Akhiri Jabatan Ketua KONI, Zainul Hasan Tinggalkan Jejak Prestasi, Probolinggo Naik Kelas di Peta Olahraga Jatim!

Probolinggo, Berdampak.net – Periode kepemimpinan Zainul Hasan di KONI Kabupaten Probolinggo memasuki babak akhir. Ketua KONI yang telah memimpin periode sebelumnya ini resmi mengakhiri masa jabatannya, menyusul rangkaian evaluasi dan capaian prestasi olahraga yang dinilai menjadi warisan penting bagi pembinaan atlet daerah.

Dalam masa kepemimpinannya banyak yang menjadi kekaguman publik, Zainul Hasan Koni selaku figur yang menjadi pusat perhatian dalam capaian olahraga periode kepemimpinannya menyampaikan penilaian bahwa kerja-kerja pembinaan KONI selama ini berhasil mengangkat posisi Kabupaten Probolinggo dalam peta prestasi olahraga tingkat Jawa Timur.

Probolinggo kini berada pada peringkat ke-19, serta mampu melampaui sejumlah kabupaten di wilayah sekitarnya. Klaim tersebut menguat seiring dengan torehan prestasi pada ajang Porprov, maupun kiprah atlet di event lebih luas.

Beberapa cabang olahraga sumbang medali Pada ajang Porprov, Probolinggo mencatatkan prestasi yang dinilai membanggakan. Kontingen arung jeram, muaythai, hingga tinju disebut menjadi penyumbang medali signifikan.

Di antaranya, Arung Jeram meraih 6 emas, 1 perak, dan 1 perunggu, Muaythai mengoleksi 2 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Cabang Berkuda Memanah menyumbang 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu, sedangkan Tinju memperoleh 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

Selain itu, cabang lain juga ikut menguatkan posisi kontingen, seperti Kurash (2 emas dan 1 perunggu), Balap Sepeda Road Race (1 emas, 1 perak, 1 perunggu), Gantole (1 emas, 1 perak, 1 perunggu), serta Biliar(1 emas dan 1 perak). Ada pula Kick Boxing (1 emas), IBCA MMA (2 perak), Senam Artistik (1 perak dan 2 perunggu), Taekwondo (1 perak dan 1 perunggu), Atletik (1 perak), Catur (1 perak), dan Drumband (1 perak dan 1 perunggu).

Prestasi ke luar daerah dan nasional
Bukan hanya di level provinsi, atlet Probolinggo juga mencatat prestasi pada ajang internasional. Team Stroke Putri meraih medali perunggu pada 10th World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia.

Sementara itu, cabang olahraga bela diri seperti Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) Kabupaten Probolinggo disebut turut menyumbang prestasi pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Prestasi-prestasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pembinaan berjalan lintas cabang.

Di akhir masa kepemimpinannya, ketua KONI menegaskan pentingnya keberlanjutan program pembinaan atlet, penguatan fasilitas pendukung, serta konsistensi seleksi dan pendampingan bagi generasi berikutnya. Dengan capaian-capaian yang ditorehkan selama periode berjalan, publik berharap estafet kepemimpinan KONI berikutnya dapat mempertahankan momentum dan terus menaikkan target prestasi Probolinggo.

Kontribusi dalam berbagai cabang—mulai dari olahraga air, bela diri, hingga cabang yang membutuhkan ketepatan dan koordinasi—menjadi rangkuman prestasi yang diharapkan tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga fondasi untuk langkah yang lebih besar ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *