Harapan Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Menyongsong Hari Buruh

Probolinggo, Berdampak.net – Hari Buruh Internasional bukan sekadar rutinitas kalender tahunan, melainkan momentum sakral untuk merefleksikan kembali sejauh mana negara dan kita semua telah memberikan penghormatan kepada mereka yang menjadi tulang punggung ekonomi bangsa. Di Kabupaten Probolinggo, geliat industri dan pertanian tak lepas dari tetesan keringat para buruh yang tak kenal lelah demi menghidupi keluarga.

Kami di DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo melihat bahwa buruh adalah aset paling berharga dalam struktur pembangunan daerah. Tanpa kesejahteraan yang layak bagi pekerja, stabilitas ekonomi daerah akan rapuh. Oleh karena itu, peringatan May Day tahun ini harus menjadi titik balik bagi perbaikan ekosistem ketenagakerjaan di wilayah kita.

Ketua DPD Partai Gelora Probolinggo menegaskan bahwa harapan utama kita adalah melihat transformasi buruh dari sekadar objek produksi menjadi mitra strategis pembangunan. Kita ingin para buruh di Probolinggo tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja cerdas dengan dukungan jaminan sosial dan perlindungan hukum yang kuat.

Pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang sehat, namun tetap mengedepankan hak-hak dasar pekerja. Keseimbangan antara kemudahan berusaha dan perlindungan buruh adalah kunci utama untuk memajukan Kabupaten Probolinggo menuju arah baru yang lebih sejahtera.

Partai Gelora menyadari bahwa tantangan di masa depan, seperti otomatisasi dan digitalisasi, akan berdampak pada sektor ketenagakerjaan. Maka, kami mendorong adanya program upskilling dan reskilling bagi para buruh di Probolinggo agar mereka tetap relevan dan memiliki daya tawar yang tinggi di pasar kerja global.

Kami juga menyoroti pentingnya dialog bipartit yang harmonis antara pengusaha dan pekerja. Jangan sampai ada sumbatan komunikasi yang mengakibatkan konflik. Kita harus mengedepankan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan setiap sengketa industrial yang terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Harapan kami, upah minimum yang ditetapkan tidak hanya sekadar angka formalitas, tetapi benar-benar mencerminkan daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok yang kian meningkat. Kesejahteraan buruh secara langsung akan meningkatkan konsumsi domestik, yang pada gilirannya akan memutar roda ekonomi lokal kita lebih kencang.

Kepada seluruh buruh di Kabupaten Probolinggo, kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Dedikasi kalian di pabrik-pabrik, di sawah-sawah, dan di sektor jasa adalah energi utama yang menjaga denyut nadi kabupaten ini tetap berdetak di tengah berbagai tantangan ekonomi dunia.

Partai Gelora berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan publik yang pro-rakyat dan pro-pekerja. Kami akan menjadi jembatan bagi aspirasi buruh untuk sampai ke meja pengambil kebijakan, memastikan suara dari akar rumput tidak hanya didengar, tetapi juga dilaksanakan.

Momentum Hari Buruh ini juga harus menjadi pengingat bagi para pengusaha untuk memperlakukan pekerja sebagai manusia seutuhnya, bukan sekadar angka di laporan keuangan. Lingkungan kerja yang aman, sehat, dan manusiawi adalah hak yang tidak boleh ditawar dalam kondisi apa pun.

Kita juga berharap adanya perhatian khusus bagi buruh perempuan dan buruh lepas di Probolinggo. Perlindungan terhadap hak-hak maternitas dan kesetaraan upah harus ditegakkan tanpa diskriminasi, demi menciptakan keadilan sosial yang merata bagi seluruh elemen pekerja.

Ketua DPD Partai Gelora Probolinggo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan moral kepada para buruh. Menghargai produk lokal dan menghargai jasa pekerja adalah langkah sederhana namun bermakna dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah-tengah kita.

Ke depan, kami memimpikan Kabupaten Probolinggo menjadi pusat industri yang ramah pekerja, di mana pertumbuhan ekonomi berjalan selaras dengan peningkatan indeks kebahagiaan para buruhnya. Ini bukan mimpi yang mustahil jika kita semua bersedia berkolaborasi dan membuang ego sektoral.

Mari kita jadikan Hari Buruh ini sebagai energi positif untuk bangkit. Kita lupakan sejenak perbedaan, dan fokus pada satu tujuan: menjadikan buruh Indonesia, khususnya di Probolinggo, sebagai kelas menengah baru yang mandiri secara ekonomi dan kuat secara martabat.

Akhir kata, selamat Hari Buruh Internasional. Teruslah berkarya dengan semangat “Gelombang Rakyat”. Bersama-sama, kita akan membawa Probolinggo dan Indonesia menuju kekuatan ekonomi baru dunia yang berkeadilan bagi seluruh rakyatnya. (pm)

PDPB KPU Kota Probolinggo: Memelihara Data, Menjaga Suara
Probolinggo, Berdampak.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo telah menyelenggarakan rapat pleno terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 pada hari Kamis, 2 April 2026 di Aula KPU Kota Probolinggo. Kegiatan ini dihadiri oleh BAWASLU, Disdukcapil, Bakesbangpol, Polres Probolinggo Kota, Kodim 0820, Lapas IIB, Dinsos, Diskominfo dan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Cabang Probolinggo.

Dalam rapat tersebut, Viki Hamzah Anggota KPU Kota Probolinggo, menyampaikan bahwa pleno ini merupakan wujud keterbukaan & komitmen lembaga dalam memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. 

“Proses PDPB tidak dilakukan sekali saja, melainkan terus menerus untuk menyesuaikan dengan perubahan data kependudukan yang terjadi di masyarakat,” ujarnya.  

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang disampaikan, jumlah pemilih di Kota Probolinggo pada periode Triwulan I 2026 mencapai 182.752 orang dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 89.646 orang dan pemilih perempuan berjumlah 93.106 orang. Angka ini mengalami penambahan sebanyak 996 orang dibandingkan dengan data pada periode Triwulan sebelumnya. Penambahan ini berasal dari pemilih pemula, warga yang pindah domisili, serta pensiunan TNI/Polri. 

Disatu sisi, Viki Hamzah juga menegaskan bahwa KPU Kota Probolinggo telah melakukan pencermatan dan verifikasi secara ketat selama proses berlangsung, mulai dari tahap pendataan hingga rekapitulasi. Bagi Viki, Pemutakhiran data pemilih menuntut kesabaran, ketelitian dan kesetiaan pada nilai.“ Kami memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu kami juga konsen mencermati akurasi data pemilih disabilitas guna memastikan pemilih difabel bisa terakomodir dengan baik. 

“Pada anatomi manusia, pemilih diibaratkan sebagai darah yang mengalir ke berbagai sendi, apabila darah tersumbat maka akan merusak organ yang lain. Sama halnya dengan data pemilih, apabila data pemilih tidak akurat maka akan mempengaruhi ke tahapan yang lain dan mengurangi legitimasi masyarakat," tambah Viky.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Disdukcapil juga menyampaikan komitmen untuk terus berkoordinasi dengan KPU guna memastikan sinkronisasi data dengan baik. Hal ini dianggap penting untuk mencegah terjadinya kesalahan atau ketidaksesuaian data yang dapat mempengaruhi kelancaran proses pemilu yang akan datang.

Pleno PDPB ini ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Rekapitulasi oleh semua anggota KPU. Melalui kegiatan ini, diharapkan data pemilih yang dihasilkan dapat menjadi dasar yang kuat bagi penyelenggaraan pemilu yang adil, demokratis dan berintegritas. (fiq)
Profil Ketua DPD Partai Gelora Probolinggo Abu Bakar Rohim: Simbol Estafet Kepemimpinan dan Harapan Baru Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Kehadiran sosok Abu Bakar Rohim di panggung politik Kabupaten Probolinggo bukan sekadar pergantian struktur organisasi. Di usia yang baru menginjak 31 tahun, Ketua DPD Partai Gelora ini membawa pesan kuat bagi masyarakat: bahwa masa depan bukan lagi milik mereka yang sekadar menunggu, tapi mereka yang berani mengambil peran.

​Berikut adalah tiga pilar utama Abu Bakar Rohim sebagai angin segar bagi Kabupaten Probolinggo:

​1. Representasi “Success at 30”
​Abu Bakar membuktikan bahwa menjadi sukses tidak harus menunggu usia senja. Sebagai seorang pengusaha sekaligus politisi muda, ia adalah manifestasi nyata dari kerja keras dan visi.

Ini memberikan validasi kepada generasi Z dan Milenial di Probolinggo bahwa kesuksesan di usia muda adalah hal yang sangat mungkin dicapai jika memiliki ketekunan yang tepat.
​2. Politik yang Berbasis Solusi (Entrepreneurial Mindset)
​Latar belakangnya sebagai pengusaha membawa nilai tambah yang besar. Dalam dunia usaha, setiap masalah menuntut solusi yang efisien dan berkelanjutan.

Dengan membawa entrepreneurial mindset ke dalam politik, ia berkomitmen untuk:
​Membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
​Membuka ruang kolaborasi bagi UMKM lokal.
​Mengelola kebijakan dengan cara-cara yang inovatif dan terukur.
​3. Jembatan Aspirasi Lintas Generasi
​Sebagai politisi muda, Abu Bakar memiliki fleksibilitas untuk berkomunikasi dengan para senior namun tetap relevan dengan gaya hidup anak muda. Ia adalah “jembatan” yang mampu menerjemahkan keresahan pemuda Probolinggo menjadi langkah konkret di ranah kebijakan publik.

​”Komitmen saya bukan sekadar tentang jabatan, tapi tentang membuktikan bahwa anak muda Probolinggo mampu berdikari dan menjadi motor penggerak perubahan di daerahnya sendiri.” Visi Abu Bakar Rohim.

​Abu Bakar Rohim adalah profil pemimpin masa kini: Muda, Berdaya, dan Berbahaya (dalam artian positif). Ia tidak hanya menjual janji, tapi menawarkan bukti melalui rekam jejaknya. Bagi Kabupaten Probolinggo, ia adalah personifikasi dari semangat “Gelora”—semangat untuk bangkit dan bergerak menuju arah baru yang lebih dinamis.
​Ini adalah saatnya bagi para pemuda Probolinggo untuk tidak lagi menjadi penonton, karena di depan mereka, ada sosok rekan sejawat yang siap membuka jalan.

Abu Bakar Rohim: Membangun Kekuatan Baru, DPD Partai Gelora Probolinggo Jadi Kiblat Konsolidasi Tapal Kuda

PROBOLINGGO – Geliat politik di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur kini memiliki episentrum baru. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Gelora Kabupaten Probolinggo secara gemilang membuktikan kapasitasnya sebagai tuan rumah sekaligus motor penggerak dalam agenda roadshow konsolidasi yang digelar oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jawa Timur pada Ahad (08/03/26).

Langkah taktis yang diambil oleh Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo, Abu Bakar Rohim, membawa angin segar bagi perkembangan partai. Kepercayaan DPW Jatim yang menunjuk Kabupaten Probolinggo sebagai Person in Charge (PIC) wilayah Tapal Kuda berhasil dijawab dengan pembuktian struktur organisasi yang solid dan program kerja yang terukur.

Dalam laporannya yang lugas, Abu Bakar Rohim menyampaikan pencapaian krusial: perampungan struktur kepengurusan DPD yang telah menyentuh angka 100 persen. Menariknya, struktur ini merupakan wajah masa depan politik Probolinggo yang didominasi oleh kader-kader muda produktif berusia di bawah 45 tahun.

“Kami percaya bahwa energi kaum muda adalah kunci perubahan. Dengan struktur pengurus inti hingga KWSB yang sudah terisi penuh, kami siap mengawal visi besar Partai Gelora di Bumi Rengganis ini,” ungkap Abu Bakar dengan penuh optimisme. Selain itu, pembentukan pengurus tingkat kecamatan (DPC) pun terus dipacu dan kini telah mencapai angka 60 persen.

Di bawah nakhoda Abu Bakar Rohim, Partai Gelora Probolinggo tidak hanya bergerak secara konvensional. Mereka melakukan lompatan teknologi melalui pengembangan aplikasi database pengurus dan rencana peluncuran portal berita mandiri. Namun, modernitas ini tetap berjalan beriringan dengan nilai-nilai lokal.

