Kolaborasi Safari Dakwah Ramadan MUI Kabupaten Probolinggo, Baznas dan DMI

Proboinggo, Berdampak.net – MUI Kabupaten Probolinggo bareng Baznas Kabupaten Probolinggo dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan “Safari Dakwah Ramadan”. Kegiatan ini menyasar lima masjid di jalur Pantura Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan pertama bertempat di masjid Baitis Salam, jalan raya Pantura Desa Karanganyar, Paiton, Ahad (23/3/2025). Safari Dakwah Ramadan dilaksanakan usai salat Tarawih dan Witir.

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, KH Ahmad Muzamil, mengatakan bahwa kegiatan ini sinergi tiga organisasi sekaligus. “Kegiatannya kami kemas dalam Safari Dakwah Ramadan,” katanya.

Safari Ramadan tahun ini, lanjutnya, menyasar masjid-masjid yang ada di jalur Pantura Kabupaten Probolinggo. “Tahun ini lima masjid, mulai dari Paiton sampai Tongas,” ujarnya.

Selain menyampaikan dakwah terkait bulan Ramadan, MUI, Baznas dan DMI juga menyalurkan paket zakat dan sembako yang dikelola oleh Baznas Kabupaten Probolinggo. Total ada 50 paket yang diselurkan kepada jemaah masjid Baitis Salam.

Ketua DMI sekaligus Ketua Komisi Dakwah MUI Kabupaten Probolinggo Ustaz Ahmad Barzan, memberikan zakat. (Foto: Admin)
Kiai Muzamil menyampaikan bahwa zakat tersebut merupakan hasil pengumpulan dari para ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo. Sampai Jumat (21/3/2025), total zakat yang terkumpul sebanyak 8160. “Sementara untuk paket sembako hasil dari pengumpulan sodaqoh Baznas,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DMI Kabupaten Probolinggo Ustaz Ahmad Barzan menyampaikan terima kasih atas sinergi MUI, Baznas dan DMI. “Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat,” katanya. (don)

GP Ansor Kraksaan Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an

Probolinggo, Berdampak.net – Ribuan jamaah , warga dan Forkopimda mengikuti peringatan Nuzulul Quran di Alun-Alun Kota Kraksaan, Sabtu (22/3/2025). Momen paling penting di tengah perjalanan ibadah puasa, setiap 17 Ramadhan dan Sekaligus mengenang turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW itu digelar oleh GP Ansor Jawa Timur bersama Majelis Dzikir dan Shalawat Syubbanul Muslimin.  Memimpin langsung lantunan sholawat oleh KH Hafidzul Hakiem Noer, yang juga menjabat sebagai Bendahara PW MDS Rijalul Ansor Jawa Timur.

Ribuan jamaah dari berbagai daerah hadir termasuk Bupati Probolinggo, Mohammad Haris (Gus Haris); Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ serta Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana; Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safri, bersama jajaran pengurus larut dalam lantunan dzikir dan shalawat. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang peringatan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat Ukhuwah Islamiyah antara warga di kabupaten Probolinggo dengan semua elemen.

Bupati Probolinggo, Gus Haris mengapresiasi penyelenggaraan peringatan Nuzulul Qur’an oleh GP Ansor Jawa Timur dan memilih digelar di Kabupaten Probolinggo dan bagian yang tidak terpisahkan dari visi gus haris dan RA Fahmi membangun Kabupaten Probolinggo dengan nafas Qur’ani. Dengan adanya kegiatan keagamaan seperti ini, tidak hanya infrastrukturnya yang maju, tetapi hati masyarakatnya juga dekat dengan nilai-nilai Islam. (rh)

Ra Fahmi AHZ Hadiri Baksos Khitan Massal PC LKNU bersama Baznas Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ menghadiri pelaksanaan baksos khitan masal yang merupakan program kerja PC LKNU bersama Baznas dan dukungan IDI, PPNI serta Ikatan Alumni Fikes UMM Malang. RA Fahmi juga menyampaikan apresi dan Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam hal penanganan masalah kesehatan di Kabupaten Probolinggo. Wabup Ra Fahmi juga berharap kepada LKNU dan seluruh pihak juga berharap sinergi yang serupa kedepannya untuk upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan stunting.

Kegiatan Khitan NU Pengurus Cabang Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Kraksaan di laksanakan di “Roma Sunat Saiful Anwar” Desa Asembakor Kecamatan Kraksaan.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya diselenggarakan di Desa Kamalkuning Kecamatan Krejengan beberapa waktu lalu. Untuk kali ini sedikitnya 30 anak yang mayoritas dari golongan kurang mampu akan di khitan.

Hadir dalam acara ini selain Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ beserta Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Haniah Fahmi AHZ juga Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil serta Forkopimka Kraksaan.

Selanjutnya Ketua Rumah Khitan NU PC LKNU Kota Kraksaan Sugianto dalam laporannya menjelaskan bhakti sosial khitan gratis kali ini cukup spesial. Pasalnya metode kali ini menggunakan metode lem super ring dan peserta khitan juga mendapatkan paket khitan berupa celana dalam khusus khitan, paket obat serta souvenir lainnya. (rh)

Transformasi Terminal: Perubahan Sosial dan Teknologi dalam Perjalanan Probolinggo – Malang

Oleh: Ainur Rofiq

Berdampak.net – Setiap kali seseorang meninggalkan rumah untuk bekerja atau belajar, pada akhirnya mereka akan kembali, membentuk sebuah siklus rutin yang telah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang. Begitu pula dengan perjalanan mingguan saya dari Probolinggo ke Malang, yang menjadi saksi bisu atas perubahan signifikan dalam sistem transportasi dan dinamika terminal.

Dua dekade lalu, perjalanan dengan bus antarkota penuh tantangan. Saat pertama kali kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang pada tahun 2000, terminal selalu dipadati penumpang, terutama pada Jumat sore dan Minggu sore, ketika mahasiswa pulang ke kampung halaman. Bus sering kali penuh sesak, memaksa banyak penumpang untuk berdiri sepanjang perjalanan demi menghindari ketidakpastian mendapatkan bus berikutnya. Kondektur dan makelar penumpang (Manul) turut berperan dalam membentuk dinamika ini, meyakinkan calon penumpang bahwa bus berikutnya akan lebih padat, mendorong mereka untuk segera naik.

Namun, kondisi tersebut kini telah berubah drastis. Terminal Bayuangga di Probolinggo, yang berstatus sebagai terminal tipe A dan melayani berbagai moda transportasi, kini jauh lebih sepi. Setiap Senin pagi, jumlah penumpang yang berangkat dari terminal ini tidak lebih dari 20 orang. Pergeseran ini mencerminkan perubahan perilaku masyarakat dalam menggunakan transportasi umum.

Fenomena serupa juga terjadi di Malang. Terminal Arjosari yang dahulu menjadi titik utama perhentian bus kini kehilangan perannya. Banyak bus lebih memilih berhenti di dekat Patung Kendedes, lokasi yang lebih strategis karena berdekatan dengan titik kumpul ojek online. Perubahan ini menggambarkan bagaimana disrupsi teknologi telah menggeser peran terminal sebagai pusat transportasi menjadi sekadar tempat transit. Kini, banyak penumpang memilih menunggu bus di luar terminal atau beralih ke kendaraan pribadi untuk menunjang mobilitas mereka.

Dampaknya pun terasa di berbagai aspek kehidupan. Terminal yang dahulu ramai kini sepi, berdampak pada pendapatan para ojek, warung makan, dan pedagang asongan. Sekitar tahun 1998 hingga 2000, saya sendiri pernah menjadi pedagang asongan di dalam bus, menjual permen, kacang, dan minuman. Pengalaman itu membentuk kepercayaan diri saya, yang kemudian menjadi modal berharga saat melanjutkan pendidikan dan bergabung dalam organisasi mahasiswa. Kini, para pedagang asongan semakin berkurang, menandakan perubahan besar dalam ekosistem terminal.

Disrupsi teknologi dan pandemi COVID-19 mempercepat perubahan ini. Berbagai aspek kehidupan, dari komunikasi hingga perdagangan, mengalami transformasi. Salah satu contoh nyata adalah warung milik Mak Yo di Jalan Ir. Sutami, tempat saya dahulu mendapatkan barang dagangan. Warung yang dulu ramai kini tampak kosong, bangunan kayunya mulai rapuh, menandakan tiadanya generasi penerus yang melanjutkan usaha di tengah perubahan zaman.

Pada akhirnya, perubahan adalah sebuah keniscayaan, sebagaimana yang diungkapkan filsuf Yunani kuno, Heracletos “Tidak ada yang tidak berubah kecuali perubahan itu sendiri.” Transformasi terminal dan perjalanan Probolinggo-Malang menjadi bukti nyata bagaimana perubahan sosial dan teknologi membentuk kembali pola interaksi dan kehidupan sehari-hari kita. Untuk bertahan di tengah perubahan, kita harus terus beradaptasi dan menemukan cara baru dalam menghadapi tantangan zaman. Wallahu A’lam Bishawab

Bupati Gus Haris Pastikan Tol Gending-Paiton Siap Digunakan Mudik Lebaran

Probolinggo, Berdampak.net– Dalam upaya memastikan kelancaran arus mudik menjelang Idul Fitri, Bupati Probolinggo, Dr. Muhammad Haris, melakukan peninjauan kesiapan Tol Gending–Paiton yang akan dioperasikan secara fungsional mulai 24 Maret 2025. Kegiatan ini melibatkan jajaran Forkopimda dan Direktur Utama PT Jasa Marga. Sabtu (22/05/2023).

Gus Haris menegaskan bahwa meski ada beberapa lajur yang belum sepenuhnya selesai, tol ini dapat berfungsi dengan aman untuk masyarakat. “Kami cek bersama Jasa Marga dan Forkopimda. InsyaAllah Senin pagi tol ini sudah bisa di-launching,” ujarnya.

Tol sepanjang 23,6 km ini akan dibuka secara fungsional selama periode mudik Lebaran, dari 24 Maret hingga 8 April 2025. Selama periode ini, sistem satu arah akan diterapkan, dengan arus mudik dari 24 hingga 31 Maret dan arus balik dari 1 hingga 8 April.

Dalam peninjauan tersebut, Gus Haris juga memastikan kesiapan petugas di lapangan dan keamanan jalan. Direktur Utama PT Jasa Marga, Adi Prasetyanto, menyampaikan bahwa penerangan jalan telah tersedia di gerbang tol dan persimpangan, meskipun jalur tengah masih dalam penyelesaian. Operasional tol akan dibatasi mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB.

Sebagai tambahan, pengguna tol tidak akan dikenakan biaya hingga 8 April, namun diwajibkan menggunakan e-tol untuk transaksi. Diharapkan pembukaan tol ini dapat memperlancar arus mudik dan mengurangi kemacetan di jalan utama.

Dengan adanya Tol Gending–Paiton, diharapkan waktu tempuh perjalanan bagi pemudik dapat lebih cepat dan efisien. (rh)