Peresmian Kantor dan Gudang Baru BAZNAS Kota Probolinggo: Wujud Sinergi Pemerintah dan Umat dalam Optimalisasi Zakat

Probolinggo, Berdampak.net 25 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Probolinggo meresmikan kantor dan gudang baru yang berlokasi di Jalan Soekarno–Hatta No. 255 Kota Probolinggo. Peresmian dilakukan langsung oleh Walikota Probolinggo, dr. Aminudin, Sp.Og. (K), MM.Kes., sebagai wujud dukungan penuh Pemerintah Kota terhadap penguatan pengelolaan zakat.

Acara peresmian ini dihadiri oleh Wakil Walikota Probolinggo, Hj. Ina Dwi Lestari, unsur Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan ormas, serta para mustahik (penerima manfaat). Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan secara simbolis berupa Beasiswa S1 kepada 3 mahasiswa, bedah rumah untuk 5 keluarga, beasiswa bagi siswa SMA sederajat, serta bantuan kambing sebagai program pemberdayaan ekonomi umat.

Ketua BAZNAS Kota Probolinggo, Ustadz Hakimudin, dalam sambutannya menyampaikan laporan capaian program BAZNAS yang sebagian besar bersumber dari zakat para ASN Pemerintah Kota Probolinggo dan mitra BAZNAS.
“BAZNAS akan terus mengoptimalkan dana zakat dan mendistribusikannya melalui program inovatif yang berlandaskan syari’at serta peraturan perundang-undangan. Dengan dukungan berbagai pihak, insyaAllah manfaat zakat semakin terasa luas bagi masyarakat,” jelas Hakimudin.

Dukungan juga datang dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Ketua II BAZNAS Jatim, KH. Ahsanul Haq, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Probolinggo yang memberikan fasilitas kantor dan gudang yang representatif.
“Dukungan ini menunjukkan sinergi nyata antara pemerintah daerah dan BAZNAS. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Jatim turut menyerahkan bantuan beasiswa, kambing, serta program bedah rumah,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Probolinggo, dr. Aminudin, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan implementasi Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Zakat.
“Pengelolaan zakat diikhtiarkan untuk memberikan perlindungan, pembinaan, dan pelayanan kepada muzaki, mustahik, dan amil zakat. Kami mendorong pengelolaan zakat yang transparan, efektif, dan efisien, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan,” tegasnya.

Dengan diresmikannya kantor dan gudang baru ini, BAZNAS Kota Probolinggo akan memulai aktivitas operasionalnya di lokasi tersebut. Fasilitas baru ini diharapkan dapat memperkuat peran BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.

Muktamar X PPP, Mardiono: Momentum Perkuat Marwah Partai sebagai Rumah Besar Umat Islam

JAKARTA, Berdampak.net – Caketum PPP Mardiono mengajak seluruh kader menjadikan Muktamar X PPP akhir September 2025 sebagai momentum memperkuat marwah partai dan menyegarkan kembali sebagai “rumah besar” umat Islam.

“Muktamar bukan sekadar forum memilih pemimpin, tetapi momentum memperkuat marwah PPP, karena itu mari kita junjung tinggi etika dan moralitas,” kata Mardiono dalam keterangan tertulisnya, kamis (25/9/2025) di Jakarta.

Muktamar PPP, lanjut Mardiono, adalah momentum besar dan sakral untuk menyegarkan kembali organisasi partai PPP yang selalu menjadi Rumah Besar Ummat Islam tanpa membedakan golongan muda dan tua.

“Muktamar bukan ajang membeli kekuasaan tapi mengangkat derajat kekuasaan itu agar menjadi Rahmatan Lilalamin,” ujarnya Mardiono dengan semangat baru PPP.

Oleh karena itu, menurut Mardiono, Muktamar PPP harus dijalankan dengan menjunjung tinggi etika dan moralitas sebagai ciri khas partai berlandaskan nilai Islam.

“Mari kita jadikan Muktamar sebagai ajang silaturahmi politik, bukan arena konflik, dengan tetap menjaga etika dan moralitas.”

Sebab etika dan moralitas, tambahnya adalah fondasi PPP. Mardiono mengingatkan agar keduanya dijaga dalam setiap proses muktamar. (fj)

Dari Pohon Nira Jadi Gula Kerè’an, Tradisi Ekonomi Betèk Taman

Probolinggo, Berdampak.net – Gula kerè’an atau gula aren sejak lama menjadi penopang utama ekonomi masyarakat Desa Betèk Taman, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Hampir setiap hari, warga mengiris pohon nira untuk mengambil la’ang (getah nira) yang kemudian diolah menjadi gula aren berkualitas.

Profesi sebagai pengiris pohon nira sudah turun-temurun. “Kalau tidak ada la’ang, sulit sekali. Gula kerè’an ini yang menyekolahkan anak-anak, untuk makan, sampai kebutuhan rumah tangga,” ujar salah satu warga.

Namun, keberlangsungan gula kerè’an kini menghadapi ancaman. Banyak pohon nira ditebang untuk dijadikan bahan baku tepung sagu. Selain itu, semakin sedikit generasi muda yang mau melanjutkan profesi sebagai petani pengiris nira. Pekerjaan yang menantang dan berisiko dianggap berat, sehingga regenerasi terancam terputus.

Meski gula kerè’an menjadi tulang punggung ekonomi, warga Betèk Taman juga menanam komoditas lain sebagai sambilan, seperti kopi, manggis, cengkeh, dan alpokat. Namun hasil dari kebun ini belum sebanding dengan peran vital gula kerè’an dalam menopang kebutuhan sehari-hari.

Masyarakat berharap ada perhatian lebih dari pemerintah dan pihak terkait, baik berupa perlindungan pohon nira maupun dukungan untuk menjaga regenerasi petani gula aren. Jika tidak, bukan hanya sumber ekonomi yang hilang, tetapi juga identitas lokal Betèk Taman yang telah diwariskan turun-temurun. (fj)

Resmi Dilantik, Ketua Umum HMI Komisariat (P) Nuaiman Usung Tagline Memberdayakan Komunitas

Probolinggo. Berdampak.net – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Probolinggo Komisariat (P) Nuaiman resmi dilantik sebagai pengurus pada Kamis (18/09/2025) di Aula Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid. Dalam kegiatan prosesi pelantikan tersebut juga diadakan peresmian logo serta peluncuran Grand Design HMI Komisariat (P) Nuaiman yang digagas oleh Wahyu Ilahi sebagai ketua umum.
Selepas prosesi pembacaan ikrar, acara dilanjutkan dengan sambutan dan pemaparan Grand Design oleh Ketua Umum terlantik. Dalam Grand Design yang digagas, Wahyu mengusung tagline Empowering Community, Leading The Future.
Dalam pemaparannya, Wahyu menyampaikan pandangan bahwa HMI Komisariat bukan hanya sekadar wadah berhimpun, melainkan ruang paling krusial dalam keberlanjutan perkaderan HMI. Dari perkaderan, lahir insan-insan berfikir kritis, berjiwa kepemimpinan, dan berorientasi pada pembaharuan. Tagline ini menegaskan salah satu upaya Mission HMI dalam memberdayakan komunitas sebagai basis kekuatan sosial, lalu menghadirkan pemimpin yang mampu menuntun arah masa depan.
“Maka HMI Komiariat memiliki peran besar dalam penguatan komunitas sebagai basis kekuatan sosial di masa mendatang nantinya,” singkatnya.
Ia juga menyampaikan bahwa perlu untuk memperbesar lingkup dari komisariat agar dampak yang diupayakan dan dihasilkan menjadi lebih maksimal dibandingkan dengan memperkecil ruang geraknya.
Selain tagline tersebut, Wahyu juga membentuk Lima Pilar Iklim yang akan di inisiasikan melalui empat program studi yang ada di Fakultas Sosial Humaniora. Lima pilar iklim tersebut diantaranya adalah, Iklim Islam Progresif, Iklim Akademik Professional, Iklim Kepemimpinan Visioner, Iklim Kemahasiswaan Inklusif, Iklim Digital kolaboratif.
Terakhir, ia menyampaikan upaya daripada Lima Pilar Iklim tersebut adalah untuk terus mengupayakan terciptanya iklim yang mendorong progresifitas, budaya akademik ilmiah serta kepemimpinan yang jangka panjang. Upaya – upaya ini dilakukan untuk satu titik tujuan utama yaitu tujuan HMI dan Intellectual Community.
“Grand Design ini dibuat sesuai dengan Nilai – Nilai Dasar Perjuangan dan Konstitusi HMI juga merupakan suatu upaya untuk mencapai tujuan daripada HMI dan upaya pembentukan Intellectual Community,” pungkasnya. (fiq)

Gelar Pelantikan di Kampus, HMI Komisariat (P) Nuaiman Awali Titik Balik Eksistensi

Probolinggo, Berdampak.net – Gedung kampus masih sepi di pagi hari, namun bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) telah berkibar gagah Gedung D Universitas Nurul Jadid. Pengibaran bendera ini dilakukan dalam momentum pelantikan Pengurus HMI Komisariat (P) Nuaiman Periode 2025-2026 Fakultas Sosial Humaniora Universitas Nurul Jadid pada Kamis (18/09/2025).

Pelantikan kepengurusan pertama dari komisariat yang baru terbentuk tersebut digelar di Aula Fakultas Teknik Universits Nurul Jadid. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Soshum dan organisasi intra kampus serta dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Selain itu, beberapa tamu undangan yang berasal dari Komisariat HMI se Cabang Probolinggo yang telah lebih dulu dilantik juga menghadiri kegiatan prosesi pelantikan, peresmian logo dan launching grand design tersebut diikuti oleh perwakilan dari HMI Cabang Probolinggo, BPL HMI Cabang Probolinggo dan Kohati Cabang Probolinggo.

Suasana mulai terasa khidmat saat ikrar kepengurusan dibacakan, dengan dilengkapi oleh 22 orang pengurus, HMI Komisariat (P) Nuaiman dibawah kepemimpinan Wahyu Ilahi sebagai Ketua Umum telah resmi dilantik dan menjadi awal babak baru HMI di Universitas Nurul Jadid.

Wahyu Ilahi dalam sambutannya sebagai Ketua Umum menyampaikan bahwa pelantikan yang digelar di Aula Teknik ini adalah upaya memulai eksistensi dan daya tawar HMI di lingkungan kampus sehingga dapat membuka ruang sinergi dan kolaborasi dalam perkaderan dan pemberdayaan komunitas dalam membentuk iklim kampus.

“Dalam momentum pelantikan ini, diharapkan menjadi titik bargaining keberadaan HMI di kampus sehingga memaksimalkan upaya perkaderan dan membuka ruang kolaborasi serta sinergi dalam upaya pemberdayaan komunitas dan pembentukan iklim kampus,” ujarnya
Dekan Fakultas Sosial Humaniora, Dr. Chusnul Mu’ali sebagai sambutan penutup juga mengharapkan momentum pelantikan ini menjadi awal titik lompatan HMI Komisariat (P) Nuaiman dalam eksitensi dan peran nya di kampus.

“Semoga saja, ini menjadi awal titik lompatan bagi HMI Komisariat (P) Nuaiman untuk terus menunjukkan eksistensi dan peran HMI di kampus khususnya di Fakultas Sosial Humaniora,” tuturnya.

Kegiatan prosesi pelantikan ini lalu diakhiri dengan peresmian logo HMI Komisariat (P) Nuaiman yang diresmikan langsung oleh Dekan Fakultas Sosial Humaniora Universitas Nurul Jadid Dr. Chusnul Mu’ali. (fiq)

IKA UM Probolinggo Semakin Berdampak Dukung World Clean Up Day, Bersihkan Sungai Legundi

Probolinggo, Berdampak.net – Puncak pelaksanaan World Clean up Day (WCD) 2025 pada 20 September yang di lakukan serentak di seluruh Indonesia termasuk kabupaten dan kota di Jawa Timur di lakukan berupa kegiatan gotong royong kerja bakti massal dengan bersih-bersih menyusuri sungai Legundi di kawasan RSUD Ar-Rozy, Kota Probolinggo. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Walikota Probolinggo memimpin langsung kegiatan bersama 650 peserta dari berbagai unsur antara lain, Puslatsus Marinir, Kodim, Satpol PP Kota Probolinggo, Pramuka, mitra lngkungan, BPBD, DLH Jatim, DLH Kota Probolinggo, perwakilan perusahaan di sekitar Pasuruan, Probolinggo Kota – Kabupaten serta komunitas Relawan Kali Banger, Muslimat NU, mahasiswa, komunitas dan warga kelurahan dan kecamatan setempat.

Perwakilan IKA UM Probolinggo Raya sebagai bagian dari komunitas lintas profesi juga turut hadir dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas positif yang bermanfaat bagi komunitas dan sekaligus bagian dari ambil peran dalam memberikan dampak keberadaan ikatan alumni di Probolinggo.

Gubernur Jatim dalam sambutan nya menyampaikan bahwa kegiatan kepedulian lingkungan harus Sedapat mungkin bisa kita wujudkan, World Clean up Day pada hari ini akan menjadi semangat bersama untuk menuju Indonesia Bersih 2029 sekaligus menyampaikan Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi. (fiq)