RW 13 Merjosari Gelar Malam Tirakatan, Rayakan Kemerdekaan dengan Harmoni Keberagaman
Malang, Berdampak.net — Warga RW 13 Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang menggelar malam tirakatan dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah, menjadi ajang memperkokoh persatuan di tengah keberagaman agama dan budaya yang hidup berdampingan di wilayah tersebut.
Ketua Panitia, Bambang Irawan, menyampaikan bahwa RW 13 adalah cerminan keberagaman Indonesia. “RW 13 berada di tengah-tengah keberagaman, hampir semua agama ada di sini. Ada pesantren dan ada seminari, ada masjid dan ada gereja. Maka dari itu momentum malam tirakatan 17 Agustusan menjadi ajang memperkokoh semua anak bangsa dengan segala latar belakang yang berbeda,” ungkapnya.
Budayawan sekaligus aktor, Dohir Sindu Herlianto, menegaskan bahwa perbedaan adalah anugerah Tuhan. “Perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang Tuhan berikan kepada alam semesta. Malam tirakat ini menjadi kesempatan kita bersama untuk bersyukur, berkontemplasi hakikat dari kemerdekaan itu sendiri,” katanya.
Dalam orasi budayanya, ia juga mengajak warga untuk merayakan semangat kebangsaan dalam bingkai kebhinnekaan. “Keberagaman budaya, bahasa, tradisi, dan agama menjadi kekuatan yang menyatukan bangsa ini dalam harmoni. Melalui panggung budaya dalam malam tirakatan ini, kita merayakan harmoni dalam perbedaan, mengukuhkan semangat persatuan Indonesia. Merdeka!” serunya.
Selain doa bersama dan pentas budaya, acara semakin semarak dengan pembagian doorprize bagi warga. Hadiah utama berupa sepeda menjadi daya tarik tersendiri yang menambah keceriaan malam kebersamaan tersebut.
Malam tirakatan RW 13 Merjosari ini meneguhkan pesan bahwa keberagaman bukanlah sekat, melainkan kekuatan untuk menjaga persatuan Indonesia. (fj)