Tingkatkan Profesionalisme, Prajurit Brigif 2 Marinir Laksanakan Latihan Pertempuran

Malang, Berdampak.net – TNI AL, Dispen Kormar (Malang). Guna meningkatkan profesionalisme, prajurit Brigif 2 Marinir melaksanakan latihan pertempuran di daerah Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 4 Purboyo Bandungrejo, Bantur, Malang Selatan, Jawa Timur. Minggu (07/09/2025).

Pada latihan pertempuran tersebut prajurit petarung Brigif 2 Marinir memperdalam tehnik dalam pertempuran seperti, pemberian dan penerimaan Perintah Operasi, Patroli Dalam Hutan, Penyebrangan Sungai, Manuver Serangan, dan Penyelesaian Sasaran.

Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Daniel Tarigan menyampaikan bahwa latihan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bertempur prajurit Brigif 2 Marinir dalam menghadapi berbagai ancaman keamanan regional.

Kolonel Marinir Daniel Tarigan juga menyampaikan bahwa melalui Latihan ini, prajurit Brigif 2 Marinir mampu menunjukan Komitmen prajurit Korps Marinir dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan sekaligus meningkatkan kapabilitas pasukan dalam menghadapi tantangan di masa depan. (fj)

Jalan Sehat Bareng Wali Kota, KAHMI MD Probolinggo Gelar Milad ke-59

Probolinggo, Berdampak.net – Dalam rangka Milad Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke-59, Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Probolinggo menggelar kegiatan KAHMI-HMI Forever Jalan Sehat (KFJS) pada Sabtu (6/9) pagi di Halaman Pemkot Probolinggo.

Acara yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan ini dilepas langsung oleh Wali Kota Probolinggo. Kehadiran Wali Kota yang berjalan bersama masyarakat menjadi simbol kebersamaan sekaligus komitmen untuk menjaga kekompakan warga kota.

Selain menyehatkan tubuh, jalan sehat ini juga diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antaralumni HMI, masyarakat umum, dan pemerintah daerah. Panitia turut menyiapkan beragam doorprize menarik, mulai dari sepeda motor, kulkas, kipas angin, hingga hadiah hiburan lainnya.

“Momentum Milad KAHMI ini kami kemas dengan kegiatan jalan sehat agar lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus sebagai upaya menjaga kondusifitas Kota Probolinggo,” ujar salah satu pengurus KAHMI MD Probolinggo.

Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, Milad KAHMI ke-59 di Kota Probolinggo diharapkan semakin memperkuat sinergi antara masyarakat, organisasi, dan pemerintah untuk menjaga kota tetap aman, tentram, dan sejahtera. (fj)

MUI dan Ormas Islam di Kabupaten Probolinggo Serukan Kondusifitas Daerah

Probolinggo, Berdampak.net – MUI Kabupaten Probolinggo menyikapi kondisi sosial negeri dengan menggelar dialog dengan beberapa ormas keagamaan setempat, Senin (1/9/2025). Dialog itu menghasilkan seruan agar semua pihak di Kabupaten Probolinggo tetap menjaga kondusifitas.

Dialog digelar di Ruang Amanah Gedung Islamic Center Kraksaan. Selain jajaran pengurus MUI, hadir dari PCNU Kota Kraksaan, PCNU Kabupaten Probolinggo, Pengurus Daerah Muhammadiyah, Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), dan perwakilan Pemkab Probolinggo diwakili Bagian Kesra.

Saat membuka dialog Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo, KH Abdul Wasik Hannan, menyampaikan bahwa kejadian demonstrasi di banyak daerah bermula dari perilaku politisi. “Jangan sampai salah atau keperucut omong,” kata Kiai Wasik, sapaannya.

Kiai Wasik menuturkan bahwa apa yang terjadi saat ini jauh dari apa yang telah dilakukan oleh pahlawan kemerdekaan, termasuk mengorbankan nyawa. “Mari kita isi kemerdekaan ini dengan kegiatan positif, jangan sampai merugikan,” tuturnya.

Usai dibuka Kiai Wasik. Secara bergantian perwakilan ormas Islam mengutarakan pandangan terkait kondisi sosial di Kabupaten Probolinggo. Termasuk rencana aksi demonstrasi mahasiswa di kantor DPRD Kota Probolinggo, 1 September 2025 namun ditunda.

Pandangan pertama disampaikan FUIB Kabupaten Probolinggo oleh Ahmad Budiono. Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh ajakan yang bersifat anarkis. “Jangan sampai melakukan kerusakan, seperti gedung Grahadi Surabaya yang penuh sejarah,” katanya.

Berikutnya, pandangan dari Ketua PCNU Kota Kraksaan H Ahmad Muzamil. Ahmad Muzamil mengaku dihubungi oleh aparat dari Polres Probolinggo Kota. “Karena dalam informasi rencana demo (di DPRD Kota Probolinggo, Red) ada logo IPNU Kota Kraksaan,” ujarnya.

Ahmad Muzamil pun langsung menghubungi ketua IPNU Kota Kraksaan untuk memastikan kabar tersebut. Nah, hasil komunikasi itu dipastikan bahwa demonstrasi ditunda. “Kebetulan lokasi demonya tidak sesuai dengan wilayah IPNU Kota Kraksaan,” jelasnya.

Selanjutnya pendapat dari PCNU Kabupaten Probolinggo sama dengan PCNU Kota Kraksaan. Pun demikian dengan pandangan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Probolinggo.

Sekretaris PD Muhammadiyah Dwi Rohmadiyanto menilai bahwa ormas Islam dan pemerintah tetap harus mewaspadai kelompok yang tetap semangat melakukan demonstrasi. “Kalau instruksi PP Muhammadiyah sudah jelas tidak boleh ikut demo. Instruksi itu diikuti oleh organisasi otonom sampai tingkat daerah,” jelas Dwi.

Sementara, Kabag Kesra Kabupaten Probolinggo Syarif Hidayatullah, menyampaikan pesan Bupati Probolinggo Gus Haris Damanhuri bahwa Pemkab Probolinggo butuh masukan dari ormas Islam untuk menjaga kondusifitas masyarakat.

“Perlu ada penguatan dari ormas agar membantu mensosialisasikan terwujudnya keamanan daerah kepada masyarakat,” ujarnya. (don)

Tani Merdeka Probolinggo Nyatakan Dukungan untuk Presiden Prabowo, Tolak Provokasi dan Adu Domba

Probolinggo, Berdampak.net – Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menyampaikan pernyataan sikap terkait dinamika sosial politik yang belakangan ramai diperbincangkan. Dalam rilis resmi yang diterima media, para petani menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga persatuan dan menolak segala bentuk provokasi.

Ada lima poin penting yang ditekankan. Pertama, mereka menolak keras segala upaya adu domba, pecah belah masyarakat, maupun provokasi yang dilakukan pihak tertentu. Kedua, Tani Merdeka menegaskan keyakinan penuh terhadap Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin yang selalu berpihak pada wong cilik dan kebijakan pro rakyat.

Ketiga, Tani Merdeka mendukung aksi penyampaian aspirasi masyarakat yang dilakukan secara damai, namun menolak segala bentuk kekerasan dan pengrusakan dalam unjuk rasa. Keempat, mereka mengimbau semua pihak untuk mewaspadai provokator yang berusaha mengajak masyarakat berbuat anarkis. Kelima, dukungan penuh kembali ditegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin dan menyejahterakan petani.

“Prabowo Presiden… Petani Sejahtera!” demikian pekik semangat para petani dalam pernyataan yang dibacakan bersama.

Sikap ini diharapkan menjadi penegasan bahwa petani Probolinggo tetap solid mendukung program pemerintah dan menjaga suasana aman, damai, serta kondusif di tengah masyarakat. (fj)

Do’a Bersama Lintas Agama untuk Keamanan, Ketentraman, dan Ketertiban BangsaFKUB Kota Probolinggo Gelar Do’a Bersama Lintas Agama

Probolinggo, berdampak.net 31 Agustus 2025 — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo menggelar acara Do’a Bersama Lintas Agama sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam menjaga keamanan, ketentraman, dan ketertiban bangsa, khususnya di Kota Probolinggo tercinta. Acara ini dilaksanakan pada Minggu, 31 Agustus 2025 M / 7 Rabiul Awal 1447 H, pukul 15.30 WIB, bertempat di Kantor FKUB Kota Probolinggo, Jl. A. Yani No. 103.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua FKUB Kota Probolinggo. Dalam prakata, Ketua FKUB menyampaikan rasa duka mendalam atas meninggalnya Afan Kurniawan, sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya tokoh lintas agama di Kota Probolinggo, untuk menjaga kedamaian, ketertiban, dan kerukunan. “Pemuka agama adalah panutan umat, karenanya kita harus bersatu menjaga suasana kota agar tetap damai,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin, Sp.Og. (K)., MM.Kes., Ketua DPRD, Kasdim 0820, Kapolres Probolinggo Kota, Kajari, Kepala Kankemenag, Kepala Kesbangpol, Wakil Ketua MUI, Ketua PD Muhammadiyah, Ketua PC NU, Ketua Al Irsyad, Ketua PITI Kota Probolinggo, Ketua MAG, Ketua Gereja Katolik Maria Bunda Karmel (MBK), Ketua PHDI, dan Pengurus FKUB.

Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Afan Kurniawan serta menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak. “Kami akan terus turun langsung ke basis komunitas, mengajak dari hati ke hati, agar bersama-sama menjaga kondusifitas demi keberlanjutan pembangunan sesuai harapan masyarakat,” ungkapnya.

Komitmen yang sama juga ditegaskan oleh jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres, Kajari, Ketua DPRD, dan Kasdim. Mereka sepakat untuk terus menjaga situasi tetap kondusif serta meningkatkan koordinasi lintas sektor, baik di tingkat kota maupun dengan memperhatikan perkembangan situasi nasional.

Acara kemudian ditutup dengan do’a bersama lintas agama, yang dipimpin secara bergantian oleh perwakilan pemuka agama dari Islam KH. Samsul Anan, Kristen Pendeta Arga, Katolik Romo Agis, Hindu I Nengah W., dan Buddha Erfan S.. Do’a dipanjatkan agar bangsa Indonesia senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, diberi kedamaian, keamanan, dan keberkahan, serta khususnya Kota Probolinggo selalu dalam suasana tentram dan rukun.

Pleno 1 Rampung: Badko HMI Jawa Timur Evaluasi Delegasi Cabang Probolinggo

Penulis : Achmad Nasruddin Sholeh

Bojonegoro, Pengurus Badan Koordinasi HMI Jawa Timur gelar sidang pleno 1 yang bertepatan pada tanggal 8 – 9 Agustus di kabupaten bojonegoro, agenda tersebut dihadirkan langsung oleh perwakilan cabang – cabang di bawah naungan Badko Jawa Timur.

Pada kegiatan tersebut dalam opening ceremony nya atau yang sering di kenal dalam kalangan organisatoris ialah pembukaannya, Badko HMI Jawa menghadirkan beberapa pemateri sebagai pengisi stadium generale. Di antara lain yakni, Yunda Dewita Hayu Shinta, Bapak Wihadi Wiyanto. S.H., M.H, Prof. Widodo S, Si., M.Si., Ph.D. Med.Se. dan Anggono Mahendrawan. Pemateri tersebut mengisi materi sesuai peran masing-masing, dari segi Sosial & politik, migas dll.

Seiring berjalannya waktu, Ketua Umum Badko HMI Jawa Timur Yusfan Firdaus dalam sambutannya menyampaikan “Terselenggaranya pleno 1 ini berharap memberikan suatu Evaluasi ( Resufle ) Kepengurusan yang tidak aktif dan melahirkan suatu gagasan baru menuju HMI Jawa Timur Level Up” ujarnya.

Di tengah-tengah sidang pleno ketua umum Badko menyampaikan Pandangan ketua umum terhadap progresifnya selama 1 Semester Kepengurusan dan diikuti oleh semua pengurusnya di depan peserta pleno 1.

Usai menyampaikan Pandangannya. Banyak dari peserta menanyakan sejauh mana progresif yang di hasil kan oleh badko serta evaluasi apa yang di implementasikan oleh badko tersendiri dalam menyikapi ke aktifan kepengurusannya. Merespon apa yang di tanyakan langsung oleh peserta forum ketua umum badko menghitung sebagai contoh dan perlunya ada evaluasi yakni menghitung jumlah keaktifan pengurus badko yang di delegasikan langsung oleh cabang-cabang HMI Jawa Timur.

Ironisnya, Ketua Umum Badko HMI Jawa Timur langsung menghitung Delegasi Cabang yang dari Probolinggo. Meskipun Ketua Umum tersendiri dari Cabang Probolinggo, beliau menghitung hanya 2 orang saja yakni A.N Arfan Hidayatullah beserta dirinya sendiri yg aktif dalam menjalankan Roda organisasi. Dalam hal itu Ketua Umum menegaskan “akan meresufle pengurusnya terutama yang dari delegasi Cabang Probolinggo” yang tidak aktif.

Imam Suyuti selaku Ketua Umum HMI Cabang Probolinggo menyampaikan “Saya sepakat apa yang di sampaikan oleh Ketua Umum Badko. Namun, perhari ini masih belum ada pengganti yang benar-benar siap untuk aktif serta menetap di surabaya sebagai penggantinya” ujarnya.

Dalam hal ini ialah sebagai bentuk kesadaran dan komitmennya dalam berorganisasi penting untuk di aktualisasikan. Sehingga muncullah organisasi yang sehat, solid serta bermanfaat.