Banyak Kejutan Dan Atraksi Prajurit Jelang Perayaan HUT Ke-80 Korps Marinir

Jakarta, Berdampak.net – Prajurit-prajurit terbaik dari Korps Marinir menunjukkan performa yang memukau dalam gladi bersih upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Marinir di Lapangan Apel Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, pada Sabtu (15/11/2025).

Berbagai macam atraksi dan kejutan tersebut juga sekaligus menjadi momen gladi pembaretan Panglima TNI Agus Subiyanto sebagai warga kehormatan Korps Marinir.

Gladi bersih ini disaksikan langsung oleh Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Endi Supardi. Para prajurit terbaik Korps Marinir memberikan tampilan terbaik mereka. Gerakan dan sikap mereka mencerminkan seorang kesatria baret ungu Korps Marinir sejati.

Panglima Korps Marinir (Pangkormar) menegaskan pentingnya momen ini bagi seluruh prajurit baret Ungu Korps Marinir. Ia meminta agar mereka menunjukkan yang terbaik pada peringatan HUT ke-80 Korps Marinir yang akan dilaksanakan pada 17 November 2025 mendatang. “Ini adalah sebuah kebanggaan sebagai prajurit petarung Korps Marinir yang selalu dicintai oleh masyarakat dan disegani di kancah dunia,” ujarnya.

“Kita sebagai prajurit Korps Marinir, maka pada peringatan HUT ke-80 Korps Marinir ini mari kita tunjukkan yang terbaik kepada rakyat supaya kebanggaan rakyat terhadap Korps Marinir tetap terjaga,” tambahnya.

Peringatan HUT Marinir ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan antara Korps Marinir dengan masyarakat, serta meningkatkan citra Korps Marinir di mata dunia.

Prajurit Brigif 2 Marinir Tunjukan Yang Terbaik Pada Gladi Bersih Upacara Peringatan HUT Ke 80 Korps Marinir

Jakarta, Berdampak.net – TNI AL, Dispen Kormar (Jakarta). Penuh kebanggaan sebagai Pasukan Pendarat Baret Ungu, Perwira Staf Operasi (Pasops) Brigif 2 Marinir Letkol Marinir Herry Suryono beserta prajurit Brigif 2 Marinir yang tergabung dalam SSB 2 upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Korps Marinir tahun 2025 dan Pembaretan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menjadi warga kehormatan Korps Marinir melaksanakan gladi bersih di Lapangan Apel Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan. Sabtu (15/11/2025).

Pada gladi bersih yang disaksikan langsung oleh Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., tersebut prajurit Brigif 2 Marinir yang tergabung dalam SSB 2 Upacara bersama prajurit Korps Marinir Pasmar 2 memberikan tampilan yang terbaik dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Korps Marinir tahun 2025 dan Pembaretan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menjadi warga kehormatan Korps Marinir dengan gerakan dan sikap seorang kesatria baret ungu Korps Marinir selama jalannya upacara.

Letkol Marinir Herry Suryono selaku Komandan SSB 2 Upacara menyampaikan kepada seluruh prajurit petarung Brigif 2 Marinir supaya menunjukan dan menampilkan yang terbaik pada saat peringatan HUT ke 80 Korps Marinir tahun 2025 yang dilaksanakan pada tanggal 17 November 2025 mendatang, karena ini sebuah kebanggaan sebagai prajurit petarung Korps Marinir yang selalu dicintai oleh Masyarakat dan disegani di kanca Dunia.

“Kita sebagai prajurit Korps Marinir, maka pada peringatan HUT ke 80 Korps Marinir ini mari kita tunjukan yang terbaik kepada rakyat supaya kebanggaan rakyat terhadap Korps Marinir tetap terjaga,” tegas Pasops Brigif 2 Marinir.

FKUB Kota Probolinggo Gelar Media Gathering untuk Perkuat Moderasi Beragama

Probolinggo, Berdampak.net – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo menggelar Media Gathering dengan tema “Peran Media Massa Mendorong Moderasi Beragama” pada Sabtu, 15 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan para jurnalis dari berbagai media serta narasumber dari kalangan profesional pers, yaitu Sibro Malisi, anggota DPRD Kota Probolinggo yang juga mantan jurnalis, dan Babul Arifandi, Ketua PWI Probolinggo Raya.

Dalam sambutan pengantar, Ketua FKUB Kota Probolinggo, Dr. H. Ahmad Hudri, ST., MAP., menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara FKUB dan insan media sekaligus memperkuat peran media dalam mendorong moderasi beragama di tengah masyarakat.

“Perlu dukungan dan kolaborasi dengan jurnalis untuk memperkuat moderasi beragama,” tegas Hudri.

Hudri menambahkan bahwa media mainstream memegang peran penting dalam memberikan edukasi kepada publik. Berbeda dengan arus informasi di media sosial, konten media konvensional lebih terverifikasi, memiliki sumber data yang jelas, serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Ia menekankan bahwa Moderasi Beragama merupakan pilar penting dalam pembangunan toleransi dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat Kota Probolinggo. Karena itu, media massa berperan penting dalam menyajikan informasi yang menyejukkan dan konstruktif.

Sementara itu, narasumber pertama, Sibro Malisi, mengapresiasi upaya FKUB dan menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam penguatan moderasi beragama.

“Dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan dengan menjadikan kerukunan, toleransi, dan harmoni umat beragama sebagai bagian dari program moderasi beragama,” ujarnya.

Narasumber kedua, Babul Arifandi, menyoroti peran strategis media dalam mendorong moderasi beragama. Menurutnya, media massa dapat Menyebarkan berita dan konten positif, Mendukung edukasi beragama yang moderat, Menjadi wadah dialog konstruktif, dan Melawan narasi ekstrem dan buzzer.

Namun, ia juga menekankan berbagai tantangan yang dihadapi media saat ini, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, polarisasi sosial, manipulasi konten digital, serta tingginya ketergantungan masyarakat pada informasi digital yang tidak terverifikasi.

“Tantangan hari ini sangat kompleks dan perlu disikapi dengan keadaban digital dan literasi media yang kuat,” ujar Babul.

Sebagai solusi, Babul menawarkan sejumlah langkah strategis, antara lain peningkatan edukasi dan sosialisasi, penguatan dialog interaktif, pengembangan aplikasi atau kanal keagamaan yang informatif, respon cepat terhadap konten negatif, serta memperkuat kemitraan media sebagai mitra publikasi FKUB.

Setelah pemaparan para narasumber, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi. Diskusi berlangsung dinamis dengan tingginya antusiasme peserta yang tertarik pada peran media dalam mendorong dan mengawal moderasi beragama di Kota Probolinggo.

Kegiatan Media Gathering ini diharapkan menjadi momentum berkelanjutan untuk memperkuat kolaborasi antara FKUB dan insan pers dalam menciptakan iklim informasi yang damai, edukatif, dan mendorong kerukunan antarumat beragama. (fiq)