Pertamina Respons Keluhan Warga Soal Pertalite, Siapkan Posko Laporan di Sejumlah SPBU

Masyarakat di berbagai daerah, terutama di Jawa Timur, belakangan ramai melaporkan keluhan terkait kualitas bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Sejumlah pengendara motor mengaku kendaraan mereka mengalami gejala mbrebet, kehilangan tenaga, hingga sulit dinyalakan setelah mengisi BBM jenis tersebut. Menanggapi maraknya aduan itu, PT Pertamina Patra Niaga segera membuka posko pengaduan di sejumlah SPBU.

Keluhan pertama kali muncul di media sosial, ketika banyak pengguna motor membagikan pengalaman serupa: mesin terasa berat dan suara menjadi tidak normal usai mengisi Pertalite. Kondisi ini kemudian menjadi perhatian publik karena terjadi secara serentak di beberapa daerah di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Gresik, dan Malang.

Hingga kini, Pertamina mencatat lebih dari 160 laporan resmi dari masyarakat wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Laporan diterima melalui posko pengaduan maupun SPBU tempat pengisian terakhir.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menjelaskan bahwa perusahaan telah menurunkan tim investigasi untuk menelusuri sumber permasalahan. Uji laboratorium terhadap sampel Pertalite dari terminal BBM menunjukkan hasil “on spec”, artinya masih sesuai dengan standar kualitas yang berlaku.

Namun, untuk memastikan tidak ada kontaminasi di rantai distribusi, Pertamina juga memeriksa tangki penyimpanan di SPBU dan melakukan pengecekan langsung terhadap kendaraan yang terdampak.

Sebagai langkah tanggung jawab, Pertamina membuka posko pengaduan SPBU di wilayah Jawa Timur. Masyarakat yang merasa kendaraannya bermasalah dapat langsung melapor dengan membawa bukti pembelian BBM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *