Pelantikan PWI Situbondo: Cak Item Ingatkan Ancaman Konten Kreator bagi Media

Situbondo, Berdampak.net – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Situbondo periode 2026–2029 resmi dilantik, Jumat (24/7/2026) malam. Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, Kepala OJK, Wakil Ketua DPRD Situbondo, serta Ketua PWI Jawa Timur, Cak Item.

Ketua PWI Situbondo, Diana, M.Sos, menegaskan bahwa menjaga integritas dan profesionalisme menjadi komitmen utama kepengurusan baru. Menurutnya, setiap jurnalis harus tetap berpegang teguh pada Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyajikan informasi yang akurat dan mencerdaskan masyarakat.

Selain memperkuat kualitas jurnalistik, Diana juga menargetkan PWI menjadi mitra strategis berbagai pihak melalui kolaborasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Situbondo.

Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Jawa Timur, Cak Item, mengingatkan tantangan besar yang dihadapi media di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan konten kreator. Meski persaingan semakin ketat, ia menegaskan profesi jurnalis tetap memiliki peran penting sebagai penyampai informasi yang dapat dipercaya.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, turut mengapresiasi kepengurusan baru PWI. Ia berharap PWI mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, menghadirkan kritik yang membangun, informasi yang edukatif, serta berperan aktif dalam menangkal hoaks.

Pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara dan foto bersama sebagai penanda dimulainya kepengurusan PWI Situbondo periode 2026–2029.

Pengurus Baru APINDO Kota Pasuruan Dilantik, Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Tantangan Ekonomi

Pasuruan, Berdampak.net – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Kota (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Pasuruan periode 2026–2031 resmi dilantik di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Selasa (23/6/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Acara pelantikan dihadiri oleh jajaran organisasi pengusaha, Forkopimda Kota Pasuruan, civitas akademika, Pemerintah Kota Pasuruan, serta pengurus APINDO Jawa Timur.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo atau Mas Adi, menegaskan bahwa APINDO memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan roda perekonomian.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Selamat atas pengukuhan DPK APINDO Kota Pasuruan periode 2026–2031. Ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi pentahelix demi kemajuan daerah,” ujar Mas Adi.

Ia menambahkan, APINDO tidak hanya menjadi wadah bagi para pelaku usaha, tetapi juga berperan dalam memperkuat investasi, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Mas Adi menilai periode 2026–2031 akan diwarnai berbagai tantangan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun global. Fluktuasi harga energi, tingginya suku bunga, perubahan kebijakan perpajakan, hingga persaingan perdagangan menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

Karena itu, ia berharap APINDO dapat terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah. Ia juga menyampaikan tiga harapan kepada kepengurusan baru, yakni menjadi mitra strategis dalam menciptakan lapangan kerja, mendorong industri yang adil dan berkelanjutan, serta memperkuat ekonomi sirkular melalui pengurangan emisi dan pemberdayaan UMKM lokal sebagai bagian dari rantai pasok industri.

Selain itu, Mas Adi menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia melalui program link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha agar lulusan di Kota Pasuruan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Sementara itu, Ketua DPK APINDO Kota Pasuruan, Wahbi Ahmad, menegaskan komitmennya untuk menjalin sinergi dengan Pemerintah Kota Pasuruan dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
“Ke depan kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung berbagai program strategis,” katanya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pemberdayaan Daerah DPP APINDO Jawa Timur, Jhonson Simanjuntak, menilai hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam meningkatkan investasi.

Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Pasuruan yang terus membuka ruang kemitraan dengan kalangan pengusaha. Menurutnya, sinergi tersebut akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan investasi, pengembangan UMKM, peningkatan kualitas SDM, hingga penguatan daya saing dunia usaha.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, APINDO Kota Pasuruan diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi, perluasan lapangan kerja, serta terciptanya iklim usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Ini Langkah PERMAHI Probolinggo untuk Siapkan Generasi Hukum Visioner dan Kritis

Probolinggo, Berdampak.net – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Probolinggo menggelar Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) II di Aula Pantai Duta, Kabupaten Probolinggo, Senin (15/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya organisasi dalam memperkuat kaderisasi sekaligus menyiapkan calon praktisi hukum yang memiliki kapasitas intelektual dan integritas yang baik.

Mengusung tema “Mencetak Kader Profesi Hukum yang Visioner, Kritis, dan Berintegritas di Tengah Dinamika Era Modern”, kegiatan tersebut diikuti mahasiswa hukum yang akan bergabung sebagai anggota baru PERMAHI Probolinggo.

Sejak awal kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan, mulai dari pengenalan organisasi, penyampaian materi, hingga diskusi. Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Duta tersebut.

Ketua DPC PERMAHI Probolinggo, Efrilia Yusril, mengatakan proses kaderisasi merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Menurutnya, organisasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah berhimpun, tetapi juga sarana membentuk karakter dan kompetensi calon profesi hukum.

“MAPERCA bukan hanya proses mengenalkan organisasi, tetapi juga ruang pembentukan karakter kader agar memiliki visi yang jelas, daya kritis yang kuat, dan komitmen terhadap nilai-nilai keadilan,” ujarnya.

Ia menambahkan, mahasiswa hukum perlu memiliki keseimbangan antara kemampuan akademik, kepedulian sosial, dan integritas moral. Bekal tersebut dinilai penting agar mereka mampu menghadapi berbagai tantangan di bidang hukum yang terus berkembang.

