Diseminasi Pestisida Nabati dan 21 Karya Mahasiswa KKN FBiPK UB di Desa Miru, Lamongan
Lamongan, Berdampak.net – Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Dr. Mochammad Syamsulhadi, S.P., M.P., memimpin diseminasi teknologi tepat guna pestisida nabati berbahan lokal bersama sebelas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya di Desa Miru, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, pada 1 Juli hingga 2 Agustus 2026. Program ini menjadi karya utama dari total 21 karya pengabdian masyarakat yang dihasilkan tim, mencakup teknologi tepat guna, prosedur operasional standar (SOP), dan poster edukasi bagi petani, kelompok tani, sekolah, dan masyarakat desa.
Sebagai program utama, tim mendiseminasikan dua produk pestisida nabati, yaitu Pestisida Nabati Paitan-Lactobacillus (PESNABILA) dari air cucian beras, molase, PGPR, dan paitan (Tithonia diversifolia) yang difermentasi anaerob 21 hari, serta pestisida nabati buah maja, kepada Kelompok Tani Sumber Makmur 01 sebagai alternatif pengendalian hama ramah lingkungan berbasis bahan lokal.
Program pestisida nabati ini didukung sembilan SOP pengelolaan agens hayati dan budidaya, yaitu BIOFRESH, penyiapan bahan cendawan, Asam Amino, pengamatan bakteri dan cendawan, pengenceran bakteri, POC KEKEN, RODENTISIDA, pemilihan bahan media pembiakan cendawan dan bakteri, serta sterilisasi alat pembiakan cendawan dan bakteri.
Selain program pestisida nabati, mahasiswa turut menyusun modul PEMBARU (pendataan pengamatan padi berbasis spreadsheet) dan SMART-EDU (pelatihan Canva dan Microsoft bagi siswa MTs Ma’arif NU Miru), Digitalisasi UMKM berupa pembuatan e-commerce bagi Kelompok Tani Sumber Makmur 01, serta poster MIRAI bagi siswa SMK NU Miru.
Kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah video dan poster edukasi, antara lain Integrated Farming di Desa Prijekngablak, MURAL, Penanaman Refugia dan BEPAS (Biodegradable Eco Pot) bagi masyarakat Desa Miru, ECOBRIGHT bagi SDN Miru, serta poster Petasan Tikus bagi kelompok tani.
Seluruh karya telah memperoleh Surat Keterangan Pelaksanaan Implementasi Karya dari Pemerintah Desa Miru. Rangkaian kegiatan yang dipimpin Dr. Mochammad Syamsulhadi ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan SDG 15 (Ekosistem Daratan).
Kata kunci: pestisida nabati; teknologi tepat guna; Kuliah Kerja Nyata; pemberdayaan masyarakat desa; SDG 2; SDG 12; SDG 13; SDG 15