Santap Kuliner Lezat tapi Murah Ala Hotel di Hutan Kota Kraksaan

PROBOLINGGO, Bersampak.net – Hutan Kota Kraksaan kini siap menyambut pengunjung yang ingin merayakan libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dengan berbagai daya tarik.

Terdapat delapan booth UMKM yang menyajikan beragam kuliner lezat, mulai dari soto Lamongan, batagor, bakso taichan, sego sambel, nasi kuning, hingga ayam geprek.

Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati minuman segar seperti es teler durian, es blewah, semangka, es puding, dan es mojito, yang semuanya menggugah selera.

Rochman Hidayat, Human Resource Manager PT POMI PLTU Paiton yang sering menghabiskan akhir pekannya di Hutan Kota Kraksaan, mengungkapkan bahwa lokasi ini merupakan pilihan tepat untuk menikmati udara segar di tengah polusi perkotaan.

“Sambil menghirup udara segar, kita juga bisa menikmati jajanan kuliner yang beragam,” kata Rochman pada Sabtu (14/12/2024).

Ketika berkunjung, ia langsung menyantap soto Lamongan dan ayam geprek khas Kota Kraksaan yang pedasnya sangat menggugah selera.

Jamal, pengunjung lainnya, kini tak pusing lagi untuk berlibur. Cukup mencicipi kuliner di Hutan Kota Kraksaan dan berbenal uang Rp 100.000, dia bersama istri dan anaknya bisa menikmati kuliner lezat ala hotel.

“Enak makanan dan minumannya. Seperti di hotel,” tukas Jamal.

Hutan Kota Kraksaan sebelumnya kumuh, kotor, dan dipenuhi semak belukar. Namun kini, tempat ini telah menjelma menjadi lokasi hiburan dan rekreasi keluarga yang nyaman, setelah disentuh Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto.

POMI melengkapi fasilitas di Hutan Kota Kraksaan selain delapan booth UMKM dengan puluhan pilihan kuliner, juga fasilitas jogging track, meja dan kursi yang nyaman, aula, toilet, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Dengan semua fasilitas yang tersedia, Hutan Kota Kraksaan siap menjadi destinasi ideal untuk bersantai dan menikmati waktu bersama keluarga dan teman-teman. (fiq)

Jembatan Pajarakan Diperbaiki, Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo Nyaris Tak Bergerak

Probolinggo, Berdampak.net – Kemacetan panjang terjadi di sekitar wilayah Jembatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, akibat perbaikan yang berlangsung mulai hari ini hingga 15 Desember 2024. Sistem buka-tutup arus lalu lintas diberlakukan atas dasar diskresi kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih parah, Rabu (10/12/2024).

Proyek ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jembatan, yang menjadi jalur utama penghubung sisi timur dan barat wilayah. Namun, pekerjaan konstruksi telah menyebabkan kepadatan kendaraan yang signifikan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Pihak Satlantas Polres Probolinggo menyarankan pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari antrean panjang.

“Kami juga mengimbau pengemudi untuk tetap bersabar dan mematuhi aturan lalu lintas demi kelancaran bersama,” ujar seorang petugas di lokasi.

Pengendara yang terpaksa melewati jalur tersebut mengeluhkan waktu tempuh yang meningkat hingga tiga kali lipat dari waktu normal. (fjr)

HMI Cabang Probolinggo Resmi Dilantik, Ini Harapan Ketum yang Baru

Probolinggo, Berdampak.net – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Probolinggo Periode 2024-2025 resmi dilantik. Pelatikan tersebut dilaksanakan di ruang Tengger Kantor Bupati Probolinggo. Selasa (10/12/2024).

Dalam waktu yang hampir bersamaan pula, Ketua Umum HMI Cabang Probolinggo juga melantik Korps HMI-Wati (Kohati), dan Badan Pengelola Latihan (BPL) Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Probolinggo.

Imam Suyuti Ketua Umum HMI Cabang Probolinggo dalam sambutannya mengatakan, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) pada suatu daerah merupakan salah satu poin penting dalam pembangunan daerah.

“Dalam rangka melakukan pembangunan di suatu daerah tidak hanya sebatas pembangunan secara fisik, namun pembangunan SDM sangat penting untuk menopang pembangunan daerah terkhususnya Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Dalam satu periode kepengurusannya itu, ia akan fokus dalam membangun sumberdaya manusia di Kabupaten dan Kota Probolinggo.

“Oleh karena itu dalam satu periode kedepan HMI Cabang Probolinggo akan fokus membangun sumberdaya manusia yang mempuni, yang akan diwujudkan dengan program-program kerja kami kedepan, tentunya berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo pada khususnya,” katanya. (fiq)

Rumput Laut, Emas Hijau yang Mengubah Kehidupan Pesisir

Berdampak.net – Rumput laut telah lama dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan dari laut. Disebut sebagai “emas hijau,” tanaman ini tidak hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang luar biasa besar. Dari skala rumah tangga hingga industri besar, rumput laut mampu diolah menjadi berbagai produk bernilai tinggi yang menjadikannya primadona bagi banyak kalangan.

Sebagai bahan baku, rumput laut menawarkan fleksibilitas yang luar biasa. Di tingkat lokal, rumput laut sering diolah menjadi produk sederhana seperti jus, es rumput laut, kerupuk, hingga camilan khas lainnya. Rasanya yang khas dan manfaat kesehatannya menjadikan produk-produk ini diminati oleh masyarakat luas. Di tingkat industri, rumput laut memiliki peran penting dalam pembuatan permen, jelly, hingga bahan farmasi seperti suplemen dan obat-obatan. Bahkan, dalam dunia kecantikan, rumput laut menjadi bahan utama dalam produk perawatan kulit karena kandungan nutrisinya yang tinggi.

Keunggulan utama rumput laut terletak pada waktu panennya yang singkat, yaitu hanya sekitar 40 hari. Kondisi ini memungkinkan para petani untuk melakukan panen secara berkala sepanjang tahun. Dengan teknik budidaya yang sederhana dan tidak membutuhkan lahan darat yang luas, rumput laut menjadi salah satu komoditas yang sangat potensial bagi masyarakat pesisir.

Di banyak daerah pesisir Indonesia, budidaya rumput laut telah menjadi sumber penghidupan utama. Tidak hanya menyediakan lapangan kerja, kegiatan ini juga memberdayakan masyarakat untuk mengembangkan ekonomi lokal. Beberapa kelompok masyarakat bahkan telah berhasil membentuk koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) yang fokus pada pengolahan produk turunan rumput laut. Hasilnya, mereka tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal tetapi juga menembus pasar internasional.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta, menjadi faktor penting dalam pengembangan industri rumput laut. Pemerintah dapat memberikan pelatihan dan bantuan teknologi kepada para petani, sementara sektor swasta berperan dalam memperluas akses pasar dan membuka peluang ekspor. Sinergi ini akan memastikan bahwa potensi rumput laut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Rumput laut tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Sebagai tanaman yang tumbuh di laut, rumput laut membantu menjaga ekosistem pesisir, menyerap karbon dioksida, dan menyediakan habitat bagi berbagai biota laut. Dengan pengelolaan yang baik, rumput laut dapat menjadi salah satu solusi dalam menghadapi tantangan lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.

Potensi rumput laut sebagai “emas hijau” kini semakin diakui di berbagai kalangan. Keanekaragaman produk turunan, waktu panen yang singkat, dan manfaat ekologisnya menjadikan rumput laut sebagai komoditas strategis yang mampu mengubah kehidupan masyarakat pesisir. Jika dikelola dengan baik, rumput laut bukan hanya menjadi simbol kemakmuran tetapi juga keberlanjutan di masa depan.
In frame
Ketut Gunada Divisi Sumber Daya Rumput Laut PT SEA6 INDONESIA

IKMKKS Sukses Gelar Masa Keakraban (Makrab) di Klurak Eco Park

Probolinggo, Berdampak.net- Ikatan Keluarga Mahasiswa Kepulauan Kangean Sidoarjo (IKMKKS) sukses menggelar acara Masa Keakraban (Makrab) pada Sabtu malam, 7 Desember 2024, di Klurak Eco Park, Perkemahan Pacet, Mojokerto. Acara yang mengusung tema “Eratkan Persaudaraan dan Satukan Perbedaan Guna Membangun Kekeluargaan di Negeri Perantauan” ini dihadiri oleh mahasiswa baru angkatan 2024.

Ketua pelaksana, Moh. Nurul, menyampaikan pesan penting kepada peserta Makrab untuk selalu aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan kampus maupun di luar kampus guna mengasah keterampilan dan wawasan yang lebih luas. “Jadilah mahasiswa yang tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga aktif di berbagai kegiatan,” ujarnya.

Ketua IKMKKS, Abd Aziz, menambahkan bahwa Makrab ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa baru serta memberikan pemahaman lebih dalam tentang kehidupan seorang mahasiswa. “Saya berharap mahasiswa baru dapat mengenal satu sama lain dan memahami pentingnya organisasi dalam kehidupan mereka,” ujar Aziz.

Selain itu, acara ini juga melibatkan tiga pemateri yang memberikan wawasan tentang keorganisasian dan pengembangan sumber daya manusia, memberikan pengetahuan berharga bagi peserta Makrab. Dengan suksesnya acara ini, diharapkan mahasiswa baru dapat termotivasi untuk berkarya di bidang masing-masing dengan akhlakul karimah. (pm)

AMANAH Menang di Pilwali Probolinggo 2024: Unggul di Tiga Kecamatan

Probolinggo, Berdampak.net – Pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Dokter Aminuddin dan Ina Buchori, yang dikenal dengan akronim AMANAH, mencatat kemenangan dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Probolinggo 2024. Berdasarkan hitung internal tim pemenangan, pasangan ini unggul dengan perolehan suara terbanyak, yakni 53.228 suara atau 39,18 persen dari total suara sah.

Rekapitulasi suara menunjukkan bahwa AMANAH berhasil menguasai tiga kecamatan utama, mengungguli paslon petahana Habib Hadi Zainal Abidin-Zainal Arifin yang memperoleh 50.637 suara (37,27 persen). Paslon lainnya, Fernanda Zulkarnain-Abdullah Zabut dan Sri Setyo Pertiwi-M. Rachman, masing-masing berada di posisi ketiga dan keempat dengan perolehan suara 22,34 persen dan 1,21 persen.

Dalam pidatonya, Dokter Aminuddin menyatakan bahwa kemenangan ini adalah milik seluruh warga Kota Probolinggo. “Saatnya kita bersatu membangun kota ini bersama-sama,” ujarnya, seraya mengimbau pendukungnya untuk tetap menjaga kesantunan selama menunggu pengumuman resmi dari KPU.

Dari total 179.434 pemilih yang terdaftar, tingkat partisipasi mencapai 75,72 persen, menunjukkan antusiasme warga dalam memilih pemimpin baru untuk masa depan Probolinggo.