LANGKAH PEMERINTAH DALAM MEWUJUDKAN INDONESIA SEHAT

Oleh Penulis* : CHOIRUL ANAM FATUR ROHMAN

Dalam rangka memperingati Hari Kesehtanan Nasional ( HKN ) yang jatuh pada tanggal 12 November, maka hal ini perlu kita bersama-sama menyampaikan dan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, organisasi kesehatan, sektor swasta, dan pemerintah untuk berkolaborasi dalam mewujudkan sistem kesehatan yang adil, berkualitas, dan berkelanjutan di Indonesia. Setiap tahunnya momen ini menjadi sebuah pengingat penting bahwa kesehatan merupakan suatu modal utama menuju pembangunan bangsa. Di era tantangan global dan dinamika sosial yang terus mengalami perubahan, Hari Kesehatan Nasional ( HKN ) 2025 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam mewujudkan suatu masyarakat Indonesia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.
Pada momentum HKN ini sebagai langkah kesadaran dan motivasi bersama dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, serta memperkuat komitmen seluruh bangsa dalam mewujudkan Indosesia yang sehat dan sejahtera. Hari Kesehatan Nasional tidak hanya dimaknai sebagai perayaan tahunan saja, tetapi juga menjadi sebuah renungan terhadap kesadaran diri akan pentingnya gaya hidup sehat. Kondisi kesehatan adalah hak dasar setiap orang yang harus kita jaga dan didukung oleh seluruh elemen bangsa mulai dari pemerintah, tenaga kesehtan, dunia usaha, hingga seluruh masyarakat pada umumnya.
Kali ini tema HKN Tahun 2025 menggaungkan semangat baru “ Bangun Generasi Sehat Untuk Indonesia Emas “. Bentuk semangat ini menekankan bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab sektor medis, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan perilaku masyarakat sehari-hari. Hidup sehat bukan pilihan, melainkan keharusan untuk menciptakan generasi unggul dan produktif. Selain itu HKN juga menjadi waktu yang tepat untuk apreiasi terhadap dedikasi tenaga kesehatan yang sudah berperan aktif di garis depan, khususnya dalam menghadapi masa Covid-19 dan berbagai tantangan kesehatan lainnya untuk melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman penyakit menular maupun tidak menular.
Dalam 6 dekade sebuah perjalanan Hari Kesehatan Nasional ini sistem kesehatan Indonesia mengalami banyak kemajuan, contoh umumnya hadir progam Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ) yang dikelola oleh BPJS ( Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan ) sejak tahun 2014. Program unggulan ini menjadi tonggak sejarah dalam upaya pemerataan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Langkah pemerintah terus memperkuat akses layanan kesehatan utama melalui puskesmas, rumah sakit daerah, serta peningkatan kompetensi tenaga medis. Selain itu adanya program nasional seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ( GERMAS ), imunisasi anak, penanganan stunting, dan kesehatan ibu dan anak menjadi prioritas pembangunan kesehatan nasional. Walaupun kondisi masih terdapat tantangan dilapangan seperti fasilitas kesehatan yang masih belum merata dipenjuru negeri dan kurangnya kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat.
Dari hal tersebut maka kita perlu untuk membaca dan melihat kondisi lebih jauh serta memberikan langkah upaya untuk bangun kesehatan nasional ini. Berikut beberapa langkah ikhtiar yang perlu kita lakukan sebagai berikut : 1) Peningkatan infrastruktur kesehatan di wilayah 3T ( Terdepan, terluar dan tertinggal ) seperti pemerintah harus meningkatkan anggaran untuk pembangunan dan perawatan fasilitas kesehatan di daerah yang paling membutuhkan, serta memberikan insentif bagi tenaga medis untuk bekerja di daerah 3T. 2) Program pencegahan penyakit yang lebih intensif seperti pemerintah melakukan kampanye skala besar-besaran untuk mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat, melalui media sosial, puskesmas, dan sekolah-sekolah dengan mengedepankan edukasi tentang pola makan sehat, olahraga teratur, dan pemeriksaan kesehatan secara rutin. 3) Peningkatan akses layanan kesehatan mental seperti pemerintah harus mengalokasikan lebih banyak anggaran untuk pengembangan layanan kesehatan mental di fasilitas kesehatan primer ( puskesmas dan klinik ) serta mendirikan pusat konseling di berbagai komunitas. 4) Keterlibatan sektor swasta dalam penyediaan layanan kesehatan seperti kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam penyediaan fasilitas dan teknologi kesehatan harus lebih ditingkatkan. 5) Peningkatan partisipasi masyarakat dalam sistem kesehatan seperti pemerintah mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui pembentukan komunitas sehat dan peningkatan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh, mental dan lingkungan.
******

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *