IKA UB Probolinggo Raya Gelar Musik Amal, Gotongroyong Bantu Korban Banjir di Tiris dan Krucil

Probolinggo, Berdampak.net – Bencana banjir tak hanya terjadi di Sumatera dan Aceh, tapi juga terjadi di Kabupaten Probolinggo, tepatnya di Kecamatan Tiris dan Kecamatan Krucil.

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Kamis (11/12/2025) sore, menyebabkan tiga desa terdampak banjir. Ketiga desa tersebut adalah Desa Andungbiru, Desa Tlogoargo, dan Desa Tiris.

Banjir kali ini cukup parah hingga menyebabkan tiga jembatan penghubung antar desa putus diterjang arus deras, juga ada 50 keluarga yang terdampak, dan banyak infrastruktur yang rusak.

Kepedulian untuk membantu korban bencana di Tiris dan Krucil menggema dari Kota Probolinggo. Pada hari Kamis, 18 Desember 2025, IKA-UB Probolinggo Raya menginisiasi panggung Musik Amal bertajuk “Sound of Humanity”, sebuah gerakan kemanusiaan yang digagas secara sukarela demi membantu pemulihan pascabencana di Tiris dan Krucil.

Ketua Umum IKA-UB Probolinggo Raya, Tri Septa Agung Pamungkas, mengatakan panggung musik amal ini menjadi bagian dari upaya penggalangan dana sekaligus komitmen kepedulian IKA-UB Probolinggo terhadap korban bencana banjir di Tiris dan Krucil.

“Konsep musik amal ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga medium solidaritas kemanusiaan. Kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kota Probolinggo, Walikota Probolinggo Bapak Dokter Aminudi, Kepala Dispopar Parekraf Bapak Abas, serta seluruh keluarga besar IKA-UB di Probolinggo Raya,” ujarnya.

Gerakan kemanusiaan ini menekankan bahwa meski bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan korban, ini adalah bentuk semangat gotongroyong alumni Universitas Brawijaya yang ada di Probolinggo Raya untuk meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak banjir di Tiris dan Krucil.

Ketua IKA-UB Probolinggo juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim penghujan yang berpotensi memicu bencana lanjutan. “Kami menghimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor, khususnya saat curah hujan tinggi,” tambahnya.

100 Abang Becak Probolinggo Dapat “Hadiah ” dari Prabowo: Becak Listrik Gratis!

Probolinggo, Berdampak.net – Sebanyak 100 abang becak se-Kabupaten Probolinggo tersenyum lebar setelah menerima bantuan becak listrik gratis dari Presiden Prabowo Subianto. Penyerahan berlangsung meriah di Lapangan Universitas Nurul Jadid (Unuja) Paiton, Senin (15/12/2025), dihadiri Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ dan deretan pejabat penting.

Kegiatan ini diramaikan kehadiran Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan beserta istri, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Jadid Faiz AHZ, Koordinator Becak Listrik Indonesia Dimas Ramdhana Prasetya, anggota DPRD Firdaus Amin AG, serta Asisten Perekonomian M. Sjaiful Efendi. Prosesi ditandai penandatanganan berita acara serah terima oleh Firman Dahlan dengan perwakilan abang becak, disaksikan Wabup Fahmi AHZ. Dilanjutkan penyerahan simbolis kunci becak listrik, becak tiruan, dan paket sembako kepada para penerima.

Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan program tekanan ini sebagai wujud kepedulian Presiden Prabowo terhadap masyarakat kecil. “Becak listrik ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Ini adalah wujud perhatian pemerintah kepada para pengemudi becak agar tetap bisa bekerja dengan lebih aman, nyaman dan produktif, terutama bagi bapak-bapak yang usianya sudah lanjut,” ujarnya. Ia menambahkan, “Kami berharap becak listrik ini dapat membantu meningkatkan penghasilan yang halal bagi keluarga, sekaligus menjadi bukti bahwa negara hadir dan terus mendukung masyarakat agar tetap berdaya meskipun di tengah keterbatasan usia dan kondisi.”

Wakil Bupati Fahmi AHZ menyampaikan terima kasih sedalam-dalamnya atas kepercayaan Presiden. “Alhamdulillah, pada kesempatan yang berbahagia ini kami mewakili Bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto yang melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional telah mempercayakan bantuan sebanyak 100 unit becak listrik kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo dan semuanya diterima secara gratis,” katanya. Fahmi menilai bantuan ini sebagai investasi sosial-ekonomi. “Kami berharap becak ini dirawat dengan baik dan dilakukan perawatan secara berkala.Pemerintah Kabupaten Probolinggo menyambut dengan baik dan siap mendukung program ini agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat,” tutupnya.

Becak listrik ini diharapkan meringankan beban fisik abang becak konvensional, meningkatkan pendapatan, dan mendukung transportasi ramah lingkungan. Program nasional ini simbol menjadi semangat pantang menyerah, sekaligus bukti negara peduli pada pekerja informal usia lanjut. Pemkab Probolinggo siap meredam perawatan agar manfaatnya berkelanjutan bagi ekosistem transportasi lokal.

Khitan Massal Gratis dalam Rangka Hari Santri Nasional 2025

Probolinggo, 25 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025, Credit Union (CU) Amanah Tongas bekerja sama dengan Klinik NU – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Probolinggo menyelenggarakan kegiatan Khitanan Massal Gratis.
Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Klinik NU Kota Probolinggo. Tahun kesepuluh peringatan HSN dengan mengusung tema, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”

Sebanyak 25 anak dari berbagai wilayah sekitar Tongas dan Kota Probolinggo mengikuti kegiatan sosial tersebut. Suasana penuh keceriaan tampak mewarnai kegiatan yang sarat dengan nilai kemanusiaan dan pengabdian ini.

Ketua CU Amanah Tongas, Musyarrofah, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun sebagai bentuk nyata kepedulian sosial lembaga.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial kami kepada masyarakat. Kami berharap dapat terus berkontribusi bagi kemaslahatan bersama,” tegas Musyarrofah.

Sementara itu, Ketua LKNU Kota Probolinggo, drg. Muhammad Irfan, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarlembaga sosial-keagamaan dalam memberikan pelayanan kesehatan dan kemaslahatan bagi umat.

“Kegiatan kolaboratif seperti ini perlu terus didorong untuk mengoptimalkan peran entitas sosial keagamaan seperti LKNU dalam berkhidmat untuk umat,” ujar drg. Irfan.

Penegasan senada disampaikan oleh Direktur Klinik NU Kota Probolinggo, dr. Arif, yang menegaskan kesiapan pihaknya dalam menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk kegiatan kemanusiaan.

“Klinik NU siap bermitra dengan siapa pun dalam rangka kemaslahatan umat. Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini,” ungkap dr. Arif.

Kegiatan khitanan massal ini tidak hanya menjadi momentum memperingati Hari Santri Nasional, tetapi juga menjadi wujud nyata pengabdian santri dalam mengabdi kepada masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai ke-NU-an yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan solidaritas sosial.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, CU Amanah Tongas bersama Klinik NU–LKNU Kota Probolinggo berharap dapat terus menjadi pelopor gerakan sosial dan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan, membawa manfaat luas bagi umat dan bangsa.

IKA UM Probolinggo Semakin Berdampak Dukung World Clean Up Day, Bersihkan Sungai Legundi

Probolinggo, Berdampak.net – Puncak pelaksanaan World Clean up Day (WCD) 2025 pada 20 September yang di lakukan serentak di seluruh Indonesia termasuk kabupaten dan kota di Jawa Timur di lakukan berupa kegiatan gotong royong kerja bakti massal dengan bersih-bersih menyusuri sungai Legundi di kawasan RSUD Ar-Rozy, Kota Probolinggo. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Walikota Probolinggo memimpin langsung kegiatan bersama 650 peserta dari berbagai unsur antara lain, Puslatsus Marinir, Kodim, Satpol PP Kota Probolinggo, Pramuka, mitra lngkungan, BPBD, DLH Jatim, DLH Kota Probolinggo, perwakilan perusahaan di sekitar Pasuruan, Probolinggo Kota – Kabupaten serta komunitas Relawan Kali Banger, Muslimat NU, mahasiswa, komunitas dan warga kelurahan dan kecamatan setempat.

Perwakilan IKA UM Probolinggo Raya sebagai bagian dari komunitas lintas profesi juga turut hadir dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas positif yang bermanfaat bagi komunitas dan sekaligus bagian dari ambil peran dalam memberikan dampak keberadaan ikatan alumni di Probolinggo.

Gubernur Jatim dalam sambutan nya menyampaikan bahwa kegiatan kepedulian lingkungan harus Sedapat mungkin bisa kita wujudkan, World Clean up Day pada hari ini akan menjadi semangat bersama untuk menuju Indonesia Bersih 2029 sekaligus menyampaikan Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi. (fiq)

Mobil Brimob Lindas Ojol hingga Tewas: HMI Probolinggo Desak Polisi Transparansi Investigasi

Probolinggo, Berdampak.net – Gelombang duka dan kemarahan publik mengiringi insiden tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan setelah terlindas mobil taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (28/8). Peristiwa ini terjadi di tengah kericuhan demonstrasi di sekitar DPR.

Dilaporkan, kronologi bermula ketika aparat berusaha menghalau massa di area pom bensin Pejompongan. Sekitar pukul 19.25 WIB, mobil taktis Brimob yang bergerak di jalur demonstran melindas seorang pengemudi ojol yang tengah melintas. Korban tewas di tempat, meninggalkan pertanyaan besar soal prosedur keselamatan dan penggunaan kendaraan taktis di ruang publik.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Probolinggo turut angkat suara menanggapi insiden ini. Dalam pernyataan resminya, Ketua Umum HMI Cabang Probolinggo menyebut tragedi ini bukan sekadar kecelakaan dalam tugas, melainkan kegagalan negara dalam memastikan keselamatan sipil.

“Kami sangat berduka atas meninggalnya Affan Kurniawan. Aparat negara seharusnya menjadi pelindung rakyat, bukan ancaman di jalanan. Ini potret betapa lemahnya kontrol dan standar prosedur yang seharusnya dijaga,” ujar Imam Suyuti, Ketua Umum HMI Probolinggo.

HMI menegaskan tiga tuntutan utama kepada pihak terkait:

Investigasi terbuka dan independen. Komnas HAM dan kepolisian diminta memastikan penyelidikan dilakukan secara objektif, dengan hasil yang dapat diakses publik.

Sanksi tegas jika ada kelalaian. Aparat yang terbukti lalai atau melanggar SOP harus mendapat konsekuensi hukum.

Reformasi prosedur pengawalan. Penggunaan kendaraan taktis di ruang sipil harus dievaluasi agar tidak lagi menimbulkan korban di luar demonstran.

Meski keras mengkritik aparat, HMI Probolinggo juga mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan menjaga ketertiban dalam menyuarakan aspirasi.

“Keadilan harus ditegakkan melalui jalur hukum. Kami menyerukan agar masyarakat tetap tenang, namun jangan berhenti menuntut transparansi. Keselamatan sipil adalah mandat negara, dan tidak boleh ditawar,” tegas pernyataan resmi tersebut.

Di media sosial, tagar #JusticeForAffan terus bergema, menjadi simbol keresahan warga terhadap kekerasan aparat pada masyarakat sipil yang rentan.

Kasus ini kini menjadi sorotan nasional. Publik menunggu apakah aparat penegak hukum mampu membuktikan komitmen pada transparansi, atau justru membiarkan duka Affan Kurniawan tenggelam bersama deretan kasus serupa yang tak pernah jelas ujungnya.

Gubernur Khofifah Tinjau Lokasi Bakti Kesehatan dan Sosial di Randutatah Probolinggo

Probolinggo, berdampak.net – Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris, Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksamana Muda TNI I G. P. Alit Jaya dan Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Arya Delano melakukan peletakan keramik pertama renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Dusun Gilin RT 6/RW 2 Desa Randutatah Kecamatan Paiton, Senin (4/8/2025).

Usai melakukan peletakan keramik pertama renovasi Rutilahu, Gubernur Khofifah, Bupati Haris, Pangkoarmada II dan Danlantamal V melakukan peninjauan ke lokasi bhakti kesehatan dan bhakti sosial.

Turut mendampingi Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, sejumlah Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Forkopimka Paiton.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah dan Bupati Haris menyapa masyarakat yang sedang menikmati pelayanan kesehatan yang dilayani oleh 56 tenaga kesehatan (nakes). Mereka diberi promosi kesehatan dan edukasi untuk penyakit kusta. 

Bhakti kesehatan ini memberikan pelayanan pengukuran berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tensi, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan asam urat, pemeriksaan gigi serta pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata baca.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan 250 paket sembako dalam kegiatan bhakti sosial. Dimana secara simbolis diserahkan oleh Gubernur Khofifah, Bupati Haris, Pangkoarmada II dan Danlantamal V Surabaya.

Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen kuat pemerintah dan TNI AL dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). 

“Tahun ini ada 300 rumah yang akan direnovasi. Rinciannya, 100 rumah di Kabupaten Probolinggo, 100 rumah di Kota Probolinggo, 70 rumah di Kabupaten Pasuruan dan 30 rumah di Kabupaten Magetan,” ujarnya.

Khofifah menyampaikan terima kasih kepada Lantamal V Surabaya yang telah berkomitmen membangun rumah layak huni sejak 10 tahun lalu. “Harapannya, kualitas hidup masyarakat akan makin membaik dan pengentasan kemiskinan bisa lebih signifikan,” tambahnya.

Dalam momen kemerdekaan RI ini, Khofifah mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur mengibarkan bendera Merah Putih sepanjang Agustus. “Kami keluarkan surat edaran untuk mengibarkan Merah Putih sebanyak-banyaknya, baik di rumah, kendaraan maupun fasilitas publik,” terangnya.

Sementara Danlantamal V Surabaya Laksamana Pertama TNI Arya Delano menegaskan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) merupakan bentuk kepedulian nyata TNI AL terhadap masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

“Hari ini merupakan hari yang sangat luar biasa karena Ibu Gubernur Jawa Timur bersama Bupati Probolinggo melaksanakan kerja sama dengan Lantamal V untuk renovasi rumah tidak layak huni,” ungkapnya.

Menurut Arya Delano, Lantamal V mendapat tugas untuk merenovasi 300 rumah di tahun 2025 dengan rincian 100 rumah di Kabupaten Probolinggo, 100 rumah di Kota Probolinggo, 70 rumah di Kabupaten Pasuruan dan 30 rumah di Kabupaten Magetan. “Kami mentargetkan waktu pelaksanaan sekitar 90 hari. Tentunya kami bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk pendataan dan verifikasi fisik di lapangan,” jelasnya.

Arya berharap ke depan peran TNI AL dalam membantu masyarakat semakin luas. “Kami mohon doa agar TNI AL terus bisa aktif membantu kesulitan masyarakat, terutama di wilayah pesisir,” tegasnya.

Sedangkan Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menyampaikan apresiasi atas dimulainya renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di wilayah Kabupaten Probolinggo. Program ini merupakan sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Lantamal V Surabaya dalam rangka Bhakti TNI AL 2025.

“Kami pertama-tama mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur, Pangkoarmada dan Lantamal. Kehadiran TNI Angkatan Laut di sini merupakan bentuk gotong royong antara negara dan masyarakat,” katanya.

Menurut Bupati Haris, program renovasi Rutilahu tidak sekedar pembangunan fisik, melainkan juga membangun harapan baru bagi warga. “Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga kepedulian negara terhadap kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya adalah rumah atau permukiman,” tambahnya.

Bupati Haris berharap program ini bisa terus berlanjut dan sejalan dengan target pemerintah pusat yang ingin membangun tiga juta rumah dalam lima tahun ke depan. “Mudah-mudahan ke depan agar perhatian pemerintah tidak berhenti di bidang perumahan saja. Semoga berkembang ke sektor kesehatan, ekonomi dan kesejahteraan nelayan di daerah pesisir,” pungkasnya.  (fiq)