RS Rizani Teken MoU dengan FIKIA UNAIR Banyuwangi, Perkuat Riset dan Layanan Medis

Probolinggo, Berdampak.net – Rumah Sakit Rizani resmi menjalin kerja sama dengan Fakultas Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kolaborasi ini ditujukan untuk meningkatkan mutu pelayanan medis serta memperkuat pendidikan dan riset kesehatan.

Penandatanganan MoU juga menjadi komitmen bersama dalam pengembangan kompetensi tenaga medis. Pihak RS Rizani berharap kemitraan ini membuka ruang kolaborasi ilmiah dan riset yang berkelanjutan, sekaligus mendorong inovasi layanan medis yang berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, FIKIA UNAIR menyambut kerja sama ini sebagai wadah integrasi antara teori akademik dan praktik klinis. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lewat program edukasi berkelanjutan, serta peningkatan kualitas layanan yang sejalan dengan kebutuhan layanan kesehatan di lapangan.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, RS Rizani dan UNAIR Banyuwangi menargetkan lahirnya program-program yang mendukung penguatan riset dan layanan medis, termasuk kegiatan akademik, pelatihan, serta pengembangan inovasi dalam bidang kesehatan. (fj)

MUI Kota Probolinggo dan Dinkes Gelar Cek Kesehatan Bagi Ulama

Probolinggo, Berdampak.net – Kesehatan merupakan modal penting dalam menjalankan pengabdian kepada umat dan bangsa. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan para ulama dan cendekiawan Muslim, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Probolinggo menyelenggarakan Program Cek Kesehatan Gratis yang dilaksanakan pada Rabu, 3 Juni 2026, bertempat di Sekretariat MUI Kota Probolinggo.

Kegiatan ini diikuti oleh para ulama dan cendekiawan Muslim yang tergabung dalam kepengurusan MUI Kota Probolinggo dan MUI Kecamatan se-Kota Probolinggo. Program ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis.

Adapun pemeriksaan yang diberikan meliputi pemeriksaan kadar gula darah, tekanan darah, kolesterol, serta IKG. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai risiko gangguan kesehatan sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan dan penanganan yang tepat.

Ketua MUI Kota Probolinggo Prof. Dr. KH. Muhammad Sulthon, MA. menyampaikan bahwa para ulama memiliki peran strategis dalam membimbing umat dan menjaga harmoni kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, kesehatan para ulama perlu mendapatkan perhatian bersama.

“Sehat adalah ikhtiar, dan menjaga kesehatan adalah bagian dari amanah. Melalui kegiatan ini, kami berharap para ulama dan cendekiawan Muslim dapat terus menjaga kesehatan sehingga mampu menjalankan tugas-tugas keumatan secara optimal,” ujar Kyai Sulthon.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Probolinggo dr. Intan Sudarmadi, Sp.S. menyambut baik sinergi dengan MUI Kota Probolinggo dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi para tokoh agama.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya, jelas dokter Intan.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme peserta yang berjumlah 75 orang. Selain mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, para peserta juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Melalui program ini, MUI Kota Probolinggo dan Dinas Kesehatan Kota Probolinggo menegaskan komitmen bersama untuk terus menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi para ulama sebagai penjaga moral, pembimbing umat, dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, harmonis, dan sejahtera.

“Ulama Sehat, Umat Kuat; Menjaga Kesehatan adalah Menjaga Amanah.”

RS Graha Sehat Gelar Bakti Sosial Skrining dan USG Ibu Hamil di Pendopo Kecamatan Kraksaan

Probolinggo, Berdampak.net – Rumah Sakit Graha Sehat kembali menghadirkan pelayanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan bakti sosial pemeriksaan ibu hamil yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Kraksaan. Kegiatan ini meliputi skrining kesehatan kehamilan, penyuluhan, serta pemeriksaan ultrasonografi (USG) sebagai bagian dari upaya deteksi dini risiko kehamilan dan peningkatan literasi kesehatan ibu.

Program ini mendapat dukungan pemerintah kecamatan setempat. Camat Kraksaan, Puja Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan tenaga kesehatan dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena pelayanan kesehatan ibu hamil merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas generasi masa depan. Kehadiran RS Graha Sehat di tengah masyarakat seperti ini sangat membantu, terutama bagi warga yang membutuhkan akses pemeriksaan dan edukasi kesehatan secara langsung,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Direktur RS Graha Sehat, dr. Rizky Pramudya, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperkuat layanan promotif dan preventif.

“Bakti sosial ini bukan hanya pemeriksaan sesaat, tetapi bagian dari pendekatan berkelanjutan untuk memastikan ibu hamil memahami kondisi kesehatannya sejak dini. Melalui skrining dan edukasi, kami berharap dapat mendorong kontrol kehamilan yang rutin dan tepat waktu,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta menjalani pemeriksaan awal seperti pengukuran tekanan darah, evaluasi kondisi umum, hingga pemeriksaan USG untuk melihat perkembangan janin. Spesialis obstetri dan ginekologi RS Graha Sehat, dr. Vincentius Edwin Pradana, Sp.OG, menekankan pentingnya pemantauan berkala selama masa kehamilan.

