IKA-UB Probolinggo Raya Luncurkan Buku Bunga Rampai: Kado Peringatan Satu Tahun Pemerintahan Walikota Probolinggo
Probolinggo, Berdampak.net – Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA-UB) Cabang Probolinggo Raya menggelar soft-launching Buku Bunga Rampai Pemikiran Alumni UB dan seminar peringatan Satu Tahun Kepemimpinan Walikota-Wakil Walikota Probolinggo pada hari Sabtu (14/2) di Hallroom Sumber Hidup, Kota Probolinggo.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Walikota Probolinggo, Forkopimda, Pj.Sekda, para kepala OPD, pimpinan ormas keagamaan, pimpinan organisasi kepemudaan, serta keluarga besar alumni UB di wilayah Probolinggo.
Dalam sambutannya, Walikota Probolinggo Dokter Aminuddin memberikan apresiasi dan pujian kepada IKA-UB Probolinggo Raya. “Saya mengapresiasi dan merasa bangga atas apa yang dilakukan IKA-UB Probolinggo Raya. Buku bunga rampai pemikiran alumni UB ini bisa menjadi kompas tambahan untuk menyempurnakan arah pembangunan dan langkah pemerintah kota di tahun-tahun mendatang,” ujar Walikota Probolinggo Dokter Aminuddin.
Selain meluncurkan Buku Bunga Rampai, IKA-UB Probolinggo juga menayangkan video catatan-catatan prestasi Pemerintah Kota Probolinggo selama setahun. Video dikemas secara apik dengan narasi yang informatif.
Ketua Umum IKA-UB Probolinggo Tri Septa Agung Pamungkas mengatakan, peluncuran buku bunga rampai yang bertajuk Kolaborasi Membangun Kota Probolinggo ini merupakan ‘kado intelektual’ dalam momen peringatan Satu Tahun Pemerintahan Walikota-Wakil Walikota Probolinggo.
“Harapan kami, buku ini bisa menjadi smart guidance dan policy brief dalam program tahunan pemerintah kota Probolinggo. Karena buku ini berisi kompilasi pemikiran dari para ahli dengan spektrum keilmuan yang beragam,” kata Tri Septa Agung Pamungkas.
Dalam seminar peringatan Satu Tahun Kepemimpinan Walikota terdapat dua sesi tema pembahasan. Sebelum seminar, diawali dengan pembuka dari narasumber utama Redy Eko Prastyo, seorang akademisi UB, budayawan, dan peraih Alumni UB Award 2024. Sesi pertama seminar mengangkat tema ‘Pendidikan dan Ekonomi Kreatif’ dengan para pembicara diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo Siti Romlah, entrepreneur F&B Abdul Kholiq, dan perwakilan Bank Jatim Kota Probolinggo.
Sedangkan, di sesi kedua seminar mengusung tema ‘Sinergi Pangan dan Papan’ menghadirkan narasumber Kepala Dinas Ketahanan Pangan & Pertanian Fitriawati Jufri, Kepala Dinas PU Setiorini Sayekti, Plt Kepala Dinas Kominfo Lucia Aries Yulianti, dan developer sekaligus notaris profesional Djoko Purnomo.
“Bagi kami kontribusi terbesar komunitas intelektual diukur sejauh mana mereka mampu mentransformasi teori menjadi solusi praktis di tengah masyarakat. Mari kita jadikan Kota Probolinggo sebagai teladan kota yang pembangunannya didorong kuat oleh kerja-kerja intelektual dan kolaborasi pentahelix, yaitu Pemerintah, Swasta, Akademisi, Komunitas, dan Media,” tutup Tri Septa Agung.