Raluna Coffee Jadi Saksi Kajian Epik Penaklukan Damaskus Bersama Dosen UNZAH
Probolinggo, Berdampak.net – Suasana hangat dan penuh semangat ilmu menyelimuti Raluna Coffee, Paiton, Probolinggo, pada Sabtu malam (20/4). Dalam kajian Sirah Umar bin Khattab yang dihadiri sekitar 50 peserta, Saiful Islam tampil sebagai pemateri dan membawakan topik menarik tentang penaklukan Damaskus—salah satu peristiwa monumental dalam sejarah Islam.
Dalam paparannya, Saiful mengajak hadirin untuk menyelami kembali kisah gemilang penaklukan kota Damaskus di bawah komando Panglima besar Islam, Khalid bin Walid. Ia menjelaskan bagaimana kota yang menjadi pusat peradaban Syam tersebut berhasil ditaklukkan melalui strategi militer yang brilian serta diplomasi yang bijak.
“Damaskus bukan hanya kota strategis, tapi juga simbol kuatnya peradaban. Penaklukannya menandai babak baru dalam ekspansi Islam yang penuh etika dan perhitungan matang,” jelas Saiful.
Namun, yang membuat kajian semakin menarik adalah penjelasan Saiful tentang keputusan Khalifah Umar bin Khattab mengganti Khalid bin Walid dari jabatannya sebagai panglima, meski tengah berjaya di medan jihad.
“Keputusan Umar bukan karena tidak percaya pada kemampuan Khalid, tetapi karena Umar ingin menegaskan bahwa kemenangan dalam Islam bukan karena sosok panglima, tapi karena pertolongan Allah. Ini pelajaran besar dalam manajemen kepemimpinan,” tutur Saiful, disambut anggukan peserta.
Peserta tampak antusias mengikuti sesi tanya-jawab yang membahas nilai-nilai strategis, spiritualitas jihad, hingga hikmah kepemimpinan dalam sejarah Islam. Kajian ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan komunitas pencinta sirah di kawasan Paiton yang rutin digelar dengan suasana santai namun sarat makna.
Acara ditutup dengan diskusi ringan dan networking sesama peserta, memperkuat semangat belajar sejarah Islam sebagai bekal dalam kehidupan dan dakwah kekinian. (pm)