Grand Launching Perumahan Graha Mutiara Taman Paiton: Usung Visi Hunian Tumbuh dan Berdaya Secara Ekonomi

Probolinggo, Berdampak.net – Kehadiran kawasan hunian baru di wilayah Paiton, Probolinggo, kini tidak sekadar menawarkan bangunan fisik untuk berteduh, melainkan sebuah ekosistem baru bagi tumbuh kembang keluarga dan penguatan ekonomi lokal. Hal ini ditegaskan dalam acara Grand Launching Perumahan Graha Mutiara Taman Paiton Probolinggo yang berlangsung meriah.

​Dalam sambutannya di atas panggung utama, Mohammad Ilham Apiril selaku owner menyampaikan visi mendalam di balik pembangunan proyek perumahan subsidi dan komersial tersebut. Menurutnya, konsep rumah yang diusung oleh Graha Mutiara Taman melampaui fungsi tradisional sebuah bangunan penahan terik dan hujan.

​”Rumah bukan sekadar tempat berteduh, tapi rumah adalah tempat yang penuh harapan dan wadah bagi anak-anak kita untuk tumbuh serta berkembang dengan baik,” ujar Mohammad Ilham Apiril di hadapan para undangan dan calon penghuni.

​Lebih lanjut, Ilham menekankan bahwa kawasan perumahan ini dirancang untuk menjadi motor penggerak baru bagi kesejahteraan para penghuninya kelak. Penataan kawasan yang terintegrasi diharapkan mampu membuka peluang-peluang usaha yang mendukung kemandirian finansial keluarga.

​”Harapannya, rumah ini menjadi tempat berkembangnya perekonomian untuk anak-anak kita berkembang ke depan,” tambahnya dengan penuh optimistis.

​Momentum peresmian ini, manajemen Graha Mutiara Taman juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas bangunan dan pelayanan yang prima. Sebagai pengembang, mereka berharap kehadiran kompleks hunian ini dapat memberikan kontribusi nyata yang positif bagi pembangunan daerah serta pemenuhan kebutuhan papan di Probolinggo.

​”Semoga bisa menghadirkan karya-karya terbaik bagi masyarakat dan semoga Graha Mutiara Taman bisa amanah melayani masyarakat,” pungkasnya.
​Acara yang berlangsung di area terbuka dengan latar pemandangan alam Paiton ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, perwakilan mitra perbankan serta jajaran terkait.

Berdasarkan pamflet informasi di lokasi acara, Graha Mutiara Taman menyediakan pilihan hunian skema subsidi maupun komersil yang siap mendukung produktivitas keluarga modern di Probolinggo. (fiq)

Menkop Ferry Juliantono: Resmikan Toko Rakyat Serba Ada (Torasera) Nurja Berkah, Pioner Ekosistem Koperasi dan Kemandirian Pesantren

Probolinggo, Berdampak.net – Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Ferry Juliantono, meresmikan Toko Rakyat Serba Ada (Torasera) Nurja Berkah di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo, Jawa Timur. Peresmian ini diharapkan menjadi model penguatan ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Indonesia.

Ferry memberikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Nurul Jadid dan semua pihak yang berinisiatif mewujudkan Torasera. Ia menekankan bahwa Torasera Nurja Berkah merupakan salah satu dari dua Torasera yang telah berdiri di Indonesia saat ini.

Ferry juga menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Saat ini terdapat sekitar 83 ribu koperasi yang telah berbadan hukum, di mana pemerintah sedang membangun fasilitas seperti gudang, gerai, dan sarana pendukung lainnya.

Serta pentingnya Torasera sebagai pusat distribusi dan integrator dalam ekosistem koperasi. Selain menyuplai kebutuhan barang ke koperasi desa, Torasera juga akan berfungsi sebagai off-taker yang membantu menyerap hasil produksi masyarakat dari berbagai sektor, termasuk pertanian, perikanan, peternakan, hingga UMKM.

Ferry menilai penguatan koperasi desa merupakan bagian dari upaya untuk mengembalikan sistem ekonomi nasional ke nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong. Ia bertekad untuk memastikan perputaran ekonomi terjadi di desa, sehingga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi Abdul Haq Zaini, menekankan bahwa kehadiran Torasera Nurja Berkah akan mendukung ekosistem Kopdes Merah Putih di Probolinggo, terutama di wilayah Paiton. Ia berharap Torasera dapat mendorong produk unggulan daerah agar dikenal lebih luas.

Kepala Pondok Pesantren Nurul Jadid, Abdul Hamid Wahid, menambahkan bahwa Torasera Nurja Berkah tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga sebagai business hub yang menyokong beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih di Paiton dan sekitarnya.

Dengan peresmian Torasera Nurja Berkah, diharapkan akan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi lokal. (rh)

Warkop Phoenampungan

Berdampak.net – Ada warung kopi. Selain tempat seruput kopi dan mengolah biji-biji kopi, juga ruang “mengolah” kata. Sesuai dengan mottonya: “Mengolah seperlunya, minum kopi secukupnya, bersahabat selamanya.” Tulisannya cukup besar di pojok dinding dekat pintu masuk.

“Terus terang saya termasuk salahsatu korban mengolah kata-kata,” ungkap mas menteri Dito Ariotedjo tersenyum disambut riuh tawa pengunjung warkop saat memberikan sambutan launching openingnya, minggu (1/12) pagi.

Hadir juga Dzulfikar Ahmadi Tawalla, Wamen Perlindungan PMI, Sekjen Partai Golkar Sarmudji, anggota DPR Dhave Laksono, Nurdin Halid, anggota DPD Waris Halid, anggota DPR periode lalu Supriansa, Ustadz Das’ad Latif, Jubir JK Husain “Uceng” Abdullah, Ketua Gapensi A.Rukman Nurdin dan tamu lainnya.

Nama warung kopi itu: Phoenampungan. Lokasinya di pusat kota Jakarta. Jalan Wahid Hasyim dibagian timur, tak jauh dari bundaran Tugu Tani. Dari stasiun kereta komuter Gondangdia Menteng, saya jalan kaki 10 menit nyampe.

Dito menceritakan, suatu ketika sebulan sebelum pelantikan kabinet merah putih dirinya bertemu dengan sejumlah mantan aktivis mahasiswa dan pergerakan asal Makassar di sebuah café di Menteng Jakarta.

“Kalian gak nongkrong di Phoenam lagi”?” tanya mas menteri.

Phoenam adalah nama warkop legendaris asal Makassar di jalan Wahid Hasyim. Warga perantau atau diaspora asal Makassar dan Sulawesi Selatan di Jakarta sudah familiar dengan warkop cita rasa kopi dan roti kaya yang khas.

“Sudah tutup” jawab Risman Pasigai yang lagi bersama Abdul Razak “Acha” Said dan kawan-kawan.

“Gimana kalau kita buka kembali?” usul mas menteri spontan. Dito orang Jawa beristri orang Makassar. Mertuanya anda sudah tahu pemilik travel haji dan umroh Maktour.

Ibarat gayung bersambut. Tanpa basa-basi Risman dkk langsung menyodorkan proposal proses akuisisi yang sebenarnya sudah lama mereka rencanakan. Termasuk biaya sewa tempat lima tahun. Hanya terkendala dana.

Ups…mas menteri terkejut bercampur surprise. Barusan ia mengusulkan sudah ada proposalnya. Ia tak menyangka idenya direspon begitu cepat. Apalagi para koleganya sesama aktivis saat di AMPI dulu memaknai kata “kita” mas menteri sebagai kami, atau saya dan anda secara bersama-sama.

“Kami sengaja mengajak mas menteri ikut bersama mewujudkan impian itu. Kalau bukan mas menteri yang bantu siapa lagi?” kata mereka dengan wajah saromase. Istilah bahasa Bugis pandai mengambil hati orang lain.

Diam-diam Wamen Dzulfikar juga menyimpan kenangan unik “mengolah kata” ala warkop saat itu bernama Phoenam yang masih berlokasi di tempat yang lama. Masih di Jalan Wahid Hasyim. Samping kantor bank BCA. Ketika itu pertama kali ia injak warkop Phoenam Jakarta karena diajak Indar “Daeng Beta” Parawansa, almarhum suami Gubernur Jatim Khofifah.

“Kalau kita dipanggil kanda atau dinda, masih aman. Tapi kapan sudah disapa “Bosku” maka waspada (tagihan bill membengkak,red),” kelakarnya memecah riuh tawa pengunjung hari itu.

“Phoenampungan” merupakan penggabungan kata phoenam dan tampung. Merujuk makna tempat penampungan. Sengaja memakai ejaan “Phoenam” sekedar mengingatkan kembali kenangan warkop Phoenam sebelumnya di lokasi yang sama.

Menampung siapa? “Siapa saja yang transit. Disela-sela waktu urusan kerjaan dan bisnis, atau saudara kita dari Makassar yang berkunjung ke Jakarta,” kata Abdul Razak “Acha” Said, salahseorang inisiator dan owner warkop itu. Bahkan karena transit, lanjutnya, sudah terpikirkan untuk menyiapkan fasilitas tempat penitipan barang bagi mobilitas tamu pengunjungnya.

