Meski Baru Dibentuk, DPK APINDO Kabupaten Probolinggo, Peringkat 5 Terbaik Keaktifan dan Kinerja Organisasi se-Jatim

Batu, Berdampak.net – Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Probolinggo berhasil meraih peringkat lima terbaik tingkat Jawa Timur dalam ajang Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) APINDO Jawa Timur tahun 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan dan kinerja forum DPK di tingkat kabupaten/kota, di mana Probolinggo dinilai mampu menunjukkan progres signifikan dalam waktu yang relatif singkat.

Adapun peringkat terbaik diraih oleh:

  1. Kabupaten Gresik
  2. Kota Mojokerto
  3. ⁠Kota Sidoarjo
  4. Kota Malang
  5. Kabupaten Probolinggo

Yang menarik, DPK APINDO Kabupaten Probolinggo termasuk organisasi yang masih tergolong baru, dengan usia kepengurusan sekitar 2–3 tahun. Meski demikian, keberadaannya langsung mendapat perhatian karena dinilai mampu bergerak cepat, aktif, dan memberikan dampak nyata bagi dunia usaha di daerah.

Ketua DPP APINDO Jawa Timur, Eddy Widjanarko, bahkan menyoroti capaian tersebut sebagai salah satu yang paling menarik dalam forum.

“Yang menjadi sorotan saya justru bukan peringkat 1 sampai 4, karena itu memang sudah sangat wajar dengan capaian mereka. Tapi Kabupaten Probolinggo, yang baru dilantik sekitar 2–3 tahun lalu, justru menunjukkan progres yang sangat cepat. Ini bukti bahwa organisasi yang dikelola dengan komitmen, kolaborasi, dan kerja nyata bisa langsung memberikan dampak,” ujarnya.

Ketua DPK APINDO Kabupaten Probolinggo Rochman Hidayat menyampaikan bahwa capaian ini bukan semata soal peringkat, melainkan hasil dari komitmen bersama seluruh pengurus dan anggota dalam membangun organisasi yang lebih hidup, kolaboratif, dan relevan.

“Kami menyadari masih banyak yang perlu dibenahi, namun penghargaan ini menjadi motivasi bahwa arah yang kami tempuh sudah tepat. Kami akan terus memperkuat peran APINDO di daerah agar benar-benar memberi manfaat bagi pelaku usaha,” ujarnya.

Selama ini, DPK APINDO Kabupaten Probolinggo aktif mendorong berbagai program yang berfokus pada:

  • Penguatan jejaring antar pengusaha
  • Peningkatan kualitas SDM
  • Kolaborasi dengan stakeholder daerah bahkan regional , nasional dan international seperti ILO
  • Serta advokasi isu-isu dunia usaha

Ke depan, DPK APINDO Kabupaten Probolinggo menargetkan tidak hanya meningkatkan peringkat, tetapi juga memperkuat perannya sebagai motor penggerak dunia usaha di tingkat daerah.

Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti bahwa organisasi yang relatif baru pun mampu menunjukkan kinerja optimal apabila didukung oleh kepemimpinan yang solid, kolaborasi yang kuat, serta program kerja yang tepat sasaran. (fj)

Kunjungan Konjen Tiongkok ke APINDO Jatim Perkuat Peluang Kerja Sama Investasi

Probolinggo, Berdampak.net – Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya, Mr. Ye Su melakukan kunjungan resmi ke Kantor DPP APINDO Jawa Timur. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka dialog strategis terkait peluang kerja sama investasi antara Tiongkok dan pelaku usaha di Jawa Timur. Kamis (09/04/2026).

Rombongan Konsul Jenderal disambut oleh Ketua APINDO Jawa Timur, Bapak Eddy Widjanarko, bersama jajaran pengurus. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif, membahas sejumlah agenda penting yang diyakini dapat mendorong kolaborasi ekonomi kedua pihak.

Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak menyampaikan berbagai peluang kerja sama, di antaranya akses pasar Tiongkok bagi komoditas Indonesia, serta dukungan terhadap iklim investasi yang kondusif. APINDO juga menyoroti pentingnya kolaborasi sektor manufaktur melalui strategi yang dikenal sebagai Made in China, sebagai landasan untuk memperkuat rantai produksi dan peluang kemitraan industri.

Selain itu, turut dibahas pula rencana pembukaan rute penerbangan langsung Surabaya–Tiongkok yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas bisnis, mempermudah koordinasi kerja sama, serta mempercepat aktivitas investasi dan perdagangan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan kerja sama yang diharapkan terus berkembang ke depannya. (rh)