Mahasiswa PPL Universitas Insan Budi Utomo Gelar Seminar Kesehatan Mental di Lingkungan Pesantren bagi Pelajar di SMP Islam Paiton

Probolinggo, Berdampak.net — Upaya meletakkan fondasi psikologis yang kokoh bagi generasi muda kembali digaungkan dari balik tembok pesantren. Membawa gagasan besar “Resiliensi Kesehatan Mental untuk Mewujudkan Pelajar yang Hebat di Lingkungan Pesantren”, mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) sukses menyelenggarakan seminar edukasi kesehatan mental pada Jumat (6/11/2026) di Aula Pesantren Putra SMP Islam Paiton.

​Rangkaian acara diawali dengan suasana khidmat ketika pembawa acara membuka jalannya kegiatan, dilanjutkan lantunan syahdu ayat-ayat suci Al-Qur’an, serta nyanyian berkumandang dari seluruh hadirin saat lagu Indonesia Raya dan Mars SMP Islam Paiton digemakan. Atmosfer antusiasme membuncah di dalam ruangan yang dihadiri sekitar 400 siswa, jajaran guru, hingga tenaga kependidikan (tendik) SMP Islam Paiton.

​Edukasi kesehatan mental dinilai menjadi langkah konkret dan mendesak untuk mencetak generasi yang militan, tangguh, serta berwawasan cerdas di era modern. Guna memperkuat bobot materi, panitia menghadirkan langsung tim medis dari Puskesmas Paiton sebagai narasumber utama untuk membedah instrumen resiliensi psikologis di kalangan pelajar berbasis pesantren.

​Kepala SMP Islam Paiton, Akhmad Jaelani, S.Pd., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiasi segar yang dibawa oleh para mahasiswa praktikan UIBU ini.

​”Seminar kesehatan mental ini merupakan momen bersejarah. Ini adalah kali pertama sepanjang dua tahun masa kepemimpinan saya, sebuah seminar edukasi kesehatan mental digelar secara murni (pure) oleh dan untuk instansi kita sendiri di SMP Islam Paiton,” tegas Akhmad Jaelani dalam sambutannya.

​Sementara itu, Koordinator PPL UIBU di SMP Islam Paiton, Rijalus Zeman, membeberkan alasan mendasar di balik pencetusan tema riset dan edukasi sosial tersebut. Menurutnya, tindakan preventif harus dimulai dari jenjang pendidikan menengah sebelum para pelajar memasuki dunia yang lebih kompleks.

​”Gagasan ini lahir dari keprihatinan kami melihat dinamika per hari ini, di mana dunia akademik—terkhusus di jenjang perguruan tinggi—menunjukkan lonjakan tekanan dan gangguan mental yang sangat signifikan. Oleh karena itu, kami mengambil langkah proaktif untuk memberikan edukasi sejak dini. Harapannya, para siswa memiliki benteng resiliensi yang kuat sehingga mampu mengantisipasi serta mengelola tekanan psikologis sebelum nantinya melangkah ke jenjang perguruan tinggi,” paparnya.

​Keberhasilan agenda strategis ini tak lepas dari sinergi solid antara mahasiswa PPL UIBU, pengurus OSIS SMP Islam Paiton, serta partisipasi aktif seluruh dewan guru yang mengawal jalannya acara hingga usai. Kegiatan kemudian diakhiri secara khusyuk dengan doa bersama dan sesi dokumentasi foto bersama.