BAZNAS dan MUI Kota Probolinggo Gelar Pondok Ramadhan 2026, Bentuk Generasi Religius dan Berkarakter

Kota Probolinggo – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Probolinggo berkolaborasi dengan Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Kota Probolinggo menyelenggarakan kegiatan Pondok Ramadhan yang dilaksanakan mulai tanggal 27 Februari hingga 5 Maret 2026, setiap pukul 16.00 WIB hingga menjelang Maghrib.
Kegiatan ini melibatkan peserta didik tingkat SLTA dan SLTP dari beberapa lembaga pendidikan di Kota Probolinggo, yakni:
Siswi SLTA bertempat di Kuttab Al Fatih, Jl. Mastrip
Siswa SLTA bertempat di PP. Hidayatul Islam, Jl. Supriadi, Kanigaran, dan
Siswa/siswi SLTP bertempat di PP. Almadinah Haqiqi, Jl. Mastrip Gg. V
Total peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 150 orang, terdiri dari, SLTA Putra 50 siswa, SLTA Putri: 50 siswi, dan SLTP Putra/Putri: 50 siswa/siswi.

Ketua BAZNAS Kota Probolinggo, Ustadz Hakimudin, menyampaikan bahwa kegiatan Pondok Ramadhan ini bertujuan untuk membentuk pribadi generasi muda yang religius, berakhlak mulia, berkarakter, dan kompetitif.
“Bulan Ramadhan yang suci ini penting untuk dimanfaatkan sebagai ikhtiar menempa dan membentuk generasi agar berakhlaqul karimah,” tegas Hakimudin.

Sementara itu, Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Kota Probolinggo, Ustadz Sakdullah Zain, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program perdana dalam periode kepengurusan MUI Kota Probolinggo masa khidmat 2025–2030 sekaligus menjadi bagian dari program kerja berkelanjutan Komisi Dakwah.
“Insya Allah setiap tahun dilaksanakan berjelanjutan agenda serupa,” jelas Sakdullah.

Pondok Ramadhan ini diisi dengan berbagai kegiatan pembinaan keagamaan seperti penguatan aqidah, pendalaman fiqih ibadah Ramadhan, tahsin dan tahfidz Al-Qur’an, pembinaan akhlak, serta motivasi pembentukan karakter Islami.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Kota Probolinggo yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pondasi spiritual yang kuat serta mampu menjadi agen kebaikan di tengah masyarakat. Sinergi antara BAZNAS dan Komisi Dakwah MUI Kota Probolinggo ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun peradaban melalui penguatan nilai-nilai keislaman sejak usia pelajar.

Silaturahmi dan Buka Puasa MENPANRB Bersama Komisi II DPR RI dan Keluarga Besar HMI dan Kahmi se-Provinsi Jawa Timur

Surabaya, Berdampak.net — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini hadir dan menyampaikan tausiyah pada acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Komisi II DPR RI bersama keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps Alumni HMI (KAHMI) se-Provinsi Jawa Timur yang digelar di Surabaya, Jumat malam.

Dalam sambutannya, Menteri Rini menekankan bahwa reformasi birokrasi selama ini sering dipahami hanya sebagai perbaikan sistem, penguatan tata kelola, peningkatan profesionalisme, serta percepatan pelayanan publik. Namun, ia mengingatkan bahwa momentum Ramadan yang sarat nilai introspeksi mengajak aparatur untuk merenung lebih jauh: keberhasilan reformasi birokrasi pada hakikatnya sangat ditentukan oleh karakter pelaksana di lapangan. Menurut Rini, puasa bukan sekadar ritual ibadah, melainkan kesempatan untuk menanamkan integritas, kedisiplinan, dan kejujuran sebagai pondasi reformasi birokrasi yang berkelanjutan.

Acara tersebut dihadiri antara lain Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, para Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Staf Khusus Menteri Bidang Politik Pemerintah dan Isu Keamanan Nasional Kementerian PANRB Donny Adityawarna, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Aba Subagja, serta para mitra kerja Komisi II DPR RI.

Silaturahmi dan buka puasa bersama ini menjadi wadah dialog antarlegislatif, eksekutif, dan organisasi kemasyarakatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berintegritas. (fj)