Fahmi AHZ Dampingi dr. Haris Pimpin Apel Perdana di Lingkungan Pemkab Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net– Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, bersama Wakil Bupati Ra Fahmi AHZ (panggilan akrab beliau red), menggelar apel perdana yang dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Probolinggo di Alun-Alun Kota Kraksaan pada Senin, 10 Maret 2025. Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, H. Ugas Irwanto, serta para staf ahli, asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Camat.

Dalam apel tersebut, Gus Haris menyampaikan komitmennya untuk menjalankan program 100 hari pertama yang akan fokus pada pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, dan peningkatan pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara semua elemen pemerintahan untuk mencapai tujuan tersebut.

Sebagai bagian dari kegiatan, Gus Haris dan Ra Fahmi juga menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada penerima manfaat, yang didampingi oleh Kepala Kantor BPJS TK Pasuruan dan Probolinggo. Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan ASN dan masyarakat.

Apel perdana ini menjadi simbol awal kepemimpinan Gus Haris dan Ra Fahmi yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Probolinggo. (fjr)

Tasyakuran Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, Gus Haris Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Probolinggo, Berdampak.net – Ribuan warga Kabupaten Probolinggo menghadiri acara tasyakuran dan doa bersama untuk Bupati Gus Haris dan Wakil Bupati di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa pada Rabu (5/3/2025) sore. Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk syukur atas amanah kepemimpinan baru serta ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gus Haris menyampaikan bahwa kepemimpinan bukanlah tugas yang bisa dijalankan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda, serta sektor swasta. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi untuk membangun Kabupaten Probolinggo yang lebih maju dan sejahtera.

Tasyakuran ini berlangsung khidmat dengan pembacaan doa bersama sebagai harapan agar kepemimpinan Gus Haris dan wakilnya berjalan lancar serta membawa berkah bagi daerah. Acara juga diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol kebersamaan dan harapan baru.

Turut hadir dalam acara ini jajaran Forkopimda, para pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Bupati dan Wakil Bupati. Masyarakat yang hadir tampak antusias, menunjukkan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Probolinggo. (fjr)

IPM Menjadi Bahasan Bupati Probolinggo saat Sertijab, Fraksi PDI Perjuangan Usulkan Pendidikan Kesetaraan Bagi Penerima Bansos

Probolinggo, Berdampak.net – Usulan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Probolinggo, khususnya dalam aspek rata-rata lama sekolah yang masih berada di angka 6,3 tahun, kembali mengemuka. Salah satu anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Komisi IV, Arief Hidayat, yang dipanggil Dayat, menegaskan perlunya penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi penerima Bantuan Sosial (Bansos) sebagai solusi untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan.

Meskipun gagasan ini telah lama ada, Dayat menyampaikan usulan ini secara resmi sesaat setelah serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Yang mana pada saat penyampaian visi dan misi, persoalan IPM ini juga sempat menjadi pembahasan. Momentum ini dinilai tepat sebagai bagian dari agenda peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dapat menjadi prioritas kepemimpinan baru.

“Kita tahu bahwa rendahnya rata-rata lama sekolah masih menjadi tantangan serius bagi Kabupaten Probolinggo. Banyak penerima bansos yang terpaksa putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, pendidikan kesetaraan menjadi langkah strategis agar mereka tetap memiliki kesempatan menempuh pendidikan,” ungkap Dayat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Kementerian Agama, serta lembaga pendidikan nonformal untuk merealisasikan program ini. “Jika program ini bisa terintegrasi dengan skema bantuan sosial, masyarakat tidak hanya mendapatkan dukungan ekonomi, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan taraf pendidikan mereka,” tambahnya.

Usulan ini diharapkan mendapat perhatian karena sejalan dengan visi kepemimpinan baru Kabupaten Probolinggo yang berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia. DPRD berharap usulan ini dapat segera ditindaklanjuti, sehingga program pendidikan kesetaraan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan IPM daerah. (fiq)

Temukan Kios Jual Pupuk Bersubsidi Diatas HET, Gus Chasbullah Minta Kembalikan Uang Masyarakat

Probolinggo, Berdampak.net – Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Gus Chasbullah Khafabie melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke kios -kios Pupuk yang berada di Kecamatan Kotaanyar dan Pakuniran, Minggu (02/03/2025), siang. Dalam sidak tersebut beliau menemukan kios-kios nakal yang masih menjual pupuk bersubsidi di atas HArga Eceran Tertinggi, beliau meminta kios untuk mengembalikan uang kelebihan penjualan tersebut.

Sidak tersebut dilakukan guna menindak lanjuti laporan masyarakat, tentang maraknya pupuk bersubsidi yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Setelah dilakukan sidak ternyata benar ada tiga kios yang menjual pupuk bersubsidi jenis Urea dengan harga 280 hingga 300 ribu rupiah per kwintal. Saat ditanya, kenapa menjual diatas harga eceran tertinggi, pemilik kios beralasan dengan macam-macam.

Diketahui HET pupuk bersubsidi yakni, Pupuk Urea seharga Rp. 225 ribu, sedangkan Phonska Rp. 230 ribu per kwintal.

Beliau meminta kepada para kios untuk mengembalikan uang kelebihan penjualan pupuk bersubsidi kepada masyarakat yang telah membeli.

“Kembalikan kelebihan uang dari masyarakat yang sudah membeli pupuk bersubsidi itu, pokoknya wajib dikembalikan,” pintanya.

Gus Has yang juga tergabung dalam Tim Panja Pupuk itu menekankan, saat ini pihaknya masih akan memberikan peringatan dan teguran secara lisan, namun jika dikemudian hari masih ditemukan menjual pupuk bersubsidi diatas harga eceran tertinggi, maka pihaknya tidak akan segan-segan merekomendasikan untuk mencabut izin operasional dari kios pupuk tersebut.

“Jika nanti terulang lagi, maka kita akan merekom ijin operasional dicabut. Saya tegadkan lagi akan dicabut, kasihan petabi kalau terus-terusan pupuk dijual diatas harga eceran tertinggi,” tegasnya. (fiq)

Warga Dusun Robyong Sampaikan Keluhan, DPRD Jatim Berjanji Perjuangkan Solusi

Malang, Berdampak.net – Warga Dusun Robyong, Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang akhirnya berkesempatan menyampaikan langsung aspirasi mereka dalam agenda Reses 1 Tahun 2025 yang digelar oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Muhammad Arbayanto, SH., MH. Dalam pertemuan tersebut, warga mengungkapkan berbagai permasalahan yang selama ini belum mendapat perhatian pemerintah.

Keluhan Warga yang Disampaikan

  1. Tak Pernah Didatangi Anggota Dewan
    Warga mengaku bahwa selama ini belum pernah ada anggota dewan yang datang langsung ke dusun mereka. Kehadiran Muhammad Arbayanto menjadi momen pertama bagi mereka untuk menyampaikan keluhan secara langsung kepada wakil rakyat di tingkat provinsi.
  2. Jalan Rusak Bertahun-tahun
    Infrastruktur jalan masuk ke Dusun Robyong dalam kondisi memprihatinkan. Selama bertahun-tahun, warga harus menghadapi jalan yang rusak tanpa ada perbaikan dari pemerintah. Kondisi ini menghambat aktivitas harian, terutama bagi petani, pedagang, dan pelajar yang harus melewati jalur tersebut setiap hari.
  3. UMKM Butuh Bantuan Modal
    Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di dusun ini mengalami kendala dalam mengembangkan usaha mereka akibat keterbatasan modal. Mereka berharap adanya program bantuan modal dari pemerintah agar usaha kecil di dusun ini bisa berkembang dan meningkatkan kesejahteraan warga.
  4. Posyandu dan Poslansia Tanpa Fasilitas Memadai
    Kader desa yang menjalankan pelayanan kesehatan melalui Posyandu dan Pos Lansia masih harus menggunakan rumah pribadi untuk kegiatan mereka. Warga menginginkan adanya tempat khusus agar pelayanan kesehatan ibu, bayi, dan lansia dapat berjalan lebih optimal.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Muhammad Arbayanto berjanji akan memperjuangkan solusi di DPRD Provinsi Jawa Timur. Ia memastikan bahwa setiap permasalahan yang disampaikan akan dibawa ke tingkat provinsi untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut dari pemerintah daerah.

“Semua masukan dari warga Dusun Robyong ini menjadi catatan penting bagi kami di DPRD Jatim. Kami akan memperjuangkan agar akses jalan segera diperbaiki, UMKM mendapatkan dukungan, serta fasilitas kesehatan bagi kader desa bisa diwujudkan,” ujar Muhammad Arbayanto.

Kunjungan ini menjadi harapan baru bagi warga Dusun Robyong. Mereka berharap janji yang telah disampaikan tidak hanya berhenti di forum reses, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata demi kemajuan dusun mereka. (fjr)

Sambut Ramadhan, MUI Kabupaten Probolinggo Keluarkan Maklumat

Probolinggo, Berdampak.net – MUI Kabupaten Probolinggo mengeluarkan maklumat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H. Ada tujuh poin yang tertuang dalam maklumat tersebut.

Dalam maklumat tersebut, MUI Kabupaten Probolinggo mengajak seluruh umat Islam untuk meningkatkan ibadah serta menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan Ramadhan.

MUI Kabupaten Probolinggo juga menekankan pentingnya memperbanyak amal ibadah selama bulan Ramadhan, baik yang bersifat ritual maupun sosial.

Lalu, umat Islam juga diimbau untuk menghindari ucapan dan perbuatan yang dapat merusak nilai ibadah.

Selain itu, maklumat ini juga menyoroti peran aparat keamanan seperti TNI, Polri, dan Polisi Pamong Praja untuk meningkatkan pengamanan, terutama terhadap gangguan seperti petasan, miras, dan takbir keliling yang berlebihan.

MUI juga memberikan panduan terkait penggunaan pengeras suara selama Ramadhan. Sholat Rawatib, Tarawih, dan Witir diimbau menggunakan pengeras suara dalam batas yang wajar, sementara tadarus Al-Qur’an dianjurkan menggunakan pengeras suara hingga pukul 22.00 WIB dan dilanjutkan tanpa pengeras suara hingga pukul 02.30 WIB.

Selain ibadah, MUI Probolinggo juga mengajak umat Islam untuk memperkuat solidaritas sosial dengan menunaikan zakat, infaq, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.

Maklumat yang ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo, KH. Munir Kholili, dan Sekretaris Umum, H. Taufik. MUI berharap agar Ramadhan tahun ini dapat dijalani dengan penuh keberkahan. (don)