Pemuda Asal Hongkong Resmi Memeluk Islam dipandu Mualaf Center MUI Kota Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net — Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti prosesi ikrar syahadat seorang pemuda asal Hongkong bernama Chi Yeung Richard yang resmi memeluk agama Islam pada Kamis, 28 Mei 2026 pukul 09.00 WIB bertempat di Masjid Jami’ Nurul Hasan, Kelurahan Kedungasem, Kota Probolinggo.

Prosesi ikrar syahadat dipandu langsung oleh Direktur Mualaf Center Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo, Dr. KH. Ahmad Hudri. Dengan penuh keyakinan dan keteguhan hati, Richard mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan jamaah yang hadir dengan mantap dan penuh kebahagiaan pula.

Richard, sapaan akrabnya, sebelumnya diketahui tidak menganut agama tertentu. Pada usia 28 tahun, ia mantap memilih Islam sebagai jalan hidup dan keyakinannya.

“Hari ini saya sangat bahagia. Dan terima kasih saya bisa menjadi muslim,” ucap Richard singkat penuh haru.

Dalam tausiyahnya, Dr. KH. Ahmad Hudri menyampaikan bahwa Islam adalah agama yang penuh rahmat dan kasih sayang bagi seluruh alam. Ia menegaskan bahwa memeluk Islam tidak boleh didasarkan pada paksaan, melainkan lahir dari kesadaran dan hidayah Allah SWT.

“Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah adalah Islam. Oleh karena itu tidak ada paksaan untuk beragama Islam. Berislam berangkat dari kesadaran dan hidayah dari Allah. Begitu pula yang dialami saudara Richard. Semoga saudara Richard istiqomah dalam iman dan Islam. Aamiin,” ujar KH. Ahmad Hudri dengan mata berkaca-kaca penuh haru.

Lebih lanjut, KH. Ahmad Hudri menjelaskan bahwa setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, maka secara otomatis melekat kewajiban-kewajiban sebagai seorang muslim, di antaranya melaksanakan sholat fardhu lima waktu serta kewajiban ibadah lainnya.

“Mohon teman terdekat muslim agar membantu membimbing,” terang Hudri.

Mualaf Center MUI Kota Probolinggo juga menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan pendampingan dan bimbingan keagamaan Islam secara gratis bagi para mualaf, khususnya dalam bidang aqidah dan ibadah sebagai penguatan keimanan dan pendalaman ajaran Islam.

Pada akhir prosesi pelaksanaan ikrar syahadat, Mualaf Center MUI Kota Probolinggo menyerahkan Mushaf Al-Qur’an serta sertifikat mualaf kepada Richard sebagai bentuk dukungan dan pendampingan awal dalam perjalanan spiritualnya sebagai seorang muslim.

Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh kekeluargaan, doa, dan harapan agar Richard senantiasa diberikan keteguhan hati dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.

Tani Merdeka Ciamis Terima Bantuan Hewan Kurban, KH Aos Abdul Azis Sampaikan Terima Kasih

Ciamis, Berdampak.net – Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ciamis, KH Aos Abdul Azis, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas bantuan hewan kurban yang diberikan pengurus pusat DPP Tani Merdeka Indonesia pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Ucapan tersebut disampaikan KH Aos melalui video singkat yang diunggah di media sosial. Dalam keterangannya, ia menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Ciamis melalui bantuan hewan kurban tersebut.

“Atas nama DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ciamis, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada DPD Kabupaten Ciamis. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa berkah bagi masyarakat,” ujar KH Aos Abdul Azis.

Dalam pernyataannya, KH Aos juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, H. Sudaryono, serta Presiden RI, , atas perhatian terhadap masyarakat dan kelompok tani di daerah.

Ia berharap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dapat terus membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

“Kami juga berharap Presiden Prabowo Subianto selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin bangsa ini,” katanya.

Selain menjabat sebagai Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ciamis, KH Aos Abdul Azis juga dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren Darul Mutaalimin Imbanagara Raya Ciamis. Sebagai tokoh agama, ia menilai momentum Iduladha bukan sekadar pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, ibadah kurban mengandung nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial yang harus terus dijaga oleh umat Islam. Melalui pembagian daging kurban, masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari semangat berbagi pada Hari Raya Iduladha.

KH Aos mengatakan bantuan hewan kurban tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai ketentuan syariat Islam. Ia berharap bantuan itu dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar, terutama kalangan kurang mampu.

Momentum Iduladha, lanjutnya, harus menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk terus memperkuat akidah, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. (fj)