Arum Central Garden Hadirkan Rumah Bersubsidi Layaknya Perumahan Mewah di Kota Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Akad massal BSN di Perumahan Arum Central Garden, Kota Probolinggo, digelar pada hari Sabtu, 23 Mei 2026. Dihadiri langsung oleh Founder Arum Central Garden, Mohammad Iqbal Maulana, Notaris Djoko Poernomo, pejabat teras BSN Probolinggo, dan para pemilik hunian di Perumahan Arum Central Garden. Acara seremoni akad massal ini berlangsung sangat meriah dengan adanya undian doorprize dan hiburan musik.

“Syukur Alhamdulillah kurang dari satu tahun seluruh hunian bersubsidi telah habis terjual. Terimakasih atas kepercayaan dari masyarakat terhadap Perumahan Arum Central Garden. Terimakasih kepada BSN, sebagai mitra perbankan yang telah memberi kemudahan dalam akses permodalan. Terimakasih juga kami sampaikan kepada Pemerintah Kota Probolinggo yang berandil besar dalam memberikan dukungan dan kemudahan dalam proses-proses perijinan,” ujar Mas Iqbal, panggilan akrab pengusaha muda sekaligus founder Arum Central Garden ini.

Perumahan Arum Central Garden memiliki beberapa keunggulan, yakni lokasi yang strategis, lingkungan aman dan nyaman, akses masuk yang mudah, bangunan rumah dengan gaya arsitektur klasik Mediterania, serta dilengkapi taman bermain yang estetik. Dengan beragam keunggulan tersebut menjadikan Arum Central Garden sebagai perumahan bersubsidi modern dengan citarasa layaknya hunian mewah dan premium di tengah Kota Probolinggo.

Raker PAC JQH NU Tiris Barat, Gelar Raker untuk Meneguhkan Program Nyata Pendidikan Al-Qur’an

Probolinggo, Berdampak.net — Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan Rapat Kerja (RAKER) PAC JQH NU Tiris Barat yang digelar pada Ahad (17/5/2026) di MI Miftahul Huda desa Pedagangan, Tiris, Probolinggo.

Forum tersebut dihadiri seluruh pengurus, pengurus ranting JQH NU, pimpinan TPQ se-PAC JQH NU Tiris Barat, serta tamu undangan dari , yakni selaku Ketua Tanfidziyah.

Raker ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah program organisasi sekaligus memperkuat koordinasi antarpengurus dan lembaga pendidikan Al-Qur’an di wilayah Tiris Barat.

Ketua Dewan Organisasi PAC JQH NU Tiris Barat, Ahmad Taufiq Zein, dalam sambutannya menegaskan bahwa rapat kerja tidak boleh dipahami sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang penyusunan arah gerak yang jelas dan terukur.

“Raker ini menjadi arah program yang akan dikerjakan oleh PAC JQH NU Tiris Barat ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, organisasi berbasis pengabdian Al-Qur’an membutuhkan perencanaan yang matang agar program yang disusun tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi benar-benar dapat dijalankan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Tiris Barat, Budiono, mengingatkan agar hasil Raker diarahkan pada program-program nyata yang dapat diwujudkan. Ia menilai organisasi akan memiliki dampak apabila agenda yang disusun tidak hanya bersifat administratif atau seremonial, tetapi menyentuh kebutuhan riil masyarakat, khususnya dalam penguatan pendidikan Al-Qur’an.

“RAKER hendaknya mencakup program-program yang nyata,” katanya.

Pesan lain yang menguatkan arah spiritual organisasi disampaikan Rois Majlis Ilmi PAC JQH NU Tiris Barat, Moh. Toha. Ia menekankan pentingnya menjaga niat sebagai pengajar, pendidik, sekaligus pejuang Al-Qur’an agar tetap dilandasi keikhlasan.

Menurutnya, tantangan pendidikan Al-Qur’an pada masa kini tidak ringan. Karena itu, ketulusan dan orientasi pengabdian perlu terus dirawat agar perjuangan mendidik generasi Qur’ani tetap istiqamah.

Usai seremonial pembukaan, agenda dilanjutkan dengan sidang pleno RAKER yang dipimpin oleh Ahmad Babuddin.

Sidang berlangsung dinamis dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi. Berbagai gagasan dan usulan program mengemuka dalam forum sebagai upaya memperkuat arah organisasi ke depan.

Dari dinamika sidang tersebut, tampak adanya semangat kolektif untuk menjadikan PAC JQH NU Tiris Barat tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga hadir secara nyata dalam penguatan pendidikan Al-Qur’an di tingkat masyarakat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai penanda berakhirnya rangkaian Raker sekaligus harapan agar setiap keputusan yang dihasilkan dapat dijalankan secara konsisten dan membawa manfaat luas bagi perjuangan Al-Qur’an di Tiris Barat. (red)

Peternak Bebek Probolinggo Menjerit, Puluhan Ribu Telur Rusak Tak Terjual

Probolinggo, Berdampak.net – Sektor peternakan bebek di Kabupaten Probolinggo, Jatim, kini berada di titik nadir. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, para peternak dan pengepul kini terjepit di antara lonjakan harga pakan dan anjloknya daya serap pasar yang membuat ribuan butir telur berakhir di tempat sampah.

Krisis ini mengancam aset ekonomi yang sangat besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, populasi itik di Kabupaten Probolinggo pada tahun 2023 mencapai 438.793 ekor. Angka populasi yang hampir menyentuh setengah juta ekor ini kini terancam tidak produktif akibat ketiadaan kepastian pasar.

Kondisi memprihatinkan ini merata di berbagai wilayah, mulai dari Kecamatan Gading hingga Pajarakan. Latif, peternak asal Desa Tanjung, Kecamatan Pajarakan, mengaku terkejut dengan kondisi saat ini.

“Saya sudah empat tahun berkecimpung di ternak bebek petelur, baru kali ini harga hancur seperti ini. Sementara pakan naiknya gila-gilaan. Saya setiap hari rugi 600 ribu rupiah. Semua teman-teman mengeluh. Kalau program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengambil telur bebek lokal, tidak tahu lagi ke depannya. Bisa-bisa gulung tikar semua,” keluh Latif dengan nada putus asa.

Kecemasan serupa disampaikan Kamiluddin dari Desa Wangkal, Kecamatan Gading. “Bebek setiap hari bertelur dan butuh pakan yang harganya terus melambung, tapi telurnya tidak laku,” tambahnya.

Kerugian Mencapai 40 Persen

Dampak mandeknya serapan pasar ini dirasakan langsung oleh Muhammad Romli, pengepul asal Desa Patokan, Kecamatan Bantaran. Setiap pekannya, ia menampung sekitar 50.000 butir telur dari 10 peternak lokal untuk diolah menjadi telur asin.

Namun, lesunya pasar membuat stok menumpuk hingga membusuk di gudang. “Dari 50.000 butir produksi kami, tingkat kerusakannya bisa mencapai 20.000 butir karena tidak laku,” ungkap Romli. Kerugian yang mencapai 40 persen ini menjadi potret nyata rapuhnya ketahanan ekonomi peternak saat ini.

Solusi di Balik 147 Satuan Gizi

Menghadapi ancaman kebangkrutan massal, para peternak menaruh harapan besar pada intervensi Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui program MBG. Harapan ini didasarkan pada potensi kebutuhan pangan yang sangat masif di wilayah tersebut.

Merujuk pada data resmi bgn.go.id, Kabupaten Probolinggo memiliki 147 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dengan asumsi rata-rata setiap SPPG menyediakan 1.500 porsi, maka terdapat potensi 220.500 porsi yang diolah setiap hari.

Artinya, jika pemerintah daerah menginstruksikan penggunaan telur asin lokal dalam menu mingguan MBG, pasokan protein anak bangsa terpenuhi sekaligus menyelamatkan populasi 438.793 ekor itik serta hajat hidup ribuan peternak di Probolinggo.

“Kami sangat berharap pemerintah daerah membantu memasarkan. Minimal satu minggu sekali, telur asin bisa ada di menu MBG,” pungkas Romli. (fj)

Geliat Investasi Kabupaten Probolinggo, Pembangunan Hotel Azana Style Mulai di Kraksaan

Probolinggo, Berdampak.net – Pembangunan Hotel Azana Style Probolinggo resmi dimulai melalui prosesi groundbreaking/peletakan batu pertama di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo pada Jumat (8/5/2026). Kehadiran hotel bintang empat ini diharapkan menjadi penggerak baru bagi investasi, pariwisata serta pembukaan lapangan kerja di Kabupaten Probolinggo.

Acara dihadiri langsung oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dan Wakil Bupati Fahmi AHZ, bersama jajaran Forkopimda, Direktur Bina Indo Grup Ekao Saputra Wijaya, Vice Director Operation Azana Hospitality Ardi Mali, Irjen Pol Agus Djaka Santoso, Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan KH Hafidzul Hakim Noer, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH Moh. Zuhri Zaini serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Bupati Haris menyampaikan bahwa pembangunan hotel bukan hanya proyek fisik, tetapi juga tanda kepercayaan investor terhadap perkembangan ekonomi Kraksaan dan Kabupaten Probolinggo. Ia berharap hotel dapat selesai dalam waktu sekitar satu tahun dan memicu tumbuhnya sektor lain seperti restoran serta investasi baru.

Sementara itu, Direktur Bina Indo Grup Ekao Saputra Wijaya menargetkan pembangunan selesai dalam 12 bulan, dengan rencana hotel tujuh lantai di lahan sekitar 5.500 m² dan total luas bangunan sekitar 9.878 m². Azana Hospitality juga menegaskan rekrutmen tenaga kerja akan dilakukan secara profesional dan terbuka.

Dengan dimulainya proyek ini, Pemkab Probolinggo berharap investasi baru terus berdatangan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah Kraksaan. (rh)

IPNU-IPPNU Jabon Ajak Generasi Muda Perkuat Kesadaran Diri di Tengah Arus Digital

Sidoarjo, Berdampak.net – Di tengah derasnya arus informasi era digital, Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Jabon mengajak generasi muda untuk memperkuat kesadaran diri sebagai bekal utama menghadapi berbagai tantangan zaman.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Kumpul Asik Lan Diskusi (Kuasai) bertema “Menjaga Keutuhan Diri di Tengah Arus Digital” yang digelar di Aula Gedung Nahdlatul Ulama (NU) Jabon, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (04/05/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber H. Sirojul Chakim, M.Pd., selaku Pembina IPNU-IPPNU Kecamatan Jabon, yang menyoroti pentingnya kesadaran diri di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat.

Menurutnya, perkembangan digital memang membuka akses luas terhadap informasi, pengetahuan, dan peluang. Namun di balik itu, ruang digital juga menghadirkan tekanan sosial, standar semu, hingga budaya perbandingan yang dapat memengaruhi cara pandang seseorang terhadap dirinya sendiri.

“Jika tidak dibarengi dengan kesadaran yang kuat, kondisi ini bisa membuat individu kehilangan arah dan jati diri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fenomena tersebut kini semakin nyata dalam kehidupan sehari-hari. Arus konten digital yang terus berganti tidak hanya membentuk opini, tetapi juga memengaruhi pola pikir serta kondisi emosional penggunanya. Tanpa kontrol diri yang baik, seseorang berisiko terjebak dalam arus yang menjauhkan dari nilai-nilai yang diyakini.

Dalam forum tersebut, IPNU-IPPNU Jabon menegaskan bahwa menjaga keutuhan diri menjadi fondasi penting dalam menghadapi dinamika digital. Keutuhan diri tidak hanya mencakup aspek lahiriah (dohir) seperti perilaku dan penampilan, tetapi juga aspek batiniah yang meliputi pikiran, perasaan, akal, dan hati.

Ketika kedua aspek tersebut berjalan selaras, individu dinilai akan lebih mampu menghadapi tekanan sekaligus tetap memiliki arah hidup yang jelas.

Lebih lanjut, peserta juga diajak untuk lebih bijak dalam beraktivitas di ruang digital. Generasi muda diharapkan mampu memilah informasi yang dikonsumsi maupun dibagikan, serta memahami dampak dari setiap aktivitas digital yang dilakukan.

Dengan demikian, ruang digital tidak hanya menjadi tempat konsumsi informasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan diri yang sehat dan produktif.
Ketua PAC IPNU Jabon, M. Imam Sufajar, menambahkan bahwa upaya menjaga keutuhan diri tidak bisa dilakukan secara individu semata, melainkan membutuhkan kesadaran kolektif.
“Ruang digital yang sehat harus dibangun bersama, dengan sikap bijak dan saling menguatkan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, IPNU-IPPNU Jabon berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjaga arah hidup, menemukan makna, serta memberikan kontribusi positif di tengah derasnya arus digital yang terus berkembang. (fj)

Syukuran Masuk Markas Yonif TP 836/Brahma Yodha

Probolinggo, Berdampak.net – Syukuran ini menjadi ungkapan rasa syukur atas penempatan di markas baru Yonif TP 836/Brahma Yodha. Momentum ini juga menandai awal pengabdian dengan semangat dan tanggung jawab yang lebih besar.

Kehadiran Yonif 836 diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, khususnya dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
Semoga membawa keberkahan, semangat baru, dan manfaat nyata bagi masyarakat Probolinggo.

probolinggosae

Yonif836

BrahmaYodha

pemkabprobolinggo

berdampak.net