Resmi Dilantik, Ketua Umum HMI Komisariat (P) Nuaiman Usung Tagline Memberdayakan Komunitas

Probolinggo. Berdampak.net – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Probolinggo Komisariat (P) Nuaiman resmi dilantik sebagai pengurus pada Kamis (18/09/2025) di Aula Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid. Dalam kegiatan prosesi pelantikan tersebut juga diadakan peresmian logo serta peluncuran Grand Design HMI Komisariat (P) Nuaiman yang digagas oleh Wahyu Ilahi sebagai ketua umum.
Selepas prosesi pembacaan ikrar, acara dilanjutkan dengan sambutan dan pemaparan Grand Design oleh Ketua Umum terlantik. Dalam Grand Design yang digagas, Wahyu mengusung tagline Empowering Community, Leading The Future.
Dalam pemaparannya, Wahyu menyampaikan pandangan bahwa HMI Komisariat bukan hanya sekadar wadah berhimpun, melainkan ruang paling krusial dalam keberlanjutan perkaderan HMI. Dari perkaderan, lahir insan-insan berfikir kritis, berjiwa kepemimpinan, dan berorientasi pada pembaharuan. Tagline ini menegaskan salah satu upaya Mission HMI dalam memberdayakan komunitas sebagai basis kekuatan sosial, lalu menghadirkan pemimpin yang mampu menuntun arah masa depan.
“Maka HMI Komiariat memiliki peran besar dalam penguatan komunitas sebagai basis kekuatan sosial di masa mendatang nantinya,” singkatnya.
Ia juga menyampaikan bahwa perlu untuk memperbesar lingkup dari komisariat agar dampak yang diupayakan dan dihasilkan menjadi lebih maksimal dibandingkan dengan memperkecil ruang geraknya.
Selain tagline tersebut, Wahyu juga membentuk Lima Pilar Iklim yang akan di inisiasikan melalui empat program studi yang ada di Fakultas Sosial Humaniora. Lima pilar iklim tersebut diantaranya adalah, Iklim Islam Progresif, Iklim Akademik Professional, Iklim Kepemimpinan Visioner, Iklim Kemahasiswaan Inklusif, Iklim Digital kolaboratif.
Terakhir, ia menyampaikan upaya daripada Lima Pilar Iklim tersebut adalah untuk terus mengupayakan terciptanya iklim yang mendorong progresifitas, budaya akademik ilmiah serta kepemimpinan yang jangka panjang. Upaya – upaya ini dilakukan untuk satu titik tujuan utama yaitu tujuan HMI dan Intellectual Community.
“Grand Design ini dibuat sesuai dengan Nilai – Nilai Dasar Perjuangan dan Konstitusi HMI juga merupakan suatu upaya untuk mencapai tujuan daripada HMI dan upaya pembentukan Intellectual Community,” pungkasnya. (fiq)

Gelar Pelantikan di Kampus, HMI Komisariat (P) Nuaiman Awali Titik Balik Eksistensi

Probolinggo, Berdampak.net – Gedung kampus masih sepi di pagi hari, namun bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) telah berkibar gagah Gedung D Universitas Nurul Jadid. Pengibaran bendera ini dilakukan dalam momentum pelantikan Pengurus HMI Komisariat (P) Nuaiman Periode 2025-2026 Fakultas Sosial Humaniora Universitas Nurul Jadid pada Kamis (18/09/2025).

Pelantikan kepengurusan pertama dari komisariat yang baru terbentuk tersebut digelar di Aula Fakultas Teknik Universits Nurul Jadid. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Soshum dan organisasi intra kampus serta dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Selain itu, beberapa tamu undangan yang berasal dari Komisariat HMI se Cabang Probolinggo yang telah lebih dulu dilantik juga menghadiri kegiatan prosesi pelantikan, peresmian logo dan launching grand design tersebut diikuti oleh perwakilan dari HMI Cabang Probolinggo, BPL HMI Cabang Probolinggo dan Kohati Cabang Probolinggo.

Suasana mulai terasa khidmat saat ikrar kepengurusan dibacakan, dengan dilengkapi oleh 22 orang pengurus, HMI Komisariat (P) Nuaiman dibawah kepemimpinan Wahyu Ilahi sebagai Ketua Umum telah resmi dilantik dan menjadi awal babak baru HMI di Universitas Nurul Jadid.

Wahyu Ilahi dalam sambutannya sebagai Ketua Umum menyampaikan bahwa pelantikan yang digelar di Aula Teknik ini adalah upaya memulai eksistensi dan daya tawar HMI di lingkungan kampus sehingga dapat membuka ruang sinergi dan kolaborasi dalam perkaderan dan pemberdayaan komunitas dalam membentuk iklim kampus.

