Bidang Kebudayaan Gelar FGD Penyusunan PPKD 2025

Probolinggo, Berdampak.net – Bidang Kebudayaan Dinas Dikdaya Kabupaten Probolinggo menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas penyusunan Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) sebagai amanat UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

FGD dihadiri perwakilan Pemerintah Daerah melalui Asisten I Bidang Pemerintahan, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Kominfo, serta perwakilan Perguruan Tinggi diantaranya UNUJA dan UNZAH, LP Ma’arif, Muhammadiyah, Dewan Pendidikan, praktisi kebudayaan, dan TP2D.

Dalam forum tersebut, berbagai masukan mengalir terutama terkait identifikasi keanekaragaman budaya yang ada di Kabupaten Probolinggo. Masukan-masukan ini menjadi bagian penting dalam merumuskan dasar pengembangan kebudayaan daerah.

Kabid Kebudayaan, Arif Hermawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi pemikiran untuk penyusunan PPKD 2025. Ia menegaskan bahwa FGD ini sangat penting karena setiap daerah wajib memiliki PPKD sebagai pijakan dalam pengembangan dan pemajuan kebudayaan daerah. (fj)

Kota Probolinggo Raih Rekor MURI Inovasi Pendidikan, Ketua IKA-UB Apresiasi Walikota dan Kepala Disdikbud

Probolinggo, Berdampak.net – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar tasyakuran Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 sekaligus Penganugerahan Guru Inspiratif dan Inovatif Tahun 2025 di Paseban Sena, Selasa (25/11/2025).

Disdikbud juga mengumumkan capaian membanggakan, yakni rekor inovasi guru terbanyak se-Indonesia dengan total 2.302 inovasi (masih terus bertambah lagi).

Acara yang mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” ini turut dihadiri Direktur Marketing MURI Indonesia, Awan Rahargo, yang menyerahkan langsung piagam rekor MURI atas inovasi guru terbanyak di tingkat nasional kepada Walikota mewakili seluruh guru di Kota Probolinggo.

Rekor tersebut lahir dari geliat aktif para pendidik yang telah mengunggah ribuan karya inovasi pembelajaran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Siti Romlah, dalam laporannya menjelaskan bahwa puncak HGN tahun ini juga dirangkai dengan beragam kegiatan seperti digital learning, lomba-lomba, turnamen voli, karya inovasi guru, pemilihan kepala sekolah dan guru inspiratif, fashion show busana Pendalungan, hingga kompetisi inovasi pembelajaran.

“Selamat hari guru kepada seluruh guru di Kota Probolinggo khususnya. Tahun ini sungguh hebat dan meriah. Tadi sudah ditunjukkan dengan cetak rekor MURI inovasi bidang pendidikan oleh guru terbanyak se-nasional setelah 9 bulan kita kerja keras bersama. Pencapaian ini sangat luar biasa dan tidak mudah untuk didapatkan.” jelas Siti Romlah.

Ketua IKA-UB Probolinggo Raya, Tri Septa Agung Pamungkas memberikan apresiasi dan pujian kepada Walikota Probolinggo dan Kepala Disdikbud. “Atas capaian Rekor MURI untuk inovasi pendidikan, IKA-UB mengucapkan selamat kepada Walikota Bapak Dokter Aminudin dan Kepala Disdikbud Ibu Siti Romlah. Beliau berdua menjadi sosok inspirator, role model, dan tokoh penggerak dalam majunya ekosistem pendidikan di Kota Probolinggo. Hadirnya rumah inovasi yang diinisiasi Bang Dokter Aminudin dan Bunda Siti Romlah, mampu menggerakkan dan menjadi trigger para guru di Kota Probolinggo untuk berlomba-lomba melahirkan ribuan karya inovasi dengan beragam spektrum tema. Rekor MURI itu sebuah capaian prestisius dan membanggakan. Dan itu lahir di era kepemimpinan Walikota Dokter Aminudin dan Kepala Disdikbud-nya Bu Siti Romlah. Prestasi ini menjadi bukti sahih kolaborasi yang solid antara pemimpin daerah, pemimpin dinas dan para guru akhirnya melahirkan capaian yang membanggakan. Sekali lagi, Selamat,” kata Ketua IKA-UB Probolinggo, Tri Septa Agung. (fj)

Kolaborasi Dinas Pendidikan Kota Probolinggo dengan IKA-UB Probolinggo: Ketua IKA-UB jadi Dewan Juri Pemilihan Kepala Sekolah Inspiratif

Probolinggo, Berdampak.net – Puluhan Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Probolinggo antusias mengikuti kompetisi Pemilihan Kepala Sekolah Inspiratif yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo. Acara bergengsi ini menjadi ajang bagi para pendidik untuk menunjukkan dedikasi, kreativitas, serta inovasi dalam dunia pendidikan, sekaligus menjadi wadah apresiasi bagi mereka yang telah berkontribusi besar dalam memajukan mutu pendidikan di Kota Mangga ini.

