Ribuan Masyarakat Hantarkan Gus Haris – Ra Fahmi Daftar Cabup-Cawabup Probolinggo ke KPU

Probolinggo, Berdampak.net – Lautan manusia menghantarkan Gus Haris dan Lora Fahmi untuk melakukan pendaftaran Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati (Cabup dan Cawabup) Probolinggo Periode 2024-2029 ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Rabu (28/08/2024). Dengan cuaca mendung, para simpatisan dan relawan rela turun ke jalan menghantarkan kandidat jagoannya Gus Haris dan Lora Fahmi ke kantor KPU Kabupaten Probolinggo.

Dari pantauan di lapangan, acara dimulai dengan menggelar doa bersama para Kiyai dan ribuan santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, yang dilanjutkan menuju Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Pajarakan. Sesampainya di Ponpes Zainul Hasan Genggong, rombongan disambut oleh ribuan santri sembari melantunkan Sholawat Nabi.

Selanjutnya Gus Haris dan Ra Fahmi menggelar doa bersama yang dilanjutkan dengan orasi kebangsaan di halaman Ponpes Zainul Hasan Genggong.

Gus Haris dan Ra Fahmi kemudian menuju ke kantor KPU Kabupaten Probolinggo untuk menghantarkan berkas pendaftaran Cabup dan Cawabup, yang diiringi oleh ribuan pendukungnya.

“Ini murni keiinginan masyarakat, tidak ada hal lain, semuanya bergerak dengan hati nurani untuk Gus Haris dan Lora Fahmi, kami semua ikut serta menghantarkan beliau berdua murni karena keiinginan kami pribadi,” jelas Ulum (29), salah satu simaptisan yang ikut mengahantarkan Gus Haris dan Ra Fahmi.

Selain itu ia percaya bahwa Gus Haris dan Ra Fahmi bisa membawa Kabupaten Probolinggo lebih maju dan lebih sejahtera. “Kami yakin dan percaya, karena beliau berdua merupakan pemimpin yang visioner, merupakan pemimpin yang berani, bersih dan amanah sehingga bisa membawa Kabupaten Probolinggo lebih Sae,” harapnya. (fiq)

Pasangan Zulmi-Rasit Resmi Mendaftar Cabup dan Cawabup ke KPU Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Zulmi-Rasit resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati ke kantor KPU Kabupaten Probolinggo. Selasa (27/08/2024) kemarin.

Dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Probolinggo itu, Zulmi optimis meraup 65 % suara dalam Pilkada Kabupaten Probolinggo 2024.

Zulmi dan Rasit (ZR) berjalan kaki didampingi istri, keluarga dan ribuan pendukungnya dari Kantor DPC Nadeem menunjuk kantor KPU diirringi drumband.

Pasangan ZR yang diusung Nasdem, PDIP, dan PAN tersebut lalu memasuki kompleks KPU untuk menyerahkan berkas pendaftaran.

Saat sesi konferensi pers di kantor KPU, Zulmi berharap penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu bersikap netral dan melakukan tugas secara profesional.

“Kita patuh kepada aturan. Saya harap KPU dan Bawaslu menjunjung netralitas dalam Pilkada,” kata Zulmi yang tercatat sebagai anggota DPC PDIP Kabupaten Probolinggo.

Berbekal tiga partai pengusung, Zulmi yakin tim dan partainya akan bergerak secara maksimal meraih kemenangan.

“Mulai hari ini kita berupaya mencapai target kemenangan. Target yang kita kejar 65 persen suara dalam Pilkada. Kami tidak meremehkan support dan gerakan dari pendukung akar rumput. Mereka tanpa ada perintah gerak semua,” ujar Zulmi didampingi Ketua DPD Nasdem Rifai, Ketua DPC PDIP Edi Suwanto, dan Ketua DPD PAN Margi B.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Aliwafa membenarkan bahwa pada hari ini pasangan dengan akronim ZR telah mendaftar ke KPU yang didukung Nasdem, PDIP dan PAN.

“Berkas sudah kami terima. Selanjutnya kita akan melakukan tes kesehatan kepada paslon dalam kurun waktu 29 Agustus – 2 September 2024,” ujar Aliwafa.

Pihaknya kemudian akan melakukan verifikasi adminitrasi, penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut.

Pendaftaran ZR di KPU berlangsung lama dan molor hingga pukul 17.00 WIB. Aliwafa beralasan bahwa lamanya proses pendaftaran lantaran pihaknya masih melihat berkas pendaftaran dan dicocokkan dengan Silon.

Ketua Nasdem Kabupaten Probolinggo H. Rifai tampak sumringah usai ZR mendaftar. Dia mengaku optimis mesin partai dan para pendukung bergerak dengan strategi jitu.

“Bismillah, pasangan ZR sudah mendaftar. Selanjutnya kita gerak dengan strategi yang sudah disiapkan,” terang Rifai.

Dokter Aminuddin Mengakhiri Jabatan sebagai Anggota DPRD Kota Probolinggo dan Siap Maju sebagai Calon Wali Kota

Probolinggo, Berdampak.net – Dokter Aminuddin, pendiri RSIA Amanah dan anggota DPRD Kota Probolinggo periode 2019–2024, resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai wakil rakyat. Momen bersejarah ini menjadi tonggak penting dalam karier politiknya, menandai transisi dari seorang legislator ke calon eksekutif.

Pada kesempatan tersebut, Dokter Aminuddin menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada masyarakat. Meskipun tidak lagi menjabat sebagai anggota DPRD, ia menyatakan bahwa pengabdiannya kepada masyarakat tidak akan berhenti di sini.

Saat ini, Dokter Aminuddin fokus mempersiapkan diri untuk pencalonannya sebagai Wali Kota Probolinggo, dengan Ina Dwi Lestari Buchori sebagai calon wakilnya. Dalam acara pelantikan anggota DPRD periode 2024–2029, ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan yang telah diberikan selama masa jabatannya.

“Saya akan fokus mempersiapkan diri untuk pendaftaran sebagai Calon Wali Kota Probolinggo,” tegasnya, sambil menambahkan bahwa momen ini menjadi awal dari pengabdian baru yang lebih besar.

Langkah ini menegaskan ambisinya untuk melanjutkan peran dalam pembangunan Kota Probolinggo melalui jalur eksekutif, dengan harapan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi masyarakat. (fjr)

Gus Haris dan Ra Fahmi Bersiap Daftar ke KPU Kabupaten Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, Gus Haris dan Ra Fahmi, dijadwalkan akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo pada tanggal 28 Agustus 2024 pukul 09.00 WIB. Pendaftaran ini akan menjadi langkah penting bagi pasangan tersebut dalam mengikuti pemilihan kepala daerah mendatang.

Gus Haris dan Ra Fahmi akan diiringi oleh keluarga besar dari dua pondok pesantren ternama di Kabupaten Probolinggo, yaitu Pondok Pesantren Nurul Jadid dan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. Kehadiran rombongan besar ini diharapkan akan memberikan dukungan moral serta spiritual yang kuat bagi pasangan calon dalam proses pendaftaran tersebut.

Salah satu koordinator acara, Deni Hidayat, mengungkapkan harapannya agar proses pendaftaran pada hari besok berjalan dengan lancar dan mendapatkan ridho dari Allah SWT. “Kami berharap seluruh rangkaian acara besok bisa berjalan sesuai rencana dan diberkahi oleh Allah SWT,” ujar Deni.

Acara pendaftaran ini diprediksi akan menarik perhatian berbagai pihak, terutama dari kalangan masyarakat dan tokoh-tokoh agama di Probolinggo, mengingat pentingnya peran dua pondok pesantren besar tersebut dalam masyarakat setempat.

Dengan proses pendaftaran ini, Gus Haris dan Ra Fahmi resmi memulai perjalanan mereka dalam kontestasi politik lokal Kabupaten Probolinggo, yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi daerah tersebut. (fjr)

Mantan Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo akan Turun Gunung untuk Menangkan Amin dan Ina

Probolinggo, Berdampak.net – Menjelang pendaftaran Calon Walikota dan wakil walikota Probolinggo di Pilkada serentak 2024 yang akan di mulai pada tanggal 27,28,29 Agustus 2024 tinggal beberapa hari ini semua Paslon dan timnya lakukan persiapan sedemikian rupa untuk mendukung dan memenangkan para calonnya.

Seperti yang dilakukan tim pemenangan Pasangan dr Aminuddin dan Ina Dwi Lestari Bukhori tampak tim 9 sudah menggelar rapat tertutup di hotel Bromo view Kademangan Kota Probolinggo ( 26/8/2024) malam Senin.

Dari hasil rapat pembentukan Tim 9 Amin dan Ina itu menghasilkan bahwa deklarasi akan dilakukan bersamaan ketika akan mendaftarkan bakal calonnya ke kantor KPU ( Komisi Pemilihan umum) Kota Probolinggo.

Nama – nama tim 9 Aminuddin dan Ina Dwi Lestari Bukhori tersebut ada dua tokoh penting yang pernah sukses memimpin kota Probolinggo yaitu mantan walikota Probolinggo HM Bukhori dan mantan wakil walikota Probolinggo H Bandyk Sutrisno yang akan ikut serta membantu menenangkan Paslon Aminuddin dan Ina Dwi Lestari Bukhori di Pilkada Kota Probolinggo 2024.

HM Bukhori mengatakan bahwa dirinya bersama H Bandyk Sutrisno dan anggota tim 9 lainnya akan berjuang keras untuk menangkan dukungannya atas pencalonannya Aminuddin dan Ina Dwi Lestari Bukhori.” Saya nantinya akan turun gunung sendiri untuk menangkan Amin dan Ina,” ucapnya kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa kota Probolinggo kedepannya membutuhkan pemimpin yang adil dan amanah agar dapat merubah kehidupan masyarakat kota Probolinggo,” Amin dan Ina ini yang bisa merubah kehidupan masyarakat kota Probolinggo dengan semua program adil dan amanah,” imbuhnya.

HM Bukhori Mantan Walikota Probolinggo juga meminta agar apa yang dilakukan Paslon Amin dan Ina untuk menuju perubahan agar masyarakat kota Probolinggo untuk terus mendukungnya,” kalau pemimpin tidak adil dan amanah lalu jadi apa kota Probolinggo kedepannya,” ringkasnya. (yan)

Polemik Revisi UU Pilkada, Ini Sikap HMI BADKO Jawa Timur

Surabaya, Berdampak.net – Terjadi ketidakpastian hukum yang membelit KPU perihal pilkada 2024. Pasalnya ada 2 keputusan berbeda antara putusan MK dan hasil rapat Panja DPR RI.

Sebelumnya pada hari Selasa 20/08/2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan dengan no. 60/PUU-XXII/2024 tentang ambang batas pencalonan pilkada dan menolak gugatan terkait batas usia pencalonan pilkada melalui putusan no. 70/PUU-XXII/2024.

Kemudian DPR RI melalui badan legislatif (baleg) membentuk panitia kerja (panja) untuk melakukan revisi UU pilkada pada hari Rabu, 21/08/2024. Revisi UU Pilkada tersebut menganulir keputusan MK no. 70/PUU-XXII/2024 dan kembali memasukkan pasal inkonstitusional pada putusan no. 60/PUU-XXII/2024.

Menanggapi polemik tersebut, ketua umum BADKO HMI JATIM angkat bicara

“Polemik ini tentu sangat disayangkan karena dapat mempengaruhi proses demokrasi yang ada di negeri ini” ujarnya

Orang nomor satu di lingkup HMI Jawa Timur tersebut menyebutkan bahwa DPR RI yang notabene adalah wakil rakyat tidak sewajarnya bersikap dan melakukan hal demikian.

“Revisi UU pilkada yang menganulir putusan MK no. 70/PUU-XXII/2024 dan kembali memasukkan pasal inkonstitusional no. 60/PUU-XXII/2024 tentu bukan langkah baik dan akan menimbulkan situasi kacau pada proses demokrasi ” tambahnya jelas

Dirinya menyebutkan bahwa pihaknya sudah menyampaikan pernyataan sikap secara resmi

“Saya atas nama BADKO HMI JATIM sudah melayangkan pernyataan sikap terkait polemik yang kian memanas tersebut sebagaimana pernyataan sikap no. 02/B/sek/02/1446” tambahnya lengkap

Pemuda asal Probolinggo terbaru juga menyampaikan beberapa tuntutan

“Dalam pernyataan sikap yang kami layangkan, ada beberapa tuntutan yaitu:

1. Mengecam dan menolak Hasil Rapat Panja UU Pilkada dan Badan Legislatif yang

menganulir Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PUU-XXII/2024 tentang Batas

Usia Pencalonan Pilkada.

2. Mengecam dan menolak Hasil Rapat Panja UU Pilkada dan Badan Legislatif yang telah

memasukkan kembali Pasal Inkonstitusional.

Atas nama rakyat meminta dan memerintahkan seluruh Wakil Rakyat (DPR RI) untuk

menolak Hasil Rapat Panja UU Pilkada dan Badan Legislatif pada Rapat Paripurna DPR

RI hari Kamis, 22 Agustus 2024 pukul 09.30 WIB sebagaimana Surat Undangan Rapat

Paripurna Nomor B/9827/LG.02.03/8/2024.

4. Meminta Presiden Republik Indonesia untuk tidak menyetujui Putusan Hasil Rapat

Panja UU Pilkada dan Badan Legislatif yang akan disahkan pada Rapat Paripurna DPR 

RI pada Kamis, 22 Agustus 2024 pukul 09.30 WIB” jelasnya lengkap.

Dirinya juga menerangkan bahwa pihaknya akan tegas dalam mengawal polemik yang terjadi dan kian memanas ini. (fiq)