KAHMI Rayon UB Gelar Halal Bihalal, Dorong Soliditas dan Kontribusi Global

Malang, Berdampak.net – Keluarga besar KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Rayon Universitas Brawijaya (UB) menggelar acara Halal Bihalal dan Silaturahmi pada Minggu (20/4/2025) bertempat di Guest House UB, Lantai 3. Kegiatan ini dihadiri oleh para alumni UB lintas generasi, termasuk Rektor UB Prof. Widodo dan Rektor sebelumnya Prof. Nuhfil Hanani. Hadir pula Sekretaris Universitas Dr. Tri Wahyu Nugroho dan sejumlah pimpinan UB yang merupakan alumni HMI.

Acara berlangsung hangat dalam nuansa kebersamaan dan semangat silaturahmi. Dalam sambutannya, Prof. Nuhfil menyampaikan harapan besar agar KAHMI dapat mengambil peran strategis dalam mendorong Universitas Brawijaya mencapai prestasi global. “Kita harus memperbanyak karya nyata. KAHMI harus menjadi bagian penting dalam mengukir prestasi UB menuju peringkat 500 besar dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Widodo menekankan pentingnya kekompakan dan dampak positif KAHMI di lingkungan kampus. “KAHMI harus solid dan mampu memberi dampak nyata bagi warga Universitas Brawijaya. Kontribusi kita harus bisa dirasakan bersama,” ungkapnya.

Presidium KAHMI UB melalui kegiatan ini berharap tali silaturahmi antaranggota terus terjaga, serta mendorong semangat kolaborasi untuk berkontribusi lebih luas bagi kampus dan masyarakat. (fjr)

HIPKA Situbondo Siap Bersinergi dengan Pemerintah Daerah Majukan UMKM

Situbondo, Berdampak.net- Yulia S Triana resmi dilantik sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Daerah HIPKA (Himpunan Pengusaha KAHMI) Kabupaten Situbondo periode 2025-2030, Kamis, 17 April 2025. Perlantikan tersebut berlangsung Ballroom Utama Raya Situbondo.

Perempuan yang akrab disapa Yulia itu dilantik oleh Ketua Umum Badan Pengurus Wilayah HIPKA Provinsi Jawa Timur, dr. Agung Mulyono.

Usai pelantikan, Yulia mengatakan, HIPKA Kabupaten Situbondo langsung tancap gas, khususnya dalam hal peningkatan usaha yang digeluti. “Kami langsung eksen artinya langsung pada eksekusi dalam menjalankan bisnis,” ujarnya kepada awak media.

Lebih lanjut, Yulia menyampaikan, HIPKA Situbondo siap berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memajukan UMKM di Kabupaten Situbondo. “Ini sesuai dengan tagline pemerintah daerah, yaitu Situbondo Naik Kelas. Kami ingin pelaku UMKM bisa naik kelas,” tegasnya.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pengusaha Nahdiyin Situbondo ini mengungkapkan, HIPKA Kabupaten Situbondo juga segera berkoordinasi dengan DPRD Provinsi Jawa Timur dalam rangka memberikan pelatihan ekspor-impor untuk pelaku UMKM Situbondo.

“Selain itu, kami juga memiliki target untuk mempunyai tiga usaha bersama. Ini sesuai dengan apa yang diharapkan oleh HIPKA Provinsi Jawa Timur. Usaha bersama ini bisa seperti pendirian kafe, rumah makan dan lain sebagainya,” bebernya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengurus Daerah HIPKA Kabupaten Situbondo, Raharto Indrajaya mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memberikan pelatihan dan pemberdayaan kepada pelaku UMKM di Kabupaten Situbondo.

“Kami ingin merangkul pelaku UMKM di Situbondo, nanti kami bekerjasama dengan berbagai pihak kami ingin UMKM di Situbondo ini bisa naik kelas,” ucapnya.

Lebih jauh, pria yang akrab disapa Mas Pram ini mengungkapkan, pengusaha di Kota Santri harus menangkap peluang dengan adanya Tol Probowangi. Sebab, dengan adanya jalan tol itu maka mempercepat jalur distribusi barang.

“Kalau kami melihat tol ini peluang ya, karena dengan adanya tol ini distribusi barang semakin cepat. Ke Surabaya saja itu hanya butuh dua jam, sehingga sangat efektif sekali keberadaan Tol Probowangi ini,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Badan Pengurus Wilayah HIPKA Provinsi Jawa Timur, dr. Agung Mulyono menjelaskan, selain Situbondo ia melantik Badan Pengurus Daerah HIPKA Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang dan Probolinggo.

“Kami memberikan motivasi pengurus HIPKA di daerah ini terus berkreasi, terus berinovasi. Sehingga HIPKA bisa bergerak lebih maksimal lagi,” katanya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini berharap, HIPKA segera terbatuk di seluruh daerah di Jawa Timur. “Kita dorong mereka ini untuk menggali potensi bisnis di daerah masing-masing. Sehingga mereka bisa bangkit dan berdaya,” pungkas pria asal Banyuwangi ini. (Fat)

HIPKA Kota Probolinggo Resmi Dikukuhkan, Ini Gebrakannya

Situbondo, Berdampak.net – Badan Pengurus Wilayah Jawa Timur (BPW) Himpunan Pengusaha Kahmi (KAHMI) Jawa Timur, mengukuhkan BPD HIPKA Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, Jember, Banyuwangi Lumajang dan Pasuruan Periode 2025-2030, bertempat di Hotel Utama Raya Situbondo, Kamis (17/05/2025).

Pengukuhan tersebut dipimpin dan dipandu langsung oleh Ketua Umum BPW HIPKA Jawa Timur dr. Agung Mulyono.

“Semoga bisa amanah, dan memajukan HIPKA di masing-masing wilayah,” harapnya.

Ketua BPD HIPKA Kota Probolinggo, Amir Mahmud mengatakan, setelah dilaksanakan pelantikan pihaknya akan terus melakukan pendekatan dan komunikasi dengan berbagai sektor, hal itu dimaksudkan untuk mendukung program yang akan dicanangkan oleh HIPKA Kota Probolinggo kedepan.

“Wali Kota Probolinggo, beliau jiga KAHMI, InsyaAllah beloau pasti mendukung semua kegiatan dari HIPKA Kota Probolinggo,” jelasnya singkat.

Selain itu, pohaknya juga akan terus mendorong tumbuhnya wirausaha baru dari kalangan HMI, dengan cara melakukan pelatihan entherpreneurship terhadap para kader HMI.

“HIPKA harus menjadi wadah untuk mendorong tumbuhnya wirausaha berkelanjutan, baik dari kalangan senior maupun kader muda,” ungkapnya. (fiq)

HIPKA Kabupaten Probolinggo Resmi Dilantik

Situbondo, Berdampak.net – Badan Pengurus Wilayah Jawa Timur (BPW) Himpunan Pengusaha Kahmi (KAHMI) Jawa Timur, mengukuhkan BPD HIPKA Kabupaten Probolinggo Periode 2025-2030, bertempat di Hotel Utama Raya Situbondo, Kamis (17/05/2025).

Diketahui, Ketua BPD HIPKA Kabupaten Probolinggo dijabat oleh Moh Nur Kholis Muslim, Sekretaris, Ponirin Mika serta Bendahara Hariyanto.

Pengukuhan tersebut dipimpin dan dipandu langsung oleh Ketua Umum BPW HIPKA Jawa Timur dr. Agung Mulyono. “Semoga bisa amanah, dan memajukan HIPKA di masing-masing wilayah,” harapnya.

Ketua BPD HIPKA Kabupaten Probolinggo, Moh Nur Kholis Muslim mengatakan, pentingnya perhatian terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Probolinggo. “Banyak pelaku UMKM yang perlu kita dukung dan dampingi secara konkret. HIPKA harus hadir untuk menjadi katalisator bagi kemajuan mereka,” tambahnya.

menegaskan visi dan misi besar HIPKA Probolinggo, yang salah satunya adalah mendorong keberlanjutan para pengusaha dari kalangan KAHMI.

“HIPKA harus menjadi wadah untuk mendorong tumbuhnya wirausaha berkelanjutan, baik dari kalangan senior maupun kader muda,” ungkapnya. (fiq)

Gelar Halal Bihalal, Cara Apindo Kabupaten Probolinggo Kuatkan Sinergitas Pengurus dan Anggota

Probolinggo, Berdampak.net – Momen syawal menjadi momentum bagi DPK Apindo Kabupaten Probolinggo untuk halal bihalal sekaligus silaturahmi dengan pengurus dan anggota. Hadir di acara yang di gelar cafe alino kraksaan selain dari pengurus juga beberapa anggota yang merupakan perwakilan Perusahaan baik dari daerah timur, Tengah dan barat mulai dari paiton sampai tongas.

Rochman Hidayat ketua Apindo dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum silaturahmi sangat di perlukan saat ini dan kedepannya tidak hanya dalam momentum lebaran tapi juga untuk sarana sharing berbagi antar Perusahaan dari best practice atau praktek terbaik dari masing masing Perusahaan termasuk sharing pencapaian pencapaian yang di capai untuk sama sama memotivasi antar Perusahaan dalam mencapai kinerja terbaik dalam praktek terbaik. Selain itu juga diisi dengan diskusi rencana program kedepan dan juga sesi ramah Tamah dengan anggota baru untuk lebih saling mengenal dan menguatkan networking.

Pengurus dan anggota juga berharap kedepan kegiatan ini bisa konsisten dilakukan selain karena juga ada manfaat lebih luas dapat memberikan dampak manfaat kepada Perusahaan Perusahaan di probolinggo untuk sama sama berkembang dan meningkatkan kapabilitas anggota yang merupakan bagian dari tugas apindo dan harapannya juga bagian dari kontribusi apindo dalam membangun Probolinggo. (rh)

MUI Kabupaten Probolinggo Sambat Soal Minimnya Anggaran

Probolonggo. Berdampak.net – MUI Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Rabu (16/4/2025) di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan. Dalam kesempatan itu, MUI menyampaikan minimnya anggaran kepada Wakil Bupati Probolinggo, Lora Fahmi AHZ.

Halal bihalal MUI Kabupaten Probolinggo kali ini dihadiri Wakil Bupati Probolinggo Lora Fahmi AHZ, Sekretaris MUI Jawa Timur Dr Hasan Ubaidillah, dan Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Abdul Wasik Hannan. Jajaran pengurus MUI Kabupaten Probolinggo dan perwakilan MUI kecamatan juga memenuhi kursi undangan.

Selain jadi ajang silaturrahmi. Halal bihalal ini juga jadi momentum bagi pengurus MUI Kabupaten Probolinggo untuk menyampaikan uneg-uneg kepada MUI Jawa Timur dan Wabup Lora Fahmi.

Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo, KH Abdul Wasik Hannan pun tak mau melewatkan kesempatan itu. “Halal bihalal ini kami buat sederhana karena menyesuaikan dengan instruksi efisiensi anggaran,” katanya saat menyampaikan sambutan, dan disambut gelak tawa tamu undangan.

Selain karena efisiensi anggaran. Kiai Wasik juga menyebut bahwa anggaran MUI Kabupaten Probolinggo tak sebanding dengan banyaknya kegiatan yang dijalankan. Belum lagi harus menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) di 24 MUI tingkat kecamatan.

“Kota Probolinggo dengan hanya lima kecamatan dapat 350 juta. Kita, tahun ini alhamdulillah dapat anggaran 200 juta,” ujarnya.

Mendengar uneg-uneg MUI Kabupaten Probolinggo, Sekretaris MUI Jawa Timur Dr Hasan Ubaidillah langsung memberi respons saat menyampaikan sambutan. “Anggaran MUI itu telah ‘dititipkan’ melalui Kementerian Agama dan Bagian Kesra di setiap daerah,” jelasnya.

Ia lantas menceritakan singkat bagaimana MUI Jawa Timur akhirnya memiliki gedung baru lima lantai. Mulanya, MUI akan menempati gedung milik PT Kimia Farma setelah bertemu Menteri BUMN RI Erick Thohir.

Akan tetapi rencana itu batal setelah MUI Jawa Timur bertemu dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. “Ibu Khofifah menolak dengan rencana Pak Erick Thohir. Akhirnya, Pemprov Jatim yang menyiapkan lahan di kawasan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya,” katanya.

Dari ikhwal pembangunan gedung kantor MUI Jawa Timur itu. Dr Hasan Ubaidillah berpesan kepada MUI Kabupaten Probolinggo agar terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan pihak swasta. “MUI Gresik contohnya. Banyak sinergi dengan pihak swasta di wilayahnya. Sehingga anggarannya mencapai 1 miliar,” jelasnya.

Peluang di PAK dan APBD 2026

Perihal anggaran MUI Kabupaten Probolinggo, Wakil Bupati Probolinggo Lora Fahmi AHZ langsung merespons. “Untuk anggaran tahun ini, kami bersama Bupati hanya melaksanakan yang sudah disahkan di 2024,” ujar Wabup.

Ke depan, Wabup Fahmi akan melihat peluang anggaran itu di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2025, atau pembahasan APBD 2026. “Sebenarnya, Kiai tinggal matur (ke Bupati),” sarannya.

Terlepas soal anggaran. Wabup Fahmi menyatakan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dan berkolaborasi dengan MUI Kabupaten Probolinggo. “Demi pelayanan kepada masyarakat,” katanya, menutup sambutan.

Diketahui, selain halal bihalal kegiatan tersebut ditutup dengan peresmian kantor baru MUI Kabupaten Probolinggo. Sejatinya lokasinya sama yakni di Gedung Islamic Center Kota Kraksaan. Hanya saja ada penambahan ruang khusus pimpinan, dan perombakan ruang sekretariat dan ruang rapat.

Selain itu, juga ada pintu khusus menuju kantor MUI yang dilengkapi dengan ornamen identitas organisasi. Lokasinya berada di area timur GIC.