Tips Mempersiapkan Liburan Nataru Bersama Keluarga yang Menyenangkan

Berdampak.net – Berlibur adalah aktivitas yang paling tepat untuk melepaskan diri dari rutinitas. Bahkan dengan berlibur, kita dapat merasakan energi baru yang membuat kita lebih bersemangat menjalani keseharian.Bertepatan dengan Hari Raya Natal dan Tahun Baru, akhir tahun ialah waktu yang pas untuk liburan serta refreshing menyongsong tahun yang baru.

Namun sayangnya, liburan akhir tahun ini tidak semudah yang dibayangkan. Butuh persiapan yang lebih matang dan uang lebih banyak karena high season. Tentu Anda ingin liburan akhir tahun berjalan tanpa kendala. Oleh karena itu, Anda perlu mempersiapkan berbagai hal sebelum datang hari H. Berikut 5 tips yang perlu dilakukan agar liburan akhir tahun lebih menyenangkan:

1. Jaga Kesehatan

Tidak ada liburan yang menyenangkan jika dijalani dalam keadaan sakit. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk tetap menjaga kesehatan tubuh menjelang dan selama liburan. Hal paling sederhana yang dapat dilakukan yaitu meminum air putih dengan cukup untuk menjaga tingkat hidrasi di dalam tubuh. Selain itu, berolahraga ringan secara rutin seperti jogging atau jalan sehat.
Jangan lupa juga untuk menjaga pola makan dengan memakan banyak sayur dan buah. Hal-hal sederhana tersebut tentu akan membantu untuk menjaga stamina selama liburan tahun baru ini.

2. Atur Jadwal Berlibur

Hal lainnya yang harus Anda lakukan saat mempersiapkan liburan akhir tahun adalah menentukan jadwal. Dua hal yang perlu di pastikan yakni kapan dan berapa lama waktu liburan nanti. Pasalnya, Anda perlu menentukan jumlah hari cuti yang harus diajukan ke perusahaan tempat bekerja.
Menentukan jadwal liburan juga bisa membantu menyiapkan keperluan dengan lebih baik. Anda akan memiliki waktu lebih banyak untuk mempersiapkan dana, memilih destinasi, serta memesan transportasi dan akomodasi, yang akan lebih membuat Anda yakin liburan akan berjalan sesuai rencana.

3. Persiapkan Budget dengan Matang dan Cermat

Liburan merupakan salah satu cara untuk menyegarkan otak dan relaksasi diri. Jangan sampai, pulang liburan justru menjadi stres karena dana liburan menguras habis tabungan. Oleh karena itu, perencanaan dana liburan harus dilakukan dengan matang.
Pertama, siapkan dana untuk kebutuhan primer seperti transportasi, penginapan, dan makanan. Selanjutnya, siapkan kebutuhan tersier liburan seperti tiket masuk atraksi dan oleh-oleh. Biasanya, kebutuhan tersier inilah yang kurang terencana dengan baik, sehingga memakan banyak budget liburan.

4. Tentukan Tujuan Berlibur

Setelah mengetahui dengan pasti berapa jumlah dana yang dialokasikan untuk liburan, saatnya menentukan destinasi mana yang tepat untuk dikunjungi. Bisa mulai bertanya pada diri sendiri, dimana Anda ingin menghabiskan liburan akhir tahun? Apakah pantai, gunung, atau hanya keliling kota. Pertanyaan selanjutnya, apa yang akan Anda lakukan disana? Berbelanja atau mengunjungi landmark wisata?
Jika sudah ditentukan, Anda bisa mengalokasikan budget yang tepat untuk liburan nanti. Jangan sampai memilih destinasi yang tidak sesuai kantong sehingga membuat Anda harus sangat berhemat dan tidak bisa menikmati masa liburan.

5. Siapkan Kebutuhan Transportasi, Akomodasi, dan Hiburan

Hal yang paling penting lainnya dalam menyiapkan liburan yaitu kebutuhan transportasi, akomodasi, serta hiburan. Pastikan kamu telah memesan semuanya jauh sebelum keberangkatan. (sumber www.assarent.co.id)

MUI Probolinggo Keluarkan Maklumat Terkait Tahun Baru 2025

Probolinggo, Berdampak.net – MUI Kabupaten Probolinggo mengeluarkan Maklumat Tahun Baru 2025. Ada enam poin dalam maklumat tersebut.

Maklumat Tahun Baru 2025 ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo, KH Munir Kholili dan Sekretaris Umum H. Taufik. Maklumat tersebut tertanggal 23 Desember 2024 atau 21 Jumadil Akhir 1446 H.

Keenam poin Maklumat Tahun Baru 2025 MUI Kabupaten Probolinggo tersebut pertama, menyerukan kepada segenap masyarakat khususnya umat Islam untuk tidak menyambut Tahun Baru 2025 Masehi dengan hura-hura, dan tidak melakukan kemaksiatan lainnya khususnya di malam pergantian tahun.

Kedua, mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan aparat keamanan untuk mencegah penjualan, peredaran, dan konsumsi minuman keras dan narkoba.

Ketiga, hendaknya seluruh masyarakat tetap menjaga toleransi beragama.

Keempat, mengharap kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta menjaga lingkungan masing-masing dari praktik asusila, dan menghindari kegiatan yang menimbulkan keonaran.

Kelima, kepada pihak Kepolisan untuk mencegah kegiatan yang mengganggu kelancaran dan keselamatan lalu lintas, seperti konvoi, balap liar, dan menyalakan petasan.

Keenam, mengimbau agar momen pergantian tahun kita jadikan waktu yang tepat untuk instrospeksi diri, dan menyambut tahun 2025 dengan semangat baru menjadi pribadi yang lebih baik. (don)

Tol Fungsional Segmen Gending-Kraksaan Resmi Dibuka Selama Libur Nataru 2025

Probolinggo, Berdampak.net – Selama Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) segmen Gending-Kraksaan dibuka.

Pembukaan tol fungsional ini dilakukan setelah pelaksanaan Apel Siaga Natal dan Tahun Baru 2025 PT Jasamarga  Probolinggo-Banyuwangi di depan Gerbang  Tol Kraksaan pada Jum’at (20/12/2024).

Apel siaga ini dipimpin, Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) Adi Prasetyanto dengan dihadiri Penjabat (PJ) Bupati Probolinggo Ugas Irwanto, Tokoh Masyarakat KH Mohammad Hasan Naufal, Dewan Pengasuh Ponpes Genggong, Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana, Dandim 0820 Letkol Arm Heri Budiasto dan jajaran dari Kepolisian, TNI, Dishub, Satpol PP.

Adi mengatakan bahwa, Tol Kraksaan akan dibuka fungsional mulai tanggal 21 Desember 2024 sampai tanggal 5 Januari 2025. Untuk jam operasional tol Kraksaan akan berlangsung selama 10 jam pada pukul 06.00 WIB-16.00 WIB.

” Untuk segmen Gending-Kraksaan akan dibuka secara Fungsional mulai besok, Sabtu 21 Desember 2024 hingga 27 Desember 2024, sedangkan untuk segmen Kraksaan-Gending difungsionalkan mulai 28 Desember sampai 5 Januari 2025,” kata Adi Prasetyanto.

Ia juga menjelaskan bahwa, jalur Tol yang dibuka secara fungsional tersebut memang belum rampung sepenuhnya, namun secara Fungsional akan difungsikan untuk membantu kelancaran lalu lintas, terutama dalam masa libur Nata dan Tahun Baru.

“Ya Tol Probolinggo-Banyuwangi seksi satu khususnya yang dari Gending sampai dengan Kraksaan sepanjang 13 Km ini memang belum bisa dioprasikan secara penuh, jadi secara Fungsional akan dioprasikan untuk membantu memperlancar lalu lintas dalam rangka Natal Tahun baru, mengurai membantu agar tidak terjadi kemacetan di jalan Nasional,” tuturnya.

Sementara itu PJ Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto mengungkapkan, Dalam Natal dan Tahun Baru setiap tahun identik dengan kepadatan arus lalu lintas karena dalam masa liburan.

Pihak Pemerintah setempat berusaha dan berharap dalam pemanfaatan Tol Fungsional yang dibuka oleh pihak JPB tersebut bisa mengurai kemacetan dan tidak ada lagi kecelakaan.

“Presiden Prabowo sudah meningatkan pada seluruh jajaran TNI/Polri termasuk Pemerintah daerah untuk terus berkomunikasi bersinergi terutama dalam hal penggunaan Tol Fungsional dengan Jasa Marga. Kita berusaha agar kepadatan dapat diuraikan serta kecelakaan dapat menghindari kecelakaan,” ungkap PJ Bupati

Dikesempatan yang sama Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana menyebut, selama pelaksanaan Nataru, Polres Probolinggo telah menyiapkan kurang lebih 400 personil dengan ditambah dari TNI dan stakeholder terkait untuk ikut serta dalam pengamanan Nataru.

“Sebagaimana yang kita ketahui, untuk tahun ini ada perbedaan yang cukup signifikan yaitu adanya pintu Tol yang baru untuk pintu Tol paket 1 kraksaan yang tahun kemarin belum difungsionalkan.  Pintu Tol Kraksaan ini menjadi salah satu dari tujuh pintu Nasional yang difungsionalkan secara Nasional. Kami sudah bekerjasama baik dengan Kodim, Jasa Marga maupun Dishub untuk menyediakan pos pengamanan selama 1×24 jam selama masa Operasi Lilin dari tanggal 21 Desember 2024 – 2 Januari 2025 di depan pintu Tol,” pungkas Kapolres. (fiq)

Pesantren Nurul Jadid Paiton Raih Pujian Auditor ISO 21001:2018 atas Komitmen Terhadap Mutu Layanan Pendidikan

Probolinggo, Berdampak.net – Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, terus menunjukkan dedikasinya dalam memberikan pendidikan berkualitas dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dalam acara yang diadakan pada Sabtu (20/12/24), Mr. Sunu Setiawan, Ketua Audit Internal ISO 21001:2018, mengungkapkan bahwa pesantren ini telah berhasil membangun budaya mutu yang sangat penting dalam mencapai kepuasan masyarakat.

Sunu menyampaikan bahwa budaya mutu adalah kunci agar organisasi, termasuk pesantren, dapat memberikan layanan yang memadai kepada peserta didik dan penerima manfaat lainnya. Menurutnya, dengan menerapkan ISO 21001:2018, pesantren akan terus berfokus pada peningkatan kualitas layanan. “Mutu menjadi budaya dalam organisasi, dan setiap tindakan yang dilakukan oleh stakeholder akan berorientasi pada pencapaian mutu,” tegas Sunu.

Lebih lanjut, Sunu mengungkapkan bahwa keberhasilan Pondok Pesantren Nurul Jadid dalam mengimplementasikan sistem penjaminan mutu tidak hanya didorong oleh himbauan, tetapi juga melalui ketentuan-ketentuan yang tercatat dalam dokumen mutu. Ini adalah bukti konkret bahwa pesantren ini serius dalam memberikan layanan pendidikan yang memadai kepada masyarakat.

Di sisi lain, KH. Najiburrahman Wahid, Wakil Kepala Pondok Pesantren Nurul Jadid, mengungkapkan harapannya agar kunjungan dua auditor ISO 21001:2018 dapat membawa hasil positif dan menjadi momentum bagi peningkatan kualitas pengabdian pesantren. Beliau juga menyampaikan bahwa Pesantren Nurul Jadid yang didirikan pada tahun 1949 oleh KH. Zaini Mun’im, kini telah berkembang menjadi lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan mulai dari prasekolah hingga perguruan tinggi, semua di bawah naungan yayasan yang sah.

Sebagai penutup, Kyai Najib mengajak audiens untuk terus mendukung upaya pesantren dalam meningkatkan kualitas layanan dengan memetik sebuah kalimat yang mengundang tawa, “Kalau anda tidak puas, beritahu kami. Kalau anda puas, beritahukan teman,” canda beliau.

Musim Hujan, H. Khairul Anam Anggota DPRD Probolinggo Imbau Masyarakat Waspada DBD

Probolinggo, Berdampak.net –Memasuki musim hujan di berbagai daerah di Indonesia, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo menghimbau masyarakat untuk waspda terhadap berbagai penyakit, terutama penyakit yang sering muncul pada musim hujan, menjadi sangat penting. Salah satu penyakit tersebut adalah Demam Berdarah Dengue (DBD).

H. Anam sapaan akrabnya mengatakan, pencegahan penyakit DBD bisa dilakukan melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSM) dan 3M plus, yaitu menutup, menguras dan mengubur barang-barang bekas, plus mencegah keberadaan sarang nyamuk di sekitar tempat tinggal.

“Saat musim hujan, ada beberapa penyakit yang mudah menyerang tubuh, yakni demam berdarah, flu, batuk, diare, dan penyakit kulit, selain itu juga ada penyakit demam berdarah yang diakibatkan oleh nyamuk,” terangnya Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

Ia menyebutkan, jika ada masyarakat yang menemukan gejala demam berdarah, untuk segera dibawa ke fasilitas kesehatan yang berada di setiap wilayah di masing-masing Kecamatan di Kabupaten Probolinggo, ia memastikan Pemkab Probolinggo siap untuk melayani pasien demam berdarah.

“Jika menemukan gejala demam berdarah mohon untuk dibawa ke pusat layanan kesehatan terdekat, Pemkab Probolinggo siap melayani dan menanggulangi demam berdarah,” jelas mantan ketua HMI Jawa Timur itu. (fiq)

Kenaikan Harga Tiket Wisata Ancam Sektor Pariwisata, Trafik Pengunjung Merosot

Malang, berdampak.net – Kenaikan harga tiket masuk ke berbagai destinasi wisata, termasuk taman nasional dan taman hutan raya, menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku industri pariwisata. Kebijakan ini, yang diterapkan mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi, berdampak langsung pada berkurangnya jumlah pengunjung dan melemahkan roda ekonomi lokal.

Sejumlah pengusaha wisata mulai merasakan penurunan drastis dalam jumlah wisatawan. Homestay, restoran, jasa transportasi, hingga pedagang kecil di kawasan wisata mengeluhkan sepinya pelanggan sejak tarif baru diberlakukan. Kondisi ini memperburuk situasi mereka yang baru saja bangkit dari keterpurukan akibat pandemi.

“Sejak harga tiket naik, pengunjung jadi lebih sedikit. Kami yang menggantungkan hidup dari wisata jadi ikut terdampak,” ujar salah satu pemilik usaha penginapan di kawasan wisata pegunungan.

Tak hanya itu, ketidakpastian dalam regulasi juga memperburuk situasi. Kenaikan harga tiket sering kali diumumkan mendadak tanpa ada koordinasi dengan para pelaku usaha maupun sosialisasi kepada masyarakat. Akibatnya, wisatawan merasa terbebani dan memilih untuk mencari alternatif destinasi yang lebih terjangkau.

Dampak ini terasa di berbagai sektor. Pedagang kecil di sekitar kawasan wisata mengeluhkan penurunan pendapatan hingga lebih dari 40%. Penyedia jasa transportasi lokal pun kehilangan banyak pelanggan akibat minimnya jumlah wisatawan yang datang.

Para pelaku usaha berharap ada evaluasi dari pemerintah terkait kebijakan ini. “Kalau tiket mahal, wisatawan pasti mikir dua kali. Kami berharap ada solusi yang tidak memberatkan semua pihak,” ujar seorang pedagang oleh-oleh di lokasi wisata.

Kenaikan harga tiket seharusnya diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan dan fasilitas, sehingga wisatawan tetap merasa mendapatkan nilai sepadan. Tanpa langkah cepat dan bijak, kondisi ini dikhawatirkan akan semakin menekan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. (fjr)