Probolinggo, Berdampak.net – KPU provinsi Jatim menghadirkan perhelatan pantarlih award 2024 untuk pertama kalinya yang akan diberikan pada 25 Juli 2024 bertepatan dengan Apel pembubaran Pantarlih.
Kegiatan Pantarlih award 2024 ini mempunyai beberapa kategori yang diperlombakan meliputi 1. Pantarlih aktif publikasi medsos, 2. Pantarlih mencoklit pemilih unik, 3. sosialisasi pantarlih terbaik, 4. pelayanan disabilitas terbaik, 5. PPS terbaik dalam mengkoordinasikan coklit, 6. PPK terbaik dalam mengkoordinasikan coklit, 7. KPU Kab/kota terbaik dalam mengkoordinasikan coklit
Viki Hamzah selaku Ketua Divisi Perencanaan, data dan Informasi mengatakan,” KPU Kota Probolinggo akan ikut serta dalam perhelatan Pantarlih Award 2024 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur.
Kami juga sudah mendorong kepada semua PPK, PPS dan pantarlih untuk ikut ambil bagian dalam kontestasi Pantarlih Award ini mengingat kegiatan ini memiliki banyak manfaat untuk pengembangan SDM,” lanjut Viki
Viki Menjelaskan,”Sebagai bentuk support dan dukungan kami dalam pantarlih award 2024 ini tentunya kami menghimbau kepada jajaran PPK maupun PPS untuk mengumpulkan vidio dan foto kolase sebagai bentuk data dukung kinerja coklit.
Viki juga mengharap dengan pantarlih award ini mampu meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri pantarlih, Meningkatkan Kreativitas Pantarlih, Menumbuhkan Jiwa Kompetitif dan daya saing, Membangun Track Record positif dan memiliki portofolio yang teruji.
Serta tidak lupa pula semoga teman-teman pantarlih kota Probolinggo akan jadi pemenang Pantarlih award 2024 ini,” tutupnya. (yan)
Perkampungan bersih bernama dusun Sukorejo yang merupakan kecamatan paling ujung timur di kabupaten Situbondo dalam sepekan terakhir nampak ramai dan berjubel dipenuhi para pendatang. Kehadiran orang-orang ini berasal dari Nusantara yang diantaranya Nanggroe Aceh Darussalam, DI. Jakarta, DKI. Yogyakarta, Sumatera, Bengkulu, Sumatera, Bengkulu, Riau, Lampung, Jambi, Kalimantan, Sulawesi, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Nusa Tenggara, Bali Bahkan berasal dari Papua. Orang-orang ini disebut calon santri baru (casabar) dan calon wali santri baru (cawasabar) tersebut dalam untuk satu tujuan mulia, mengantarkan putra-putrinya untuk menjadi santri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.
Hiruk-pikuk penerimaan santri baru di Pondok Pesantren Sukorejo Situbondo atau yang lebih dikenal dengan nama pondok pesantren Sukorejo dibuka pada tahap I (satu) di 1 Juni 2024 dan ditutup pada 15 Juni 2024. Sedangkan tahap II (dua) dibuka pada 3 Juli 2024 dan ditutup di 8 Juli 2024. Jumlah santri baru tahun 2024 diterima di atas 3.000 santri. Pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo adalah salah satu pondok pesantren yang berskala besar dengan jumlah santri sangat banyak di Jawa Timur.
‘Selamat datang pengemban wasiat Rasulullah, generasi agama dan bangsa. Selamat berjuang dalam berkhidmah, mengaji dan mengkaji untuk bekal dunia akhirat’. Tulisan ini disematkan jelas dan terang benderang pada brosur, pamflet, ataupun banner yang menyambut santri baru. Kalimat yang mempertegas posisi basis perjuangan dan pembelajaran yang heroik dan penuh semangat.
Pondok pesantren Sukorejo yang memiliki visi lahirnya generasi muslim khaira ummah terus berbenah dan bersiap menghadapi tantangan zaman dengan tradisi salaf. Pendidikan telah tersedia dari Raudhatul Athfal sampai Perguruan Tinggi yang bernama Universitas Ibrahimy (UNIB) dan Ma’had Aly (MA) dengan level strata 1 sampai strata 2. Jumlah santri Pondok Pesantren Sukorejo di atas 20.000 santri pada Juli tahun 2024.
Para sabar dan cawasabar pada pertama datang lansung memasuki Parkir Religi untuk mengambil Antrian dan sekaligus sowan ke Nyai Hj. Isyaiyah As’ad, kemudia melakukan serangkaian penyelesaian administrasi di aula Pondok Pesantren Sukorejo yaitu test urine di Lantai 2, dan menuju lantai satu untuk menyeleasaikan : Verifikasi, penentuan asrama, rekam KTS (Kartu Tanda Santri), Rekam KKP (Kartu Keluarga Pesantren) yang berguna saat akan mengadakan pertemuan saat kiriman atau kunjungan wali santri (walsa). Kemudian dilanjutkan dengan registrasi pendidikan, baik madrasah dan sekolah atau perguruan tinggi, kemudian perjanjian dengan pengurus pesantren tentang kesanggupan ikut peraturan pesantren yang kemudian ditandasahkan dengan melakukan tanda tangan perjanjian di atas materai. Setelah itu melakukan pembayaran UTAP (Uang Tahunan Pesantren) melalui program Simantap yang pembayarannya sudah elektronik melalui virtual account bank. Yang terakhir melakukan sowan dan doa restu untuk menjadi santri kepada Pengasuh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy untuk casabar putra, dan untuk putri sowan kepada Nyai Hj. Nur Sari As’adiyah.
“Saya wali santri dari RTS Kalisaripataskia, kami disini perjalanan dari Jambi menuju Situbondo itu berkisar tiga hari tiga malam, alhamdulillah perjalanan kami dari Jambi ke Situbondo itu berjalan dengan lancar. Anak saya mau mondok di Sukorejo Situbondo ini karena ingin mendapatkan berkah dan berdasarkan keinginan dia sendiri karena ada beberapa tetangga itu yang nyantri di Sukorejo Situbondo, berita dari mulut ke mulut, sehingga termotivasi anak saya untuk mondok di Sukorejo Situbondo”, terang Kartika Sari, cawasabar Asal Jambi.
Sementara itu, ketua rombongan dari Pulau Sapudi Mursidi Nur yang juga Ketua Rayon IKSASS menyampaikan,” Kami sudah sampai ke Sukorejo kemarin tanggal 3 juli 2024 dengan rombongan yang luar biasa, karena antusiasme masyarakat Sapudi untuk memondokkan putra-putrinya ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo dan pada hari ini kami mendampingi proses verifikasi dan juga menyerahkan calon santri baru kepada Pengasuh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy”.
Setelah prosesi sowan Kepada Pengasuh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy atau Nyai Hj. Nur Sari As’adiyah inilah, maka secara sah semua pendaftar disebut ‘Santri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo”. Yang kemudian menuju kamar yang berada di bawah naungan disebutan ‘Daerah’ sebagai santri selama menempuh pendidikan dan pembelajaran di dalam pesantren.
Para santri walaupun nampak lelah, namun terasa bahagia karena semua proses yang dilalui telah menghantarkan kepada kesiapan untuk menempuh situasi dan keadaan baru sebagai para pencari ilmu. Selanjutnya, para wali santri satu persatu meninggalkan pesantren, dan sudah memasrahkan penuh kepada kebijakan pesantren untuk menggembleng putra-putrinya dalam mengabdi dan mengaji. Perjuangan para pencari ilmu telah menemukan muara pada ketekunan, kegigihan dan tekad yang dilandasi niat yang kuat untuk belajar dan terus belajar agar siap terjun ke masyarakat untuk meneruskan perjuangan Islam yang rahmatan lil alami.
Probolinggo, Betdampak.net– Semipro 2024, acara tahunan yang selalu dinantikan warga Kota Probolinggo, resmi dimulai hari ini. Selama seminggu penuh, kota ini akan dipenuhi dengan berbagai kegiatan menarik yang menampilkan seni, budaya, dan hiburan.
Hari pertama Semipro 2024 dimulai dengan rangkaian acara yang siap menghibur masyarakat Probolinggo.Acara hari ini dibuka pada pukul 18.00 dengan penampilan Safira Azzahra dan Safira Syaibani. Kedua penyanyi muda berbakat ini diharapkan dapat menarik perhatian penonton dengan suara merdu mereka, membawakan lagu-lagu yang populer dan penuh semangat.
Selanjutnya, pada pukul 19.05, giliran SMP Namira yang tampil dengan musik Islami pendalungan. Penampilan ini tidak hanya menonjolkan kemampuan musikal siswa-siswi SMP Namira tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya dan nuansa Islami yang kental di wilayah Probolinggo.
Pada pukul 19.15, perhatian akan beralih ke aksi Polisi Cilik (Pocil) Kota Probolinggo. Para polisi cilik ini akan menampilkan keterampilan mereka dalam disiplin dan koordinasi yang telah dilatih dengan baik, memberikan hiburan sekaligus edukasi kepada penonton.
Puncak acara malam ini adalah Grand Opening Semipro 2024 yang akan dimulai pada pukul 19.30. Acara pembukaan ini akan diresmikan oleh pejabat kota dan diharapkan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh semua warga. Grand Opening ini menandakan dimulainya rangkaian acara seminggu penuh yang menjanjikan berbagai hiburan dan atraksi menarik.
Setelah acara pembukaan, pada pukul 20.30, akan digelar Parade Busana Batik dan Semipro Carnival yang menampilkan Kang Yuk. Parade ini akan menonjolkan keindahan batik Probolinggo yang terkenal serta kostum-kostum karnaval yang penuh warna dan kreatifitas, menjadikan malam semakin meriah dan penuh warna.Malam ini akan ditutup dengan penampilan live dari Doyan Wadon pada pukul 21.00 hingga 22.00. Grup musik ini akan menghibur penonton dengan lagu-lagu yang enerjik dan mengajak semua yang hadir untuk menikmati malam penuh hiburan di hari pertama Semipro 2024.
Dengan dimulainya Semipro 2024, warga Probolinggo dan sekitarnya dapat menikmati berbagai kegiatan dan hiburan selama seminggu penuh. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari kemeriahan ini dan nikmati setiap momen yang disuguhkan dalam Semipro 2024. (Don)
Probolinggo, berdampak.net – Di jantung kota Probolinggo, terdapat seorang wanita bersemangat yang telah menciptakan gelombang di antara para penikmat es teh lokal. Ibu Sukarmi, nama yang tak asing lagi di kalangan warga sekitar, telah memperkenalkan produknya yang unik dan lezat – Es Teh Manis.
Dikenal dengan brand-nya sendiri, Es Teh Manis milik Ibu Sukarmi menawarkan segelas kelezatan dengan harga yang terjangkau, hanya 3.000 rupiah untuk ukuran besar. Setiap pagi, sebelum matahari mengintip di ufuk timur, Ibu Sukarmi telah siap beraksi di depan SMP Negeri 4 Kota Probolinggo.
Dengan gerobak sederhana yang dipenuhi oleh gelas-gelas berisi es teh, dia siap menyapa setiap pelanggan yang melintas.
“Es Teh Manisnya enak banget, gak bikin kantong bolong juga,” ujar Dani, salah seorang siswa SMP setempat yang menjadi langganan setia Es Teh Manis.
“Gulanya asli, tehnya juga asli, rasanya bener-bener pas buat ngilangin dahaga pas pulang sekolah,” lanjutnya.
Rahasia kesuksesan Es Teh Manis buatan Ibu Sukarmi tak lain adalah bahan-bahan berkualitas yang digunakan. Ia selalu memilih gula asli dan teh berkualitas tinggi untuk setiap gelas es teh yang ia sajikan. Kombinasi yang pas antara gula asli dan teh yang autentik menciptakan rasa yang tak terlupakan bagi para pelanggannya.
Namun, kesuksesan Ibu Sukarmi tidak hanya terletak pada kualitas rasa produknya. Senyum ramah dan sapaan hangatnya setiap kali pelanggan datang membuat para pelanggannya merasa diperhatikan dan dihargai.
“Ibu Sukarmi selalu ramah dan murah senyum. Rasanya jadi makin enak minum es teh sambil ngobrol sama beliau,” ungkap Ani, seorang ibu rumah tangga yang juga merupakan pelanggan setia Es Teh Manis.
Tidak hanya mendapat pujian dari pelanggan setianya, Es Teh Manis buatan Ibu Sukarmi juga mulai menarik perhatian dari warga sekitar yang penasaran akan kelezatan yang ditawarkannya. Tiap hari, antrian di gerobak Es Teh Manis semakin panjang, membuktikan bahwa kualitas dan harga yang bersaing masih menjadi faktor utama dalam menarik minat konsumen.
Dengan semangat dan dedikasinya yang tak tergoyahkan, Ibu Sukarmi terus melangkah maju dalam dunia bisnis es teh. Dia tidak hanya menjual minuman, tetapi juga membawa senyum dan keceriaan kepada setiap pelanggannya.
Es Teh Manis buatan Ibu Sukarmi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Probolinggo, sebuah bukti nyata bahwa kebaikan dan dedikasi selalu mendapat penghargaan yang layak. (don)
Probolinggo, Berdampak.com – Sebuah kedai minuman es dawet baru bernama “Kenangan” resmi dibuka di jalan Lumajang , tepatnya di selatan lampu merah Randu Pangger pada hari ini kamis, (27/06/2024).
Kedai ini dimiliki oleh Roy Sandie, seorang pengusaha muda yang berharap membawa kesegaran dan kenangan manis kepada para pelanggannya melalui minuman tradisional khas Indonesia, es dawet. Grand opening Es Dawet “Kenangan” berlangsung meriah mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Pada acara pembukaan ini, Roy Sandie memberikan es dawet gratis kepada para pengunjung pertama yang datang. Langkah ini tentu saja disambut antusias oleh masyarakat sekitar yang penasaran dengan cita rasa es dawet yang ditawarkan.
“Es Dawet ini bukan hanya sekadar minuman, tetapi juga sebuah kenangan manis yang ingin saya bagikan kepada semua orang. Saya berharap semua yang mencicipi es dawet di sini bisa merasakan kesegarannya dan kembali mengenang masa-masa indah mereka,” kata Roy dengan penuh semangat.
Salah satu pengunjung, Yanuar, yang berhasil mendapatkan salah satu cup gratis tersebut, mengungkapkan kepuasannya. “Rasanya enak banget! Manisnya pas, tidak terlalu berlebihan, dan dawetnya lembut. Saya pasti akan kembali lagi ke sini,” ujar Yanuar.
Es Dawet “Kenangan” menawarkan minuman khas Indonesia ini dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp. 5.000 per cup. Dengan harga yang bersahabat dan kualitas rasa yang terjamin, Mas Rian optimis kedainya akan menjadi tempat favorit baru bagi masyarakat Probolinggo dan sekitarnya.
Kedai Es Dawet “Kenangan” buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB, memberikan kesempatan bagi para pecinta es dawet untuk menikmati kesegarannya sepanjang hari. Lokasinya yang strategis di selatan lampu merah Randu Pangger , memudahkan akses bagi siapa saja yang ingin mampir dan mencicipi minuman ini.
Dengan konsep yang sederhana namun penuh makna, Es Dawet “Kenangan” tidak hanya menawarkan kesegaran tetapi juga kenangan manis bagi setiap pelanggan yang datang. Mari datang dan rasakan sendiri kelezatan es dawet yang menyegarkan ini. (don)
Surabaya, Berdampak.net– Pada acara Silaturahmi Bisnis (Silobis) Pra-Musyawarah Wilayah (Muswil) Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Jawa Timur, terlihat sinergi yang kuat di antara para pengusaha dan pemangku kebijakan. Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Bulog Jawa Timur dan dr. Agung Mulyono, Ketua HIPKA Jatim sekaligus Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur. Selain itu, beberapa pengusaha terpilih yang merupakan anggota dewan juga turut hadir, menunjukkan betapa pentingnya acara ini dalam mempersiapkan Muswil HIPKA Jatim yang akan datang. Selasa (25/06/2024)
Dr. Agung Mulyono, dalam pidato pembukaannya, menekankan pentingnya kolaborasi antara pengusaha dan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. “Di tengah tantangan ekonomi global, sinergi antara sektor publik dan swasta menjadi kunci keberhasilan. Kita harus memanfaatkan setiap peluang untuk memperkuat ekonomi lokal,” ujarnya dengan penuh semangat. Pernyataan ini bukan hanya menggugah semangat para peserta, tetapi juga mencerminkan visi yang lebih besar untuk kemajuan bersama.
Hadirnya Kepala Bulog Jawa Timur dalam acara ini memberikan dimensi strategis tambahan. Dalam sambutannya, ia menyoroti peran penting pengusaha dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di Jawa Timur. “Kolaborasi dengan HIPKA memungkinkan kita untuk lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi ekonomi yang tidak menentu,” katanya. Ini menunjukkan bahwa peran pengusaha tidak hanya sebatas menjalankan bisnis, tetapi juga menjadi pilar penting dalam kesejahteraan masyarakat.
Namun, yang paling menarik dari Silobis kali ini adalah keterlibatan pengusaha terpilih yang juga anggota dewan. Mereka berbagi pengalaman dan ide-ide segar tentang bagaimana legislatif dapat mendukung pengembangan usaha di Jawa Timur. Diskusi yang terjadi sangat produktif, membahas berbagai isu mulai dari regulasi bisnis hingga inovasi teknologi. Kehadiran mereka memberikan perspektif baru tentang bagaimana kebijakan publik bisa diintegrasikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Acara ini bukan hanya tentang persiapan Muswil HIPKA Jatim, tetapi lebih dari itu, merupakan ajang untuk memperkuat jaringan, berbagi pengetahuan, dan merumuskan strategi bersama. Para pengusaha yang hadir tampak optimis dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan.
Silobis Pra-Muswil HIPKA di Surabaya membuktikan bahwa dengan semangat kolaborasi dan visi yang jelas, pengusaha Jawa Timur dapat menjadi motor penggerak utama dalam membangun ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan. Ini adalah contoh nyata bagaimana sinergi antara berbagai pihak dapat menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat.