Bawaslu Kota Probolinggo Bentuk Tim Cyber untuk Awasi Kampanye Digital Pilkada

Probolinggo, Berdampak.net- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Probolinggo telah mengambil langkah strategis dengan membentuk tim cyber khusus guna memantau aktivitas kampanye digital dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Probolinggo. Inisiatif ini bertujuan mengawasi seluruh platform media sosial, dengan fokus utama pada akun-akun resmi yang dikelola oleh empat pasangan calon (paslon) peserta pilkada.

Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Johan Dwi Angga, menegaskan bahwa pembentukan tim cyber ini merupakan perhatian utama lembaganya selama masa kampanye. Tim yang terdiri dari anggota Bawaslu dan personel Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) tersebut akan melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas digital dari masing-masing paslon yang berkampanye di Kota Probolinggo.

Selain pemantauan akun resmi paslon, sebagian tim cyber juga dialokasikan untuk memonitor kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. Bawaslu Kota Probolinggo memastikan bahwa masing-masing Panwascam memiliki tanggung jawab khusus untuk mengawasi satu paslon pilwali, guna menjamin pengawasan yang lebih efektif dan merata.

Lebih dari sekadar mengawasi akun resmi, tim cyber Bawaslu juga proaktif melakukan patroli di media sosial untuk mendeteksi akun-akun palsu atau anonim yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Jika ditemukan akun-akun yang melakukan kampanye hitam atau menyebarkan informasi negatif, Bawaslu segera berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk melakukan tindakan lanjutan. Upaya ini didukung oleh Memorandum of Understanding (MoU) antara Bawaslu RI dan Kementerian Kominfo yang juga berlaku hingga ke tingkat daerah.

“Jika ada akun bodong yang memicu kericuhan, kami langsung meminta Diskominfo untuk men-takedown konten tersebut, agar situasi Pilkada Kota Probolinggo tetap kondusif,” tegas Johan.

Meskipun demikian, hingga saat ini belum ditemukan aktivitas negatif dari akun palsu yang berpotensi mengganggu keamanan digital. “Alhamdulillah, sejauh ini tim cyber kami masih terus memantau, namun belum menemukan hal tersebut,” tambah Johan.

Langkah proaktif Bawaslu Kota Probolinggo dalam membentuk tim cyber menunjukkan komitmen mereka untuk menjaga keamanan dan kondusivitas kampanye Pilkada Kota Probolinggo, baik dalam lingkup lokal maupun terkait Pilgub Jawa Timur. Pengawasan ketat terhadap akun resmi paslon dan akun-akun anonim ini diharapkan dapat mencegah penyebaran kampanye hitam, meminimalisir risiko gangguan sosial, serta memastikan proses demokrasi yang sehat dan tertib. (rh/fiq)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *