Pameran Keris Brawijayan Tosan Aji Fest 2025: Merajut Warisan, Menyemai Kebanggaan Bangsa

Malang, Berdampak.net – Gelaran Brawijayan Tosan Aji Fest 2025 menjadi momen bersejarah yang tak hanya menghidupkan kembali nilai-nilai adiluhung budaya leluhur, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran kolektif lintas generasi. Bertempat di area kampus Universitas Brawijaya, ribuan pelajar tingkat SD hingga SMP se-Kota Malang turut hadir dan menikmati rangkaian Pameran Keris yang dikemas secara edukatif, inspiratif, dan sarat makna. Sorot mata yang penuh kekaguman, tawa yang riang, serta percakapan reflektif yang tumbuh di antara peserta muda menjadi bukti bahwa kebudayaan, bila disajikan dengan cinta dan konteks, akan selalu menemukan ruang di hati generasi penerus.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan meriah, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Universitas Brawijaya, Dr. Tri Wahyu Nugroho, bersama Wakil Rektor III Universitas Brawijaya, Dr. Setiawan Noerdajasakti, SH., MH., dan Direktur Brawijaya Multi Usaha, Dr. Edi Purwanto. Hadir pula jajaran penting dari tingkat nasional, yakni Staf Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, serta Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya, Kementerian Kebudayaan RI, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian budaya berbasis kampus dan masyarakat.

Pembukaan diawali dengan doa dan restu budaya oleh KH. Marzuki Mustamar, yang memancarkan semangat spiritualitas sebagai fondasi peradaban. Dalam suasana penuh kekhidmatan, juga dilakukan prosesi Serah Terima Keris Pusaka dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, kepada Panitia Brawijayan Tosan Aji Fest 2025. Momen sakral ini menjadi penanda komitmen nasional dalam merawat dan menghidupkan warisan budaya, serta menjadi motivasi besar bagi para penggiat budaya untuk terus bergerak.

Kehadiran 116 perwakilan Paguyuban Pelestari Budaya dan Tosan Aji Nusantara dari berbagai penjuru tanah air menambah kekuatan kolektif acara ini. Mereka datang dengan semangat yang sama: menjaga, merawat, dan menyebarkan nilai-nilai luhur dalam bilah pusaka. Kebersamaan ini menjadi semakin istimewa dengan adanya pengumuman resmi dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia mengenai Pencanangan Hari Keris Nasional, yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 19 April 2025 di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya.

Pameran ini bukan sekadar tontonan artefak kuno. Ia adalah dialog antara masa lalu dan masa depan. Di tangan generasi muda, keris tidak hanya dipandang sebagai warisan benda, tetapi sebagai laku hidup, refleksi kebijaksanaan, keberanian, dan nilai-nilai luhur yang terus relevan hingga hari ini.


Emak-Emak Jrebeng Lor Semarakkan HUT RI ke-79 dengan Aksi Pasang Bendera Merah Putih

Probolinggo, Berdampak.net – Emak-emak RW 09 Kelurahan Jrebeng Lor tak ketinggalan ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79. Dengan semangat Nusantara Baru Indonesia Maju, mereka berinisiatif memasang bendera di sekitar lingkungan mereka.

Persiapan dimulai sejak awal bulan Agustus. Emak-emak ini bersama-sama berkumpul di rumah ibu RW untuk merencanakan kegiatan dan pembagian tugas.

Semangat kebersamaan terlihat jelas saat mereka saling bantu-membantu dalam menghias lingkungan dengan bendera merah putih.

“Ini adalah bentuk semangat kita untuk memeriahkan Agustusan,” ujar Ibu RW 09, Maria Ulfa.

“Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun kami hanya ibu-ibu rumah tangga, kami juga memiliki semangat juang yang tinggi untuk merayakan hari kemerdekaan.”

Kegiatan ini juga melibatkan para pemuda RW 09 yang membantu emak-emak dalam memasang bendera di tempat-tempat yang tinggi dan sulit dijangkau. Mereka dengan sigap dan penuh semangat bergotong royong bersama emak-emak.

Antusiasme warga semakin meningkat menjelang hari puncak perayaan kemerdekaan.

Rencananya, pada malam 17 Agustus nanti, RW 09 akan mengadakan pengajian untuk mengenang para pahlawan yang telah berjuang untuk indonesia dan berbagai perlombaan tradisional seperti balap karung, makan kerupuk, dan malam puncak akan ada jalan sehat serta pentas seni.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi RW lain untuk lebih semangat dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia,” harap anis. Warga RW 09

Kebersamaan dan semangat gotong royong yang ditunjukkan emak-emak RW 09 Kelurahan Jrebeng Lor ini membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan oleh para pejuang di masa lalu, tetapi juga oleh warga di masa kini.

Dengan tema Nusantara Baru Indonesia Maju, emak-emak RW 09 berhasil menunjukkan bahwa mereka juga memiliki peran penting dalam merayakan dan menjaga semangat kemerdekaan Indonesia. (yan)

Semipro 2024 Dimulai Hari Ini di Kota Probolinggo, Ini Jadwalnya

Probolinggo, Betdampak.net– Semipro 2024, acara tahunan yang selalu dinantikan warga Kota Probolinggo, resmi dimulai hari ini. Selama seminggu penuh, kota ini akan dipenuhi dengan berbagai kegiatan menarik yang menampilkan seni, budaya, dan hiburan.

Hari pertama Semipro 2024 dimulai dengan rangkaian acara yang siap menghibur masyarakat Probolinggo.Acara hari ini dibuka pada pukul 18.00 dengan penampilan Safira Azzahra dan Safira Syaibani. Kedua penyanyi muda berbakat ini diharapkan dapat menarik perhatian penonton dengan suara merdu mereka, membawakan lagu-lagu yang populer dan penuh semangat.

Selanjutnya, pada pukul 19.05, giliran SMP Namira yang tampil dengan musik Islami pendalungan. Penampilan ini tidak hanya menonjolkan kemampuan musikal siswa-siswi SMP Namira tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya dan nuansa Islami yang kental di wilayah Probolinggo.

Pada pukul 19.15, perhatian akan beralih ke aksi Polisi Cilik (Pocil) Kota Probolinggo. Para polisi cilik ini akan menampilkan keterampilan mereka dalam disiplin dan koordinasi yang telah dilatih dengan baik, memberikan hiburan sekaligus edukasi kepada penonton.

Puncak acara malam ini adalah Grand Opening Semipro 2024 yang akan dimulai pada pukul 19.30. Acara pembukaan ini akan diresmikan oleh pejabat kota dan diharapkan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh semua warga. Grand Opening ini menandakan dimulainya rangkaian acara seminggu penuh yang menjanjikan berbagai hiburan dan atraksi menarik.

Setelah acara pembukaan, pada pukul 20.30, akan digelar Parade Busana Batik dan Semipro Carnival yang menampilkan Kang Yuk. Parade ini akan menonjolkan keindahan batik Probolinggo yang terkenal serta kostum-kostum karnaval yang penuh warna dan kreatifitas, menjadikan malam semakin meriah dan penuh warna.Malam ini akan ditutup dengan penampilan live dari Doyan Wadon pada pukul 21.00 hingga 22.00. Grup musik ini akan menghibur penonton dengan lagu-lagu yang enerjik dan mengajak semua yang hadir untuk menikmati malam penuh hiburan di hari pertama Semipro 2024.

Dengan dimulainya Semipro 2024, warga Probolinggo dan sekitarnya dapat menikmati berbagai kegiatan dan hiburan selama seminggu penuh. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari kemeriahan ini dan nikmati setiap momen yang disuguhkan dalam Semipro 2024. (Don)

Masjid Nadlatuttujar Kebakaran, Rencana Peresmian Tertunda

Probolinggo, Berdampak.net – Masjid Nadlatuttujar, yang dikenal sebagai Masjid santri preneur, mengalami kebakaran hebat. Insiden ini terjadi hanya beberapa bulan sebelum rencana peresmian yang akan dihadiri oleh tokoh-tokoh besar seperti KH Zuhri Zaini, KH Baha’udin Nursalim (Gus Baha’), dan Khofifah Indar Parawansa. Minggu (23 Juni 2024)

Kebakaran Tak Terduga

Kebakaran yang menghanguskan masjid ini terjadi dalam waktu kurang lebih 45 menit. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, dan hingga kini masih menjadi misteri. Pengawas pesantren, H. Zainul, mengaku sangat kaget saat menerima kabar bahwa masjid tersebut telah dilalap api.

Fasilitas dan Pendanaan

Masjid ini dibangun sebagai fasilitas bagi santri yang mukim serta masyarakat sekitar. Pendanaan pembangunan masjid dilakukan secara mandiri dan juga mendapatkan dukungan dari simpatisan yang berkenan menyumbang. Nama Nadlatuttujar diambil dari pemikiran KH Wahab Hasbullah, dengan harapan agar kaum nahdliyin bisa mandiri secara ekonomi

Lanjutkan Pembangunan

Meskipun masjid ini telah mengalami kerusakan parah, pembangunan akan terus dilanjutkan. Masjid yang bernuansa heritage dengan 80 persen bahan dari kayu lama ini diharapkan tetap bisa menjadi simbol kebangkitan ekonomi dan spiritual bagi masyarakat sekitar.

Tindakan Cepat

Kacong, yang juga merupakan pengawas masjid, segera melaporkan kejadian ini ke polsek terdekat. Pemadam kebakaran segera tiba di lokasi dan melakukan proses pendinginan untuk mencegah penyebaran api lebih lanjut.

Kebakaran Masjid Nadlatuttujar adalah peristiwa yang sangat disayangkan, namun semangat untuk melanjutkan pembangunan masjid tetap kuat. Pihak pesantren dan masyarakat berkomitmen untuk membangun kembali masjid ini demi kemaslahatan bersama.