GEBRAS Gelar Jumat Berkah: 2 Paket Sembako untuk Meringankan Beban Warga

Probolinggo, Berdampak.net – Gerakan Berbagi Bersama (GEBRAS) kembali melaksanakan aksi sosialnya dengan menyelenggarakan kegiatan Jumat Berkah Berbagi. GEBRAS membagikan dua paket sembako kepada warga RW 10, Kelurahan Jrebeng Lor. Paket sembako yang disalurkan terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng, mie instan, dan telur. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat dan mempererat rasa kebersamaan di tengah komunitas. (30/08/2024)

Linda, penggagas GEBRAS, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua donatur yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.

Ia menambahkan, “Kami sangat menghargai setiap dukungan yang diberikan, terutama donasi yang selalu kami terima setiap Jumat. Ini sangat berarti bagi kami dan bagi warga yang menerima.”

Ibu Ririn, Ketua RW 07, juga turut memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh GEBRAS. Ia mengatakan,

“Kami sangat berterima kasih kepada GEBRAS atas paket sembako yang telah diberikan kepada warga kami di RW 07. Bantuan ini sangat membantu, terutama bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan. Semoga GEBRAS terus istiqomah dalam menjalankan kebaikan dan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.”

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen GEBRAS dalam meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi antarwarga. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat mendorong semangat gotong royong dan saling berbagi di lingkungan masyarakat. Ke depannya,

GEBRAS berharap dapat terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial lainnya untuk mendukung dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat di sekitar.

GEBRAS Gelar Jumat Berkah, Bagikan 25 Nasi Bungkus kepada Pedagang Kaki Lima

Probolinggo, Bersampak.net – Gerakan Berbagi Bersama (GEBRAS) kembali menggelar aksi sosial dalam program “Jumat Berkah” dengan membagikan 25 nasi bungkus kepada pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang jalan sunan ampel kelurahan jrebeng lor. Aksi ini merupakan bagian dari komitmen GEBRAS untuk meningkatkan kepedulian sosial. (30/08/2024)

Program Jumat Berkah kali ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk para donatur setia yang mendukung kegiatan sosial ini secara konsisten. Linda, penggagas GEBRAS, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam acara tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada para donatur yang selalu memberikan nasi bungkus setiap Jumat. Tanpa dukungan mereka, kegiatan ini tidak akan terlaksana dengan baik,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.

Setiap pekan, GEBRAS berkomitmen untuk melanjutkan aksi serupa, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan melibatkan lebih banyak masyarakat dalam kegiatan sosial ini. Dengan adanya dukungan dari donatur dan partisipasi aktif dari komunitas, GEBRAS percaya bahwa semangat berbagi akan terus menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi banyak orang.

Kegiatan Jumat Berkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi banyak pihak tentang bagaimana tindakan kecil dapat memiliki dampak besar dalam kehidupan orang lain. GEBRAS mengajak semua pihak untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial di lingkungan sekitar. (yan)

Gebras Bagikan Paket Sembako di Hari Kemerdekaan RI ke-79

Probolinggo, Berdampak.net – Pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Gerakan Berbagi Bersama (Gebras) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan membagikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 17 Agustus 2024, ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan nasionalisme.

Dalam aksi sosial tersebut, Gebras membagikan 25 kilogram beras serta paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, mie instan, dan telur.

Bantuan ini disalurkan kepada warga kurang mampu yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Kegiatan yang digagas oleh Linda sebagai pelopor Gebras ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Linda, yang memimpin langsung pembagian sembako tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.

“Terima kasih kepada semua donatur yang telah berpartisipasi dalam Gebras. Di hari kemerdekaan ini, kita bersyukur bisa turut membantu warga yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Ini adalah bentuk solidaritas dan semangat gotong royong yang harus terus kita jaga,” ungkap Linda.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat setempat, terutama dari para penerima bantuan. Istri dari Bapak Zainal Abidin, salah satu penerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Gebras.

“Kami sangat berterima kasih kepada Gebras yang sudah peduli dan membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang,” katanya dengan penuh haru.

Kegiatan berbagi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas dan kelompok lainnya untuk terus menebarkan kebaikan, terutama di momen-momen penting seperti peringatan Hari Kemerdekaan.

Semangat berbagi dan kepedulian sosial seperti yang dilakukan Gebras merupakan cerminan dari nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong yang menjadi fondasi bangsa Indonesia.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Gebras berharap dapat terus melanjutkan misinya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, dan mengajak lebih banyak pihak untuk bergabung dalam gerakan ini, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya. (yan)

Orijingan Kabupaten Probolinggo Gelar Sholawatan di Malam HUT ke 79 RI

Probolinggo, Berdampak.net – Memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia, Komunitas scooter vespa Orijingan Kabupaten Probolinggo menggelar sholawatan bersama yang diikuti oleh Orijingan se Jawa Timur – Bali dan Lombok di Pantai Wisata Greenthing Beach & Mangrove Forest Desa Randutatah Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, Jum’at (16/08/2024) petang.

Trianto Wijaya, Ketua Panitia mengatakan, kegiatan Gathering ini selalu pihaknya gelar setiap tahunnya, namun beberapa tahun kemarin sempat terhenti karena pandemi Covid-19.

“Beberapa waktu setelah kita vacum karena pandemi Covid-19, dan sekarang Alhamdulillah kita bisa kembali menggelar family Gathering bersama dengan kawan-kawan pecinta scooter vespa,” jelasnya.

Ia melanjutkan, Sholawatan ini merupakan rangkaian acara Gathering Orijingan yang sengaja digelar bersamaan dengan HUT ke 79 Republik Indonesia.

“Sengaja kita laksanakan pada perayaan HUT ke 79 Republik Indonesia, karena kami berharap dengan sholawat ini bangsa Indonesia bisa terhindar dari musibah, terutama musibah korupsi yang selalu menjadi penyakit untuk kemajuan Indonesia,” pungkasnya. (fiq)

Gebras Bagikan Nasi Bungkus pada Jumat Berkah dan Sembako di Hari Kemerdekaan

Probolinggo, Berdampak.net – Gerakan Peduli Masyarakat (Gebras) kembali menggelar aksi sosial dalam rangka Jumat Berkah pada tanggal 16 Agustus 2024. Aksi ini ditandai dengan pembagian 30 nasi bungkus kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Gebras untuk terus berbagi dan membantu mereka yang kurang beruntung.

Gebras, yang dipelopori oleh Linda, telah secara konsisten mengadakan kegiatan sosial serupa selama beberapa waktu. Aksi ini tidak hanya berhenti pada pembagian nasi bungkus. Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79 pada 17 Agustus 2024, Gebras akan melanjutkan aksinya dengan membagikan sembako kepada masyarakat.

Pada Sabtu, 17 Agustus 2024, Gebras berencana untuk membagikan beras seberat 25 kilogram, minyak goreng, mie instan, dan telur sebagai bagian dari paket sembako yang telah disiapkan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Linda, sebagai pelopor Gerakan Peduli Masyarakat, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berdonasi dan mendukung kegiatan Gebras. Semoga Gebras dapat terus istiqomah dalam menjalankan misi sosialnya,” ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan Gebras ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian terhadap sesama, sekaligus mengingatkan akan pentingnya gotong royong dalam masyarakat. Dengan adanya aksi sosial ini, diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak untuk turut serta dalam berbagi dan membantu mereka yang membutuhkan.

Gebras sendiri berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial seperti ini secara berkelanjutan, dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih luas. Dengan semangat kebersamaan, Gebras optimis dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua. (don)

Bersarung, Pengurus HMI Badko Jatim Resmi Dilantik

Pasuruan, Berdampak.net – Pengurus Badan Koordinasi HMI Jawa Timur Periode 2024-2026 telah resmi dilantik oleh Pengurus Besar HMI dan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Bagas Kurniawan dan Sekjen PB HMI Jusrianto. Pelantikan Badko HMI Jatim ini digelar di Gedung Candra Wilwatikta Pandaan, Pasuruan, pada Rabu (14/8) malam.

Ketua pelaksana pelantikan, Satria Tauhid Arsiza, dalam sambutannya menyatakan, pelantikan Badko HMI Jatim kali ini sedikit berbeda dengan pelantikan HMI lainnya. Dalam pelantikan kali ini, para pengurus Badko HMI Jatim yang akan dilantik mengenakan jas, kemeja putih dan menggunakan sarung.

“Ide mengenakan busana seperti ini bermula saat kami diundang acara nonton bareng film Lafran Pane di Mojokerto. Di film itu ditayangkan bagaimana kerasnya pertarungan pemikiran umat Islam dalam hal busana,”kata Satria.

Sementara itu, Ketua Umum Badko HMI Jatim M.Yusfan Firdaus, mengatakan,ada beberapa hal yang ingin dilakukan oleh Badko HMI Jatim dan terangkum dalam 8 pokok ide dan pikiran yang akan menjadi sebuah gerakan HMI Jatim. Dan itu semua, tak akan bisa terlaksana tanpa adanya konsolidasi yang masif, serta soliditas yang aktif dari seluruh pengurus, alumni dan kader HMI.

“Pertama, mengawal dan membentuk cabang-cabang di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur. Kedua, soal Pengkaderan. Ada anggapan selama ini kalau pengkaderan HMI di Jatim sedang mengalami stagnasi,”kata Yusfan.

Lebih lanjut Yusfan menerangkan, ke depan Badko HMI Jatim juga akan membuat gerakan inkubasi wirausaha kader. Berdasarkan penulusurannya, ada sekitar 238 kader HMI Jatim yang telah memiliki usaha.

“Mereka ini kan butuh support dan dorongan dari alumni HMI yang telah lebih dulu terjun ke dunia bisnis dan usaha,”ujarnya. Menurut Yusfan, sudah saatnya bagi kader HMI untuk memiliki kesadaran ekonomi mandiri.

Empat pokok pikiran lainnya, tambah Yusfan, adalah gerakan yang fokusnya bergerak dan berorientasi eksternal. Di antaranya terkait dengan masih adanya tambang-tambang ilegal yang beroperasi di Jawa Timur, gerakan zero lokalisasi, peredaran rokok ilegal, serta memberantas mafia tanah

“Untuk empat gerakan eksternal ini, Badko HMI Jawa Timur siap untuk berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait dan segenap stakeholder yang ada di Jawa Timur,”tutup Yusfan. (fj)