Tunjukkan Komitmen dan Kinerja Positifnya, Pemdes Pondok Kelor Tingkatkan Kualitas Infrastruktur

Probolinggo, Berdampak.net – Pemerintah Desa Pondokkelor Paiton, Kabupaten Probolinggo, menunjukkan komitmen dan kinerja positif nya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa melalui pembangunan aksesibilitas dan pemerataan antar dusun Melalui Dana Desa tahap 1 tahun anggaran 2025.

Realisasi dana desa berupa pengaspalan jalan di Dusun Cempaka dan Dusun Krajan. Kedua proyek ini berada di lingkungan permukiman warga yang selama ini menjadi akses utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kepala Desa Pondokkelor, Frederick Ade Candra, menjelaskan bahwa pembangunan jalan sudah mencapai 60% dan beberapa sedang dalam proses mendatangkan material. Dia juga berkomitmen akan terus dilaksanakan secara bertahap dari tahun ke tahun di tengah juga keterbatasan dana yang ada.

Selain menggunakan Dana Desa dan Pendapatan Asli Desa, masyarakat setempat juga berharap agar ada bantuan transfer lain dari Pemerintah Daerah yang dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur ataupun pemberdayaan masyarakat di masa mendatang. (rh)

PC ISNU, UNZAH, dan Disdikbud Kota Probolinggo Perkuat Literasi Digital Guru SD/MI Lewat Diklat Inovatif

Probolinggo, Berdampak.net – Dalam upaya mendorong transformasi pendidikan dasar yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Probolinggo bekerja sama dengan Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo menggelar Diklat Nasional bertema “Meningkatkan Literasi Bahasa dan Logika Menggunakan Coding Dasar Berbasis Kurikulum Deep Learning di Kelas Awal”. bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo. (04/05/2025)

Acara berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh 163 peserta. Sebanyak 75 di antaranya merupakan guru kelas awal dari SD Negeri dan MI se-Kota Probolinggo, sementara sisanya terdiri dari mahasiswa Universitas Islam Zainul Hasan Genggong, pengurus PC ISNU Kota Probolinggo, serta para tamu undangan.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo sekaligus Dewan Ahli PC ISNU Kota Probolinggo, Dr. Siti Romlah, S.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan apresiasi atas inisiatif PC ISNU Kota Probolinggo dan antusiasme mahasiswa Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong.

“Saya sangat menyambut baik kegiatan ini. Teman-teman mahasiswa dan ISNU menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kemajuan pendidikan. Tuturnya

“Sejak tahun 90an saya sudah bergabung di NU, hati saya NU,” ujarnya dengan penuh semangat.”

Ketua PC ISNU Kota Probolinggo, Indah Yulianti, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran nyata ISNU dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pada tahap pendidikan dasar.

“ISNU hadir untuk memberi edukasi dan sosialisasi sesuai kebutuhan masyarakat. Kali ini, kami mengangkat topik coding karena sangat relevan dalam mempersiapkan siswa memasuki era digital, apalagi menjelang tahun ajaran baru,” jelasnya.

Dosen Universitas Islam Zainul Hasan Genggong, Terza Travelancya D.P,.M.Pd , turut menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan diklat ini.

“Kami bangga bisa berkolaborasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif dan berkualitas. Harapannya, peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan membawa pulang keterampilan yang bisa langsung diterapkan di lingkungan kerja mereka,” tuturnya.

“Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, aktif berdiskusi, serta membawa pulang wawasan dan keterampilan yang dapat langsung diterapkan di lingkungan kerja masing-masing. Semoga pelatihan ini menjadi ruang pembelajaran yang bermakna, serta melahirkan perubahan positif dalam praktik pendidikan kita.,” tutur Dosen Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Kegiatan diklat semakin semarak dengan penampilan mahasiswa UNZAH berupa pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Tari Kreasi Nusantara, dan Tari Wonderland.

Sebagai narasumber utama, hadir Gamma Kristian, B.Sc., seorang technopreneur muda asal Probolinggo yang dikenal aktif dalam pengembangan teknologi pendidikan. Gamma pernah dinobatkan sebagai Pemuda Pelopor Kota Probolinggo tahun 2020 dalam bidang pemanfaatan teknologi informasi. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya pengenalan coding sejak dini untuk membentuk pola pikir logis dan kreatif pada anak-anak.

Dengan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan organisasi profesi, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membangun pendidikan masa depan yang melek teknologi dan berakar pada nilai-nilai kebangsaan serta keislaman. (don)

Proyek Tol Probowangi Paket II Hampir Rampung, Perbaikan Jalan Kabupaten Mulai Dikerjakan

Probolinggo, Berdampak.net – Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) Paket II yang menghubungkan Kraksaan hingga Paiton hampir selesai. Progres konstruksi telah mencapai 99 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Juni 2025.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap fasilitas umum di sekitar proyek, pelaksana pembangunan juga memulai perbaikan jalan kabupaten. Fokus perbaikan kali ini berada di ruas jalan Jabung–Besuk, dan dijadwalkan tuntas dalam tiga malam.

Pengaspalan jalan dimulai sejak Senin malam (2/6/2025) menggunakan material aspal hotmix. Pekerjaan dilakukan secara bertahap mulai dari wilayah Desa Besuk Agung, dilanjutkan ke Desa Besuk Kidul, dan berakhir di Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk.

Upaya perbaikan ini menjadi bagian penting dari mitigasi dampak proyek tol terhadap akses jalan warga, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah jelang beroperasinya jalan tol baru. (fj)

Nurlaili Widya Ayuningtyas Potret Pemuda Berprestasi di Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Pemerintah Kabupaten Probolinggo menggelar ajang pemilihan Duta Wisata Kakang Ayu 2025, satu peserta berhasil menarik perhatian berkat segudang prestasinya, kepedulian sosial, serta visi yang luas.

Dia adalah Nurlaili Widya Ayuningtyas, gadis kelahiran 2003 asal Dusun Gumuk, Desa Petunjungan, Kecamatan Paiton. Nurlaili tidak hanya tampil memukau, tetapi juga menjadi simbol semangat generasi muda yang berani berpikir besar dan bertindak nyata.

Berada di bawah naungan zodiak Gemini, Nurlaili dikenal sebagai pribadi yang aktif, komunikatif, dan haus akan pengalaman. Dengan postur semampai dan pembawaan penuh percaya diri, ia berkompetisi dengan membawa semangat pengabdian.

Deretan prestasinya pun patut diacungi jempol, di antaranya:

  • Juara Lomba Pidato Bahasa Inggris di berbagai acara.
  • Semi-finalis Miss Hijab Jawa Timur 2022.
  • Miss Influencer Berbakat Jawa Timur 2022.
  • Duta Museum Kabupaten Probolinggo 2023.

Penghargaan-penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan bukti nyata komitmennya dalam mengangkat citra budaya, edukasi, dan pemberdayaan perempuan muda di ruang publik.

Saat ini, Nurlaili tengah menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Nurul Jadid Paiton, setelah berhasil menyelesaikan pendidikan SMA melalui program akselerasi dua tahun. Ini adalah pencapaian yang mencerminkan kedisiplinan dan kapasitas intelektualnya yang tinggi.

Selain akademis, ia juga aktif sebagai anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa dan terlibat dalam berbagai organisasi di luar kampus. Nurlaili juga dikenal sebagai pegiat lingkungan yang aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan warisan budaya.

Bagi Nurlaili, menjadi duta wisata lebih dari sekadar mempromosikan tempat. Ini adalah panggilan untuk menjadi penjaga identitas dan penggerak nilai-nilai lokal melalui pendidikan dan aksi nyata.

“Saya ingin menjadi jembatan antara budaya dan generasi muda. Wisata bukan sekadar tempat yang indah, tapi cerminan nilai, sejarah, dan warisan yang harus kita kenalkan dan jaga bersama. Dan pendidikan adalah cara paling kuat untuk menjaganya tetap hidup,” ungkapnya dengan antusias.

Dengan segudang pengalaman organisasi, deretan prestasi regional, serta semangat sosial yang membara, Nurlaili Widya Ayuningtyas adalah cerminan duta wisata masa depan: berwawasan global, berakar kuat pada budaya lokal, dan berdedikasi untuk perubahan yang berkelanjutan.

Kabupaten Probolinggo patut berbangga, karena dalam diri Nurlaili, dunia melihat potret perempuan muda yang tidak hanya menginspirasi, tetapi juga siap menjadi wajah baru pariwisata dan budaya Indonesia. (fiq)

Hebat, Pesantren Nurul Jadid Ajari Santrinya Menjadi Entrepreneur, Ini Kata Fikri Ketua FKK TPQ Sidoarjo

Probolinggo, Berdampak.net – Pesantren Nurul Jadid pesantren yang mengedepankan teknologi informasi. Yaitu, mengintegrasikan teknologi informasi dalam pendidikan pesantren, santri dapat memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan agama dan kehidupan sehari-hari mereka secara lebih optimal. Pernyataan itu disampaikan oleh ulthan Fikri Mu’afa ketua panitia pelaksana kegiatan kunjungan. Senin (23/12/24).

Setelah berkunjung ke Pesantren Nurul Jadid Paiton, ada beberapa hal yang tengah kami catat sebagai agar dapat diadopsi. Kata Fikri, lingkungan belajar yang Islami. Dimana lingkungan pesantren sangat mendukung pembentukan kepribadian yang religius, dengan kegiatan rutinitas seperti pengajian, dzikir, shalat berjamaah, dan kegiatan keagamaan lainnya.

“kami Rombongan Forum Komunikasi Kepala Taman Pendidikan Al-Quran (FKK TPQ) Kecamatan Sidoarjo berjumlahnya 158 dapat pengetahuan yang sangat bagus dari kunjungan yang dilakukan di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Pesantren ini tepat untuk menjadi pilihan berkunjung,” tegasnya.

Selain itu, Fikri menambahkan bahwa pesantren Nurul Jadid juga mengajarkan santrinya untuk mandiri melalui program kewirausahaan. Pesantren juga mengelola unit-unit usaha untuk mendukung operasionalnya.

Meski demikian, lanjut Fikri, Pesantren Nurul Jadid merupakan contoh pesantren yang mampu menjaga tradisi Islam sambil berinovasi untuk menjawab tantangan era modern.

“Dari profil video yang ditampilkan kami menangkap bahwa Pesantren Nurul Jadid menerima santri dari berbagai latar belakang, sehingga terjadi keragaman yang memperkaya wawasan santri,” cetusnya.

Insya Allah pesantren Nurul Jadid akan terus menjadi lembaga islam yang mencerdaskan pada umat dan bangsa.

“Kami berharap pesantren Nurul Jadid terdepan dalam menciptakan umat dan bangsa yang cerdas dan baik,” tegasnya. (pm)