Korea Selatan pada 2009.

Modernisasi kendaraan tempur amfibi tersebut direncanakan terus berlanjut. Setelah pemenuhan 35 unit AAV pada 2026, Korps Marinir TNI AL merencanakan penambahan 70 unit AAV dengan jenis yang sama pada 2027. Penambahan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kemampuan kendaraan amfibi Korps Marinir dalam mendukung mobilitas pasukan, pendaratan, pengangkutan personel dan perlengkapan, serta kesiapan pelaksanaan operasi dari laut menuju daratan.

Komandan Brigif 2 Marinir Tutup Lattekpas Taruna AAL Korps Marinir

Sidoarjo, Berdampak.net- Dispen Kormar, TNI AL (Sidoarjo). Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro secara resmi menutup Latihan Praktek Pasukan (Lattekpas) Taruna AAL Tingkat IV Angkatan 73 Korps Marinir di lapangan Lobby Mako Brigif 2 Marinir Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Kamis (24/09/2026).

Pada arahannya Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro berharap kepada seluruh Taruna agar ilmu pengetahuan yang diperoleh selama melaksanakan latihan praktek pasukan di Brigif 2 Marinir dapat dilaksanakan dan diaplikasikan saat memasuki Satuan atau Batalyon sebagai Komandan Peleton.

Danbrigif 2 Marinir juga menambahkan bahwa seorang Komandan Peleton atau seorang pemimpin harus betul-betul memahami karakter pasukan yang dipimpin, dengan memahami karakter pasukan yang dipimpin, seorang pemimpin akan memiliki rasa persatuan dan emosional yang bisa berjalan seirama dalam melaksanakan semua tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh Satuan.

“Sebentar lagi kalian akan dilantik menjadi Perwira Marinir, jangan berbuat kesalahan sehingga merusak masa depan kalian, Korps Marinir ladang kalian untuk mengembangkan karir dan prestasi sebagai Komandan Peleton,” tegas Danbrigif 2 Marinir.

Perwira Brigif 2 Marinir Asah Profesionalisme melalui Latihan Menembak Pistol

Sidoarjo, Berdampak.net – Dispen Kormar, TNI AL (Sidoarjo). Para perwira Brigade Infanteri 2 Marinir (Brigif 2 Marinir) mengasah kemampuan dan profesionalisme melalui latihan menembak pistol di Lapangan Tembak Pistol Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (01/09/2026).

Latihan yang dipimpin langsung Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro tersebut diikuti para perwira staf, komandan satuan pelaksana, serta seluruh perwira di jajaran Brigif 2 Marinir.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya satuan untuk memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan dan keterampilan menembak pistol para perwira. Dalam latihan itu, peserta mengasah teknik menembak melalui metode slow fire dan rapid fire.

Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro mengatakan latihan menembak tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menjadi sarana membangun kekompakan, kebersamaan, jiwa korsa, dan soliditas antarpersonel.

“Menembak pistol selain bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan perwira dalam bidang menembak, juga untuk mewujudkan kekompakan, kebersamaan, memupuk jiwa korsa, menjalin soliditas, serta sebagai ajang silaturahmi,” ujarnya.

Menurut dia, kemampuan menembak merupakan salah satu keterampilan yang perlu terus diasah oleh setiap perwira agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan optimal.

“Dengan dilaksanakannya latihan menembak ini, diharapkan dapat mengasah kemampuan menembak, khususnya bagi perwira Brigif 2 Marinir,” katanya.

Komandan Brigif 2 Marinir juga menekankan pentingnya latihan secara berkelanjutan. Para perwira diharapkan tidak berhenti meningkatkan kemampuan dan keterampilan sehingga mampu menjadi sosok pemimpin yang loyal, profesional, dan militan dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan.

Prajurit Petarung Muda Korps Marinir Resmi Masuk Brigif 2 Marinir, Siap Tempaan Menjadi Prajurit Petarung Profesional

Sidoarjo, Berdampak.net – Dispen Kormar, TNI AL (Sidoarjo). Brigade Infanteri 2 Marinir kembali menambah kekuatan personilnya dengan menerima prajurit petarung muda Korps Marinir mantan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Angkatan XLV Gelombang Tiga TA 2025. Upacara penerimaan dipimpin langsung oleh Komandan Brigif 2 Marinir, Kolonel Marinir Aang Andy Warta, M.Tr.Opsla., di Lapangan Rencong Sakti, Kesatrian Marinir R. Suhadi, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (05/08/2026).

Momen tersebut menjadi awal pengabdian para prajurit muda untuk mengemban tugas sebagai bagian dari Satuan petarung Korps Marinir yang memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai operasi dan penugasan.

Dalam amanatnya, Komandan Brigif 2 Marinir menyampaikan bahwa upacara penerimaan tersebut merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas bergabungnya prajurit petarung muda Korps Marinir ke jajaran Brigif 2 Marinir. Ia menegaskan bahwa para prajurit muda kini telah berada di “Sarangnya Petarung” Korps Marinir, Satuan yang telah membuktikan dedikasi melalui berbagai penugasan tempur, baik di dalam maupun luar negeri, serta menorehkan beragam prestasi di tingkat Pasmar 2, Korps Marinir hingga TNI Angkatan Laut yang mengharumkan nama bangsa dan negara. Oleh karena itu, mereka dituntut untuk meneruskan tradisi juang, loyalitas, dan profesionalisme yang telah diwariskan oleh para seniornya.

“Prajurit Korps Marinir adalah prajurit yang mempunyai disiplin tinggi dalam perilaku sehari-hari, sekaligus prajurit lapangan yang dibesarkan di kancah perjuangan. Karena itu, setiap prajurit Korps Marinir dituntut untuk selalu siap berjuang demi menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kolonel Marinir Aang Andy Warta, M.Tr.Opsla,.

Mengakhiri amanatnya, Komandan Brigif 2 Marinir memberikan sejumlah penekanan sebagai pedoman bagi para Tamtama Remaja dalam memulai kehidupan di satuan. Ia mengingatkan agar seluruh prajurit segera beradaptasi dengan lingkungan baru, terus belajar, tidak ragu bertanya kepada senior, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta senantiasa berbuat yang terbaik dan mengukir prestasi demi kejayaan Korps Marinir. Dengan semangat juang, disiplin, dan dedikasi tinggi, prajurit petarung muda Korps Marinir tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi prajurit Korps Marinir yang tangguh, profesional, serta siap menghadapi setiap tugas yang diamanahkan demi kepentingan bangsa dan negara.

HMI Cabang Probolinggo Gelar Dialog Bersama Satpol PP Bahas Penegakan Perda RTRW

Probolinggo, Berdampak.net-29 Januari 2026 — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Probolinggo menggelar kegiatan silaturahmi dan dialog bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini membahas penegakan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Probolinggo Nomor 1 Tahun 2020.

Dalam dialog tersebut, Satpol PP Kota Probolinggo yang diwakili oleh Sekretaris Satpol PP menyampaikan bahwa penegakan Perda harus dilakukan secara humanis dan persuasif agar dapat diterima masyarakat tanpa menimbulkan konflik. Penertiban terhadap pelanggaran Perda juga akan dilakukan secara bertahap.

Satpol PP juga berharap HMI Cabang Probolinggo dapat menjadi mitra strategis dalam upaya sosialisasi serta pengawasan penegakan Perda di Kota Probolinggo.

Ketua Umum HMI Cabang Probolinggo, Imam Suyuti, mengatakan bahwa berdasarkan aspirasi masyarakat dan hasil pengamatan di lapangan, masih banyak ditemukan bangunan permanen yang berdiri di atas badan aliran air, sempadan sungai, dan ruang terbuka hijau.“Kami menemukan banyak bangunan permanen yang melanggar aturan tata ruang. Karena itu, HMI melakukan silaturahmi dan dialog dengan Satpol PP untuk mendorong pengawasan dan penegakan Perda yang lebih maksimal. Tujuannya bukan menghakimi, tetapi agar penegakan Perda ke depan lebih bersifat preventif,” ujar Imam.

Ia juga menyoroti persoalan banjir yang kerap terjadi di Kota Probolinggo. Menurutnya, salah satu penyebab banjir adalah menyempit dan mendangkalnya saluran air akibat maraknya bangunan liar.“Saluran air yang seharusnya menjadi jalur pembuangan air hujan kini semakin sempit karena adanya bangunan permanen di sejumlah titik,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, HMI Cabang Probolinggo menyampaikan beberapa rekomendasi kepada Satpol PP, di antaranya mendorong penertiban PKL secara bertahap, pengadaan lokasi khusus bagi PKL bekerja sama dengan OPD terkait, serta pemberian teguran kepada pelaku usaha yang mendirikan bangunan permanen di kawasan terlarang.

HMI berharap hasil dialog ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan penataan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.