Program seperti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (LKD) Kepemudaan, donor darah, hingga Kajian Sirah Nabawiyah menjadi agenda rutin yang menyentuh langsung denyut nadi masyarakat. “Kami tidak ingin berjarak dengan rakyat. Itulah mengapa kami mengagendakan sowan kepada para tokoh agama dan pendidikan di setiap kecamatan untuk memperkuat arah perjuangan kami,” tambahnya.

Perspektif Global dan Soliditas Regional

Agenda konsolidasi ini juga menjadi panggung bagi Ketua DPW Jatim, Gus Misbakhul Munir, untuk memberikan wawasan geopolitik internasional. Ia menekankan bahwa kader di daerah harus memiliki cakrawala berpikir yang luas, termasuk memahami dinamika konflik global antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat sebagai bagian dari literasi politik nasional.

Kehadiran jajaran pengurus DPD dari Kota Probolinggo, Pasuruan, Jember, hingga Lumajang di acara tersebut mempertegas bahwa Kabupaten Probolinggo di bawah kepemimpinan Abu Bakar Rohim kini menjadi barometer penting bagi kekuatan Partai Gelora di wilayah timur Jawa Timur.

Acara yang berlangsung dengan semangat kebersamaan ini ditutup dengan sesi koordinasi intensif. Dengan struktur yang rampung dan program yang menyentuh akar rumput, DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo kini berdiri tegak, siap menyongsong kontestasi dengan gagasan-gagasan besar yang inklusif dan modern.

Sampai Kapan pun, PPP Tetap Dukung Perjuangan Palestina

Jakarta, Berdampak.net – Mencermati perkembangan dinamika politik dan keamanan di Timur Tengah dewasa ini, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan sikap untuk selalu mendukung perjuangan bangsa Palestina sampai kapanpun.

Pernyataan tersebut mencerminkan sikap politik yang selama ini konsisten diperlihatkan oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

Menurut Ketua Umum PPP, Mardiono, dalam konteks politik dan kemanusiaan, dukungan terhadap Palestina umumnya didasari oleh beberapa hal.

Pertama, pembelaan terhadap kemerdekaan. Dimana mendukung hak bangsa Palestina untuk menentukan nasib sendiri (self-determination) dan terbebas dari pendudukan, sesuai dengan prinsip-prinsip Piagam PBB dan hukum internasional.

Kedua, solidaritas kemanusiaan. Keprihatinan terhadap dampak konflik yang berkepanjangan terhadap warga sipil, serta dukungan terhadap upaya perdamaian yang adil.

Ketiga, nilai konstitusional. “Dimana sikap ini juga selaras dengan amanat Pembukaan UUD 1945 yang menentang segala bentuk penjajahan di dunia,” ujarnya.

Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan partai politik di Indonesia, termasuk PPP, menjadi bagian dari upaya diplomasi dan solidaritas global untuk mendorong terciptanya solusi dua negara yang diakui secara internasional.

Dan menjelang 17 Ramadhan, PPP mendoakan agar Ummat Islam di tanah air dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusu dan mohon maaf lahir bathin. (fj)

Setahun Kepemimpinan Bupati Probolinggo, Fraksi NasDem Beri Catatan Evaluatif

Probolinggo, Berdampak.net — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati Probolinggo, Fraksi Partai NasDem di DPRD Kabupaten Probolinggo menyampaikan refleksi dan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan di Kabupaten Probolinggo.
Ketua Fraksi NasDem, H. Andi Suryanto Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi berbagai langkah yang telah dijalankan pemerintah daerah selama setahun terakhir.

Namun, ia mengingatkan agar seluruh program dan kebijakan tetap berpegang pada visi-misi serta janji politik yang telah disampaikan kepada masyarakat.
Menurutnya, realisasi program harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah serta skala prioritas pembangunan.

Ia juga menekankan pentingnya keberpihakan pada kebutuhan masyarakat, terutama dalam penanganan persoalan infrastruktur, kesejahteraan, dan kebencanaan.

Fraksi NasDem menyatakan komitmennya untuk terus mengawal jalannya pemerintahan melalui fungsi pengawasan dan dukungan terhadap kebijakan yang pro-rakyat demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan. (fj)