RS Graha Sehat Salurkan Bantuan Sembako untuk 60 Warga Gebangan Terdampak Banjir

Probolinggo, Berdampak.net – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, RS Graha Sehat Kraksaan menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada 60 warga di wilayah Gebangan yang terdampak banjir.

Kegiatan ini merupakan respon nyata RS Graha Sehat terhadap kondisi masyarakat yang masih berupaya bangkit setelah banjir yang melanda wilayah tersebut. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dan meringankan beban yang mereka rasakan.

Tim RS Graha Sehat hadir langsung di tengah masyarakat untuk menyerahkan bantuan secara simbolis maupun langsung kepada warga. Kehadiran tersebut tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi warga yang terdampak.

Plt Direktur RS Graha Sehat, dr. Rizky Pramudya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

“Kami memahami bahwa bencana banjir membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban warga dan menjadi wujud nyata kepedulian kami sebagai bagian dari masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa RS Graha Sehat tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki peran sosial untuk hadir dan berkontribusi dalam situasi kemanusiaan.

Warga Gebangan menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Bantuan sembako yang diterima dinilai sangat membantu, terutama dalam masa pemulihan pasca bencana.

Kegiatan ini menjadi cerminan nilai yang dipegang RS Graha Sehat, bahwa pelayanan tidak selalu terbatas pada ruang perawatan, tetapi juga hadir dalam bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, RS Graha Sehat menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, terutama dalam situasi yang membutuhkan kepedulian bersama.

RS Graha Sehat
Tulus Melayani, Hadir untuk Sesama

Sinergi Organisasi Sosial dan Dunia Usaha, 2.500 Paket Sembako Disalurkan untuk TNI–Polri di Jawa Timur

Surabaya – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Timur bersama sejumlah organisasi dan penyalur bantuan sosial Ramadhan berupa 2.500 paket sembako kepada institusi TNI dan Polri di Jawa Timur, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan bakti sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara DPP APINDO Jawa Timur, Yayasan Bhakti Persatuan, PERPIT, dan Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS) sebagai wujud sinergi dunia usaha dan organisasi sosial dalam mendukung aparat negara.

Penyaluran bantuan dimulai pukul 09.00 WIB di Markas Polda Jawa Timur dengan penyerahan 1.500 paket sembako yang diterima langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol. Dr. Nanang Avianto, M.Si. Selanjutnya, pada pukul 11.00 WIB, kegiatan dilanjutkan di Markas Kodam V/Brawijaya dengan penyerahan 1.000 paket sembako kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus organisasi, antara lain Alim Markus (Ketua Dewan Pertimbangan APINDO sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Bhakti Persatuan), Eddy Widjanarko (Ketua APINDO Jawa Timur), Hermawan Santoso (Ketua Umum Yayasan Bhakti Persatuan), Hidayat Alim (Ketua Umum PERPIT Jatim), serta H. Nurawi (Ketua Umum PMTS). Turut hadir pula para pengurus organisasi dan donatur yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Bakti sosial Ramadan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan antara dunia usaha, organisasi masyarakat, serta institusi TNI–Polri di Jawa Timur. Kegiatan berlangsung lancar dan khidmat, dengan harapan kolaborasi serupa dapat terus berlanjut guna memperkuat kepedulian sosial dan keharmonisan antarlembaga.

Kuliner Ngabuburit Khas Paiton Dari Manisnya Lopis hingga Aroma Khas Ikan Asap

ProbolinggoBulan suci Ramadhan di wilayah Paiton tidak hanya dipenuhi dengan aktivitas religi. Kawasan ini juga menjadi pusat pesta kuliner rakyat yang memanjakan lidah. Setiap sore, jalur Pantura berubah menjadi etalase makanan tradisional yang kaya rasa. Warga dapat menemukan berbagai kudapan manis hingga menu pesisir yang menggoda selera

Salah satu kuliner yang selalu dinanti adalah Lopis dan Petulo. Makanan berbahan dasar beras ketan dan tepung beras ini menjadi buruan utama warga. Selanjutnya aroma bakaran khas mulai menyeruak di sekitar lapak jajanan. Ikan Asap khas Paiton yang menjadi ciri khas kuat daerah ini. Berbeda dengan takjil biasa, ikan asap dari jenis pari atau tongkol merupakan menu favorit untuk lauk utama.

Apa Itu Petulo?

Petulo adalah penganan tradisional yang terbuat dari bahan dasar tepung beras. Bentuknya sangat khas, yaitu menyerupai gulungan mi atau kerupuk mi yang dikukus dengan tampilan warna-warni yang menarik. Dari segi tekstur, petulo memiliki ciri yang kenyal namun tetap lembut di mulut. Biasanya, hidangan ini disajikan dengan siraman kuah santan untuk memberikan sensasi rasa gurih yang autentik.

Apa Itu Lopis?

Lopis merupakan kudapan tradisional yang berbahan dasar beras ketan. Berbeda dengan petulo, lopis memiliki tekstur yang lebih padat namun tetap legit saat dikunyah. Ciri khas utama dalam penyajiannya adalah siraman gula merah cair yang kental di atasnya. Perpaduan antara rasa tawar-gurih dari ketan dan manisnya gula merah menjadikan lopis sebagai pasangan sempurna bagi petulo dalam satu piring takjil.

Ikan Asap?

Ikan Asap adalah kuliner khas pesisir Paiton yang berfungsi sebagai lauk utama, bukan sekadar camilan. Hidangan ini biasanya menggunakan jenis ikan pari atau ikan tongkol yang diproses melalui pengasapan tradisional. Proses tersebut menghasilkan aroma smoky (asap) yang sangat kuat dan khas. Untuk menikmatinya, ikan asap ini sangat cocok dipadukan dengan nasi hangat dan sambal terasi pedas khas nelayan setempat

Keberagaman kuliner di Paiton mencerminkan budaya masyarakat yang dinamis. Jadi, berburu takjil tidak sekadar untuk mengenyangkan perut saja. Kegiatan ngabuburit ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus penggerak ekonomi UMKM. Hingga azan Maghrib tiba, deretan lapak tetap setia menyajikan cita rasa autentik khas Probolinggo Timur.

Ragam Kuliner Khas Betawi yang Jadi Favorit Saat Buka Puasa

Oleh: Luthfiana (Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Prodi S1 Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya)

Jakarta – Kuliner khas Betawi merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat Jakarta yang masih bertahan hingga kini. Beragam makanan dan minuman tradisional kerap hadir sebagai pilihan menu berbuka puasa saat Ramadhan.

Berbagai hidangan khas Betawi dikenal memiliki karakter rasa yang kuat dan beragam. Mulai dari minuman manis yang menyegarkan hingga makanan gurih yang dimasak dengan cara tradisional, semuanya menjadi bagian dari kekayaan kuliner yang terus dipertahankan.

Es selendang mayang menjadi salah satu minuman khas Betawi yang banyak dicari. Minuman berbahan tepung beras ini disajikan dengan kuah santan dan gula merah yang manis. Untuk menu gurih, kerak telor tetap jadi andalan dengan bahan beras ketan dan telur yang dimasak menggunakan arang.

Selain itu, kue rangi dan kue cucur juga kerap dipilih sebagai camilan manis. Ada pula asinan Betawi dengan perpaduan rasa asam, manis, dan pedas yang cocok dimakan saat berbuka puasa.

Keberadaan aneka hidangan tradisional ini menunjukkan bahwa kuliner Betawi masih memiliki daya tarik dan terus diminati saat Ramadhan.

Komunitas Jenggala Gelar Aksi Bersih Sampah, di Pantai Khanoman Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Komunitas lingkungan Jenggala (Jejaring Jaga Alam), menggelar aksi bersih-bersih sampah di kawasan wisata Pantai Khanoman, Dusun Karanganom, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jumat (6/02/2026). Kegiatan ini dinilai sejalan dengan penguatan agenda penanganan sampah nasional yang belakangan digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kegiatan ini disupport oleh beberapa pihak, salah satunya PT. POMI Paiton.

Founder Jenggala, Umi Haniah, mengatakan kondisi pantai saat ini membutuhkan intervensi bersama pemerintah dan masyarakat.

“Kondisi pantai Khanoman saat ini sangat memprihatinkan. Sampah bukan saja terlihat berjejer di pinggir pantai, tapi juga menimbun dan menumpuk di sekitar pemukiman warga,” ujar Ning Hani.

Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa dilepaskan dari rendahnya literasi lingkungan. Warga belum sepenuhnya mendapatkan edukasi tentang cara mengelola sampah secara benar.

“Kami berharap program ini tidak hanya berhenti di aksi bakti saja, karena tujuan kami bukan untuk memindahkan sampah,” kata Ning Hani, yang juga sebagai Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo.

Ia menambahkan, gerakan bersama masyarakat menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan penanganan sampah.
“Insyaallah dengan izin dan Ridha Allah, dan tentunya dengan dukungan semuanya,” tuturnya. (fiq)

Bakti Sosial Akbar Klinik Az-Zainiyah Jadi Magnet Peringatan HAUL dan HARLAH ke-77 Pondok Pesantren Nurul Jadid

Probolinggo, Berdampak.net – Klinik Az-Zainiyah Yayasan Nurul Jadid menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati HAUL dan HARLAH ke-77 Pondok Pesantren Nurul Jadid, Minggu (11/1/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di Klinik Az-Zainiyah, Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Bakti sosial ini meliputi berbagai layanan kesehatan dan sosial, di antaranya skrining kesehatan gratis, donor darah, bekam dan akupuntur, terapi Live-Terra, terapi Longevitology, pembagian sembako, serta khitan massal. Tercatat sebanyak 30 anak mengikuti khitan massal, sementara layanan bakti sosial kesehatan diikuti oleh sekitar 50 peserta lansia dari wilayah sekitar Paiton.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Klinik Az-Zainiyah Yayasan Nurul Jadid dengan melibatkan seluruh pegawai klinik, serta bekerja sama dengan RS Graha Sehat sebagai mitra pendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua FKpS Probolinggo dr. Syahrudi, Kepala Puskesmas Paiton, dan pimpinan STAr Medika. Kehadiran para undangan tersebut menjadi bentuk dukungan dan apresiasi atas komitmen Klinik Az-Zainiyah dalam memberikan pelayanan sosial dan kesehatan kepada masyarakat.

Ketua Panitia, Novia Rizqi, S.Kep., Ns., menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian sosial serta pengabdian Klinik Az-Zainiyah kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari partisipasi aktif klinik dalam menyemarakkan peringatan HAUL dan HARLAH ke-77 Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Kegiatan bakti sosial ini, diharapkan terbangun sinergi berkelanjutan antara fasilitas pelayanan kesehatan, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan serta kesejahteraan sosial masyarakat sekitar.