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Dr. Siti Romlah. Dalam sambutannya, Siti Romlah yang juga pengurus inti IKA-UB Probolinggo Raya, menyampaikan “Pentingnya kegiatan ini sebagai upaya mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme para pendidik di era yang semakin menuntut kualitas tinggi. Melalui ajang pemilihan Kepala Sekolah Inspiratif, kami berharap seluruh guru dan kepala sekolah di Kota Probolinggo semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya. Siapa pun yang terpilih sebagai juara, harapan kami dapat memberi dampak positif bagi sekolah,” ujar Siti Romlah.

Selama tiga hari pelaksanaan, mulai Jumat, 21 November hingga Senin, 24 November 2025, para peserta Kepala Sekolah mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang ketat. Penilaian mencakup tes tertulis makalah, penilaian portofolio, wawancara serta pemaparan best practice atau praktik baik dalam pengajaran dan pengelolaan sekolah.

Adapun yang didaulat menjadi Dewan Juri salah satunya adalah Tri Septa Agung Pamungkas (Ketua Umum IKA-UB Probolinggo Raya). Ini menjadi wujud kegiatan resiprokal dari kolaborasi strategis antara Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kota Probolinggo dengan IKA-UB Probolinggo Raya.

Ketua IKA-UB Probolinggo, Tri Septa Agung Pamungkas menilai bahwa “Kegiatan ini bukan sekadar kontestasi, tetapi juga merupakan bagian upaya pembinaan berkelanjutan terhadap tenaga pendidik. Aspek-aspek yang menjadi pilar penilaian diharapkan mampu menggambarkan kompetensi menyeluruh dari setiap peserta, baik dari segi pedagogik, manajerial, maupun inovasi yang diterapkan di lingkungan kerja masing-masing. Ajang seperti ini baik untuk membentuk iklim kompetisi positif guna meningkatkan kualitas ekosistem pendidikan di Kota Probolinggo,” ujar Tri Septa Agung.

Dalam rangkaian pemilihan Kepala Sekolah Inspiratif di Kota Probolinggo, akhirnya terpilih nama David Jonatha Badra (Kepala Sekolah SMP Negeri 6) untuk kategori SMP dan Fathor Mulyono (Kepala Sekolah SD Jrebeng Kidul) untuk kategori SD. (fj)

Kajati Jatim Resmi Menjadi Anggota Kehormatan Kavaleri, Tegaskan Komitmen Sinergitas bersama Pasmar 2 di Jawa Timur

Surabaya, Berdampak.net – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Dr. Kuntadi, S.H., M.H., menerima Brevet Kehormatan Kavaleri Korps Marinir yang disematkan langsung oleh Komandan Pasukan Marinir 2 (Danpasmar 2) Mayjen TNI (Mar) Dr. Oni Junianto di Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra Karang Pilang, Surabaya, Jawa Timur. Selasa (25/11/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian agenda kunjungan kerja Kajati Jatim ke Pasukan Marinir 2 TNI AL sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan yang selaras dan berkelanjutan.

Sebelum prosesi penyematan, Kajati Jatim bersama jajaran melaksanakan peninjauan pembekalan hukum bertema Penanganan Perkara Koneksitas, yang diselenggarakan oleh Pasmar 2. Setelah itu, rombongan diajak mengikuti facility tour dan merasakan langsung pengalaman mengemudikan kendaraan tempur BMP-3F.

Agenda kemudian berlanjut pada prosesi penyematan Brevet Kavaleri dan penyerahan piagam penghargaan oleh Danpasmar 2 kepada Kajati Jatim, Wakajati, para Asisten, Kabag TU, Kajari Surabaya, Kajari Tanjung Perak, Koordinator dan Pejabat Eselon IV.

Penyematan ini menandai disahkannya para penerima brevet sebagai anggota kehormatan Kavaleri Korps Marinir.

Dalam sambutannya, Kajati Jatim, Dr. Kuntadi, menyampaikan apresiasi atas penerimaan serta penghargaan yang diberikan oleh Pasmar 2. Ia menegaskan pentingnya membangun sinergitas yang produktif sebagai fondasi tercapainya keselarasan langkah dalam menjaga kedaulatan hukum serta pertahanan dan keamanan nasional.

Sebagai penutup kunjungan, Kajati Jatim dan jajaran berkesempatan mengikuti latihan menembak menggunakan senjata sniper. Latihan ini disambut antusias dan menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan.

Keseluruhan agenda ini menjadi wujud nyata penguatan koordinasi dan sinergitas antara Kejati Jatim dan Pasmar 2, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang semakin luas untuk mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum yang berintegritas serta kesiapsiagaan pertahanan negara secara profesional. (fj)

IKA-UB Probolinggo Turut Meriahkan Kirab Gunungan Mangga di Pesta Mangga Kota Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo menggelar Kirab Gunungan Mangga menandai musim panen Mangga telah tiba. Kirab yang digelar dari pertigaan utara Jalan Dokter Soetomo sampai GOR Ahmad Yani Kota Probolinggo berlangsung Sabtu (22/11).
Sesuai dengan judulnya ‘PESTA MANGGA 2025: Mangga Kota Probolinggo Untuk Indonesia’, kegiatan Kirab Gunungan Mangga ini dikolaborasikan dengan tampilan seni budaya asli Kota Probolinggo.

Rangkaian kegiatan Pesta Mangga 2025 di Kota Probolinggo semakin semarak dengan hadirnya delegasi Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA-UB) Probolinggo. Delegasi IKA-UB ikut serta pada Kirab Budaya yang digelar sebagai agenda pembuka rangkaian kegiatan Pesta Mangga 2025, yang nantinya juga ada sesi incip-incip beragam varietas buah Mangga hingga kegiatan Talk Show mengenai Mangga sebagai identitas Kota Probolinggo.

Wali Kota Probolinggo yang juga Ketua Dewan Penasehat IKA-UB Probolinggo, dr. H. Aminudin turut hadir dalam rombongan kirab sekaligus membuka acara Pesta Mangga 2025, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan Pesta Mangga 2025 dan berharap menjadi momentum untuk menghidupkan kembali ikon Kota Mangga.

Sementara itu, Kepala DKPPP Kota Probolinggo Fitriawati Jufri dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan digelarnya kegiatan Pesta Mangga sebagai upaya mengembangkan kembali ikon Kota Probolinggo sebagai ‘Kota Mangga’.

“Sebagai upaya untuk mengembangkan kembali ikon Kota Probolinggo sebagai Kota Mangga, salah satunya mengembangkan potensi Mangga sebagai produk unggulan di sektor pertanian dan menggali potensi produk daerah yang dimiliki Kota Probolinggo, sehingga bisa meningkatkan nilai ekonomi lokal, mendorong pengembangan wisata, menjaga kelestarian budaya dan tradisi lokal, serta membangun kebersamaan masyarakat,” ujar Fitriawati Jufri, yang juga menjadi pengurus inti di IKA-UB Probolinggo Raya. (fj)

Portal Kebudayaan, Terobosan Digital Arif Hermawan untuk Majukan Kebudayaan Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net — Upaya pelestarian dan pengembangan budaya di Kabupaten Probolinggo memasuki babak baru. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo, Arif Hermawan, menggagas hadirnya Portal Kebudayaan sebagai pusat informasi digital yang mudah diakses masyarakat.

Portal ini dirancang menjadi etalase lengkap potensi budaya lokal—mulai dari peninggalan sejarah, seni tradisi, kuliner khas, adat istiadat, hingga agenda kegiatan budaya di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo. Melalui platform ini, masyarakat diharapkan dapat dengan cepat mengetahui, mempelajari, dan ikut melestarikan kekayaan budaya yang selama ini tersebar di berbagai daerah.

Menurut Arif Hermawan, digitalisasi adalah langkah penting agar kebudayaan dapat terus relevan di tengah perkembangan teknologi. “Budaya tidak boleh tertinggal oleh zaman. Justru harus hadir lebih dekat kepada masyarakat melalui media digital. Portal Kebudayaan ini akan menjadi ruang bersama untuk mengenal jati diri daerah,” ujarnya.

Selain menjadi pusat informasi, portal tersebut juga direncanakan sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, seniman, akademisi, hingga masyarakat umum. Konten-konten seperti dokumentasi tari, cerita rakyat, peta situs budaya, hingga profil seniman lokal akan dipersiapkan secara bertahap.

Arif menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan agar warisan budaya Probolinggo tetap hidup dan dikenal hingga generasi mendatang. “Kami ingin setiap orang dapat menemukan kekayaan budaya kita hanya dengan satu sentuhan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk identitas daerah,” tambahnya.

Dengan gagasan visioner ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo optimistis bahwa pelestarian budaya dapat berjalan lebih efektif, inovatif, dan inklusif. Portal Kebudayaan diharapkan menjadi langkah nyata menuju Probolinggo sebagai daerah yang tidak hanya kaya, tetapi juga bangga pada budayanya. (fj)