Kajati Jatim Resmi Jadi Anggota Kehormatan Kavaleri, Tegaskan Komitmen Sinergitas bersama Pasmar 2 di Jawa Timur

Surabaya, Berdampak.net – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Dr. Kuntadi, S.H., M.H., menerima Brevet Kehormatan Kavaleri Korps Marinir yang disematkan langsung oleh Komandan Pasukan Marinir 2 (Danpasmar 2) Mayjen TNI (Mar) Dr. Oni Junianto di Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra Karang Pilang, Surabaya, Jawa Timur. Selasa (25/11/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian agenda kunjungan kerja Kajati Jatim ke Pasukan Marinir 2 TNI AL sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan yang selaras dan berkelanjutan.

Sebelum prosesi penyematan, Kajati Jatim bersama jajaran melaksanakan peninjauan pembekalan hukum bertema Penanganan Perkara Koneksitas, yang diselenggarakan oleh Pasmar 2. Setelah itu, rombongan diajak mengikuti facility tour dan merasakan langsung pengalaman mengemudikan kendaraan tempur BMP-3F.

Agenda kemudian berlanjut pada prosesi penyematan Brevet Kavaleri dan penyerahan piagam penghargaan oleh Danpasmar 2 kepada Kajati Jatim, Wakajati, para Asisten, Kabag TU, Kajari Surabaya, Kajari Tanjung Perak, Koordinator dan Pejabat Eselon IV.

Penyematan ini menandai disahkannya para penerima brevet sebagai anggota kehormatan Kavaleri Korps Marinir.

Dalam sambutannya, Kajati Jatim, Dr. Kuntadi, menyampaikan apresiasi atas penerimaan serta penghargaan yang diberikan oleh Pasmar 2. Ia menegaskan pentingnya membangun sinergitas yang produktif sebagai fondasi tercapainya keselarasan langkah dalam menjaga kedaulatan hukum serta pertahanan dan keamanan nasional.

Sebagai penutup kunjungan, Kajati Jatim dan jajaran berkesempatan mengikuti latihan menembak menggunakan senjata sniper. Latihan ini disambut antusias dan menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan.

Keseluruhan agenda ini menjadi wujud nyata penguatan koordinasi dan sinergitas antara Kejati Jatim dan Pasmar 2, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang semakin luas untuk mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum yang berintegritas serta kesiapsiagaan pertahanan negara secara profesional. (fj)

Dosen Peraih Excellent Student Scholarship dari Hiroshima University, Juri Inovasi Guru: Mendorong Karya Kreatif dalam Dunia Pendidikan

Probolinggo, Berdampak.net – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, Ediyanto M.Pd., PH.D baru-baru ini diamanahkan menjadi juri dalam ajang inovasi guru sebagai kolaborasi IKA UM Probolinggo Raya dengan Disdikdaya Kota Probolinggo dalam rangka HGN 2025. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ediyanto memberikan testimoni yang menyoroti pentingnya inovasi dalam dunia pendidikan.

“Karya guru guru di kota Probolinggo sangat inovatif dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan,” ungkapnya. Penilaian ini menunjukkan betapa krusialnya peran guru guru di kota Probolinggo dalam menciptakan solusi yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Lebih lanjut, dosen program studi S2 pendidikan khusus FIP dan Kepala LPPM Universitas Negeri Malang yang pernah meraih Hiroshima University Excellent Student menekankan bahwa praktik baik dalam inovasi tidak hanya terbatas pada momen lomba atau pameran. Ia mengatakan, “Inovasi guru adalah tanggung jawab yang berkelanjutan untuk memberikan yang terbaik bagi siswa.”

Dalam konteks pembelajaran, ia menekankan pentingnya merujuk pada “cipta, rasa, dan karsa” sesuai dengan kepakaran masing-masing. “Dengan pendekatan ini, Universitas Negeri Malang (UM) siap untuk menjadi pelopor pendidikan yang berkeadilan untuk semua,” tambahnya.

Koordinasi dan kerjasama juga menjadi fokus utama dalam inovasi ini, terutama dalam penguatan pendidikan inklusif yang menjadi kebutuhan penting dalam masyarakat saat ini. Dengan kolaborasi antara berbagai pihak, diharapkan inovasi yang dihasilkan dapat menjadikan pendidikan lebih berkualitas dan merata bagi semua kalangan.

Dengan penugasan ini, Dosen yang baru saja mendapatkan gelar kehormatan dari Circhik State Pedagogical University, Uzbekistan ini berharap dapat mendorong lebih banyak guru untuk terus berinovasi dan berkontribusi terhadap kemajuan dunia pendidikan di Indonesia khusus nya di Probolinggo Raya. (rh)

Bidang Kebudayaan Gelar FGD Penyusunan PPKD 2025

Probolinggo, Berdampak.net – Bidang Kebudayaan Dinas Dikdaya Kabupaten Probolinggo menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas penyusunan Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) sebagai amanat UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

FGD dihadiri perwakilan Pemerintah Daerah melalui Asisten I Bidang Pemerintahan, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Kominfo, serta perwakilan Perguruan Tinggi diantaranya UNUJA dan UNZAH, LP Ma’arif, Muhammadiyah, Dewan Pendidikan, praktisi kebudayaan, dan TP2D.

Dalam forum tersebut, berbagai masukan mengalir terutama terkait identifikasi keanekaragaman budaya yang ada di Kabupaten Probolinggo. Masukan-masukan ini menjadi bagian penting dalam merumuskan dasar pengembangan kebudayaan daerah.

Kabid Kebudayaan, Arif Hermawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi pemikiran untuk penyusunan PPKD 2025. Ia menegaskan bahwa FGD ini sangat penting karena setiap daerah wajib memiliki PPKD sebagai pijakan dalam pengembangan dan pemajuan kebudayaan daerah. (fj)