Canangkan Gerakan Langit Biru, Demokrat Kota Probolinggo Kerja Bakti dan Revitalisasi Musholla

Probolinggo, Berdampak.net – Partai Demokrat Kota Probolinggo menggelar aksi sosial revitalisasi tempat ibadah. Partai berlambang “Bintang Mercy” ini melakukan kerja bakti bersih-bersih mushola dan pengecatan dinding.

Aksi peduli sosial tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat ke 25 tahun 2026 ini. Aksi ini bertajuk Gerakan Langit Biru Demokrat Asri.

Kegiatan dipusatkan di Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jumat (28/8/2026). 

Dalam kegiatan Langit Biru turut hadir perwakilan dari HMI Probolinggo, BEM Universitas Panca Marga, Ansor Probolinggo, dan Relawan komunitas Probolinggo Damai (Prodam).

Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Probolinggo Tri Septa Agung mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian kader Demokrat terhadap lingkungan dan tempat ibadah.

“Kegiatan hari ini kami fokuskan pada bersih-bersih lingkungan dan pengecatan Mushola Al Khoziny di Kelurahan Jrebeng Kulon. Ini adalah bagian dari Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang kita canangkan dalam rangka HUT Partai Demokrat,” ujar Tri Septa Agung di sela-sela kegiatan.

Gerakan Langit Biru bukan sekadar seremonial, melainkan gerakan untuk menghadirkan Demokrat yang bersih, peduli, dan dekat dengan rakyat.

“Partai Demokrat harus hadir dengan karya nyata. Mushola adalah pusat kegiatan umat, harus kita jaga kebersihan dan keasriannya. Lingkungan yang bersih mencerminkan masyarakat yang sehat. Inilah cara kami merayakan HUT partai dengan aksi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.

Gerakan Langit Biru merupakan ikhtiar Partai Demokrat secara nasional untuk menjaga alam, menjaga lingkungan, menjaga ekosistem agar tetap bersih, nyaman, dan sehat. Bersih lingkungannya, sehat warganya,” jelas Tri Septa Agung.

Warga Kelurahan Jrebeng Kulon menyambut antusias kegiatan tersebut. Selain kader DPC, kegiatan ini juga diikuti pengurus PAC, Ranting, dan warga sekitar yang bergotong-royong membersihkan selokan, sampah di sekitar mushola, dan melakukan pengecatan ulang dinding mushola Al Khoziny.

Demokrat Probolinggo Tak Mau Tunggu Pemilu, Target 3 Kursi Mulai Diburu dari Sekarang

PROBOLINGGO, Berdampak.net – Partai Demokrat mulai memanaskan mesin politiknya di Kabupaten Probolinggo. Kader diminta tidak menunggu momentum Pemilu untuk bergerak, tetapi membangun kekuatan dan kepercayaan masyarakat sejak sekarang.

Pesan tersebut mengemuka dalam konsolidasi kader Demokrat yang digelar di Bromo View, Senin (24/8/2026).

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur, dr. Agung Mulyono, mendorong kader Demokrat Probolinggo lebih aktif turun ke masyarakat sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi.

Target politik yang dipasang pun cukup jelas, yakni merebut tiga kursi DPRD Kabupaten Probolinggo pada Pemilu mendatang.

Target tersebut bukan sekadar angka. Tiga kursi menjadi bagian dari upaya Demokrat membangun kembali kekuatan politiknya di Kabupaten Probolinggo.

Agung menekankan, waktu menuju Pemilu tidak boleh dihabiskan hanya dengan menunggu tahapan politik dimulai. Menurutnya, kerja politik harus dibangun melalui kehadiran kader di tengah masyarakat secara konsisten.

“Kalau kita hadir di tengah masyarakat, Insya Allah Demokrat akan semakin besar,” menjadi salah satu pesan Agung dalam konsolidasi tersebut.
Dorongan untuk bergerak lebih awal menunjukkan Demokrat ingin mengubah pola kerja politik. Partai tidak ingin hanya terlihat aktif ketika Pemilu sudah semakin dekat.
Konsolidasi struktur, penguatan jaringan hingga tingkat bawah, kaderisasi serta komunikasi dengan masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan.
Langkah ini menjadi penting mengingat Demokrat belum mendapatkan kursi DPRD Kabupaten Probolinggo pada Pemilu 2024.
Karena itu, target tiga kursi sekaligus menjadi tantangan untuk membuktikan apakah mesin politik Demokrat benar-benar mampu bangkit.
Tidak cukup hanya memasang target. Demokrat juga membutuhkan figur yang kuat, struktur yang bekerja dan kader yang konsisten menjaga hubungan dengan masyarakat.
Target tiga kursi pada akhirnya akan menjadi ukuran keberhasilan konsolidasi Demokrat Probolinggo.
Jika kerja politik dimulai jauh sebelum Pemilu, partai memiliki waktu untuk memetakan kekuatan, membangun basis dukungan dan menyiapkan kandidat potensial.

Sebaliknya, jika mesin politik kembali bergerak hanya menjelang pencoblosan, target tersebut akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat.

Bagi Demokrat Probolinggo, pertarungan merebut kursi DPRD bukan baru dimulai ketika masa kampanye tiba.

Peringati HUT RI ke-81 dan HUT Partai Demokrat ke-25, Partai Demokrat Kota Probolinggo Gelar Lomba Rakyat

Probolinggo, Berdampak.net – Dalam rangka memperingati Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat yang ke-25, DPC Partai Demokrat Kota Probolinggo menggelar acara bertajuk “Lomba Rakyat” yang menyajikan lomba pancing makan kerupuk, lomba balap kelereng dan tempel balon berpasangan, serta lomba estafet pasang sarung. Dari kategori anak-anak, wanita dewasa dan pria dewasa. Lomba Rakyat ini digelar setiap malam mulai hari Jum’at 21 Agustus hingga mencapai puncaknya pada Minggu 23 Agustus 2026 jam 18.00 WIB di Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Probolinggo Tri Septa Agung Pamungkas yang didampingi para pengurus inti Partai Demokrat Kota Probolinggo, menyebut suasana penuh semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Lomba Rakyat Partai Demokrat di Kota Probolinggo yang dihadiri lebih dari 70-an warga masyarakat.

Acara yang berlangsung lancar ini bertabur beragam hadiah menarik serta momen keakraban antar warga.

Dalam sambutannya, Tri Septa Agung menyampaikan apresiasi dan doa bagi seluruh warga yang hadir. Partai Demokrat Kota Probolinggo berharap seluruh peserta dan warga masyarakat yang hadir selalu diberikan kesehatan dan keberkahan, serta membawa pulang hadiah dan trofi yang telah disediakan. Masyarakat pun terlihat antusias, riang dan gembira menyambut gelaran Lomba Rakyat dari Partai Demokrat Kota Probolinggo ini.

“Lomba Rakyat ini merupakan program Partai Demokrat untuk memperkuat semangat persaudaraan dan guyub rukun antar warga, menumbuhkan jiwa sportif dan gotong royong, serta ikhtiar Partai Demokrat untuk terus dekat dengan rakyat,” ucapnya disambut gemuruh tepuk tangan dari para warga.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan antara Partai Demokrat dengan masyarakat. Beragam permainan sederhana yang sarat hiburan dan kebersamaan membuat suasana kegiatan berlangsung seru dan meriah.

Sejumlah perlombaan yang digelar dikemas dengan konsep permainan rakyat yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di antaranya lomba estafet pasang sarung, adu cepat kelereng di sendok sambil mengapit balon berpasangan, serta adu cepat makan kerupuk berpasangan memakai pancing. Seru, meriah, dan bikin ngakak warga yang menonton. Dari anak-anak, remaja, bapak-bapak dan para emak-emak, semua ikut aktif meramaikan lomba rakyat ini. (fj)

Usung Meritokrasi, Partai Gelora Probolinggo Jadi Wadah Pemuda Potensial

Probolinggo, Berdampak.net – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelora Kabupaten Probolinggo berkomitmen penuh untuk menjadi wadah bagi generasi muda dan Sumber Daya Manusia (SDM) potensial yang selama ini belum terakomodir di kancah politik lokal. Dengan menerapkan sistem meritokrasi, partai besutan Anis Matta ini membuka pintu lebar-lebar bagi pemuda yang memiliki kompetensi dan keterampilan untuk dikembangkan secara optimal.

Langkah konkret ini dibuktikan dengan penunjukan Abu Bakar Rohim sebagai Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo. Sebagai figur muda, Abu Bakar diberi kepercayaan penuh untuk menakhodai partai di wilayah yang secara historis didominasi oleh partai-partai politik mapan.

“Kami menerapkan prinsip meritokrasi dalam memilih kader. Partai Gelora saat ini aktif mencari pemuda-pemuda yang memiliki kompetensi tinggi dan bertekad kuat untuk berkembang bersama,” ujar Abu Bakar Rohim.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo, Ponirin Mika, menegaskan bahwa partainya tengah fokus mempersiapkan kader muda potensial agar mampu meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, Gelora hadir bukan sekadar sebagai kendaraan politik, melainkan sebagai ruang inkubasi bagi bakat-bakat kepemimpinan masa depan.

“Kami ingin memastikan bahwa pemuda yang memiliki keterampilan dan potensi besar mendapatkan ruang yang tepat. Melalui Partai Gelora, mereka dipersiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan yang kompeten,” tutur Ponirin.

Dengan strategi pengaderan berbasis kompetensi dan keterbukaan ini, Partai Gelora Kabupaten Probolinggo optimistis dapat membawa warna baru sekaligus menjadi kekuatan politik alternatif yang segar bagi masyarakat Probolinggo. (pm)

Gelar Pelantikan PAC PDI Perjuangan Se-Kabupaten Probolinggo; Ketua DPC Tegaskan Manifesto Gerakan Baru

Probolinggo, Berdampak.net – Jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo resmi melantik serentak Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 24 kecamatan. Momentum pasca-Hari Raya Idul Adha ini dimanfaatkan oleh partai sebagai tonggak konsolidasi total, sekaligus meluncurkan pesan ideologis utama yang menjadi komitmen dasar gerak perjuangan partai ke depan.