“Manajemen tata kelola warkop harus terjaga. Perbanyak menu tradisional. Dan sekaligus menjadi perekat warga diaspora Makassar di Jabodetabek,” saran Awaluddin, alumni Kelautan Unhas yang juga pelanggan lama Phoenam.

Nama “Phoenampungan” dipilih, menurut Acha, agar terasa welcome untuk siapa saja yang ada hubungan darah dengan Makassar atau Sulsel. Termasuk yang bersuami/beristri dari daerah yang sering dijuluki “negeri para pemberani” itu.

Warkop ini dirintis anak-anak muda perantauan: Risman Pasigai, Abdul Razak “Acha” Said, Ziaul Haq Coi, Rizky Maulana, Saudi Arabia Tahir, dan Thamrin Barubu. Dengan semangat kolektif, mereka membangun warkop ini bukan hanya sebagai usaha ekonomi, tetapi juga sebagai ruang berkumpulnya kaum muda untuk bertukar pikiran.

Bagi para pemuda aktivis dan pergerakan, warung kopi selalu memiliki makna lebih dalam. Ini bukan hanya tempat menyeruput kopi hitam, tetapi sebuah “rumah kedua” untuk mengurai benang kusut ide-ide besar. Disinilah gagasan revolusi, perubahan, atau bahkan inovasi kecil dalam bisnis kerap muncul di tengah diskusi ringan.

Model warkop anak-anak muda ini bukan lagi hanya tempat kongko. Maka itu. Tempatnya tidak lagi harus luas. Tidak harus seperti Starbucks. Yang memerlukan investasi besar.

Sebagai pendatang baru stok lama di bisnis perkopian Phoenampungan akan menemukan jalannya sendiri. ***(Rusman Madjulekka).

APERSI Minta Bupati dan Wakil Bupati Dukung Program 3 Juta Perumahan di Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) meminta agar Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Probolinggo yang baru saja dilantik memberikan dukungan penuh terhadap program pengadaan 3 juta rumah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris APERSI Kabupaten Probolinggo, Abu Bakar Rohim, dalam wawancaranya pada Kamis, 20 Februari 2025.

APERSI merupakan organisasi yang terdiri dari perusahaan-perusahaan pengembang perumahan dan permukiman yang sebagian besar anggotanya berkomitmen untuk membangun rumah sederhana dan rumah sederhana tapak. Program pengadaan 3 juta rumah ini, menurut Abu Bakar, merupakan bagian dari Nawacita Presiden Prabowo Subianto yang harus didukung oleh semua pihak, termasuk pemerintah daerah.

Abu Bakar berharap agar dukungan tersebut tidak hanya sebatas ucapan, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang mempermudah akses untuk pembangunan perumahan. Ia menegaskan bahwa tanpa bantuan pemerintah daerah, program ini tidak akan dapat berjalan dengan lancar, terutama dalam hal penyediaan lahan dan perizinan.

Lebih lanjut, Abu Bakar menjelaskan bahwa program 3 juta perumahan ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal, tetapi juga sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemukiman yang layak huni. Dengan adanya program ini, diharapkan bisa tercipta lingkungan yang lebih baik dan lebih sehat bagi warga Kabupaten Probolinggo.

Menurutnya, suksesnya program ini juga akan berdampak positif pada sektor ekonomi, terutama dalam menciptakan lapangan kerja baru dan merangsang pertumbuhan industri terkait, seperti bahan bangunan dan sektor konstruksi. Oleh karena itu, dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Abu Bakar juga menyampaikan bahwa APERSI siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan program tersebut. Selain itu, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada APERSI, tetapi juga pada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta.

Di akhir wawancara, Abu Bakar menegaskan komitmen APERSI untuk mendukung setiap langkah pemerintah dalam mewujudkan program 3 juta rumah, khususnya di Kabupaten Probolinggo. Ia berharap agar Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo memberikan dukungan penuh agar program ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat. (pm)

Intiwhiz Hadirkan Promosi Spesial “Whiz Big Save” dengan Diskon Hingga 20%

Jakarta, 7 Januari 2025 – Intiwhiz International kembali memberikan penawaran istimewa bagi pelanggan setianya melalui program promosi Whiz Big Save. Promosi ini menawarkan diskon hingga 20% untuk pemesanan kamar di seluruh jaringan hotel Intiwhiz yang dilakukan melalui website resmi intiwhiz.com. Selain itu, tamu juga dapat menikmati tambahan diskon 10% untuk makanan dan minuman selama periode promosi berlangsung.

Untuk memanfaatkan promo Whiz Big Save, pelanggan hanya perlu mengunjungi website resmi Intiwhiz di intiwhiz.com dan melakukan pemesanan kamar langsung melalui platform tersebut.
Ari Eka Putri, Corporate Marketing Communications Manager PT Intiwhiz International, menyatakan, “Kami sangat antusias mempersembahkan program Whiz Big Save sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia kami. Kami berharap promosi ini memberikan nilai tambah dan mendorong pelanggan untuk menikmati layanan unggulan di seluruh jaringan hotel Intiwhiz,” ujarnya.

Promosi Eksklusif “Whiz Mate Big Deal” untuk Member Setia
Bagi para pelanggan yang telah menjadi bagian dari keanggotaan Whiz Mate, Intiwhiz juga menghadirkan promosi eksklusif bertajuk Whiz Mate Big Deal. Dalam promosi ini, member dapat menikmati potongan harga sebesar 10% ditambah 5% untuk setiap pemesanan kamar.

Prosesnya sangat mudah. Member hanya perlu datang langsung ke hotel jaringan Intiwhiz di seluruh Indonesia, melakukan reservasi kamar, dan menunjukkan kartu Whiz Mate Digital saat check-in. Untuk pelanggan yang belum menjadi anggota Whiz Mate, pendaftaran dapat dilakukan secara gratis. Cukup daftarkan email dan nomor handphone melalui website resmi Intiwhiz atau aplikasi Whiz Mate. Setelah bergabung, pelanggan langsung bisa menikmati berbagai keuntungan sebagai member setia. Aplikasi Whiz Mate tersedia di Google Play Store dan App Store.

Masa Berlaku Promosi
Promo Whiz Big Save dan Whiz Mate Big Deal berlaku hingga 28 Februari 2025. Dengan jaringan hotel yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, pelanggan dapat merencanakan liburan, perjalanan bisnis, atau staycation yang lebih hemat tanpa mengurangi kenyamanan dan kualitas layanan.
Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi kamar, kunjungi website resmi Intiwhiz di www.intiwhiz.com atau datang langsung ke hotel favorit Anda. (fiq)

Sewa iPhone untuk Liburan Natal dan Tahun Baru 2025 di Probolinggo

Probolinggo, Berdampat.net – Menyambut liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, warga Probolinggo kini dapat menikmati layanan sewa iPhone dengan mudah. Berlokasi di Jalan Sunan Kudus RT.02 RW.04, Sumbertaman, Blok Jenggrong, Kota Probolinggo, jasa sewa iPhone ini dikelola oleh Istufillaili. Dengan pilihan produk iPhone 11 dan iPhone 11 Pro, layanan ini cocok bagi Anda yang ingin mengabadikan momen liburan dengan kualitas kamera premium.

Layanan sewa ini menawarkan kemudahan dan fleksibilitas bagi pelanggan. Proses pengambilan unit dapat dilakukan melalui sistem COD (Cash on Delivery) atau langsung diambil di rumah sesuai dengan kesepakatan. Untuk metode pembayaran, pelanggan dapat memilih antara transfer atau pembayaran tunai.

Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh penyewa. Salah satunya adalah wajib meninggalkan jaminan identitas berupa KTP, KK, atau KTM. Selain itu, unit yang disewa harus dikembalikan dalam kondisi semula tanpa kerusakan. Jika terdapat keterlambatan dalam pengembalian, akan dikenakan denda sebesar Rp10.000 per jam.

Dengan menggunakan iPhone 11 atau iPhone 11 Pro, Anda dapat menangkap setiap momen liburan dengan hasil foto dan video berkualitas tinggi. Produk ini dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti kamera wide dan ultra-wide, serta kemampuan merekam video 4K, yang sangat ideal untuk mendokumentasikan perjalanan Anda.

Bagi Anda yang berminat, segera chat IG @sewaiphone.prob untuk memastikan ketersediaan unit. Jangan sampai melewatkan kesempatan untuk menikmati liburan dengan teknologi terbaru yang membuat setiap momen menjadi lebih istimewa.

Layanan sewa iPhone di Probolinggo ini memberikan solusi praktis bagi siapa saja yang ingin tampil maksimal selama liburan tanpa harus membeli perangkat baru. Jadikan liburan Nataru Anda lebih berkesan dengan kualitas premium dari iPhone 11 dan iPhone 11 Pro. (don)