Gandeng BIPPD dan BAPPERIDA Situbondo, Petani Milenial Bagikan 6.000 Bibit Hortikultura ke Warga Panji Permai
Situbondo, Berdampak.net – Upaya memperkuat kemandirian pangan dari tingkat keluarga terus digerakkan oleh kalangan pemuda di Kabupaten Situbondo. Kali ini, komunitas Petani Milenial Situbondo berkolaborasi bersama Tim Badan Inovasi dan Percepatan Pembangunan Daerah (BIPPD Situbondo) serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Situbondo menyalurkan 6.000 bibit tanaman cabai, terong, dan tomat kepada warga
Perumahan Panji Permai, Kecamatan Panji.
Berbeda dari seremoni formal pada umumnya, kegiatan serah terima bibit untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional ini dikemas hangat lewat forum silaturahmi dan jagongan lesehan di halaman rumah warga pada malam hari. Duduk beralaskan tikar bersama tokoh masyarakat dan warga setempat, Ketua Petani Milenial Situbondo, Miskiyanto, menyerahkan langsung bibit siap tanam sekaligus berdiskusi santai mengenai cara merawat tanaman di lahan pekarangan terbatas (urban farming).
Pemuda yang akrab disapa Miski tersebut mengungkapkan bahwa gerakan berbagi 6.000 bibit hortikultura ini lahir dari keinginan agar masyarakat di kawasan perumahan dapat merasakan manfaat nyata dari pertanian pekarangan. Menurutnya, cabai, terong, dan tomat dipilih karena ketiganya merupakan komoditas dapur harian yang paling dibutuhkan keluarga.
”Kami dari Petani Milenial Situbondo turun langsung membagikan 6.000 bibit cabai, terong, dan tomat ini agar setiap rumah di Perumahan Panji Permai memiliki sumber pangan mandiri di pekarangannya. Harapannya sederhana namun berdampak panjang, yakni ketika harga cabai atau sayur di pasar sedang naik, warga tidak lagi cemas karena sudah bisa memetik sendiri dari halaman rumah. Teman-teman Petani Milenial juga siap mengawal dan mendampingi warga dalam perawatannya sampai panen,” terang Miski di hadapan warga.
Langkah kolaboratif yang diinisiasi Miski bersama para petani muda tersebut mendapat sambutan positif dari Tim BIPPD Situbondo. Perwakilan Tim BIPPD Situbondo, Reza, menilai gerakan yang menyasar langsung kawasan permukiman warga ini merupakan contoh konkret inovasi daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan rumah tangga.
”Kolaborasi bersama Mas Miski dan kawan-kawan Petani Milenial ini adalah wujud percepatan pembangunan daerah yang langsung menyentuh kebutuhan dapur warga. Kami ingin memastikan bahwa gagasan dan inovasi anak-anak muda Situbondo di sektor pertanian benar-benar hadir memberi solusi di tengah masyarakat, salah satunya dimulai dari lingkungan Perumahan Panji Permai ini,” tutur Mas Reza.
Senada dengan hal itu, perwakilan BAPPERIDA Kabupaten Situbondo, Arief, menekankan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan secara masif memiliki peran strategis dalam kerangka perencanaan pembangunan daerah, khususnya untuk memperkuat ketahanan pangan dan menahan gejolak inflasi komoditas pangan di tingkat lokal.
”Dari sudut pandang perencanaan dan riset inovasi daerah, gerakan pembagian 6.000 bibit cabai, terong, dan tomat ini sangat selaras dengan Program Ketahanan Pangan Nasional sekaligus menjadi langkah taktis pengendalian inflasi daerah. Apabila setiap keluarga di kawasan perumahan mampu memproduksi kebutuhan sayur dan bumbu dapurnya secara mandiri, maka ketahanan ekonomi rumah tangga di Situbondo akan semakin kokoh,” jelas Pak Arief.
Antusiasme warga Perumahan Panji Permai tampak tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Selain menerima bibit di dalam polybag dan baki semai, warga juga aktif bertanya seputar pemupukan serta pengendalian hama ramah lingkungan di pekarangan rumah.
Melalui sinergi antara Petani Milenial
Situbondo, BIPPD Situbondo, dan BAPPERIDA Kabupaten Situbondo, gerakan bertani dari pekarangan rumah di Perumahan Panji Permai ini diharapkan dapat terus berkelanjutan serta menginspirasi kawasan permukiman lain di Kabupaten Situbondo. (rh)