Efrilia berharap para peserta memanfaatkan organisasi sebagai ruang belajar dan pengembangan diri. Selain menambah wawasan, pengalaman berorganisasi juga dapat menjadi sarana melatih kepemimpinan dan kemampuan berpikir kritis.

Sementara itu, perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PERMAHI, Raden Muhammad Fajri, mengapresiasi semangat peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Menurutnya, tingginya partisipasi mahasiswa menunjukkan minat untuk mengembangkan kapasitas diri melalui organisasi masih cukup besar.

“Mahasiswa hukum harus menjadi kelompok intelektual yang aktif membaca perkembangan zaman. Kemampuan analisis dan budaya diskusi harus terus diasah agar mampu merespons berbagai persoalan hukum secara objektif dan ilmiah,” tuturnya.

Ia menilai organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi hukum yang tidak hanya menguasai aspek keilmuan, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab sosial.

Melalui kegiatan MAPERCA II, DPC PERMAHI Probolinggo berharap dapat melahirkan kader-kader baru yang siap berkontribusi dalam pengembangan organisasi serta turut mengambil peran dalam pembangunan hukum yang berkeadilan di masa depan. (fiq)

APINDO Jawa Timur Gelar Ramah Tamah dengan Tripartit Lintas Provinsi Kalimantan Selatan

Surabaya, Berdampak.net – DPP APINDO Jawa Timur melaksanakan kegiatan ramah tamah bersama Tripartit Provinsi Kalimantan Selatan di Kayana Restauran. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang lebih baik antar pemangku kepentingan di bidang ketenagakerjaan dan hubungan industrial. Kamis (04/06/2026).

Dalam kesempatan tersebut, para peserta berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan ketenagakerjaan, tantangan dunia usaha, serta upaya menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan produktif. Melalui dialog yang konstruktif, diharapkan terbangun keselarasan pandangan untuk menghadapi dinamika yang terus berkembang di sektor ketenagakerjaan.

Diharapkan, melalui kegiatan ramah tamah ini, hubungan antara APINDO Jawa Timur dan Tripartit Provinsi Kalimantan Selatan dapat semakin erat. Kolaborasi yang terbentuk diharapkan mendukung terwujudnya penguatan iklim investasi dan ketenagakerjaan di daerah, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan pekerja dan pengembangan dunia usaha. (fj)

Berbagi Kebahagiaan di Penghujung Ramadhan: Santunan Anak Yatim Karanganyar

Karanganyar — Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Karanganyar menggelar kegiatan santunan anak yatim dalam rangka program Ramadhan Berbagi pada malam 29 Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di penghujung bulan suci Ramadhan.

Acara berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh para pengurus Ranting NU Karanganyar, relawan, serta anak-anak yatim penerima santunan. Bantuan diberikan secara langsung berupa santunan dan bingkisan sebagai dukungan moral dan sosial menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan santunan anak yatim ini terselenggara dengan dukungan dari UUS Hijab Karanganyar, yang turut berpartisipasi dalam membantu kesejahteraan anak-anak yatim di lingkungan Karanganyar.

Dalam sambutannya, Rois Syuriah Ranting NU Karanganyar, Ust. Musthofa Syukur, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan bagian dari ajaran Islam yang harus terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat rasa persaudaraan.

Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan santunan bukan sekadar pemberian bantuan materi, melainkan wujud kasih sayang dan perhatian bersama agar anak-anak yatim tetap merasakan kebahagiaan serta semangat menjalani kehidupan.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi tradisi kebaikan yang berkelanjutan di setiap momentum Ramadhan.

Sinergi Organisasi Sosial dan Dunia Usaha, 2.500 Paket Sembako Disalurkan untuk TNI–Polri di Jawa Timur

Surabaya – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Timur bersama sejumlah organisasi dan penyalur bantuan sosial Ramadhan berupa 2.500 paket sembako kepada institusi TNI dan Polri di Jawa Timur, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan bakti sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara DPP APINDO Jawa Timur, Yayasan Bhakti Persatuan, PERPIT, dan Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS) sebagai wujud sinergi dunia usaha dan organisasi sosial dalam mendukung aparat negara.

Penyaluran bantuan dimulai pukul 09.00 WIB di Markas Polda Jawa Timur dengan penyerahan 1.500 paket sembako yang diterima langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol. Dr. Nanang Avianto, M.Si. Selanjutnya, pada pukul 11.00 WIB, kegiatan dilanjutkan di Markas Kodam V/Brawijaya dengan penyerahan 1.000 paket sembako kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus organisasi, antara lain Alim Markus (Ketua Dewan Pertimbangan APINDO sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Bhakti Persatuan), Eddy Widjanarko (Ketua APINDO Jawa Timur), Hermawan Santoso (Ketua Umum Yayasan Bhakti Persatuan), Hidayat Alim (Ketua Umum PERPIT Jatim), serta H. Nurawi (Ketua Umum PMTS). Turut hadir pula para pengurus organisasi dan donatur yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Bakti sosial Ramadan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan antara dunia usaha, organisasi masyarakat, serta institusi TNI–Polri di Jawa Timur. Kegiatan berlangsung lancar dan khidmat, dengan harapan kolaborasi serupa dapat terus berlanjut guna memperkuat kepedulian sosial dan keharmonisan antarlembaga.