Rencanakan masa liburanmu agar tak hilang masa liburmu

oleh: Akh. Arief Hermawan CM, S.Pd., MM,

Ketua APSI Kabupaten Probolinggo

Mulai hari ini, 23 Juni 2025 sd 12 Juli 2025 adalah masa Liburan Kenaikan kelas. Liburan ini tentu menjadi saat yang sangat dinantikan baik oleh para murid maupun guru-guru. Mereka bisa bersantai, bermain, jalan-jalan atau berkumpul dengan keluarga.

Masa liburan kenaikan kelas selama tiga minggu ini seakan waktu yang panjang, tetapi kalau tidak dimanfaatkan dengan baik, maka akan hilang begitu saja, akibatnya saat masuk sekolah di tgl 14 Juli nanti, kita menjadi malas utk ke sekolah, krn liburnya terasa kurang.

Oleh karena itu, saya sebagai ketua APSI (Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia) Kabupaten Probolinggo mengajak kepada kita semua baik Pengawas, Kepala sekolah, guru-guru dan murid-murid agar memanfaatkan masa liburan ini dengan sebaik-baiknya.
Caranya dengan membuat rencana liburan dengan sebaik-baiknya.

Bagi teman-teman Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas, masa liburan ini bisa dijadikan ajang untuk melakukan refleksi diri atas apa yang sudah kita lakukan khususnya terkait pembelajaran yang sudah kita berikan. Mana yang sudah baik, mana yang sudah kita capai dan mana yang belum atau mau kita tingkatkan.

Rencanakan juga perbaikan-perbaikan apa yang akan kita lakukan kedepan dalam melayani anak didik kita. Atur juga kapan waktu bersama keluarga dan seterusnya.

Dengan demikian waktu liburan selama tiga minggu ini akan menjadi waktu yg bermanfaat dan akan memberikan semangat baru saat masuk tahun ajaran baru nanti.

Begitu juga dengan anak-anak, murid-murid kita.
Rencanakan waktu liburmu dengan sebaik-baiknya. Isi masa liburan ini dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Atur waktumu kapan bermain dan kapan mengisi liburan dengan kegiatan-kegiatan positif. Liburan juga bisa digunakan untuk mempelajari hal-hal yang baru, berpiknik, bersilaturahim ke rumah saudara dan seterusnya.

Berpiknik juga tidak harus pergi jauh, tetapi yang terpenting adalah bisa membuat kita rileks dan senang.
Selamat berlibur untuk anak-anakku semuanya, para murid, bapak/ibu guru, Kepala Sekolah dan teman-teman Pengawas.

Dan kepada anak-anakku murid-murid sekalian, jangan lupa kegiatan-kegiatan pembiasaan yang selama ini ditanamkan di sekolah tetap kalian laksanakan di rumah. Mulai dari bangun pagi, sholat, ngaji dan beribadah lainnya, berolah raga dan seterusnya. Dan yang terpenting, jangan tidur terlalu malam.

Semoga tips ini bermanfaat untuk semua.

Pesantren Nurul Jadid Paiton Lakukan Studi Tiru ke Pemkab Probolinggo, Perkuat Tata Kelola Ex Officio

Probolinggo, Berdampak.net – Dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan ex officio, Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton menggelar studi tiru tentang sistem keorganisasian ke Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Probolinggo, Senin (23/6/2025).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini diikuti oleh delapan perwakilan pesantren, termasuk Sekretaris Pesantren H. Thohiruddin, MM.Pd, Kepala Bagian Keuangan dan Aset Abdul Hamid, serta beberapa kepala bidang lainnya.

Sekretaris Pesantren H. Thohiruddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama dari studi tiru ini adalah untuk belajar tentang penataan organisasi, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan ex officio. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid diharapkan tidak lagi menggunakan pola panitia, tetapi langsung melekat pada struktur pengurus yang ada sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi).

“Pelaksanaan ex officio harus sesuai standar yang kita harapkan. Kami ingin membangun sistem organisasi yang efisien dan berkelanjutan, sehingga tugas-tugas kegiatan tidak dibebankan kepada panitia ad hoc, tapi menjadi bagian dari struktur kerja tetap para pengurus,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Thohiruddin juga memperkenalkan satu per satu peserta studi tiru dari Pesantren Nurul Jadid kepada pihak Pemkab Probolinggo. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses pembenahan tata kelola organisasi pesantren agar lebih sistematis dan profesional.

Sementara itu, Kepala Bidang Keorganisasian Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo, Sholehudin Hamid, mengungkapkan bahwa kunjungan yang dilakukan oleh tim Pondok Pesantren Nurul Jadid merupakan sebuah kehormatan bagi pihaknya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas semangat belajar dan keterbukaan pihak pesantren dalam menyerap sistem kelembagaan pemerintahan.

“Ini adalah bentuk sinergi yang luar biasa. Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman terkait struktur organisasi dan tupoksi yang diterapkan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo,” ungkap Sholehudin dalam pemaparannya.

Studi ini mencakup fokus pada struktur organisasi, pembagian tugas, mekanisme koordinasi, prosedur pelaporan, serta identifikasi kendala dan solusi dalam pelaksanaan ex officio. Metode pelaksanaan meliputi observasi langsung, wawancara, pengumpulan dokumen, dan diskusi mendalam dengan pihak terkait.

Tim dari Pondok Pesantren Nurul Jadid berharap dapat menyusun laporan hasil studi tiru yang tidak hanya menggambarkan sistem keorganisasian yang efektif, tetapi juga menghasilkan rekomendasi perbaikan sistem organisasi yang relevan dan dapat diterapkan di lingkungan pesantren.

Hasil akhir dari studi tiru ini juga akan menjadi dasar penyusunan SOP atau panduan pelaksanaan ex officio di Pesantren Nurul Jadid, sebagai langkah strategis menuju tata kelola organisasi yang lebih tertata, modern, dan sesuai dengan prinsip manajemen kelembagaan yang profesional. (pm)