Santri Genggong Tembus Nasional, Lolos Seleksi Pembibitan Dai Muda

Probolinggo, Berdampak.net – Dentuman semangat itu terdengar dari timur Pulau Jawa. “Bam!”—begitulah riuh bangga yang menggelegar di lingkungan pesantren saat kabar gembira itu datang: salah satu santri Ma’had Aly Zainul Hasan Genggong yakni Mahasiswa Semester 5 Kampus Ma’had Aly Zainul Hasan Genggong, Rofiq Jazirah berhasil tembus ke kancah nasional, lolos dalam program Seleksi Pembibitan Dai Muda Indonesia!

Di tengah arus zaman yang deras membawa generasi muda ke arah yang serba instan, muncul sekelompok pemuda yang memilih jalan sebaliknya—meniti dakwah, merawat keilmuan, dan menjadi cahaya peradaban. Dan di barisan itu, nama santri Genggong kini ikut bersinar.

Dengan bekal ilmu dan keyakinan, mahasiswa dari Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo ini, mampu menyingkap tabir ketidakmungkinan dan mewujudkan dengan semangat nyata. sebagai seorang santri tidak hanya pandai mengaji, tapi juga siap mengabdi. Lolosnya salah satu delegasi dalam seleksi pembibitan dai muda bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan kemenangan pesantren, kampus, dan tentu saja kemenangan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Program ini bukan program biasa. Ini adalah bagian dari upaya strategis nasional untuk mencetak dai-dai muda berkualitas yang mampu berdakwah lintas zaman—dengan kekuatan ilmu, akhlak, dan retorika yang mencerahkan. Proses seleksi pun ketat: hanya yang teruji wawasan, sikap, dan visi dakwahnya yang bisa lolos.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pesantren tidak pernah ketinggalan zaman. Bahkan di tengah dunia yang bergerak cepat, Genggong tetap menjadi kawah candradimuka bagi kader-kader perubahan—baik di bidang dakwah, pendidikan, hingga kebangsaan.

Santri Genggong tidak hanya bisa mengutip kitab, tapi juga siap tampil di depan publik, merangkul umat, dan menjawab tantangan zaman dengan dakwah yang bijak dan berkelas. ” Saya Sangat berterimakasih kepada orang tua, guru, dan rekan-rekan sekalian terkhusus Subdit Dakwah kemenag yang telah membuat program keren ini, besar harapan saya bisa semakin luas wawasan dan membawa manfaat untuk bangsa, agama, dan masyarakat nantinya ” imbuhnya.

Ini bukan akhir cerita. Ini adalah gerbang awal untuk membawa nilai-nilai pesantren ke tingkat yang lebih luas—ke masyarakat, ke bangsa, bahkan ke dunia. Sebab Genggong bukan hanya tempat belajar, tapi tempat mencetak pemimpin masa depan.

Selamat untuk santri Genggong! Satu langkah kecil dari Condong, satu lompatan besar untuk dakwah Indonesia.

“Dari pesantren, untuk Indonesia. Dari Genggong, untuk peradaban.” (fiq)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *