RS R.Ismoyo Dukung PPDS Bedah FK Unhalu

KENDARI, Berdampak.net – Rumah Sakit (RS) dr.R.Ismoyo menjalin kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Haluoleo dalam rangka pembentukan PPDS (program pendidikan dokter spesialis) prodi ilmu bedah RS dr.R Ismoyo sebagai rumah sakit jejaring, Rabu (15/7) di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Dalam kegiatan kerjasama tersebut hadir dari pihak manajemen RS dr.R.Ismoyo Karumkit Kapten CKM dr. Idul Saputra, S.IP, MH.Kes. Dari FK Universitas Haluoleo Dekan Dr.dr.I Putu Sudayasa M.Kes, Wakil Dekan 2 dr. Ashaeryanto M.Med.Sp.N, Wakil Dekan 3 dan Kaprodi PPDS Bedah Umum dr Muhammad Rustam Sp.OT. Selain itu hadir juga perwakilan dari pihak RS Bhayangkara, RSUD Abunawas, dan RSUD Bahteramas Kendari.

“Kami mendukung pembelajaran prodi tersebut karena RS dr.R Ismoyo akan menjadi RS jejaring dan salah satu rumah sakit pendidikan bagi FK Unhalu di kota Kendari,” kata dr.Idul Saputra dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/7).

Apalagi sebelumnya, tambah Idul, pihaknya sudah bekerjasama dengan Fakultas Kedoktern (FK) Unhalu untuk kegiatan coass bedah,obgyn,jiwa,interna.

PPDS prodi Ilmu Bedah adalah jenjang pendidikan lanjutan bagi dokter umum untuk menjadi Spesialis Bedah (Sp.B). Program ini membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 tahun (8-10 semester), di mana dokter muda akan dilatih menangani operasi dan perawatan pasien secara intensif.

Program ini menjadi tonggak sejarah bagi FK Unhalu dan RS jejaringnya karena kehadirannya menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran serta pelayanan kesehatan di wilayah Kendari dan sekitarnya

PPDS prodi bedah FK Unhalu dirancang untuk mencetak dokter spesialis bedah yang kompeten, profesional, dan beretika tinggi. Kurikulum yang diterapkan mengacu pada standar nasional dan internasional, dengan penekanan pada keterampilan bedah dasar hingga lanjutan.

Selain itu, peserta program akan dibekali dengan ilmu dan teknologi terkini dalam bidang bedah, termasuk teknik minimal invasif dan manajemen kasus-kasus bedah kompleks. ***

Peringati HUT ke-58, BPJS Kesehatan bersama RS Graha Sehat Gelar Semarak Gerak Sehat Prolanis

Probolinggo, Berdampak.net – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 BPJS Kesehatan, menggelar kegiatan “Semarak Gerak Sehat Prolanis” di RS Graha Sehat, pada Jumat (10/07/2026). Acara yang berlangsung meriah ini ditujukan khusus bagi para lansia penderita penyakit kronis untuk menjaga kebugaran dan kualitas hidup mereka.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam dan jalan sehat bersama para lansia yang tergabung dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Usai berolahraga, keceriaan para peserta berlanjut dengan sesi sosialisasi edukatif mengenai penyakit prolanis dan ditutup dengan pemeriksaan kesehatan gratis secara menyeluruh.

Plt Direktur RS Graha Sehat, dr. Rizky Pramudya Akbar, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan atas sinergi yang terjalin dengan baik dalam menyukseskan acara ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena telah mempercayakan kami sebagai kolaborator dalam mengadakan acara ini. Kegiatan ini memposisikan rumah sakit bukan hanya sekadar tempat berobat, tetapi juga sebagai tempat pencegahan,” ujar dr. Rizky.

Beliau juga berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang di masa depan dengan cakupan yang lebih luas. “Kedepan semoga kita bisa menyelenggarakan event yang lebih besar dari berbagai lini organisasi. Harapannya, kita dapat merangkul lebih banyak teman-teman prolanis dengan bekerja sama dengan organisasi di berbagai lini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, dr. Kemas Rona Kurniawansyah, menjelaskan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah sebagai langkah promotif dan preventif bagi masyarakat, khususnya penderita penyakit kronis.

“Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait dengan pengelolaan penyakit kronis. Kegiatan ini sebagai satu event promotif bahwa meskipun penderita penyakit kronis, mereka masih dapat beraktivitas dan berolahraga seperti biasa,” jelas dr. Kemas.

Lebih lanjut, dr. Kemas memberikan pesan dan ajakan khusus kepada seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Kabupaten Probolinggo untuk lebih aktif dalam menjaga kesehatan diri.

“Kepada seluruh peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Probolinggo, mari terus menjaga kesehatan, kontrol rutin, dan ikut klub prolanis. Karena di dalamnya akan ada pemeriksaan kesehatan, pemberian edukasi, termasuk juga pemberian obat setiap bulan secara komprehensif. Dalam satu kegiatan prolanis ini, semua pelayanan tersebut sudah dilakukan secara keseluruhan,” pungkasnya.

