Konferensi Internasional Angkat Pentingnya Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengobatan Tradisional

Malang, berdampak.net – Dalam rangka meningkatkan kesadaran global tentang konservasi sumber daya alam dan pengobatan tradisional, 15th International Conference on Global Resource Conservation (ICGRC) dan 1st International Conference on Jamu and Alternative Medicine (IC JAM) digelar dengan sukses di Ballroom Ijen Suites Hotel, Malang. Acara yang diselenggarakan oleh Departemen Biologi Universitas Brawijaya dan Dewan Jamu Indonesia ini mengusung tema “Harmony in Nature and Health: Bioprospecting in Practices and Regulatory“. 11 September 2024, besok.

Konferensi ini dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, termasuk akademisi, peneliti, praktisi kesehatan, pemerintah, dan komunitas pegiat lingkungan. Mereka berkumpul untuk membahas pentingnya menjaga keseimbangan antara konservasi alam dan pengembangan pengobatan berbasis bahan alami seperti jamu dan terapi tradisional.

Salah satu moderator acara, Prof. Amin Setyo Leksono, menekankan pentingnya melestarikan tanaman di alam liar dan di lahan milik pribadi. “Melestarikan keberadaan tanaman, baik di habitat alami maupun di lingkungan kita sendiri, merupakan upaya fundamental dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan sebagai sumber utama pengobatan tradisional,” ujar Prof. Amin.

Ia juga menjelaskan bahwa teknik pengobatan ala Timur menekankan pendekatan terapi holistik, yang tidak hanya memperhatikan aspek fisik, tetapi juga mental dan emosional. “Konservasi alam harus menjadi prioritas utama dalam praktik pengobatan timur ini. Menanamkan pentingnya penggunaan tanaman herbal kepada generasi sekarang sangat krusial untuk keberlanjutan pengobatan alami dan warisan budaya kita,” tambahnya.

Konferensi ini juga menghadirkan berbagai diskusi panel tentang bioprospecting, yaitu eksplorasi sumber daya hayati untuk kebutuhan ilmiah dan komersial, yang sangat relevan dengan pengembangan jamu dan obat-obatan herbal lainnya. Berbagai praktik terbaik di bidang konservasi alam dan regulasi terkait bioprospecting dipaparkan oleh para ahli dari berbagai negara.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu dan praktik terbaik, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara sektor konservasi lingkungan dan pengobatan tradisional untuk keberlanjutan masa depan yang lebih sehat dan selaras dengan alam. (fjr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *