Swasembada Pangan?, Indonesia Harus Dibangun dari Desa

oleh: Taufiqur Rohim

Berdampak.net – Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia saat ini haruslah menjadi Negara yang mandiri, dimana dalam salah satu misi Prabowo yakni Indonesia harus swasembada pangan, hal itu dibuktikan dalam pidato perdananya setelah dilantik sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto menekankan bahwa ketahanan dan swasembada pangan adalah prioritas utama pemerintah. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan langkah strategis untuk menjamin kesejahteraan dan kemandirian bangsa di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Salah satu strategi utama dalam mencapai swasembada pangan adalah pengoptimalan lahan pertanian desa. Teknologi modern dan pendampingan petani menjadi kunci untuk meningkatkan hasil pertanian yang lebih efisien. Hal itu dikarenakan desa memiliki peran penting dalam mencapai swasembada pangan di Indonesia. Potensi lokal yang melimpah, seperti lahan subur, dapat dijadikan sumber daya pangan yang mandiri dan berkelanjutan, harusnya saat ini pemerintah sudah memfokuskan pembangunan yang ada di Desa, bukan lagi terfokus kepada perkotaan.


Sejatinya desa memegang peranan yang sangat penting dalam pembangunan di Tanah Air karena lebih 70 persen lebih penduduk Indonesia berada hidup dan bertempat tinggal di desa. Artinya, ketika kita membangun desa, maka sesungguhnya kita membangun Indonesia.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyatakan bahwa swasembada pangan harus dimulai dari desa. Hal ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang lebih mandiri.

Indonesia adalah negara besar, namun jika ketahanan pangan rapuh dapat membuatnya rentan. Sumber daya yang melimpah di desa dapat dimaksimalkan jika dipadukan dengan kolaborasi antara berbagai pihak.

Penting bagi Indonesia untuk tidak bergantung pada impor pangan dari luar. Dengan memanfaatkan potensi desa secara optimal, kebutuhan pangan dalam negeri dapat dipenuhi, tanpa harus bergantung pada negara lain.

Disamping itu, Pemerintah saat ini juga harus fokus kepada pemberdayaan generasi muda yang ada di desa, hal itu bisa menjadi salah satu lokomotif utama dalam membangun swasembada pangan. Pemuda dianggap sebagai agen perubahan yang mampu membawa inovasi dan semangat baru ke sektor pertanian.

Bonus demografi Indonesia menjadi peluang besar untuk memperkuat sektor pertanian. Dengan keterlibatan pemuda, potensi pertanian desa dapat berkembang melalui pendekatan yang lebih modern dan efisien.

Pemerintah juga harus memperhatikan dan mendorong para lulusan perguruan tinggi untuk terjun menjadi petani muda, sehingga pertanian yang ada di Indonesia dapat dilakukan moderenisasi dengan pemikiran yang selaras dengan perkembangan zaman. Jika hal itu bisa terjamah oleh pemerintah Indonesia saat ini, saya yakin Indonesia Mandiri, Indonesia Swasembada Pangan akan bisa tercapai dengan baik. (fiq)

Sumber Air Belerang Misgilomi Desa Kaduara Timur Sumenep, Baik Untuk dibuat Mandi

Sumenep, Berdampak.net – Sumber Air Belerang Misgilomi, Desa Kaduara Timur, Pragaan, Kabupaten Sumenep, mengandung belerang dengan kadar 30,43 mg/liter, hal itu ditunjukkan dengan dilakukannya uji sampel yang dilakukan oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat, dengan skema Program Pengembanangan Desa Binaan (PKM skema PPDB) dari Sekolah Pascasarjana Univeristas Airlangga, Tim terdiri dari Ni Made Sukartini (Ketua, Sekolah Pascasarjana dan FEB UNAIR), Jani Purnawanti (Fakultas Hukum UNAIR), Achmad Solihin dan Akhmad Jayadi (FEB UNAIR). Pada Bulan Desember 2024 kemarin.

Dengan demikian, sumber air Belerang Misgilomi aman dan baik untuk dibuat mandi oleh pengunjung, dan semakin memantapkan keyakinan banyak warga sekitar bahwa sumber belerang tersebut dapat menyembuhkan beberapa penyakit kulit.

Mendapati hasil uji sampel tersebut, Direktur Bumdesa Gema Bangsa, Usman Efendi mengatakan, kedepan pihaknya akan menciptakan produk air bersih yang bersumber dari Sumber Air Belerang Misgilomi untuk dibuat mandi oleh masyarakat, yang bernilai ekonomis.

“Nanti InsyaAllah akan diciptakan produk yang bisa dijual pada masyarakat. Misal air galon untuk dibawa pulang untuk mandi di rumah,” ujarnya.

Disamping itu, Kepala Desa Kaduara Timur, Prayitno berharap dengan hasil uji laboratorium ini, wisata Sumber Air Belerangan Misgilomi bisa semakin ramai pengunjung, sehingga bisa berdampak kepada kemajuan masyarakat dan desa.

“Semoga dengan hasil lab ini, orang semakin ramai ke Misgilomi untuk mandi sekaligus penyembuhan berbagai penyakit,” harapnya.

Ni Made Sukartini, tim PKM skema PPDB mengatakan, ini merupakan bentuk kontribusi nyata Universitas Airlangga terhadap masyarakat.

“Ini adalah bentuk kontribusi nyata UNAIR terhadap desa Kaduara Timur sebagai mitra dalam kegiatan Pengmas PPDB. Semoga ke depan UNAIR semakin kontributif pada masyarakat, sesuai dengan selogan UNAIR, excellence with morality,” jelasnya. (fiq)

KPU Kabupaten Probolinggo, Tetapkan Gus Haris Ra Fahmi Bupati Terpilih

Probolinggo, Berdampak.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo secara resmi menetapkan pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Gus dr. Muhammad Haris dan Ra Fahmi AHZ sebagai Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo terpilih untuk masa jabatan 2024-2029. Penetapan tersebut dilaksanakan dalam rapat pleno terbuka penetapan Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo terpilih yang dihelat KPU Kabupaten Probolinggo, Kamis (9/1/2025) malam di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan.

Rapat pleno yang dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Ali Wafa bersama Komisioner KPU ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto, Ketua DPRD Oka Mahendra Jati Kusuma, perwakilan Forkopimda serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Forkopimka se-Kabupaten Probolinggo.

Paslon terpilih, Gus Haris dan Ra Fahmi turut hadir bersama perwakilan partai politik (parpol) pengusung, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), tokoh agama serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Probolinggo.

Penetapan pasangan terpilih ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara penetapan oleh Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo. Dilanjutkan dengan penyerahan kepada Ketua DPRD, Ketua Parpol pengusul serta Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Apresiasi dan ucapan selamat diberikan kepada KPU Kabupaten Probolinggo atas pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berlangsung dengan lancar.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Ali Wafa ketika memimpin sidang pleno terbuka menyampaikan rasa syukur karena seluruh tahapan Pilkada di Kabupaten Probolinggo dapat berjalan dengan lancar, aman dan kondusif.

Pasangan Gus Haris dan Ra Fahmi ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo terpilih setelah dalam pelaksanaan Pilkada tanggal 27 Nopember 2024 lalu meraih suara sebanyak 492.212 suara atau 80,6% dari total suara dan yang lebih luar biasa menurut ketua KPU kabupaten probolinggo Ali wafa partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS pada Pilkada tahun 2024 sebanyak 72% cukup tinggi.

Bupati Probolinggo terpilih Gus dr. Muhammad Haris mengatakan bahwa Pilkada proses demokrasi yang positif dan di akhiri semangat persatuan pasca pemilu akan membawa Kabupaten Probolinggo ke arah yang lebih baik. program yang akan menjadi prioritas kedepan Salah satunya adalah rencana besar untuk wajah Kota Kraksaan yang akan diproyeksikan sebagai pusat kota baru dengan New Icon Alun-alun Kraksaan yang menjadi kebanggaan masyarakat dan fokus pada reformasi birokrasi, pengembangan infrastruktur, pariwisata, industri dan ekonomi kreatif serta peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan. (fjr)

HUT RSUD Waluyo Jati ke-43, Ini Harapan H. Khairul Anam, Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Anggota Komisi IV DPR-D Kabupaten Probolinggo dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), H. Khairul Anam berharap di peringatan hari jadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan yang ke 43, bisa meningkatkan pelayanan yang lebih prima terhadap masayarakat.

Hal itu disampaikan oleh H. Anam (sapaan Akrab H. Khairul Anam) saat menghadiri acara peresmian Ruang Direksi dan Tasyakkuran HUT Kota Kraksaan ke-15 dan HUT RSUD Waluyo Jati ke-43 serta ulang tahun dan Promosi Doktor Direktur RSUD Waluyo Jati, Dr. dr. Hj. Yessi Rahmawati, Sp.OG,. Subsp. Obginsos, M.H,. M.Kes,. C.M.C., FISQua, di ruang pertemuan Ki Hajar Dewantara (Lantai II) RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Rabu (08/01/2025).

