Dokter Aminuddin-Ina Buchori Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih, Ajak Masyarakat Bahu Membahu Bangun Kota Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – KPU Kota Probolinggo resmi menetapkan Dokter Aminuddin dan Ina Buchori sebagai pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Penetapan ini dilakukan setelah selesainya gugatan Pilkada Kota Probolinggo 2024 di Mahkamah Konstitusi yang sekaligus sebagai tanda berakhirnya proses hukum terkait gugatan Pilkada Kota Probolinggo 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk Forkopimda, perwakilan partai politik, dan organisasi masyarakat. Ketua KPU, Radfan Faisal, memulai acara dengan sambutan yang menjelaskan pentingnya penetapan ini dan proses yang telah dilalui.

Setelah pembacaan keputusan, surat penetapan diserahkan kepada pasangan terpilih, Radfan Faisal menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya penetapan dan menegaskan bahwa langkah selanjutnya adalah koordinasi dengan DPRD untuk proses pelantikan.

Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari 2024 di Istana Negara. Dokter Aminuddin, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat dan menegaskan komitmennya untuk segera menjalankan program-program pembangunan setelah dilantik dan ajak Masyarakat bahu membahu membangun Kota Probolinggo sesuai dengan Visi Misi yang dia bawa dalam 5 tahun kedepan. (rh)

Simposium Nasional Transisi Energi dan Konservasi Lingkungan, KH. Faiz : “Wujud Peran Nurul Jadid pada Ketahanan dan Keberlanjutan Energi di Indonesia”

Probolinggo, Berdampak.net – Universitas Nurul Jadid melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nurul Jadid (UNUJA) mengadakan simposium nasional dengan tema “Transisi Energi dan Konservasi Lingkungan”.

“İni Merupakan bentuk komitmen Nurul Jadid dalam meningkatkan kesadaran masyarakat melalui Peran cıvıtas akademika tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekologi dalam menghadapi perubahan iklim dengan tetap menyeimbangkan dengan pertumbungan ekonomi dan kemajuan pembangunan kedepannya,” jelas KH. Faiz AHZ, Wakil Rektor IV Unuja. Kamis ( 06/02/2025).

Wakil Rektor IV UNUJA, KH. Faiz, M.Fil.I, menegaskan bahwa transisi energi merupakan isu penting untuk ketahanan dan keberlanjutan energi di Indonesia, serta menekankan peran perguruan tinggi dalam mendukung riset dan kebijakan energi ramah lingkungan. KH Faiz juga menambahkan bahwa ini merupakan rangkaian acara dari program konservasi bekerjasama dengan PT POMI melalui penanaman mangrove dan tanaman produktif di area Paiton termasuk monitoringnya pada momen hari lingkungan hidup sedunia di bulan Januari.

Hadir sebagai narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Probolinggo Konservasi Lingkungan Hidup Probolinggo Yusdi Vari Afandi ST, MSI, Yoza Jamal Mewakili President director PT POMI, Pradipta Indra Ariono WALHI JATIM dan Direktur Konservasi Energi. Hendra Iswahyudi Kementrian ESDM. Para nara sumber secara umum memparkan sesuai bidang keahlian masing masing sebagai bentuk stimulus kepada mahasiswa untuk dapat menghasilkan ide-ide inovatif dan mendorong kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah untuk mempercepat transformasi energi berkelanjutan di Indonesia.

Sebagai penutup Direktur Konservasi Energi. Hendra Iswahyudi Kementrian ESDM menyampaikan bahwa prinsip pengelolaan energy di Indonesia mengacu kepada 3 prinsip yaitu ketersediaan, akses dan keberlanjutan lingkungan. “Sehingga untuk itu diharapkan semua sektor usaha di bidang energy melakukan aksi aksi mitigasi seperti efisiensi energy , transisi energi terbarukan, bahan bakar rendah karbon dan program program lainnya yang relevan,” paparnya.

Dan beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Nurul jadid yang sudah menyelenggarakan acara ini sebagai bentuk dukungan pada program pemerintah bidang ketahanan dan keberlanjutan energi. (rh)

Refleksi Milad ke 78 Tahun HMI, Degradasi Ghirah Perkaderan

Penulis: Taufiqur Rohim (Alumni HMI)

Berdampak.net – 05 Februari 2025, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sudah genap berusia 78 tahun, Diusia yang sudah tidak lagi muda ini, ada beragam pekerjaan rumah cukup berat yang harus diselesaikan oleh organisasi besutan Drs. Lafran Pane ini. Mulai dari sektor internal maupun external.

Sejak akan, saat dan setelah didirikan pada tahun 1947 silam, HMI melalui beberapa fase yang sulit, dan dapat dilalui dengan baik, dengan sistim perkarderan yang sistematis, dengan mulus organisasi ini dapat melahirkan alumni yang menjadi tokoh terpandang di penjuru Indonesia. Sebut saja Akbar Tandjung, Jusuf Kalla, Anies Rasyid Baswedan, Mahfud MD, dan masih banyak lagi tokoh-tokoh nasional, regional hingga daerah yang lahir dari rahim perkaderan HMI, sehingga menciptakan jaringan atau relasi yang kuat antar sesama kader dan alumni HMI.

Namun, saat ini banyak kader HMI yang terlena dengan jaringan tersebut, sehingga tidak sedikit dari mereka melupakan perkaderan yang ada di Komisariat, Cabang, Badan Koordinasi (Badko) hingga Pengurus Besar (PB) HMI.

Diusia yang ke 78 ini, HMI perlu meningkatkan kembali semangat belajar para kader dalam menyongsong masa depan Islam yang gemilang seperti yang tertera pada mars Badan Pengelola Latihan (BPL) HMI.

Degradasi perkaderan di HMI saat ini merupakan ancaman serius yang harus diselesaikan bersama oleh semua pihak, baik itu kader, pengurus HMI ataupun Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi), hal ini merupakan ikhtiar bersama dalam mewujudkan tujuan mulia HMI, Terbinanya Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi yang Bernafaskan Islam, dan Bertanggung Jawab atas Terwujudnya Masyrakat Adil Makmur yang Diridhai Allah SWT.

Pengurus HMI, dan Kahmi memiliki peranan sentral untuk dapat kembali meningkatkan Ghirah perkaderan yang ada di HMI, pengurus HMI dengan program kerjanya dan Kahmi dapat mendorong melalui diskusi-diskusi yang berorientasi kepada keilmuan (akademis, red), jika hal itu bisa berjalan, HMI dapat kembali meraih masa keemasannya sebagai organisasi perkaderan.

Selamat Milad ke 78 tahun, HMI untuk Kedaulatan Bangsa, Yakinkan dengan Iman, Usahakan dengan Ilmu dan Sampaikan dengan Amal, Billahutaufiq wal hidayah. (fiq)

BEM UNUJA Lakukan Monitoring dan Evaluasi Berbasis Digital di Area Penanaman Mangrove Pesisir Laut Kabupaten Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Badan Eksekutive Mahasiswa Universitas Nurul Jadid (BEM UNUJA) kabupaten Probolinggo Jawa Timur melakukan Monitoring dan Evaluasi tanaman Mangrove dengan laporan berbasis Digital. Jum’at (31/01/2025)

Program penananman awal Mangrove dipesisir Pantai utara kabupaten Probolinggo Jawa Timur dilakukan pada tanggal 12 Januari 2025, tepatnya di Pantai Harmoni desa Binor dan desa Sumberejo, hasil Monev menunjukan perkembangan pertumbuhan Mangrove yang siknifikan, hal ini bisa diketahu melalui laporan berbasis digital yang di ciptakan Mahasiswa UNUJA, laporan berbasis digital ini bisa dipantau secara umum, hal ini sangat membantu bagi pecinta lingkungan civitas akademi Universitas Nurul Jadid, maupun P4NJ (Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid) wadah alumni Pondok Pesanren Nurul Jadid Paiton yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Pengambilan data awal dilakukan pada waktu tanam yakni tanggal 12 Januari, sementara setiap hari Jum’at dilakukan input data, dan pada hari ini Jum’at 31 Januari 2025, MONEV dilakukan untuk yang ketiga kali dengan Random Sampling, setiap tanaman di ukur ketebalan batang dengan Sketmat Digital agar diketahui pertumbuhan ketebalan batang pohon Mangrove, serta diukur ketinggianya agar diketahui petumbuhan dalam kurun waktu tertentu.

Ide MONEV BERBASIS DIGITAL ini bermula Ketika Aminurrohman yang biasa disapa Aminur Ketua BEM UNUJA menghadap KH. Faiz, M.Fil.l ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Aminur selaku Ketua BEM UNUJA menyampaikan rencana kegiatan BEM peduli lingkungan dengan penanaman Mangrove dipesisir Pantai utara kabupaten probolinggo, KH. Faiz mendukung rencana BEM UNUJA dalam melestarikan alam khususnya disepanjang Pantai utara kab Probolinggo dengan syarat ada Monitoring dan Evaluasi berkala berbasis DIGITAL.

Selain penanaman pohon Mangrove dipesisir Pantai utara kab Probolinggo BEM UNUJA juga melakukan penanaman pohon keras jenis Nangka dan Sukun dilahan Perhutani KPH Probolinggo yang berjarak + 5 Km dari Pantai Harmoni, dalam sistem laporanya sama seperti pohon Mangrove, untuk mengetahui Tingkat kesuksesan penanaman pohon BEM UNUJA melibatkan aktivis lingkungan, tokoh masyarakat serta Perusahaan disekitar PLTU Paiton yaitu PT. POMI.

Bibit ketiga pohon, yakni Mangrove 1.500, Nangka 700 dan Sukun 50 di support oleh PT. POMI (PT. Paiton Operation & Maintanance Indonesia), Dalam WA grup TEAM MONEV BEM UNUJA, Lubab selaku perwakilan PT. POMI menuliskan “Program ini bisa kita gunakan untuk laporan capaian keberhasilan program penghijauan, kita capture keberhasilan tumbuh tanaman yang kita tanam. Selama ini jarang yang menggunakan, apalagi selama ini banyak program penghijauan hanya sebatas ceremony, setelah ceremony selesai atau wes bubar, entah tanamannya mati atau hidup jarang di lihat. Sebisa mungkin bagaimana generasi kita lebih perduli terhadap apa yang kita kerjakan, bukan semata kita lakukan hari ini. Salam lestari, Salam Konservasi”.

Sementara itu Mbah Aziz yang dikenal sebagai pegiat lingkungan di kabupaten Probolinggo ikut hadir bersama mengatakan, hal ini merupakan kegiatan positif yang baik keberlangsungan bumi. “Ini terobosan baru, bukan masalah tanamnya, tetapi laporan berkelanjutan ini yang baru bagi saya selama menjadi pegiat lingkungan, artinya ini transparan, berapa jumlah pohon yang ditanam lalu berapa yang mati, berapa pula yang ditambal sulam serta berapa presentase pertumbuhan dalam kurun waktu tertentu,” sebutnya.

Selain Mbah Aziz, Haji Masruki dan Aminur Ketua BEM UNUJA, nampak pembimbing program konservasi Eddy Sis berada di area pesisir Pantai Harmoni, Eddy Sis terpantau memberi arahan agar sampah yang terseret dari laut dan tersangkut di bambu penyangga bibit pohon Mangrove segera dibersikan karena akan menganggu pertumbuhan tanaman dan juga kurang sedap dipandang, Eddy Sis juga mengatakan pentingnya memberi nomor pada tiap pohon, “Hal ini penting dilakukan agar kita bisa mengetahui sejauh mana tingkat pertumbuhan antar pohon, serta berapa jumlah yang masih bertahan hidup dalam kurun waktu 6 bulan kedepan” tegasnya. (fj)

Lora Fahmi AHZ Ajak Masyarakat Probolinggo Bergandengan Tangan untuk Membangun dan Mensejahterakan Daerah

Probolinggo, Berdampak.net – Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Lora Fahmi AHZ, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan dalam upaya membangun dan mensejahterakan Kabupaten Probolinggo. Dalam unggahannya di akun Instagram, Lora Fahmi menekankan pentingnya kolaborasi dan kesatuan di antara seluruh lapisan masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan dan menciptakan perubahan positif di daerah tercinta ini.

“Sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Probolinggo, kita semua memiliki peran penting dalam proses pembangunan. Baik itu melalui kontribusi langsung maupun dukungan terhadap program-program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Lora Fahmi dalam unggahannya. Ia menambahkan bahwa perubahan yang diinginkan tidak akan tercapai tanpa adanya komitmen dan kerjasama dari setiap individu.

Lora Fahmi juga memanfaatkan dua hashtag, #probolinggosae dan #probolinggoberbenah, sebagai ajakan untuk mempererat solidaritas antarwarga dan menunjukkan semangat kolektif dalam membangun Kabupaten Probolinggo ke arah yang lebih baik. “Mari kita tunjukkan komitmen kita untuk menjadikan Probolinggo lebih maju dan sejahtera. Kita semua adalah bagian dari perubahan ini. Setiap langkah kecil yang kita lakukan bersama dapat berdampak besar bagi kemajuan daerah kita,” kata Lora Fahmi.

Selain itu, Lora Fahmi mengingatkan bahwa pembangunan yang berkelanjutan memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh pihak, baik itu masyarakat, pemerintah, maupun sektor swasta. Dengan berbagai program inovatif dan partisipatif yang tengah berjalan, ia percaya bahwa kolaborasi yang solid akan menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat Probolinggo, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi.

“Mari bersama-sama kita saling mendukung, saling membantu, dan bekerja keras untuk memastikan Probolinggo menjadi daerah yang lebih baik dan sejahtera untuk kita semua. Pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat. Setiap kontribusi, sekecil apapun, sangat berarti,” tambah Lora Fahmi.

Lora Fahmi menutup pesannya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk tidak pernah meremehkan perubahan yang dapat dimulai dari langkah-langkah kecil. Dengan semangat gotong royong, ia yakin bahwa Probolinggo akan mampu mencapai tujuan besar untuk kesejahteraan masyarakatnya.

Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Ra Fahmi AHZ, yang juga Wakil Bupati terpilih, menegaskan bahwa organisasi yang solid adalah kunci kesuksesan dalam mencapai visi dan misi partai. Dalam pernyataannya, beliau mengajak seluruh anggota untuk memperkuat kerjasama dan komunikasi antar pengurus.

Dengan organisasi yang kuat, kita dapat lebih efektif dalam melayani masyarakat dan membawa perubahan yang positif. Ra Fahmi juga menekankan pentingnya komitmen setiap anggota untuk terus berkontribusi demi kemajuan Kabupaten Probolinggo, Mari bersama-sama membangun organisasi yang solid demi mencapai tujuan bersama,” tegasnya.

“Ayo, bersama kita wujudkan perubahan yang kita inginkan. Jangan ragu untuk bergerak dan memberikan kontribusi positif demi Probolinggo yang lebih baik,” tutupnya. (pm)

Kompak Bupati Probolinggo dan Bondowoso, Gerindra Dukung Program Pemerintah dan Janji Politik di Jawa Timur

Surabaya, Berdampak.net – Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengadakan silaturahmi dengan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih se-Provinsi Jawa Timur yang diusung oleh Partai Gerindra. Pertemuan yang berlangsung di Hotel Majapahit Surabaya ini turut dihadiri oleh Gus Haris Ra Fahmi (Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Probolinggo) serta RA Hamid dan RA As’ad (Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Bondowoso).

Dalam kesempatan tersebut, Muzani menyampaikan salam hormat dari Presiden Prabowo dan menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelesaikan berbagai isu krusial seperti defisit anggaran, infrastruktur, irigasi, investasi, dan kesehatan masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, agar solusi yang diberikan dapat tepat sasaran dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Muzani juga menekankan pentingnya dukungan kepala daerah terhadap program pemerintah pusat, khususnya dalam mewujudkan generasi emas Indonesia melalui program makan bergizi gratis. Selain itu, ia berharap agar para kepala daerah dapat menuntaskan janji kampanye mereka dengan sebaik-baiknya, dan Partai Gerindra siap menjadi fasilitator untuk memfasilitasi komunikasi antara bupati/walikota dan kementerian teknis guna menyelesaikan masalah-masalah kemasyarakatan.

Ahmad Muzani mengingatkan, bahwa kesuksesan suatu daerah sangat bergantung pada kebersamaan dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka dan perencanaan yang matang antara kedua pihak sangat dibutuhkan untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan di wilayah masing-masing.

“Komitmen Partai Gerindra untuk mendukung kepala daerah dalam menunaikan janji politik kepada rakyat akan terus kami jaga,” tegas Muzani, menutup pertemuan dengan semangat untuk terus bergerak maju demi kesejahteraan rakyat. (rh/pm)