“Pemeriksaan rutin memungkinkan tenaga medis mengidentifikasi potensi risiko lebih awal. Dengan skrining yang tepat, kita dapat melakukan intervensi yang diperlukan sehingga kesehatan ibu dan janin tetap terjaga,” ungkapnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi ibu hamil yang mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi hari. Selain layanan pemeriksaan, sesi penyuluhan juga memberikan pemahaman tentang gizi kehamilan, tanda bahaya kehamilan, serta pentingnya kesiapan persalinan.

Melalui kegiatan ini, RS Graha Sehat menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan kuratif, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kesadaran kesehatan secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Probolinggo. (rh)

Perkuat Kesehatan Remaja, Santriwati Nurul Jadid Ikuti Sarasehan Hari Gizi Nasional

Probolinggo, Berdampak.net – Klinik Azzainiyah Pondok Pesantren Nurul Jadid bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo menggelar sarasehan kesehatan remaja dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Haul Masyayikh dan Hari Lahir (Harlah) ke-77 Pondok Pesantren Nurul Jadid. Sarasehan berlangsung di Aula 1 Pesantren Nurul Jadid, Selasa (20/01/2026), dengan diikuti 200 santriwati.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran santriwati akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran fisik sejak usia remaja sebagai penunjang utama aktivitas belajar di lingkungan pesantren. Edukasi kesehatan dinilai penting untuk membentuk pola hidup sehat yang berkelanjutan di kalangan santri.

Kasubbag Humas dan Infokom Pondok Pesantren Nurul Jadid, Ponirin Mika, menyampaikan bahwa kesehatan merupakan nikmat besar yang harus dijaga oleh setiap santri. Menurutnya, kondisi fisik yang sehat akan melahirkan semangat belajar yang tinggi dan mendukung keberhasilan pendidikan di pesantren.

Materi sarasehan disampaikan oleh dr. Moh. Reza yang menyoroti tantangan kesehatan di usia remaja, sekaligus pentingnya penerapan pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang. Ia menegaskan bahwa kesehatan memiliki pengaruh langsung terhadap konsentrasi, produktivitas, dan kualitas belajar santriwati.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Sri Wahyu Utami, menekankan pentingnya edukasi kesehatan remaja, termasuk kesehatan reproduksi, di lingkungan pesantren. Ia juga mendorong para santriwati untuk memprioritaskan pendidikan dan menyiapkan masa depan secara matang.

Pondok Pesantren Nurul Jadid berharap para santriwati tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya kesehatan dan gizi seimbang sebagai bekal menuntut ilmu dan berkontribusi bagi masyarakat.

RS Graha Sehat Raih Penghargaan Wajib Retribusi Terbaik Tahun 2025 dari Pemkab Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Rumah Sakit Graha Sehat (RSGS) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang kegiatan “Happy Walk SAE Tahun 2026” yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo, RS Graha Sehat menerima Piagam Penghargaan sebagai Wajib Retribusi Terbaik Kategori Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tahun Anggaran 2025.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi aktif dan keteladanan RS Graha Sehat dalam memenuhi kewajiban retribusi pelayanan persampahan secara tertib, patuh, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Probolinggo.

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam rangkaian acara “Happy Walk SAE 2026”, yang juga dirangkaikan dengan sosialisasi pengelolaan sampah berkelanjutan, penandatanganan komitmen bersama, serta penyerahan bantuan sarana pengelolaan sampah kepada desa-desa. Acara ini dipimpin langsung oleh Bupati Probolinggo dan dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, instansi vertikal, dunia usaha, serta masyarakat.

Manajemen RS Graha Sehat menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran rumah sakit dalam menjalankan prinsip tata kelola yang taat regulasi, transparan, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan administratif, tetapi menjadi pengingat bahwa rumah sakit tidak hanya bertanggung jawab pada pelayanan kesehatan, melainkan juga memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung kebijakan daerah. Kami berkomitmen untuk terus menjadi institusi yang patuh, beretika, dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujar perwakilan manajemen RS Graha Sehat.

Dengan diraihnya penghargaan ini, RS Graha Sehat menegaskan posisinya sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak hanya unggul dalam layanan medis, tetapi juga konsisten dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam pengelolaan lingkungan dan pelayanan publik yang berkelanjutan. (rh)

KSR PMI Universitas Nurul Jadid Berpartisipasi Pengamanan Pos PAM Nataru 2025–2026

Probolinggo, Berdampak.net – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, (KSR) PMI Unit Universitas Nurul Jadid turut ambil bagian dalam kegiatan penjagaan Pos Pengamanan (Pos PAM) Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik strategis, yakni Pos PAM Paiton, Pos PAM Kraksaan, dan Pos PAM Gending, dengan melibatkan sinergi bersama Polres Probolinggo, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.

Dalam pelaksanaannya, relawan KSR PMI Universitas Nurul Jadid memberikan pelayanan pertolongan pertama, pemantauan kondisi kesehatan petugas dan masyarakat, serta kesiapsiagaan medis bagi para pengguna jalan selama masa libur Nataru.

Komandan KSR PMI Universitas Nurul Jadid, Raihan, menyampaikan bahwa keterlibatan relawan dalam pengamanan Pos PAM Nataru merupakan bentuk komitmen kemanusiaan dan pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat.

“Kami siap bersinergi dan berkontribusi aktif dalam menjaga keselamatan serta memberikan pelayanan kesehatan dasar selama arus Natal dan Tahun Baru berlangsung,” ujar Raihan.

Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Probolinggo dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.