“Dalam momentum pelantikan ini, diharapkan menjadi titik bargaining keberadaan HMI di kampus sehingga memaksimalkan upaya perkaderan dan membuka ruang kolaborasi serta sinergi dalam upaya pemberdayaan komunitas dan pembentukan iklim kampus,” ujarnya
Dekan Fakultas Sosial Humaniora, Dr. Chusnul Mu’ali sebagai sambutan penutup juga mengharapkan momentum pelantikan ini menjadi awal titik lompatan HMI Komisariat (P) Nuaiman dalam eksitensi dan peran nya di kampus.

“Semoga saja, ini menjadi awal titik lompatan bagi HMI Komisariat (P) Nuaiman untuk terus menunjukkan eksistensi dan peran HMI di kampus khususnya di Fakultas Sosial Humaniora,” tuturnya.

Kegiatan prosesi pelantikan ini lalu diakhiri dengan peresmian logo HMI Komisariat (P) Nuaiman yang diresmikan langsung oleh Dekan Fakultas Sosial Humaniora Universitas Nurul Jadid Dr. Chusnul Mu’ali. (fiq)

IKA UM Probolinggo Semakin Berdampak Dukung World Clean Up Day, Bersihkan Sungai Legundi

Probolinggo, Berdampak.net – Puncak pelaksanaan World Clean up Day (WCD) 2025 pada 20 September yang di lakukan serentak di seluruh Indonesia termasuk kabupaten dan kota di Jawa Timur di lakukan berupa kegiatan gotong royong kerja bakti massal dengan bersih-bersih menyusuri sungai Legundi di kawasan RSUD Ar-Rozy, Kota Probolinggo. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Walikota Probolinggo memimpin langsung kegiatan bersama 650 peserta dari berbagai unsur antara lain, Puslatsus Marinir, Kodim, Satpol PP Kota Probolinggo, Pramuka, mitra lngkungan, BPBD, DLH Jatim, DLH Kota Probolinggo, perwakilan perusahaan di sekitar Pasuruan, Probolinggo Kota – Kabupaten serta komunitas Relawan Kali Banger, Muslimat NU, mahasiswa, komunitas dan warga kelurahan dan kecamatan setempat.

Perwakilan IKA UM Probolinggo Raya sebagai bagian dari komunitas lintas profesi juga turut hadir dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas positif yang bermanfaat bagi komunitas dan sekaligus bagian dari ambil peran dalam memberikan dampak keberadaan ikatan alumni di Probolinggo.

Gubernur Jatim dalam sambutan nya menyampaikan bahwa kegiatan kepedulian lingkungan harus Sedapat mungkin bisa kita wujudkan, World Clean up Day pada hari ini akan menjadi semangat bersama untuk menuju Indonesia Bersih 2029 sekaligus menyampaikan Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi. (fiq)

FKUB Kota Probolinggo dan RSU Amanah Tandatangani MoU Pelayanan Kerohanian Bagi Pasien

Probolinggo, Berdampak.net – 15 September 2025 – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo bersama Rumah Sakit Umum (RSU) Amanah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pelayanan Kerohanian bagi Pasien pada Senin (15/09/2025), pukul 13.30 WIB di Kantor FKUB, Jl. A. Yani No. 103 Kota Probolinggo.

MoU ini ditandatangani langsung oleh Ketua FKUB Kota Probolinggo, Dr. Ahmad Hudri, ST., MAP, dan Direktur RSU Amanah, dr. M. Nur Humaidi Zulmi, M.Kes. Prosesi penandatanganan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat sinergi.

Acara ini turut dihadiri jajaran pengurus harian FKUB Kota Probolinggo, antara lain Achmad Philip (Sekretaris), Dawam Ihsan (Wakil Ketua), Budi Kristiyanto (Wakil Ketua), Agus Sumaryono (Bendahara), dan Mashuri Nurzah (Wakil Bendahara). Dari pihak RSU Amanah, hadir Direktur bersama jajaran staf.

Dalam sambutannya, Ketua FKUB Kota Probolinggo, Dr. Ahmad Hudri menyampaikan apresiasi positif atas inisiatif kerjasama ini.

“FKUB selalu terbuka untuk bekerjasama dengan berbagai pihak, terutama dalam pelayanan keumatan lintas agama. Pelayanan kerohanian bagi pasien adalah bagian penting dari peran FKUB dalam memberikan dukungan spiritual sesuai agama masing-masing. Ini menjadi wujud nyata pelayanan inklusif yang sangat dibutuhkan pasien dan keluarga, khususnya mereka yang sedang menjalani rawat inap,” jelas Hudri.

Lebih lanjut, Hudri menegaskan bahwa kerjasama ini merupakan pilot project program FKUB dalam memperluas peran pelayanan keumatan di bidang kesehatan.

Sementara itu, Direktur RSU Amanah, dr. M. Nur Humaidi Zulmi, M.Kes., menegaskan pentingnya kolaborasi dengan FKUB.

“Kerjasama ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pasien, khususnya dalam pelayanan kerohanian pasca terminal seperti pasien kritis, pasca operasi, dan kondisi-kondisi tertentu lainnya. Kami juga siap mendukung kegiatan sosial FKUB, terutama yang menyangkut bidang kesehatan,” ungkap dokter Zulmi.

MoU yang ditandatangani kedua belah pihak berlaku selama tiga tahun. Ruang lingkup kerjasama meliputi penyediaan pelayanan rohani berupa motivasi, konsultasi, ceramah agama, dan doa yang dilaksanakan oleh para rohaniawan lintas agama.

Melalui MoU ini, diharapkan sinergi antara FKUB Kota Probolinggo dan RSU Amanah dapat memperkuat pelayanan holistik, tidak hanya dari sisi medis tetapi juga spiritual, demi mendukung kesembuhan pasien secara menyeluruh.

FKUB Kota Probolinggo Gelar Serasehan Lintas Agama

Probolinggo, Berdampak.net – Acara ini diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo pada Rabu, 17 September 2025 pukul 13.00 Wib. Bertempat di Aula Kampus Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo. Dalam acara ini hadir Walikota Probolinggo dr. H. Aminudin, Sp.Og. (K), MM.Kes. , Komandan Kodim 0820 Letkol. Arh. Iwan Hermaya, dan Erfan Sudjianto, SE. Dari Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Probolinggo. keduanya sebagai narasumber. Sementara itu sebagai peserta adalah Guru Pembina dan Pelajar SMA/ SMK/ MA se-Kota Probolinggo.

Ketua FKUB Kota Probolinggo menyampaikan dalam sambutannya menyampaikan bahwa FKUB secara berkelanjutan menyelenggaran sarasehan lintas agama dengan berbasis segmentatif. Diawali dengan segmen perempuan, segmen guru Agama SD/ MI, Guru SMP/ MTs dan penyuluh, Guru Pembina dan pelajar SMP/ MTs. “Hal ini dilakukan oleh FKUB dengan niat dan sebagai ikhtiar merawat harmoni hubungan antar umat beragama agar persatuan dan kesatuan bangsa terjaga dengan baik. “Memahami perbedaan sebagai fitrah dengan ikhtiar menjalin kebersamaan dalam perbedaan”, tandas Hudri. Hudri juga menyampaikan alasan sederhana mengapa diperlukan sarasehan – sarasehan secara berkelanjutan agar menjadi ruang bertemu umat lintas agama agar tidak alergi dan aneh terhadap perbedaan, terutama perbedaan agama. Disamping juga agar pembangunan berjalan kondusif penuh harmoni.

Sementara Walikota Probolinggo dokter Aminudin menjelaskan bahwa moderasi beragama ibarat orkestra dimana alat musik memiliki fungsi masing-masing dan bunyi yang berbeda tetapi padu dalam irama yang dipandu oleh konduktor. Dalam kesempatan ini dokter Aminudin juga menyampaikan program pemerintah “BERSOLEK” yang menjadi programnya dalam lima tahun kedepan kepemimpinannya.

Acara berlanjut dengan dialog yang dipandu oleh pengurus FKUB Samsul Arifin. Kesempatan berbicara kali pertama adalah Erfan Sudjianto yang menyampaikan pandangan Budhisme tentang moderasi beragama. Bahwa moderasi beragama adalah sikap beragama yang adil, seimbang, dan tidak berlebihan, dengan menghargai perbedaan demi tercapainya keharmonisan sosial.

“Dalam konteks Buddhisme, ajaran Sang Buddha mengajarkan Jalan Tengah (Majjhima Patipada), yaitu tidak berlebihan ke arah pemuasan hawa nafsu maupun penyiksaan diri.
Prinsip inilah yang sejalan dengan nilai moderasi: menolak ekstremisme, menumbuhkan kebijaksanaan, dan memupuk kasih sayang terhadap semua makhluk”, Jelas Erfan.
Sementara Letkol Arh. Iwan Hermaya menjelaskan menjaga pergaulan dalam ke-Bhinneka-an dalam bingkai NKRI dan bijak dalam dalam menggunakan smartphone. “Menjaga pergaulan di tengah perbedaan sangat diperlukan sikap supaya terjalin erat dan saling menghormati. Tidak terkecuali saat menggunakan gadget . Dalam menggunakan gadget khususnya bermedsos jangan sampai mengunggah konten-konten yg dapat merusak kerukunan”, tandas Iwan.
Setelah pemaparan materi oleh kedua narasumber, dilanjut dengan diskusi tanya jawab.
Acara sarasehan di akhiri tepat pada pukul 16.00 Wib.

Alumni UM Kokohkan Silaturahmi dan Peran untuk Semakin Lebih Berdampak

Probolinggo, Berdampak.net – Sejumlah alumni Universitas Negeri Malang lintas Angkatan memadati Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Probolinggo untuk mengikuti pengkuhan Pengurus IKA UM Probolinggo Raya pada hari kamis tanggal 12 September 2025. Acara semakin khidmad karena beberapa jajaran pengurus IKA UM Pusat seperti Ketua IKA UM Pusat Prof. Dr. H. Suparno, Drs. H. Murdibjono, M.A, Dra. Hj. Fatmawati, Prof. Dr. Moh. Ainin, M.Pd., Drs. H. Sutrisno, S.Pd., M.Pd. dan Drs. H. Taat Setyohadi hadir.
Antusiasme para alumni UM sangat luar biasa dengan dihadiri hampir sekitar 180 peserta dari jumlah anggota yang tergabung di group WA hampir mendekati 500 anggota yang tersebut lintas profesi dengan memang di dominasi oleh alumni di bidang Pendidikan yang berprofesi sebagai guru di area Probolinggo raya. Tampak hadir juga juga beberapa alumni yang merupakan founding father dari pembentukan IKA UM Probolinggo raya seperti dan beberapa alumni yang menduduki peran strategis seperti Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Komisioner KPU Probolinggo /Kabupaten Probolinggi, Beberapa kepala Sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Probolinggo dan Direktur Pasca Saraja UNIWARA pasuruan.
Prof Suparno mantan rector Universitas Negeri Malang periode 2006–2014 mengapreasisi menyampaikan kebanggaannya terhadap alumni UM di probolinggo raya karena sangat kompak dan antusias dalam pengukuhan tersebut. Dirinya juga berharap bisa mengambil peran dalam program program IKA UM baik di Tingkat Pusat ataupun di daerah dan tetap menjadi motor pembangunan terbaik di sesuai bidangnya.
Dalam laporannya Ketua Pelaksana Fajar Satrio Wibowo juga menambahkan apresiasi semangat dan antusias rekan rekan alumni dan juga tidak menyangka pesertanya akan melebihi target dan bahkan sampai menolak beberapa peserta yang karena keterbatasan tempat untuk hadir dan ini menurutnya akan menjadi modal dasar untuk kegiatan berikutnya.
Rochman Hidayat selaku Ketua IKA UM Probolinggo Raya 2025-2030 menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang membantu terlaksananya pengukuhan khususnya ke pemerintah kabupaten Probolinggo yang sudah memfasilitasi tempat dan logistic serta sekaligus berharap kedepan silaturahmi dan jejaring alumni yang kuat bisa menjadi pondasi untuk bagaiamana alumni UM bisa memberikan dampak sesuai dengan bidang dan profesi masing masing.

Ucapan selamat dan siap melanjutkan kolaborasi untuk membantu peningkatan kualitas Pendidikan dan Sumber daya manusia di Probolinggo Raya yang sudah berjalan selama ini di sampaikan Assistant Pemerintahan 1 Hari Kriswanto. S. Sos mewakili bupati yang juga sebagai penasehat IKA UM pada kepengurusan IKA UM 2025-2030 .
Penutup acara semakin berdampak dengan dengan diskusi panel mengenai Pendidikan Dan Kecerdasan Artifisial Sebagai Pilar Kemajuan Pembangunan Daerah oleh beberapa naras umber yang merupakan alumni UM seperti Dr. Daryono, M.Pd Direktur Pasca Sarjana UNIWARA Pasuruan, Agus Kusumaramdhani S.Si , M. Si, Phd Dosen Vokasi UB, Dr . SitI Romlah SSI. MPd Kepala Dinas Pendidika Kota Probolingo, Nurul Hidayat, S.Si M.Si Phd Dosen FISIKA UM dengan dipandu oleh Muhammad Fachrur Rozi SPd MPd Kepala Sekolah SMA 1 Sukapura /Plt Kepala Sekolah SMKN 1 Lumbang. (rh)