Kafe Denjaka Aneka Rasa Khas Malaysia Hadir di Kota Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Di timur jalan Gladak serang ( Gladser) tepatnya di Jl. Mastrip Kanigaran Kota Probolinggo Jawa Timur berdiri sebuah Kafe Denjaka Cariyos yang sering menjadi jujukan dan tongkrongan kaum milenial dan masyarakat umumnya untuk bersantai dan bernyanyi bersama keluarga.

Sri Wahyuni salah satu pengunjung mengatakan bahwa kafe Denjaka Cariyos kota Probolinggo yang baru 1 bulan buka itu sangat bagus dan nyaman untuk bersantai bersama teman, keluarga. “Sangat cocok, nyaman dan santai bersama keluarga di sini,” ujarnya (Minggu 18/8/2024).

Ia juga menambahkan harga menu di kafe Denjaka Cariyos sangatlah terjangkau harganya bagi masyarakat kota Probolinggo,” Ya sangat terjangkau bagi kalangan masyarakat di sini,” imbuhnya.

Menu favoritnya semua di sukai karena menu masakan cocok untuk lidah orang asia,” disini menu favoritnya mie Denjaka kesukaan saya dengan harga Rp. 12.000 dan cocok buat lidah kita dan harganya murah meriahlah,” ringkasnya

Bagian Kasir Kafe Denjaka Cariyos bernama Dewi Wulan Sari membenarkan bahwa menu favoritnya berasal dari kuliner masakan negara Malaysia lantaran dirinya pernah bekerja di Malaysia jadi juru masak.

“Masakan di sini terinspirasi saat saya bekerja di Malaysia dan kita coba sajikan untuk pengunjung di sini,” singkatnya.

Sekedar info bahwa menu favoritnya diantaranya Nasi Lemak Udang,Nasi Lemak Ayam, Nasi Lemak Telur dan menu lainnya diantaranya Mie Denjaka yang semua harga murah meriah di bawah Rp. 20.000 (Dua puluh ribuan). (yan)

Gebras Bagikan Paket Sembako di Hari Kemerdekaan RI ke-79

Probolinggo, Berdampak.net – Pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Gerakan Berbagi Bersama (Gebras) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan membagikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 17 Agustus 2024, ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan nasionalisme.

Dalam aksi sosial tersebut, Gebras membagikan 25 kilogram beras serta paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, mie instan, dan telur.

Bantuan ini disalurkan kepada warga kurang mampu yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Kegiatan yang digagas oleh Linda sebagai pelopor Gebras ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Linda, yang memimpin langsung pembagian sembako tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.

“Terima kasih kepada semua donatur yang telah berpartisipasi dalam Gebras. Di hari kemerdekaan ini, kita bersyukur bisa turut membantu warga yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Ini adalah bentuk solidaritas dan semangat gotong royong yang harus terus kita jaga,” ungkap Linda.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat setempat, terutama dari para penerima bantuan. Istri dari Bapak Zainal Abidin, salah satu penerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Gebras.

“Kami sangat berterima kasih kepada Gebras yang sudah peduli dan membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang,” katanya dengan penuh haru.

Kegiatan berbagi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas dan kelompok lainnya untuk terus menebarkan kebaikan, terutama di momen-momen penting seperti peringatan Hari Kemerdekaan.

Semangat berbagi dan kepedulian sosial seperti yang dilakukan Gebras merupakan cerminan dari nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong yang menjadi fondasi bangsa Indonesia.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Gebras berharap dapat terus melanjutkan misinya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, dan mengajak lebih banyak pihak untuk bergabung dalam gerakan ini, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya. (yan)

Orijingan Kabupaten Probolinggo Gelar Sholawatan di Malam HUT ke 79 RI

Probolinggo, Berdampak.net – Memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia, Komunitas scooter vespa Orijingan Kabupaten Probolinggo menggelar sholawatan bersama yang diikuti oleh Orijingan se Jawa Timur – Bali dan Lombok di Pantai Wisata Greenthing Beach & Mangrove Forest Desa Randutatah Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, Jum’at (16/08/2024) petang.

Trianto Wijaya, Ketua Panitia mengatakan, kegiatan Gathering ini selalu pihaknya gelar setiap tahunnya, namun beberapa tahun kemarin sempat terhenti karena pandemi Covid-19.

“Beberapa waktu setelah kita vacum karena pandemi Covid-19, dan sekarang Alhamdulillah kita bisa kembali menggelar family Gathering bersama dengan kawan-kawan pecinta scooter vespa,” jelasnya.

Ia melanjutkan, Sholawatan ini merupakan rangkaian acara Gathering Orijingan yang sengaja digelar bersamaan dengan HUT ke 79 Republik Indonesia.

“Sengaja kita laksanakan pada perayaan HUT ke 79 Republik Indonesia, karena kami berharap dengan sholawat ini bangsa Indonesia bisa terhindar dari musibah, terutama musibah korupsi yang selalu menjadi penyakit untuk kemajuan Indonesia,” pungkasnya. (fiq)

Gebras Bagikan Nasi Bungkus pada Jumat Berkah dan Sembako di Hari Kemerdekaan

Probolinggo, Berdampak.net – Gerakan Peduli Masyarakat (Gebras) kembali menggelar aksi sosial dalam rangka Jumat Berkah pada tanggal 16 Agustus 2024. Aksi ini ditandai dengan pembagian 30 nasi bungkus kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Gebras untuk terus berbagi dan membantu mereka yang kurang beruntung.

Gebras, yang dipelopori oleh Linda, telah secara konsisten mengadakan kegiatan sosial serupa selama beberapa waktu. Aksi ini tidak hanya berhenti pada pembagian nasi bungkus. Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79 pada 17 Agustus 2024, Gebras akan melanjutkan aksinya dengan membagikan sembako kepada masyarakat.

Pada Sabtu, 17 Agustus 2024, Gebras berencana untuk membagikan beras seberat 25 kilogram, minyak goreng, mie instan, dan telur sebagai bagian dari paket sembako yang telah disiapkan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Linda, sebagai pelopor Gerakan Peduli Masyarakat, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berdonasi dan mendukung kegiatan Gebras. Semoga Gebras dapat terus istiqomah dalam menjalankan misi sosialnya,” ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan Gebras ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian terhadap sesama, sekaligus mengingatkan akan pentingnya gotong royong dalam masyarakat. Dengan adanya aksi sosial ini, diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak untuk turut serta dalam berbagi dan membantu mereka yang membutuhkan.

Gebras sendiri berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial seperti ini secara berkelanjutan, dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih luas. Dengan semangat kebersamaan, Gebras optimis dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua. (don)

Bersarung, Pengurus HMI Badko Jatim Resmi Dilantik

Pasuruan, Berdampak.net – Pengurus Badan Koordinasi HMI Jawa Timur Periode 2024-2026 telah resmi dilantik oleh Pengurus Besar HMI dan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Bagas Kurniawan dan Sekjen PB HMI Jusrianto. Pelantikan Badko HMI Jatim ini digelar di Gedung Candra Wilwatikta Pandaan, Pasuruan, pada Rabu (14/8) malam.

Ketua pelaksana pelantikan, Satria Tauhid Arsiza, dalam sambutannya menyatakan, pelantikan Badko HMI Jatim kali ini sedikit berbeda dengan pelantikan HMI lainnya. Dalam pelantikan kali ini, para pengurus Badko HMI Jatim yang akan dilantik mengenakan jas, kemeja putih dan menggunakan sarung.

“Ide mengenakan busana seperti ini bermula saat kami diundang acara nonton bareng film Lafran Pane di Mojokerto. Di film itu ditayangkan bagaimana kerasnya pertarungan pemikiran umat Islam dalam hal busana,”kata Satria.

Sementara itu, Ketua Umum Badko HMI Jatim M.Yusfan Firdaus, mengatakan,ada beberapa hal yang ingin dilakukan oleh Badko HMI Jatim dan terangkum dalam 8 pokok ide dan pikiran yang akan menjadi sebuah gerakan HMI Jatim. Dan itu semua, tak akan bisa terlaksana tanpa adanya konsolidasi yang masif, serta soliditas yang aktif dari seluruh pengurus, alumni dan kader HMI.

“Pertama, mengawal dan membentuk cabang-cabang di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur. Kedua, soal Pengkaderan. Ada anggapan selama ini kalau pengkaderan HMI di Jatim sedang mengalami stagnasi,”kata Yusfan.

Lebih lanjut Yusfan menerangkan, ke depan Badko HMI Jatim juga akan membuat gerakan inkubasi wirausaha kader. Berdasarkan penulusurannya, ada sekitar 238 kader HMI Jatim yang telah memiliki usaha.

“Mereka ini kan butuh support dan dorongan dari alumni HMI yang telah lebih dulu terjun ke dunia bisnis dan usaha,”ujarnya. Menurut Yusfan, sudah saatnya bagi kader HMI untuk memiliki kesadaran ekonomi mandiri.

Empat pokok pikiran lainnya, tambah Yusfan, adalah gerakan yang fokusnya bergerak dan berorientasi eksternal. Di antaranya terkait dengan masih adanya tambang-tambang ilegal yang beroperasi di Jawa Timur, gerakan zero lokalisasi, peredaran rokok ilegal, serta memberantas mafia tanah

“Untuk empat gerakan eksternal ini, Badko HMI Jawa Timur siap untuk berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait dan segenap stakeholder yang ada di Jawa Timur,”tutup Yusfan. (fj)

PKB Kota Probolinggo Tetap Menginginkan Gus Imin Kembali Pimpin PKB

Probolinggo, Berdampak.net – Partai Kebangkitan bangsa akan menggelar Muktamar di Bali yang akan direncanakan tanggal 24-25 Agustus 2024 ini.

Dalam acara Muktamar itu DPC PKB Kota Probolinggo Jawa Timur akan ikut serta dengan mengirim utusannya yang sudah terpilih untuk menghadiri acara musyawarah Nasional itu.

“Ya Saya kira jelas dalam era kepemimpinan Gus Muhaimin Iskandar sebagai ketua umum PKB sejak adanya gejolak hingga sekarang grafiknya pemilu terus naik.puncak kepemimpinannya terbukti sejak pemilu 2024 barusan,yang mana PKB dari 58 kursi naik menjadi 68 kursi.

Yang terpenting kepemimpinan Gus Muhaimin Iskandar solusifitas mulai dari pengurus ranting, PAC dan senasional kolusif sehingga tidak ada gejolak – gejolak yang berarti.sehingga bagi kami menjadi dasar untuk mengusung kembali Gus Muhaimin Iskandar menjadi Ketua umum PKB di periode 2024 – 2029 nanti,yang saat ini masih menjabatnya.” ungkapnya Jum’at (16/8/2024).

Abdul Mujib menyampaikan bahwa DPC PKB Kota Probolinggo akan mengutus 5 orang yang dapat mandat diantaranya ketua dewan syuro, sekertaris dewan syuro,Ketua dewan Tanfidziah, Sekertaris dan Bendahara dewan Untuk menyampaikan mandatnya di forum muktamar PKB di Bali.” Kami akan utus 5 kader terbaik di DPC PKB untuk menghadiri acara tersebut,” tegasnya.

Ketua Abdul Mujib saat disinggung soal penolakan terhadap Ning Tiwi bakal calon wakil walikota Probolinggo rekomendasi PDI Perjuangan yang akan mendampingi Calon Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dari PKB ,pihaknya tetap welcome menerima keputusan dari PDI Perjuangan. (yan)