Melalui Semarak Gerak Sehat Prolanis ini, BPJS Kesehatan dan RS Graha Sehat, berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam mewujudkan pola hidup sehat, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan fisik akibat penyakit kronis bukan halangan untuk tetap produktif dan bahagia. (fiq)

RS Graha Sehat Kraksaan Gelar Khitan Gratis, Siap Jadikan Program Sosial Tahunan

Probolinggo Berdampak.net – Rumah Sakit (RS) Graha Sehat Kraksaan menggelar kegiatan bakti sosial berupa khitan gratis bagi anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu, Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Hall Alino tersebut diikuti oleh 25 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo.

Ketua Panitia dr. Karabet yang juga menjabat sebagai Dokter Pelayanan Medis RS Graha Sehat menjelaskan, program ini merupakan kegiatan perdana yang diharapkan dapat menjadi agenda rutin rumah sakit sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini ada 25 peserta yang hadir dan seluruhnya berasal dari wilayah Kabupaten Probolinggo. Ini merupakan kegiatan tahun pertama kami, dan insyaallah ke depan akan menjadi program rutin, terutama untuk anak yatim piatu dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Harapan kami bukan hanya sekali atau dua kali dalam setahun, tetapi bisa lebih sering. Semoga ini menjadi awal untuk membuka berbagai kegiatan bakti sosial lainnya,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, RS Graha Sehat menggunakan metode khitan laser yang ditangani oleh tim medis internal yang telah berpengalaman.

“Kami menggunakan metode laser. Yang paling penting, kami memiliki tim khitan sendiri yang sudah mumpuni, profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Tak hanya memberikan layanan kesehatan, panitia juga menyiapkan berbagai mainan sebagai hiburan bagi anak-anak agar mereka merasa lebih nyaman selama mengikuti proses khitan.

“Kami menyediakan mainan untuk adik-adik. Harapannya mereka tidak terus-menerus merasa tegang atau takut. Semoga ini bisa menjadi hiburan bagi mereka, sehingga mereka memiliki pengalaman yang menyenangkan saat mengikuti khitan di RS Graha Sehat,” katanya.

Program khitan gratis ini menyediakan kuota sebanyak 25 peserta dengan persyaratan berdomisili di Kabupaten Probolinggo, berusia minimal dua tahun, serta berasal dari keluarga kurang mampu. Selain tindakan khitan, peserta juga mendapatkan layanan kontrol lanjutan yang dijadwalkan di Poli Umum beberapa hari setelah pelaksanaan.


Apresiasi dari Orang Tua Peserta


Pelaksanaan khitan massal ini pun mendapat sambutan hangat dan apresiasi positif dari para orang tua peserta yang mendampingi anak-anak mereka. Salah satunya diungkapkan oleh Firliyanti, warga Sidopekso, yang mengikutsertakan anak keduanya yang masih berusia 5 tahun.

Firliyanti mengaku merasa bangga sekaligus sangat terbantu dengan adanya bakti sosial yang diselenggarakan oleh RS Graha Sehat Kraksaan ini. Menurutnya, pelayanan yang diberikan sangat memuaskan, ditambah lagi dengan penggunaan metode modern dan tim medis yang berkompeten.

“Pastinya bangga dari Rumah Sakit Graha Sehat Kraksaan diadakan seperti ini, apalagi metodenya baik, laser, bagus dari spesialisnya langsung,” ujar Firliyanti saat ditemui di lokasi acara.

Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak rumah sakit atas pelayanan prima yang telah diberikan. Senada dengan harapan pihak manajemen rumah sakit, Firliyanti juga berharap agar kegiatan sosial semacam ini bisa terus dipertahankan secara rutin pada tahun-tahun berikutnya.

“Harapannya diadakannya setiap tahun mungkin, karena memang bagus… pelayanan dari Graha Sehat-nya juga sangat bagus, jadi bagus untuk dilaksanakan setiap tahun. Sangat berterima kasih,” pungkasnya.

Melalui sinergi tanggapan positif dari masyarakat dan komitmen pihak rumah sakit, RS Graha Sehat berharap dapat terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada aspek medis, tetapi juga konsisten memberikan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

RS Rizani Teken MoU dengan FIKIA UNAIR Banyuwangi, Perkuat Riset dan Layanan Medis

Probolinggo, Berdampak.net – Rumah Sakit Rizani resmi menjalin kerja sama dengan Fakultas Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kolaborasi ini ditujukan untuk meningkatkan mutu pelayanan medis serta memperkuat pendidikan dan riset kesehatan.

Penandatanganan MoU juga menjadi komitmen bersama dalam pengembangan kompetensi tenaga medis. Pihak RS Rizani berharap kemitraan ini membuka ruang kolaborasi ilmiah dan riset yang berkelanjutan, sekaligus mendorong inovasi layanan medis yang berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, FIKIA UNAIR menyambut kerja sama ini sebagai wadah integrasi antara teori akademik dan praktik klinis. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lewat program edukasi berkelanjutan, serta peningkatan kualitas layanan yang sejalan dengan kebutuhan layanan kesehatan di lapangan.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, RS Rizani dan UNAIR Banyuwangi menargetkan lahirnya program-program yang mendukung penguatan riset dan layanan medis, termasuk kegiatan akademik, pelatihan, serta pengembangan inovasi dalam bidang kesehatan. (fj)

MUI Kota Probolinggo dan Dinkes Gelar Cek Kesehatan Bagi Ulama

Probolinggo, Berdampak.net – Kesehatan merupakan modal penting dalam menjalankan pengabdian kepada umat dan bangsa. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan para ulama dan cendekiawan Muslim, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Probolinggo menyelenggarakan Program Cek Kesehatan Gratis yang dilaksanakan pada Rabu, 3 Juni 2026, bertempat di Sekretariat MUI Kota Probolinggo.

Kegiatan ini diikuti oleh para ulama dan cendekiawan Muslim yang tergabung dalam kepengurusan MUI Kota Probolinggo dan MUI Kecamatan se-Kota Probolinggo. Program ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis.

Adapun pemeriksaan yang diberikan meliputi pemeriksaan kadar gula darah, tekanan darah, kolesterol, serta IKG. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai risiko gangguan kesehatan sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan dan penanganan yang tepat.

Ketua MUI Kota Probolinggo Prof. Dr. KH. Muhammad Sulthon, MA. menyampaikan bahwa para ulama memiliki peran strategis dalam membimbing umat dan menjaga harmoni kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, kesehatan para ulama perlu mendapatkan perhatian bersama.

“Sehat adalah ikhtiar, dan menjaga kesehatan adalah bagian dari amanah. Melalui kegiatan ini, kami berharap para ulama dan cendekiawan Muslim dapat terus menjaga kesehatan sehingga mampu menjalankan tugas-tugas keumatan secara optimal,” ujar Kyai Sulthon.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Probolinggo dr. Intan Sudarmadi, Sp.S. menyambut baik sinergi dengan MUI Kota Probolinggo dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi para tokoh agama.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya, jelas dokter Intan.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme peserta yang berjumlah 75 orang. Selain mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, para peserta juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Melalui program ini, MUI Kota Probolinggo dan Dinas Kesehatan Kota Probolinggo menegaskan komitmen bersama untuk terus menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi para ulama sebagai penjaga moral, pembimbing umat, dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, harmonis, dan sejahtera.

“Ulama Sehat, Umat Kuat; Menjaga Kesehatan adalah Menjaga Amanah.”

RS Graha Sehat Gelar Bakti Sosial Skrining dan USG Ibu Hamil di Pendopo Kecamatan Kraksaan

Probolinggo, Berdampak.net – Rumah Sakit Graha Sehat kembali menghadirkan pelayanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan bakti sosial pemeriksaan ibu hamil yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Kraksaan. Kegiatan ini meliputi skrining kesehatan kehamilan, penyuluhan, serta pemeriksaan ultrasonografi (USG) sebagai bagian dari upaya deteksi dini risiko kehamilan dan peningkatan literasi kesehatan ibu.

Program ini mendapat dukungan pemerintah kecamatan setempat. Camat Kraksaan, Puja Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan tenaga kesehatan dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena pelayanan kesehatan ibu hamil merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas generasi masa depan. Kehadiran RS Graha Sehat di tengah masyarakat seperti ini sangat membantu, terutama bagi warga yang membutuhkan akses pemeriksaan dan edukasi kesehatan secara langsung,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Direktur RS Graha Sehat, dr. Rizky Pramudya, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperkuat layanan promotif dan preventif.

“Bakti sosial ini bukan hanya pemeriksaan sesaat, tetapi bagian dari pendekatan berkelanjutan untuk memastikan ibu hamil memahami kondisi kesehatannya sejak dini. Melalui skrining dan edukasi, kami berharap dapat mendorong kontrol kehamilan yang rutin dan tepat waktu,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta menjalani pemeriksaan awal seperti pengukuran tekanan darah, evaluasi kondisi umum, hingga pemeriksaan USG untuk melihat perkembangan janin. Spesialis obstetri dan ginekologi RS Graha Sehat, dr. Vincentius Edwin Pradana, Sp.OG, menekankan pentingnya pemantauan berkala selama masa kehamilan.

“Pemeriksaan rutin memungkinkan tenaga medis mengidentifikasi potensi risiko lebih awal. Dengan skrining yang tepat, kita dapat melakukan intervensi yang diperlukan sehingga kesehatan ibu dan janin tetap terjaga,” ungkapnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi ibu hamil yang mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi hari. Selain layanan pemeriksaan, sesi penyuluhan juga memberikan pemahaman tentang gizi kehamilan, tanda bahaya kehamilan, serta pentingnya kesiapan persalinan.

Melalui kegiatan ini, RS Graha Sehat menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan kuratif, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kesadaran kesehatan secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Probolinggo. (rh)