“Kedepan kami berharap dengan peningkatan layanan rumah sakit ini, RSUD Waluyo Jati tercapai cita-cita menjadi rumah sakit jujukan di “Timur Tengah” yaitu Probolinggo Tengah dan Timur bahkan Tapalkuda,” harapnya.

Ia menyebut, saat ini RSUD Waluyo Jati Kraksaan sedang mengembangkan beberapa layanan rumah sakit, yang nantinya diharapkan bisa berdampak baik kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Layanan rumah sakit yang baru dan sedang dikembangkan adalah, Cathlab untuk operasi pemasangan cateterisasi jantung, hemodialisa (layanan cuci darah) Neo Natar Intensive Unit (NICU), radiologi, CT scan, mamografi, instalasi psykiatri (layanan kedokteran jiwa), layanan cuci darah, layanan ortopedi bisa operasi sendi lutut, dan lain-lain, ini semoga bisa berjalan dengan maksimal dan bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat terutama masyarakat Kabupaten Probolinggo, sesuai dengan tagline layanan Humanis,” tambahnya. (fiq)

Silaturahmi Kyai dan Bu Nyai Prabu Nusantara: Perkuat Sinergi Ulama, Santri, dan Pemerintah

Malang, Berdampak.net – Acara Silaturahmi Kyai dan Bu Nyai bertajuk Prabu Nusantara (Prabowo Bersama Ulama dan Santri Merawat Indonesia) sukses diselenggarakan di Pondok Wisata Annur 2. Kegiatan ini dihadiri oleh ulama, santri, dan sejumlah tokoh masyarakat, dengan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, sebagai pembicara utama.

Dalam sambutannya, Sudaryono menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan santri dalam membangun Indonesia yang lebih baik. “Peran ulama dan santri sangat strategis dalam menjaga moralitas bangsa, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam berbagai sektor, termasuk ketahanan pangan,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi semangat Prabu Nusantara yang mengedepankan nilai kebangsaan dan gotong royong.

Prabu Nusantara sendiri diprakarsai oleh sejumlah tokoh, di antaranya Gus Mamak, Gus Faiz Ahz, Komandan Chusni (anggota DPRD Provinsi Jawa Timur), Gus Tajul, dan Gus Samsul. Gerakan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara ulama dan santri dalam menjaga persatuan bangsa melalui nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Acara ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, ditandai dengan doa bersama dan diskusi mengenai langkah konkret untuk merawat Indonesia. Wakil Menteri Pertanian juga mengajak seluruh peserta untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa, khususnya melalui inovasi di bidang pertanian berbasis pesantren.

“Kita perlu terus mengembangkan potensi lokal, termasuk melalui pesantren, untuk mewujudkan kemandirian pangan dan ekonomi,” tambah Sudaryono.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing. (fj)

“Warung Nasi Pecel 99 Paiton” Kuliner Malam Legendaris, Harga Rakyat Selera Semua Kalangan yang Patut Dicoba!

Probolinggo, Berdampak.net – Probolinggo memang Gudangnya kuliner legendaris dengan cita rasa yang tidak kalah bersaing dengan kuliner modern saat ini walapun dengan tempat yang sangat sederhana, seperti halnya Nasi Pecel 99 paiton. Warung nasi pecel yang berada di Jl. Raya Panglima Sudirman No.219, Dusun Ps., Sukodadi, Probolinggo ini sudah melegenda baik di kalangan masyrakat paiton, santri, pekerja, sopir, kyai, pejabat ataupun konglomerat. Dengan cita rasa dan lauk yang khas menjadikan warung pecel ini menjadi pilihan untuk mereka yang ingin mencari kuliner malam bahkan sampai dini hari.

`Jam bukanya yang mulai dari jam 9 Malam sampai pagi mensejajarkan kuliner ini dengan legenda kuliner kuliner ternama lainya di Surabaya seperti rawon setan ataupun sambal mak yeye. Hanya bedanya untuk harga kuliner di paiton jauh lebih murah dan pas di kantong tentunya. Tak heran walapun dengan tempat dan menu yang sangat sederhana semua kalangan sangat menyukainya.

Akses Lokasi yang mudah di jalan Utama probolinggo situbondo menjadikan kuliner ini menjadi pilihan yang pas bukan hanya Masyarakat paiton probolinggo tetapi bagi anda yang sedang travelling melewati probolinggo dan ingin mencari rekomendasi kuliner malam hari. Tak jarang kita lihat dibalik kesederhanaan warung dan penjualnya semua kalangan melebur jadi satu mencerminkan filosofi yang terkandung yaitu kesederhanaan, keragaman sebagai makna jati diri dari bangsa, yang berbeda-beda suku ras agama dan golongan tapi menjadi satu dalam rumah keberagaman Indonesia Raya. (rh)