Acara sakral ini dihadiri oleh jajaran fungsionaris teras, di antaranya Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bung Deni Witjaksono beserta rombongan DPD, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Gus dr. H. Mufti Anam, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Edi Paripurna. Panggung pelantikan ini juga dihormati oleh kehadiran tokoh keagamaan terkemuka, seperti Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Ketua PCNU Kraksaan, dan Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Probolinggo.

Sinergi horizontal antar partai dan birokrasi daerah turut tercermin lewat kehadiran Bupati Probolinggo Gus Haris, Wakil Bupati sekaligus Ketua DPC PKB Lora Fahmi AHZ, Ketua DPRD sekaligus Ketua DPD Golkar Mas Oka, Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC Gerindra H. Zubaidi, serta para pimpinan dari Partai Nasdem, Ketua DPC PPP Kang Mahdi, dan Ketua DPD PKS Mas Rifki.

Dalam orasi politiknya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, H. Khairul Anam menyampaikan apresiasi mendalam kepada pengurus periode sebelumnya yang berhasil merampungkan tahapan Musancab secara konstitusional mulai dari akar rumput hingga Pleno DPD. Ia menekankan bahwa kerja politik kepengurusan baru wajib dilandasi oleh semangat ketulusan gotong royong.

Anam menjabarkan secara rinci makna di balik pesan utama tersebut. menurutnya, frasa “seni melayani masyarakat” menempatkan kepentingan wong cilik di atas segala-galanya, mempertegas watak bahwa politik tidak melulu soal perebutan kekuasaan. Hal ini dibuktikan dengan profil kepengurusan yang sangat inklusif, merangkul kader dari lintas ormas keagamaan (NU, Muhammadiyah, Hindu Tengger, serta Kristiani), serta memberikan panggung strategis bagi kaum muda yang nyata terbukti lewat 7 anggota fraksi PDI Perjuangan di parlemen daerah saat ini.

Sementara itu, pilar “struktur yang kuat” dipresentasikan lewat komposisi demografi fungsionaris PAC yang baru dilantik, yang terdiri dari 40,8% Generasi Z (Gen Z), 23,2% Millenial, dan 36,8% Generasi X. Komposisi gender pun sangat kokoh dengan angka keterwakilan perempuan mencapai 41,2% dan laki-laki 58,8%, sebuah ketetapan yang melampaui regulasi kuota perempuan 30% berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi serta selaras dengan amanat UUD NRI 1945.

Terakhir, mengenai “kemandirian yang bermartabat”, Ketua DPC mengingatkan fungsionaris untuk teguh memegang prinsip suci dari Kitab Bhagavad Gita, “Karmanye Vadhikaraste Ma Phaleshu Kadachana” yang berarti fokus pada kewajiban kerja nyata melayani rakyat, bukan pada hasil akhir atau pamrih sepihak. Berbekal soliditas dan kemandirian inilah, DPC PDI Perjuangan mematok target terukur untuk mengamankan 10 Kursi pada Pemilu 2029. (fiq)

Santri dan Anak Asuh Hidayatul Islam Bersuka Cita Terima Kurban dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur

Probolinggo, Berdampak.net — Suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur terlihat di lingkungan Yayasan Pendidikan dan Pesantren Hidayatul Islam, Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, saat menerima hewan kurban dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur pada momentum Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Satu ekor sapi kurban yang disalurkan melalui DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo tersebut disembelih di lingkungan yayasan dan dibagikan untuk kebutuhan santri, anak asuh, serta masyarakat sekitar.

Kehadiran hewan kurban itu disambut antusias para santri yang sejak pagi ikut menyaksikan proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban. Bagi sebagian santri dan anak asuh, momen tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri karena dapat merasakan suasana Idul Adha dengan penuh kebersamaan.

Salah satu santri, Fawaid menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh PDI Perjuangan.

“Kami sangat senang dan bersyukur menerima kurban ini. Terima kasih kepada DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo yang sudah peduli kepada santri dan anak asuh di Hidayatul Islam,” ujarnya.

Fawaid juga menyampaikan doa agar seluruh pihak yang berkurban diberikan keberkahan dan kemudahan dalam segala urusan.

“Semoga PDI Perjuangan diberikan kesehatan, rezeki yang lancar, dan selalu diberi kekuatan untuk membantu masyarakat kecil dan pesantren,” tambahnya.

Penyaluran kurban tersebut menjadi bagian dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus dibangun PDI Perjuangan kepada masyarakat, termasuk lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan. Selain membantu kebutuhan pangan, kegiatan itu juga mempererat hubungan sosial antara partai, pesantren, dan masyarakat sekitar. (fiq)