Tokoh KAHMI Probolinggo Dilantik Jadi Anggota Dewan, “Pemimpin Berwawasan dan Peduli”

Probolinggo, Berdampak.net— Kabupaten Probolinggo patut berbangga dengan pelantikan tokoh-tokoh KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) sebagai anggota dewan terpilih periode 2024 – 2029. Jum’at (30/08/2024). Mereka adalah Andi Suryanto Wibowo dari Partai NasDem, Muhammad Zubaidi dari Partai Gerindra, Chasbullah Kafabie dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan H. Khairul Anam dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Keempatnya dikenal sebagai kader terbaik yang memiliki wawasan luas serta jiwa kepedulian yang tinggi.

Profil Singkat Tokoh KAHMI

Andi Suryanto Wibowo (NasDem)
Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo periode 2019-2024, Andi Suryanto Wibowo telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan progresif. Dalam wawancara setelah pelantikannya, Andi mengungkapkan, “Kami akan melanjutkan upaya untuk memajukan pembangunan infrastruktur dan ekonomi yang berbasis pada kebutuhan rakyat.” jelasnya singkat.

Muhammad Zubaidi (Gerindra)
Muhammad Zubaidi, mantan Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, dikenal sebagai sosok yang adil dan berintegritas. Dalam pernyataannya, Zubaidi menegaskan, “Sebagai anggota dewan, saya akan terus berjuang untuk demokrasi yang lebih baik, dengan memastikan setiap kebijakan berpihak pada masyarakat.” ujarnya.

Chasbullah Kafabie (PPP)
Chasbullah Kafabie adalah tokoh dari Pesantren Nurul Qadim yang dihormati. Dalam wawancaranya, Chasbullah menyatakan, “Saya berkomitmen untuk memperjuangkan pendidikan yang lebih baik serta kesejahteraan umat melalui kebijakan yang adil dan merata.” ungkapnya.

H. Khairul Anam (PDI Perjuangan)
Dikenal sebagai “Santri Mandiri Mengabdi”, Haji Anam memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Dalam wawancara eksklusif, H. Anam menegaskan bahwa prioritas utamanya sebagai anggota dewan adalah peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat. “Saya percaya bahwa pendidikan yang baik adalah fondasi bagi masa depan yang cerah, dan kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Oleh karena itu, saya akan fokus pada dua hal ini agar masyarakat Probolinggo bisa hidup lebih sejahtera,” ungkapnya.

Kepedulian dan Wawasan sebagai Modal Utama

Keempat tokoh ini tidak hanya dikenal karena prestasi mereka, tetapi juga karena kepedulian yang besar terhadap masyarakat. Dalam berbagai wawancara, mereka menegaskan komitmen mereka untuk terus mendengarkan aspirasi rakyat dan bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Harapan Besar untuk Masa Depan Probolinggo

Dengan kehadiran tokoh-tokoh KAHMI yang berwawasan dan peduli ini, masyarakat Probolinggo menaruh harapan besar pada periode pemerintahan yang baru. Mereka diharapkan mampu membawa perubahan yang nyata dan memastikan bahwa kepentingan rakyat selalu menjadi prioritas utama. (fjr)

Makna Amanah Dibalik Akronim Paslon Dokter Aminuddin-Ina Buchori di Pilwali Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Probolinggo yang semakin dekat, pasangan calon (Paslon) Dokter Aminuddin dan Ina Buchori terus menarik perhatian masyarakat. Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah penggunaan akronim “Amanah” sebagai branding kampanye mereka. Akronim ini bukan sekadar simbol, melainkan menggambarkan komitmen mendalam dari kedua calon dalam mengemban tugas sebagai pemimpin yang jujur, bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan rakyat.

Makna di Balik “Amanah”

Akronim “Amanah” terdiri dari huruf-huruf yang mencerminkan nilai-nilai dan prinsip utama yang ingin diusung oleh pasangan ini. “A” dalam “Amanah” melambangkan “Aspirasi Rakyat”, sebuah komitmen untuk mendengar dan memperjuangkan suara rakyat dalam setiap kebijakan yang diambil. “M” mencerminkan “Moralitas”, di mana pasangan ini bertekad untuk memimpin dengan integritas tinggi, bebas dari korupsi dan tindakan yang merugikan masyarakat.

Huruf “A” berikutnya merujuk pada “Aksi Nyata”, menegaskan bahwa Dokter Aminuddin dan Ina Buchori tidak hanya akan berbicara, tetapi juga akan bergerak cepat dengan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. “N” adalah singkatan dari “Nasionalisme”, menegaskan cinta tanah air dan komitmen untuk memajukan Kota Probolinggo dalam bingkai persatuan dan kebangsaan.

Kemudian, “A” ketiga dalam “Amanah” mengacu pada “Adil”, menegaskan pentingnya keadilan sosial dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Probolinggo. Terakhir, “H” mewakili “Harmoni”, di mana pasangan ini bertekad untuk menciptakan kota yang damai, nyaman, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Resonansi dengan Masyarakat

Penggunaan akronim “Amanah” ini ternyata mampu meraih simpati banyak pihak, terutama di kalangan masyarakat yang merindukan pemimpin yang dapat dipercaya dan mengedepankan kepentingan bersama. Dalam berbagai kesempatan kampanye, Dokter Aminuddin menegaskan bahwa amanah adalah esensi kepemimpinan yang harus dipegang teguh. “Kami ingin menjadi pemimpin yang bisa diandalkan, yang benar-benar bekerja untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan,” ujar Dokter Aminuddin dalam salah satu orasi politiknya.

Ina Buchori, yang dikenal sebagai tokoh perempuan dengan rekam jejak panjang di bidang sosial, juga menambahkan bahwa amanah bukan hanya janji, tetapi sebuah tanggung jawab moral yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan rakyat dan Tuhan. “Kami siap untuk bekerja keras, dan yang lebih penting, kami siap untuk memegang amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Harapan Baru untuk Probolinggo

Dengan hadirnya pasangan calon yang membawa visi dan misi berbasis amanah, masyarakat Probolinggo dihadapkan pada pilihan yang menjanjikan harapan baru. Paslon ini diharapkan mampu membawa perubahan positif dan memajukan kota ke arah yang lebih baik. Seiring berjalannya waktu, akankah amanah yang mereka usung ini mampu diwujudkan menjadi kenyataan? Waktu yang akan menjawab, namun semangat dan komitmen pasangan ini jelas menjadi angin segar dalam kontestasi Pilwali Probolinggo tahun ini. (fjr)

Pendukung H Amir Mahmud Siap Menangkan Fernanda – Zabut Di Pilkada 2024

Probolinggo, Berdampak.net – Setelah Surat rekomendasi DPP Partai Golkar diterima Bacalon Walikota dan Wakil walikota Probolinggo Fernanda Zulkarnain dan Abdullah Zabut dan rencananya hari Jumat 29 Agustus 2024 akan mendaftarkan ke kantor KPU ( Komisi Pemilihan umum) Kota Probolinggo sebagai peserta di pemilu kepala daerah ( Pilkada) Kota Probolinggo 2024 untuk masa Bhakti jabatan periode 2024- 2029.

Sementara itu H Amir Mahmud menggelar acara tasyakuran makan bersama di kediaman di jl KH Achmad Dahlan Kebonsari kulon kecamatan Kanigaran kota Probolinggo,dengan sejumlah simpatisan dan pendukungnya yang mengantarkan dirinya sukses menuju kursi di DPRD Kota Probolinggo.

H Amir Mahmud mengatakan bahwa kegiatan tersebut hanya acara tasyakuran dengan makan bersama dengan semua pendukung dan simpatisan yang telah mendukung di Pileg 2024 kemarin.” Hanya tasyakuran biasa dan kumpul dengan acara makan – makan tidak ada acara politik,hanya ucapan terimakasih kepada mereka pendukung saya,” ujarnya.Rabu 28/8/2024.

Menjelang pendaftaran Peserta calon pilkada kota Probolinggo 2024 yang sudah di buka 27- 29 Agustus 2024 ,salah satu pendukung H Amir Mahmud akan menunggu kemana arah politik H Amir Mahmud yang usai dilantik 24 Agustus 2024 kemarin.

,” Kita tunggu arahan dari H Amir Mahmud sebagai anggota DPRD dari fraksi Golkar,” tegasnya Sugiono salah satu tim sukses Amir Mahmud.

Ia menambahkan sekaligus memberikan pernyataan bahwa kalau memang Fernanda Zulkarnain dan wakilnya Gus Zabut resmi menjadi Bacalon Walikota Probolinggo di Pilkada 2024 ,semua pendukung H Amir Mahmud siap satu komando memenangkan Calon dari partai Golkar,” Kita siap dukung dari calon walikota dan wakil walikota Probolinggo dari partai Golkar di bulan November nantinya,” tambahnya.

Selanjutnya semua pendukung Amir Mahmud memastikan suara Bacalon Walikota Probolinggo dari Golkar menang mutlak di Dapil Kanigaran,”Kami Hb pastikan menang mutlak di kecamatan Kanigaran ini,” ringkasnya. (yan)

Ribuan Masyarakat Hantarkan Gus Haris – Ra Fahmi Daftar Cabup-Cawabup Probolinggo ke KPU

Probolinggo, Berdampak.net – Lautan manusia menghantarkan Gus Haris dan Lora Fahmi untuk melakukan pendaftaran Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati (Cabup dan Cawabup) Probolinggo Periode 2024-2029 ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Rabu (28/08/2024). Dengan cuaca mendung, para simpatisan dan relawan rela turun ke jalan menghantarkan kandidat jagoannya Gus Haris dan Lora Fahmi ke kantor KPU Kabupaten Probolinggo.

Dari pantauan di lapangan, acara dimulai dengan menggelar doa bersama para Kiyai dan ribuan santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, yang dilanjutkan menuju Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Pajarakan. Sesampainya di Ponpes Zainul Hasan Genggong, rombongan disambut oleh ribuan santri sembari melantunkan Sholawat Nabi.

Selanjutnya Gus Haris dan Ra Fahmi menggelar doa bersama yang dilanjutkan dengan orasi kebangsaan di halaman Ponpes Zainul Hasan Genggong.

Gus Haris dan Ra Fahmi kemudian menuju ke kantor KPU Kabupaten Probolinggo untuk menghantarkan berkas pendaftaran Cabup dan Cawabup, yang diiringi oleh ribuan pendukungnya.

“Ini murni keiinginan masyarakat, tidak ada hal lain, semuanya bergerak dengan hati nurani untuk Gus Haris dan Lora Fahmi, kami semua ikut serta menghantarkan beliau berdua murni karena keiinginan kami pribadi,” jelas Ulum (29), salah satu simaptisan yang ikut mengahantarkan Gus Haris dan Ra Fahmi.

Selain itu ia percaya bahwa Gus Haris dan Ra Fahmi bisa membawa Kabupaten Probolinggo lebih maju dan lebih sejahtera. “Kami yakin dan percaya, karena beliau berdua merupakan pemimpin yang visioner, merupakan pemimpin yang berani, bersih dan amanah sehingga bisa membawa Kabupaten Probolinggo lebih Sae,” harapnya. (fiq)

Pasangan Zulmi-Rasit Resmi Mendaftar Cabup dan Cawabup ke KPU Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Zulmi-Rasit resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati ke kantor KPU Kabupaten Probolinggo. Selasa (27/08/2024) kemarin.

Dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Probolinggo itu, Zulmi optimis meraup 65 % suara dalam Pilkada Kabupaten Probolinggo 2024.

Zulmi dan Rasit (ZR) berjalan kaki didampingi istri, keluarga dan ribuan pendukungnya dari Kantor DPC Nadeem menunjuk kantor KPU diirringi drumband.

Pasangan ZR yang diusung Nasdem, PDIP, dan PAN tersebut lalu memasuki kompleks KPU untuk menyerahkan berkas pendaftaran.

Saat sesi konferensi pers di kantor KPU, Zulmi berharap penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu bersikap netral dan melakukan tugas secara profesional.

“Kita patuh kepada aturan. Saya harap KPU dan Bawaslu menjunjung netralitas dalam Pilkada,” kata Zulmi yang tercatat sebagai anggota DPC PDIP Kabupaten Probolinggo.

Berbekal tiga partai pengusung, Zulmi yakin tim dan partainya akan bergerak secara maksimal meraih kemenangan.

“Mulai hari ini kita berupaya mencapai target kemenangan. Target yang kita kejar 65 persen suara dalam Pilkada. Kami tidak meremehkan support dan gerakan dari pendukung akar rumput. Mereka tanpa ada perintah gerak semua,” ujar Zulmi didampingi Ketua DPD Nasdem Rifai, Ketua DPC PDIP Edi Suwanto, dan Ketua DPD PAN Margi B.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Aliwafa membenarkan bahwa pada hari ini pasangan dengan akronim ZR telah mendaftar ke KPU yang didukung Nasdem, PDIP dan PAN.

“Berkas sudah kami terima. Selanjutnya kita akan melakukan tes kesehatan kepada paslon dalam kurun waktu 29 Agustus – 2 September 2024,” ujar Aliwafa.

Pihaknya kemudian akan melakukan verifikasi adminitrasi, penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut.

Pendaftaran ZR di KPU berlangsung lama dan molor hingga pukul 17.00 WIB. Aliwafa beralasan bahwa lamanya proses pendaftaran lantaran pihaknya masih melihat berkas pendaftaran dan dicocokkan dengan Silon.

Ketua Nasdem Kabupaten Probolinggo H. Rifai tampak sumringah usai ZR mendaftar. Dia mengaku optimis mesin partai dan para pendukung bergerak dengan strategi jitu.

“Bismillah, pasangan ZR sudah mendaftar. Selanjutnya kita gerak dengan strategi yang sudah disiapkan,” terang Rifai.

Dokter Aminuddin Mengakhiri Jabatan sebagai Anggota DPRD Kota Probolinggo dan Siap Maju sebagai Calon Wali Kota

Probolinggo, Berdampak.net – Dokter Aminuddin, pendiri RSIA Amanah dan anggota DPRD Kota Probolinggo periode 2019–2024, resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai wakil rakyat. Momen bersejarah ini menjadi tonggak penting dalam karier politiknya, menandai transisi dari seorang legislator ke calon eksekutif.

Pada kesempatan tersebut, Dokter Aminuddin menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada masyarakat. Meskipun tidak lagi menjabat sebagai anggota DPRD, ia menyatakan bahwa pengabdiannya kepada masyarakat tidak akan berhenti di sini.

Saat ini, Dokter Aminuddin fokus mempersiapkan diri untuk pencalonannya sebagai Wali Kota Probolinggo, dengan Ina Dwi Lestari Buchori sebagai calon wakilnya. Dalam acara pelantikan anggota DPRD periode 2024–2029, ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan yang telah diberikan selama masa jabatannya.

“Saya akan fokus mempersiapkan diri untuk pendaftaran sebagai Calon Wali Kota Probolinggo,” tegasnya, sambil menambahkan bahwa momen ini menjadi awal dari pengabdian baru yang lebih besar.

Langkah ini menegaskan ambisinya untuk melanjutkan peran dalam pembangunan Kota Probolinggo melalui jalur eksekutif, dengan harapan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi masyarakat. (fjr)