PPDB 2024 SD dan SMP Kota Probolinggo Transparan dan Berkeadilan: Anak-Anak adalah Aset bangsa

Probolinggo, Berdampak.net – Siti Romlah selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo dalam konferensi pers Jumat (5/7) menjelaskan bahwa pada saat ini PPDB memasuki tahap akhir yang sejak kemarin sudah dilakukan berbagai jalur yaitu jalur zonasi, afirmasi, disabilitas, dan mutasi Pernyataan dan semua berjalan transparan dan adil tidak tebang pilih.

“Semua jalur itu sudah selesai dilakukan dan dipastikan tidak proses penerimaan siswa baru sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada,” tegasnya.

Berikut nya iya juga menekankan bahwa pihaknya sangat serius dalam menangani penerimaan PPDB. Dia mengimbau masyarakat mengikuti proses resmi sesuai dengan ketentuan yang ada dan menghindari hal hal yang tidal sesuai dengan jalur yang di tentukan.

“Dalam PPDB 2024 SD SMP ini Disdikbud Kota Probolinggo memberikan kesempatan yang sama kepada semua calon siswa untuk masuk sekolah sesuai dengan pilihan mereka. Tidak memandang latar belakang dan siapa dia karna semua sama,” tambahnya.

Dengan menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat kami aplikasikan Dengan sistem kerja yang transparan dan adil dalam PPDB 2024 ini setiap anak diharapakan dapat hak yang sama dalam mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas karena mereka adalah generasi penerus bangsa,” harapnya. (yan)

Dua Tokoh Nurul Jadid Meroket Pada Bursa Pilkada Probolinggo dan Bondowoso

Berdampak.net – Dua tokoh Pondok Pesantren Nurul Jadid dilirik untuk maju sebagai kandidat Calon Bupati Bondowoso dan Calon Wakil Bupati Probolinggo.

Pada Minggu (30/06/2024) kemarin, DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), merekomendasikan salah satu jajaran pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH. Fahmi Abdul Haq Zaini (Ra Fahmi) sebagai calon wakil Bupati Probolinggo. Diketahui pada Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Probolinggo, Ra Fahmi akan mendampingi Gus dr. Muhammad Haris Damanhuri Romli yang maju sebagai Calon Bupati Probolinggo.

Ra Fahmi yang merupakan Kepala Biro Pengembangan Pesantren Nurul Jadid Paiton Kabupaten Probolinggo ini, tidak main-main ingin membesarkan PKB di Kabupaten Probolinggo.

Ra Fahmi yang mendapat mandat dari DPP PKB, untuk menggantikan Abdul Malik Haramain sebagai Ketua DPC PKB ini, langsung tancap gas.

Pada Sabtu 8 Juni 2024 lalu, Ra Fahmi langsung menggelar rapat konsolidasi di Graha PKB jalan Raya Gending Kabupaten Probolinggo.

Ra Fahmi yang merupakan putra dari almarhum KH Abdul Haq Zaini dan Ny Hj Nuri Firdausiyah tersebut, sejak kecil sudah menimba ilmu pendidikan agama.Keinginannya untuk mengikuti Pilkada 2024 itu didasari rasa prihatin atas kondisi Probolinggo saat ini. Kabupaten Probolinggo merupakan daerah yang kaya akan potensi sumber daya alam dan budaya. Sayangnya, potensi itu belum dapat diolah dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat Probolinggo. 

Dan pada Selasa (2/7/2024) DPP PKB kembali memberikan rekomendasi kepada Rektor Universitas Nurul Jadid (UNUJA) KH. Abdul Hamid Wahid untuk maju sebagai calon Bupati Bondowoso.

Surat bernomor 30373/DPP/01/VI/2024 itu ditanda tangani Ketua Bidang Penguatan Struktur, Eksekutif dan Legislatif  DPP PKB, A. Halim Iskandar atau Gus Halim, dan Sekjen DPP PKB, M. Hasanuddin Wahid pada 29 Juni 2024.

Bagi warga Bondowoso, KH Abdul Hamid Wahid bukanlah sosok baru. Kepala Ponpes Nurul Jadid itu pernah menjadi penyambung aspirasi warga Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi di lembaga DPR-RI.

Ketika tak lagi menjadi anggota DPR-RI, perhatian Ra Hamid terhadap Bondowoso tidak lantas hilang, melalui Universitas Nurul Jadid atau jalur akademik misalnya, beliau terlibat dalam proses kajian Ijen Geopark yang kini diakui oleh UNESCO. (fiq)

Sah, Pengurus DPK Apindo Kabupaten Jember , Bondowoso dan Lumajang Dilantik, Harapan Besar untuk Eksis di Daerah

Jember, Berdampak.net – Bertempat di hotel Bandung permai Jember pengurus Apindo DPK Apindo kabupaten Jember ,Bondowoso dan lumajang di làntik langsung oleh ketua Dewan Pimpinan Pusat Apindo provìnsi Jawa TImur Drs Eddy Widjanarko M.MT dan di saksikan oleh jajaran pengurus Apindo DPP Jawa timur beserta Pengurus DPK tetangga seperti Probolinggo Kota/kabupaten dan Situbondo.

Dalam sambutannya Drs Eddy Widjanarko M.MT Ketua DPP Apindo Jawa timur yang juga Pimpinan PT Prestasi Ide Jaya (Perusahaan sepatu impor/ekspor) Sidoarjo menyampaikan bahwa peran Apindo saat ini tidak hanya ke arah tripartit dalam menciptakan hubungan industrial tetapi bagaimana Apindo mampu untuk mendukung terciptanya investasi berdasarkan potensi masing masing daerah.

Eksistensi Apindo di harapkan mampu unt menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah dan ke sejahteraan Masyarakat dan dapat mengangkat potensi daerah serta menumbuhkan Semangat pengusaha muda Baru muncul unt membangun daerah dan masyarakat demikian yang di sampaikan dalam sambutan Bupati Jember yang Diwakili oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Jember Rahman Anda.

Tidak hanya pelantikan acara yang di Hadiri ratusan peserta tersebut juga diisi oleh acara sosialisasi dari BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan serta materi utama dari DPP Apindo Jawa timur. Acara semakin meriah dengan di selingi musik patrol khas Jember dan juga di lanjutkan ramah tamah dan networking.(rman)

Percetakan JavaNet Kebanjiran Pelanggan Selama PPDB di Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Percetakan JavaNet yang terletak di depan SMP Negeri 4 Kota Probolinggo, Kelurahan Jrebeng Lor, mendadak ramai dikunjungi pelanggan. Hal ini disebabkan oleh pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024-2025 yang sedang berlangsung. Pemilik JavaNet, Hadoni, mengungkapkan bahwa lonjakan pelanggan terjadi karena banyaknya kebutuhan cetak, print, scan, dan cetak foto untuk persyaratan pendaftaran.

Selama tiga minggu terakhir, JavaNet sempat mengalami penurunan pengunjung akibat libur panjang sekolah. Namun, dengan dimulainya jadwal daftar ulang jalur zonasi PPDB dari tanggal 02 hingga 05 Juli, situasi berubah drastis. “Saya sangat senang dengan adanya PPDB ini karena percetakan menjadi ramai kembali,” ujar Hadoni.

Para orang tua dan siswa yang ingin mendaftar di SMP Negeri 4 dan sekolah-sekolah lain di Probolinggo memadati JavaNet sejak pagi hari. Banyak di antara mereka yang datang untuk mencetak berbagai dokumen penting, seperti formulir pendaftaran, fotokopi akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), serta pas foto yang dibutuhkan untuk keperluan administrasi PPDB.

Hadoni menambahkan, “Kami harus bekerja ekstra keras untuk melayani semua pelanggan. Terkadang antrian bisa cukup panjang, tetapi kami berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik dengan cepat dan efisien.”

JavaNet juga meningkatkan stok kertas dan tinta printer untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama masa PPDB. Mereka juga membuka layanan ekstra dengan menambah jam operasional agar bisa melayani lebih banyak pelanggan.

Para pelanggan yang datang ke JavaNet mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan. “Saya sangat terbantu dengan adanya JavaNet. Semua kebutuhan cetak dan fotokopi untuk pendaftaran anak saya bisa diselesaikan di sini dengan cepat,” ujar salah satu orang tua siswa.

Dengan adanya PPDB, percetakan JavaNet tidak hanya mendapatkan keuntungan secara finansial, tetapi juga mampu kembali meramaikan usahanya setelah masa libur panjang. Hal ini memberikan harapan baru bagi Hadoni dan karyawan JavaNet untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Probolinggo. (yan)

Warga Jrebeng Lor Berhasil Menyulap Plastik Menjadi Gaun Cantik

Probolinggo, Berdampak.net – Di era modern ini, inovasi dan kreativitas dalam memanfaatkan barang-barang bekas semakin berkembang pesat. Salah satu contoh nyata datang dari Vitria, seorang warga yang tinggal di Jl. Sunan Ampel RT 03 RW 09, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok. Vitria berhasil mendaur ulang plastik menjadi gaun cantik yang kini digunakan dalam berbagai acara pentas sekolah.

Kisah ini berawal dari permintaan anaknya yang ingin tampil memukau dalam acara pentas seni di TK Kartini. Merasa tertantang, Vitria yang memiliki keterampilan menjahit memutuskan untuk membuat gaun unik dari bahan plastik bekas. Dengan penuh semangat, ia mulai mengumpulkan berbagai jenis plastik dari lingkungan sekitar. Tak hanya ramah lingkungan, gaun yang dihasilkan pun tampak elegan dan menarik perhatian banyak orang.

Gaun pertama yang dibuat Vitria berhasil mencuri perhatian para guru dan orang tua murid di acara tersebut. Keindahan dan keunikannya membuat banyak orang kagum. Kini, Vitria telah membuat beberapa gaun dari bahan plastik yang berhasil digunakan dalam berbagai pentas seni dan acara sekolah lainnya.

Proses pembuatan gaun ini tidaklah mudah. Vitria harus memastikan setiap potongan plastik dibersihkan dan dipotong dengan rapi sebelum dijahit menjadi sebuah gaun. Selain membutuhkan keterampilan menjahit, proses ini juga membutuhkan ketelitian dan kesabaran ekstra. Namun, Vitria merasa usaha kerasnya terbayar dengan hasil yang memuaskan dan dapat mengurangi sampah plastik di lingkungannya.

Inisiatif Vitria ini mendapat apresiasi dari banyak pihak mendukung kegiatan daur ulang dan kreatif seperti ini. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Vitria berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat dan indah.

Kreativitas Vitria dalam mendaur ulang plastik menjadi gaun cantik tidak hanya membantu mengurangi limbah plastik, tetapi juga memberikan nilai tambah pada barang bekas yang sering dianggap tidak berguna. Semoga kisah ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk berinovasi dan peduli terhadap lingkungan. (don)

PKB Usung Dua Tokoh Pesantren di Pilkada Kabupaten Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net– DPP PKB mengusung dua tokoh pesantren dalam Pilkada Kabupaten Pribolinggo 2024. Dua tokoh tersebut adalah dr. Muhammad Haris atau Gus Haris, dan Fahmi Abdul Haq Zaini atau Ra Fahmi.

Gus Haris merupakan merupakan figur dari Ponpes Zainul Hasan Genggong. Sementara Ra Fahmi, merupakan politisi muda dari Ponpes Nurul Jadid. Ponpes Zainul Hasan dan Nurul Jadid merupakan dua ponpes terbesar di Kabupaten Probolinggo.

Ponpes Zainul Hasan Genggong didirikan KH Zainal Abidin, kemudian kian maju berkat sosok KH Hasan Sepuh Genggong yang masyhur sebagai wali. Sedangkan Ponpes Nurul Jadid, didirikan KH Zaini Mun’im.

Wakil Sekretaris DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Muchlis membenarkan turunnya rekomendasi kepada dua figur tersebut.

“Ya benar, rekom paslon (pasangan calon, Red) sudah di serahkan oleh DPP PKB ke Gus Haris dan Ra Fahmi,” kata Muchlis saat dikonfirmasi Minggu petang.

Dengan turunnya rekom itu, DPP PKB merestui pencalonan Gus Haris sebagai bakal calon bupati dan Ra Fahmi sebagai calon wakil Bupati Probolinggo dalam Pilkada Serentak yang akan digelar November 2024.

Sosok Gus Haris dan Ra Fahmi

Sama-sama berlatar belakang pesantren, Gus Haris dan Ra Fahmi tak hanya punya kekuatan kultur. Dua figur ini turut disokong kekuatan struktur partai politik atau parpol dalam menghadapi Pilkada 2024.

Gus Haris merupakan penasihat Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo. Dalam Pileg 2024, parpol berlambang burung garuda ini memperoleh 9 kursi DPRD kabupaten setepat berkat dukungan 125.597 pemilih.

Sedangkan Ra Fahmi merupakan Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, parpol dengan perolehan suara terbanyak dalam Pileg 14 Februari 2024, pemilik 9 kursi di DPRD kabupaten setempat berkat dukungan 132.266 pemilih.

Gus Haris kini berusia 49 tahun. Sementara Ra Fahmi, mewaliki generasi milenial dengan usia 39 tahun. Dua figur tersebut, sangat familiar di kalangan anak muda dan kalangan pesantren.
Didukung Koalisi Gemuk

Hingga kini, Gus Haris telah mendapat dukungan dari lima parpol pemilik kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo berdasarkan Pileg 2024.

Yaitu Golkar (10 kursi), PKB (10 kursi), Gerindra (10 kursi), PPP (6 kursi) dan PKS (1 kursi). Berkat dukungan lima parpol itu, Cicit dari KH Hasan Sepuh Genggong ini telah mengantongi 35 dari total 50 kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo.

Sesuai regulasi, pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Probolinggo hanya perlu didukung paling sedikit 20 persen kursi legislatif, atau setara dengan 10 kursi DPRD berdasarkan Pileg 2024.

Dukungan juga datang dari delapan parpol non parlemen yang tergabung dalam GASPOL, akronim dari GAbungan Suara Partai nOn parLemen. Delapan parpol itu turut mendukung Gus Haris.

Yaitu Partai Demokrat, Partai Gelora, PSI, Partai Perindo, PKN, Partai Hanura, PBB dan Partai Ummat. (fiq)