Tandjoeng Farm Luncurkan Budidaya Melon Premium: Pesantren Jadi Motor Ekonomi Masyarakat

Probolinggo, Berdampak.net — Sebuah langkah inspiratif kembali lahir dari lingkungan pesantren. Tandjoeng Farm, unit usaha yang dikelola oleh Agus Fanani, akan secara resmi meluncurkan program Budidaya Melon Premium sebagai bagian dari bisnis berbasis pesantren. Acara launching ini akan digelar pada Jumat, 28 Juni 2025, dengan menghadirkan tokoh-tokoh penting dari Pondok Pesantren Nurul Jadid, yakni KH. Zuhri Zaini selaku Pengasuh dan KH. Faiz Ahz sebagai Ketua Yayasan. Jum’at (27/06/2025)

“Ini bukan semata soal bertani, tapi tentang kemandirian ekonomi dan pemberdayaan masyarakat sekitar,” ujar Agus Fanani. Ia menjelaskan bahwa budidaya melon premium merupakan bagian dari model usaha pesantren yang dirancang untuk menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat sekitar pesantren.

Tandjoeng Farm sendiri mengusung konsep pertanian modern yang ramah lingkungan dengan fokus pada hasil berkualitas tinggi. Melon yang ditanam pun bukan sembarang melon, melainkan varietas unggul yang dipasarkan dengan nilai premium — menyasar pasar yang peduli kualitas dan kesehatan.

Program ini menjadi bagian dari visi besar Pesantren Nurul Jadid untuk memperluas peran sosial dan ekonomi pesantren, tidak hanya sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi berbasis komunitas.

“Melalui langkah ini, kami berharap santri dan masyarakat bisa belajar langsung mengelola usaha, tidak hanya teori tapi praktik nyata yang produktif,” tambah KH. Faiz Ahz.

Dengan dukungan teknologi pertanian terkini dan semangat kolaborasi, launching Budidaya Melon Premium oleh Tandjoeng Farm diharapkan menjadi tonggak baru dalam gerakan ekonomi pesantren — dari santri, oleh santri, untuk masyarakat. (fj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *