GP Ansor Kraksaan Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an

Probolinggo, Berdampak.net – Ribuan jamaah , warga dan Forkopimda mengikuti peringatan Nuzulul Quran di Alun-Alun Kota Kraksaan, Sabtu (22/3/2025). Momen paling penting di tengah perjalanan ibadah puasa, setiap 17 Ramadhan dan Sekaligus mengenang turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW itu digelar oleh GP Ansor Jawa Timur bersama Majelis Dzikir dan Shalawat Syubbanul Muslimin.  Memimpin langsung lantunan sholawat oleh KH Hafidzul Hakiem Noer, yang juga menjabat sebagai Bendahara PW MDS Rijalul Ansor Jawa Timur.

Ribuan jamaah dari berbagai daerah hadir termasuk Bupati Probolinggo, Mohammad Haris (Gus Haris); Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ serta Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana; Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safri, bersama jajaran pengurus larut dalam lantunan dzikir dan shalawat. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang peringatan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat Ukhuwah Islamiyah antara warga di kabupaten Probolinggo dengan semua elemen.

Bupati Probolinggo, Gus Haris mengapresiasi penyelenggaraan peringatan Nuzulul Qur’an oleh GP Ansor Jawa Timur dan memilih digelar di Kabupaten Probolinggo dan bagian yang tidak terpisahkan dari visi gus haris dan RA Fahmi membangun Kabupaten Probolinggo dengan nafas Qur’ani. Dengan adanya kegiatan keagamaan seperti ini, tidak hanya infrastrukturnya yang maju, tetapi hati masyarakatnya juga dekat dengan nilai-nilai Islam. (rh)

Libur Lebaran, H. Khairul Anam Minta Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Terhadap Anak

Probolinggo, Berdampak.net – Memasuki masa liburan sekolah jelang Hari Raya Idul Fitri menjadi perhatian berbagai pihak, tak terkecuali anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, H. Khairul Anam. Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, libur panjang bukan berarti orang tua santai ria terhadap anaknya. Apalagi kenakalan remaja, kini, beberapa diantaranya menjurus kriminal seperti “tren” gangster maupun judi online. Juga hal yang membahayakan dan mengganggu ketertiban umum seperti bermain petasan.

Anam sapaan akrabnya berharap para orang tua tetap proaktif dalam mengawasi putra-putrinya, kegiatan di rumah saat libur sebaiknya juga diisi dengan hal-hal yang edukatif.

Anggota Komisi IV itu juga berharap para orang tua mengawasi anak dan mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan edukatif, sehingga liburan tetap memberikan manfaat bagi tumbuh kembang siswa.

“Jangan sampai perpanjangan masa libur ini membuat para murid di Kabupaten Probolinggo terlalu asyik bermain, dengan gadget misalnya, nah ini kan harus diantisipasi,” ujarnya, Jumat (21/3/2025).

Anam juga menegaskan, hal ini tidak hanya berlaku bagi murid di sekolah umum, namun juga di kalangan santri yang belajar di Pondok Pesantren.

“Selain itu anak-anak yang bermain di luar sana, diharapkan hati-hati mengingat volume kendaraan kan makin meningkat. Apalagi sekarang banyak anak-anak menggunakan sepeda listrik yang perlu juga diawasi,” pungkasnya. (fiq)

Gus Chasbullah Kafabie, Ajak Gen Z untuk Terus Bangun Personal Branding di Era Digitalisasi

Probolinggo, Berdampak.net – Membangun citra diri yang positif adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Gus Chasbullah Kafabie, Jajaran Pengasuh Ponpes Nurul Qadim yang juga sebagai Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, memberikan paparan terkait pentingnya membangun citra diri di era Digitalisasi kepada para Generasi Z, di Kecamatan Pakuniran, Jum’at (21/03/2025).

Kegiatan yang dikonsep Reuni dan Talk Show tersebut, diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Madrasah Diniyah Ihyaul Iman, Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo.

“Citra diri yang positif dapat membantu kita untuk meningkatkan kepercayaan diri, membangun hubungan yang lebih baik dengan orang lain, untuk mencapai tujuan-tujuan kita,” jelas beliau.

Beliau juga menyampaikan, personal branding di era Digitalisasi ini tentunya sangat mudah, terlebih dengan adanya media sosial yang saat ini sudah menjamur di hampir semua kalangan masyarakat.

“Jadi kita bisa berekspresi tentang siapa diri kita sebenarnya, apa yang menjadi pengalaman atau skill yang kita miliki, dengan tujuan orang lain tahu dan mengenal siapa diri kita, tentunya saat ini personal branding itu sangat mudah, dengan adanya media sosial,” tambah beliau.

Terlebih dari itu semua, beliau juga mengajak kepada para Generasi Z, untuk terus mengembangkan keterampilan dalam membangun citra diri yang positif.

“Ayo dari sekarang kita terus mengembangkan keterampilan kita dengan cara belajar untuk meningkatkan kemampuan kita dan mencapai tujuan-tujuan kita, tentunya tujuan yang positif,” ajak beliau. (fiq)

Malam Nuzulul Qur’an, Gus Chasbullah Kafabie: “Refleksi Keseimbangan Antara Rasionalisme dan Emosionalisme”

Probolinggo, Berdampak.net – Malam Nuzulul Qur’an adalah malam yang sangat istimewa bagi umat Islam. Pada malam ini, Allah SWT menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Malam ini diperingati setiap tahun pada tanggal 17 Ramadan, dan merupakan momentum yang sangat penting bagi umat Islam untuk memperkuat iman dan memohon ampun.

Pada momentum Malam Nuzulul Qur’an ini, Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gus Chasbullah Kafabie mengajak seluruh elemen Masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, dengan cara melakukan refleksi keseimbangan antara rasionalisme dan emosionalisme.

“Kita haruslah mengembangkan kematangan emosional, menghindari kefanatikan, mengembangkan kecerdasan spiritual, mengintegrasikan akal dan hati, dan mengembangkan kesadaran spiritual. Malam Nuzulul Qur’an memiliki makna yang sangat dalam bagi umat Islam. Pada malam ini, Allah SWT menurunkan Al-Qur’an sebagai sumber hidayah dan petunjuk bagi umat manusia. Al-Qur’an merupakan kitab suci yang mengandung ajaran-ajaran yang benar dan lurus, serta merupakan sumber kebenaran dan keadilan,” ujarnya, Minggu (16/03/2025) petang.

Malam Nuzulul Qur’an juga dapat dijadikan sebagai momentum untuk mengembangkan kematangan emosional. Kematangan emosional merupakan kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri sendiri dan orang lain.

“Al-Qur’an mengajarkan kita untuk menjadi umat yang memiliki kematangan emosional yang tinggi, Malam Nuzulul Qur’an juga mengingatkan kita tentang pentingnya menghindari kefanatikan. Kefanatikan dapat terjadi ketika kita terlalu mengutamakan aspek rasional atau emosional. Al-Qur’an mengajarkan kita untuk menjadi umat yang moderat dan seimbang,” jelasnya.

Beliau mengatakan, banyak hal yang dapat kita petik dalam setiap kandungan Al-Qur’an, untuk dipedomani dalam menjalankan kehidupan di dunia sebagai khalifah fil ‘Ardh.

“Al-Qur’an mengajarkan kita untuk menjadi umat yang memiliki kecerdasan, dan kesadaran spiritual yang tinggi, selain itu, Al-Qur’an juga mengajarkan kita untuk menjadi umat yang memiliki akal dan hati yang seimbang,” paparnya.

“Dengan melakukan refleksi diri pada Malam Nuzulul Qur’an, semoga kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat dengan Allah SWT. Kita dapat meningkatkan kualitas ibadah kita, mengembangkan sifat-sifat baik, dan menjadi lebih sabar dan Syukur,” harapnya. (fiq)

Dua Syekh Al-Azhar Kairo Mesir Berkunjung ke Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Pondok Pesantren Nurul Jadid kedatangan dua ulama terkemuka dari al-Azhar, Kairo, Mesir yaitu Syekh Adel Mahmoud Muhammad Ali (Qori ahli qiroah 10 dan Imam Masjid al-Azhar) dan Syekh Emad Abdelnaby Mahmoud Abdelnaby (Syekh al-Qur’an dan Profesor Ushul Fiqh). Kedatangan keduanya bersama rombongan dari Kemenag Jawa Timur di Pesantren Nurul Jadid untuk memberikan seminar dan tashhihul bacaan qiroah para santri dan pengurus Pusat Pengembangn Ilmu al-Qur’an Nurul Jadid (PPIQ).
Wakil Kepala Pondok Pesantren Nurul Jadid Dr. KH. Najiburrahman Wahid menyampaikan bahwa dua tokoh al-Azhar yang berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Jadid merupakan pakar qiroah asyroh bukan hanya qiroat sab’ah dan pakar ushul fiqh.

“Berkunjungnya dua syekh al-Azhar ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi kita untuk menimba ilmu. Karena hal ini jarang terjadi bahwa bagaimanapun al-Azhar as-Syarif di Kairo, Mesir masih merupakan salah satu pusat keilmuan islam dan pusat peradaban islam saat ini. Di saat beberapa pusat keilmuan dan peradaban yang lain seperti di Syiria dan Yaman sedang gonjang-ganjing oleh perang,” Ungkapan ini disampaikan Kiai Najiburrahman pada saat memberikan sambutan pada acara seminar di Aula Pesantren 1. Ahad (09/03/25).

Di hadapan kedua syekh tersebut, Kiai Najib yang juga merupakan Rektor Universitas Nurul Jadid Paiton ini menjelaskan secara singkat berkait Pondok Pesantren Nurul Jadid.
Menurutnya, Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo didirikan oleh KH. Zaini Mun’im yang berasal dari pulau Madura. Lembaga pendidikan yang ada yang ada di pesantren Nurul Jadid mulai dari pendidikan tingkat dasar sampai perguruan tinggi.

“Pesantren Nurul Jadid ini mengikuti madzhab ahlusunnah wal-jamaah yaitu Imam Al-asy’ari dalam hal aqidah dan mengikuti madzhab Imam Syafii dari segi fikih,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pesantren Nurul Jadid memiliki prinsip al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah, yakni ‘Memelihara yang lama yang baik dan mengambil yang baru yang lebih baik’.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid dan delegasi dari 7 lembaga yang berada di bawah naungan Yayasan Nurul Jadid berjumlah 933 orang. (pm)

Gus Hafidz dan Syubbanul Muslimin Akan Bersholawat di Kampung Ramadhan JTV, Catat Tanggalnya

Berdampak.net – Kampung Ramdahan JTV hadir lagi untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan 2025. Tahun ini Kampung Ramadhan hadir dalam edisi ke-9 dengan suasana yang meriah dan penuh berkah. Acara tahunan ini akan berlangsung pada 8 – 23 Maret 2025 di Parkir Timur GOR Delta Sidoarjo.

Kampung Ramadhan JTV 2025 hadir dengan berbagai kegiatan religi, budaya, dan ekonomi yang siap menyemarakkan bulan penuh berkah. Sejumlah bintang tamu akan tampil meramaikan, diantaranya Gus Hafidz,dan Majelis Sholawat Syubbanul Muslimin. Kampung Ramadhan JTV akan dibuka secara resmi pada Jumat 8 Maret 2025 pukul 20.00 WIB. Opening ceremony akan dikemas dengan Gebyar Sholawat yang menghadirkan  Gus Hafidz, dan Syubbanul Muslimin yang akan mengajak pengunjung untuk bersholawat bersama dan menciptakan suasana yang penuh kedamaian dan keberkahan.