Santri Talk HSN Nurul Jadid Jadi Panggung Santri Perlihatkan Kemampuan Bicara dan Berpendapat

PROBOLINGGO – Para santri Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, menunjukkan kemampuan berbicara dan berdiskusi dalam kegiatan Santri Talk. Kegiatan ini digelar di auditorium I Pondok Pesantren Nurul Jadid, Senin (20/10/2026).

Santri Talk menjadi bagian dari rangkaian acara untuk memeriahkan momen Hari Santri Nasional (HSN). Kegiatan berlangsung dengan suasana yang penuh antusias dan semangat dari kalangan santri.

Para penyaji yang tampil merupakan santri Sekolah Lembaga Tingkat Atas (SLTA). Mereka hadir sebagai perwakilan dari setiap lembaga yang ada di pesantren.Dengan pengetahuan yang dimiliki, setiap penyaji menyampaikan materi di hadapan sesama santri. Penampilan itu sekaligus memperlihatkan keberanian mereka tampil di depan umum.

Santri Talk tidak berhenti pada penyampaian materi. Kegiatan ini membuka ruang diskusi antara penyaji dan audiens.Dalam ruang diskusi tersebut, audiens mendapat kesempatan mengutarakan opini yang dimiliki oleh masing-masing individu. Dengan begitu, santri tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga ikut menyumbangkan gagasan.

Prosedur Santri Talk merupakan modifikasi dari kegiatan Student Talk pada umumnya. Modifikasi tersebut disesuaikan agar berjalan di ranah pesantren.Steering Committee acara, Ustadz Nurul Iman, menilai Santri Talk menjadi wadah bagi santri untuk berkontribusi. Kontribusi itu diwujudkan dalam mendukung dan menyukseskan kegiatan HSN.

“Santri tetap menjadi pelaku utama di Santri Talk. Mulai dari penyaji hingga audiens merupakan santri aktif di pesantren,” tuturnya.

Menurut Nurul Iman, pengetahuan yang dimiliki setiap penyaji memperlihatkan potensi. Potensi itu berupa keterampilan dan bakat berbicara di depan umum.

“Santri Talk juga menjadi alat untuk melatih keterampilan dan kemampuan berbicara. Tentunya dengan kemampuan yang dimiliki oleh setiap santri,” jelasnya.

Selain itu, Santri Talk menjadi sarana untuk meningkatkan semangat santri di momen HSN. Semangat itu tampak dari antusiasme santri selama kegiatan berlangsung.

Santri Talk juga merupakan variasi kegiatan yang baru pertama kali dilakukan oleh pihak pesantren selama peringatan HSN. Kegiatan ini dipilih setelah melalui proses pembahasan.

“Melalui diskusi dan beberapa usulan pengurus, Santri Talk dapat dipilih sebagai kegiatan yang menarik bagi santri,” ungkapnya.

Dengan format tersebut, Santri Talk menambah warna peringatan HSN di Nurul Jadid. Kegiatan ini menempatkan santri sebagai pelaku utama, dari penyaji hingga audiens.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *